SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Sepatu terbang


__ADS_3

" Rania! kenapa bukan Farhan yang mengantar kan berkas ini " ujar Revan kepada Rania


" Kalau anda bukan bos saya, mungkin sepatu saya sudah terbang ke wajah bos kejam itu " gumam Rania geram


" Dasar bos kejam tidak tahu di untung, aku udah menolong nya dan dia pake basa basi segala " gumam Rania lagi


" Pak Farhan sedang sibuk pak, jadi beliau meminta saya untuk mengantarkan berkas ini " ujar Rania tersenyum


" Ini sudah saya tanda tangani " ujar Revan sambil menyerahkan berkas tadi kepada Rania


" Baiklah pak, saya permisi dulu " ujar Rania berjalan keluar ruangan. Tetapi langkah nya terhenti saat Revan memanggil nya


" Rania!!! " panggil Revan. Rania pun berhenti dan berbalik ke arah Revan


" Apa lagi sih!!! kenapa bos kejam ini harus buat aku emosi dan kesal terus sih!!! untung aku gak ada riwayat darah tinggi kalau iya bisa stroke muda aku " gumam Rania kesal


" Iya pak ada apa ? " tanya Rania


" Terimakasih sudah mengantarkan berkas itu ke ruangan saya " ujar Revan santai


" Kenapa aku serasa kaya kena prank ya, di permainkan gitu sama bos kejam ini. Aku kira dia manggil aku lagi karena ada hal penting ternyata cuma mau terimakasih " gumam Rania yang merasa di permainkan


" Sama sama pak, saya permisi dulu " ujar Rania langsung berjalan cepat keluar dari ruangan bos kejam nya


" Hahaha, gadis cerewet itu pasti sudah sangat kesal karena aku kerjain " gumam Revan menyeringai


" Honey! kok kamu bisa sudah ada di sini sih? Aku sudah cari kamu kemana mana tau " ujar Zhao lie dengan suara manja nya


" Cih!!! menjijikan " gumam Revan jengah dengan perlakuan manja Zhao lie


" Aku tadi naik lift pegawai, memang nya kenapa " ujar Revan dengan ketus


" Kenapa kamu naik lift pegawai sih!!! kan bau and kumuh tau " ujar Zhao lie


" Setidak nya lift pegawai lebih bagus dari pada kelakuan mu yang menjijikan itu!!! apakah dia sudah tak tahu malu, aku bukan siapa siapa nya tetapi dia menganggap seolah aku juga menyukainya " gumam Revan


" Memang nya salah kalau saya menggunakan lift pegawai? " ujar Revan yang berubah ke mode serius


" Ya salah dong! kamu itu CEO honey, masa kamu malah naik lift pegawai! sedangkan gadis kampungan tadi saja pakai lift khusus CEO " ujar Zhao lie

__ADS_1


" Cih!!! aku tidak salah dengar? bahkan yang pantas di sebut kampungan itu kau, bukan gadis cerewet itu " gumam Revan


" Siapa yang kau maksud gadis kampungan? " ujar Revan


" Itu loh honey yang tadi guolai ( itu loh honey yang tadi kesini ) " ujar Zhao lie yang mendekati Revan dengan manja nya


" Apa itu guolai? kau pikir aku tahu bahasa mu!!! cih " gumam Revan


" Apa jangan jangan yang di maksud oli itu gadis cerewet " gumam Revan


" Siapa yang kau maksud gadis kampungan " tanya Revan dengan wajah datar nya


" Ya gadis yang tadi lah honey, dia kan kampungan beda jauh sama aku " ujar Zhao lie dengan percaya diri nya


" Cih!!! jelas beda lah dengan kau, gadis cerewet itu sederhana dan tidak manja, tidak seperti kau " gumam Revan jengah


Zhao lie yang tadi nya berdiri di samping meja kerja Revan, kini berjalan mendekati Revan. Dia menyentuh dada Revan dan hendak duduk di pangkuan Revan


" Apa yang kau lakukan hah!!! " ujar Revan emosi dan langsung mendorong Zhao lie hingga jatuh lantai saat Zhao lie hendak duduk di pangkuan nya


" Kamu membentak ku honey, biasa nya kamu tidak seperti ini. Ni hen xiee!!! ( kamu membentak ku honey, biasa nya kamu tidak seperti ini. kamu jahat!!! " ujar Zhao lie yang langsung berpura pura menangis agar Revan merasa kasihan pada nya


" Aku akan bilang ke tante Melinda kalau kamu kasar sama aku honey " ujar Zhao lie mengancam dan masih menangis


" Kau berani mengancam ku ya, kalau aku tidak sedang bersandiwara mungkin aku sudah menyeret mu keluar dari gedung ini " gumam Revan geram


Revan dengan langkah terpaksa langsung menghampiri Zhao lie yang masih berada di lantai


" Bangun lah " ujar Revan sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Zhao lie


" Yes!!! ternyata my honey masih sama, dia selalu lemah kalau melihat orang lain menangis karena nya. Apalagi aku kan girlfriend nya " gumam Zhao lie dengan tersenyum penuh kemenangan


Zhao lie langsung menyergap tangan Revan dengan manja nya dia berdiri


" Xiexie ni honey!!! udah mau nolongin aku ( terimakasih honey!!! udah mau nolongin aku ) " ujar Zhao lie dengan manja nya


" Cih!!! air mata nya hanya air mata buaya. Tapi tenang Revan, kau harus tetap berpura pura baik padanya agar sandiwara mu tidak di ketahui oleh orang tua tidak tahu diri itu " gumam Revan


" Honey, kenapa kamu dorong aku sih, sakit tau " ujar Zhao lie setelah di bantu berdiri oleh Revan

__ADS_1


Kini Revan dan Zhao lie sudah duduk di sofa ruangan Revan


" Maaf! saya tidak nyaman saja kalau kau duduk di pangkuan ku " ujar Revan


" Bukan hanya tidak nyaman tapi karena sikap mu yang menjijikan " gumam Revan


" Honey! apakah kamu juga mencintai ku? " tanya Zhao lie dengan percaya diri nya


" Apa!!! cinta!!! aku Revan Pratama tidak akan mencintai mu!!! kau benar benar tidak tahu malu ya " gumam Revan menyeringai and terkejut


" Bagaimana ya cara saya menjelaskan nya? jujur... saya tidak mencintai kamu " ujar Revan


' Jeder..... ' seperti tersambar petir di siang bolong, Zhao lie berharap Revan juga mencintai nya, tapi ... kenyataan nya lain


" Kamu bercanda kan honey! kamu tau kan wo zhen de ai ni ( kamu bercanda kan sayang! kamu tau kan aku sangat mencintaimu ) " ujar Zhao lie hati nya sudah bergemuruh karena cinta nya di tolak


" Saya tidak pernah bercanda soal perasaan, karena memang saya belum ada perasaan cinta kepada mu Zhao lie " ujar Revan


" Maaf! saya langsung terus terang kepada mu bahwa saya tidak mencintaimu, saya tidak mau menyakiti hati mu lebih dalam karena telah memberi harapan palsu kepada mu " ujar Revan


" Honey!! kamu jahat!! kamu tega menolak cinta ku " ujar Zhao lie langsung berlari keluar dari ruangan Revan sambil menangis


" Huh! aku tidak salah kan langsung terus terang menolak cinta nya, aku sudah muak dengan perlakuan nya dan aku tidak mau memberi harapan palsu kepada orang yang tidak aku cintai " ujar Revan sambil menghela nafas kasar


" Maaf Zhao lie! mungkin setelah ini kita bisa berteman saja " ujar Revan dengan diri nya sendiri


...****************...


Halo para pembaca semua nya saksikan terus kelanjutan kisah Revan dan Rania yang penuh dengan Lika liku ini


Semoga kalian suka dan maaf mungkin karya ini tak sebagus karya karya lain nya karena aku masih baru dan harus banyak belajar jadi belum mahir dan pandai author lainya. Tapi aku akan berusaha yang terbaik


Jangan lupa vote, like and komen yah


Oh iya kalau mau tanya tanya tentang author bisa lewat ig


love you all 🥰🥰🥰


ig : aliffiaazizah_

__ADS_1


bisa di follow ig nya yah


__ADS_2