SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Cute


__ADS_3

Setelah selesai makan Rania langsung mencuci piring, tentu nya dibantu oleh Revan


" By, apa kau tahu siapa yang telah mencelakakan mu " ujar Revan saat berada di ruang santai


" Aku masih nggak tau, aku nggak ingat semua nya " ujar Rania


" Baiklah! jangan di paksakan " ujar Revan


" Besok saya harus ke kantor, apa kau tidak keberatan kalau di apartemen sendirian " ujar Revan ragu


" Iya nggak papa " ujar Rania


" Baiklah kalau kau tidak keberatan, besok pulang nya saya akan membawakan mu hadiah " ujar Revan dengan lembut


" Hadiah apa memang nya " ujar Rania


" Rahasia " ujar Revan menyeringai


" Menyebalkan!!! " gerutu Rania ngambek


" Hei! kau jangan ngambek by, yang jelas besok kau akan menyukai hadiah nya " ujar Revan


" Saya akan selalu berusaha membuat kau bahagia by " ujar Revan dengan lembut


Cup


Revan mencium bibir Rania dengan sangat lembut, ******* nya, bahkan Rania sampai terbuai membalas ciuman nya


" Kenapa kau sangat cantik by " ujar Revan setelah melepas kan ciuman nya


" Perempuan ya cantik lah, kalau aku laki-laki baru ganteng!!! " ujar Rania


" Kenapa dia selalu membuat ku terbang ke awan sih! " batin Rania dengan perasaan yang berbunga-bunga


" Walaupun kau kadang jutek tapi kau sungguh gadis yang berbeda dari yang lain " batin Revan


Malam hari nya, kedua insan itu sedang duduk sembari bermesraan, posisi Rania saat ini berada di pangkuan Revan


" By, saya ingin di cium oleh mu " ujar Revan dengan nada manja


" Nggak mau!!! apaan sih!!! " ujar Rania


" Kenapa tidak mau " ujar Revan


" Malu tau! emang nya kamu kira urat malu ku udah putus apa!!! " ujar Rania kesal


" Kenapa harus malu, disini juga hanya ada kita " ujar Revan


" Tapi tetap aja aku malu " ujar Rania


" Baiklah! saya tidak akan memaksakan mu, tapi kau harus izin kan aku bersikap manja kepada mu " ujar Revan


" Baiklah! kalau seperti itu sih tidak masalah " ujar Rania lega


" Baiklah kalau itu yang kau mau by " ujar Revan menyeringai


" Kenapa raut wajah nya jadi seperti itu " batin Rania saat melihat Revan menyeringai


Cup


Sebuah ciuman mendarat di bibir Rania dengan begitu lembut membuat Rania terbuai dengan ciuman tersebut dan tanpa sadar membalas ciuman nya, bahkan Revan sampai ******* nya dengan sangat lembut

__ADS_1


" Thank you baby " ujar Revan setelah melepas kan ciuman nya


Rania nampak terdiam dengan pipi yang memerah seperti kepiting rebus


" Apa tadi aku sungguh membalas ciuman nya " batin Rania


" Aku malu sekali!!! rasa nya ingin menghilang dari dunia ini saja " batin Rania


Rania langsung menunduk dan menutup wajah nya menggunakan tangan


" Kau kenapa by, apa kepala mu pusing lagi " ujar Revan


" Pipi mu juga merah by, kau kenapa " ujar Revan berpura-pura tidak tahu


" Tau ah " ujar Rania langsung menyembunyikan wajah nya di dada bidang Revan


Revan terkekeh sembari mengelus rambut Rania, hal itu membuat Rania kesal


" Ih!!! kamu nyebelin banget sih " ujar Rania memukul lengan Revan


" Walaupun saya menyebalkan tapi kau cinta kan " ujar Revan dengan percaya diri nya


" Siapa bilang? " ujar Rania


" Saya yang bilang, karena bagaimana pun cara nya kau akan selalu berada di samping ku " ujar Revan serius


" Maksud kamu, kamu ingin menjerat ku gitu " ujar Rania memberanikan diri menatap Revan


" Bukan menjerat by, tapi memiliki mu " ujar Revan


" Ih!!! nyebelin!!! " ujar Rania


" Baiklah! selamat malam! " ujar Rania


" Malam juga sayang " ujar Revan mengecup kening Rania


Rania langsung berlari masuk ke dalam kamar nya karena tidak bisa menahan rasa malu nya


Sedangkan Revan terkekeh melihat tingkah gadis nya yang begitu menggemaskan menurut nya


" Kau sungguh menggemaskan by, hanya kau gadis yang berani mengumbar kekurangan nya di depan ku " batin Revan


Revan langsung berjalan menuju ruang kerja


" Kenapa besok aku harus kembali ke kantor sih! " gerutu Revan


" Kalau seperti ini kan jadi tidak bisa bermesraan dengan my baby " ujar Revan


Setelah menyadari pekerjaan nya sangat menumpuk akhirnya Revan berhenti menggerutu dan mulai fokus dengan pekerjaan nya


Karena terlalu kelelahan akhirnya Revan tertidur di meja kerja nya


Malam semakin larut ke dua insan sudah terbawa ke alam mimpi mereka masing-masing, namun Rania terbangun karena merasa haus. Rania pun beranjak dari tidur nya menuju dapur


" Kok ruang kerja nya Revan lampu nya masih menyala sih! apa dia belum tidur? " ujar Rania saat mendapati lampu di ruang kerja Revan masih menyala


" Aku ke sana aja deh! masa udah jam segini masih belum tidur " ujar Rania langsung berjalan menuju ruang kerja Revan


" Apa!!! ternyata dia ketiduran di sini " ujar Rania terkejut saat melihat Revan tengah tertidur pulas di ruang kerja nya


" Kenapa muka nya imut banget sih! kaya bayi " ujar Rania gemas langsung mencubit pipi Revan pelan sembari terkekeh

__ADS_1


" Ih!!! kok bisa ya kalau lagi tidur begini dia menggemaskan banget " ujar Rania


Rania menemukan ide jahil nya, langsung kembali ke kamar nya untuk mengambil ponsel dan selimut


" Di sini dingin! aku nggak mau kamu sakit " ujar Rania menyelimuti tubuh Revan dengan selimut yang di bawa nya


" Aku foto ah, pasti akan terlihat lucu " ujar Rania terkekeh


Rania langsung mengambil foto Revan, sesekali dia juga ikut berpose


" Suatu saat foto ini pasti akan berguna untuk mengerjai nya " ujar Rania


Setelah selesai sesi foto nya Rania menuju dapur untuk minum dan setelah minum langsung kembali ke kamar nya untuk tidur


...----------------...


Keesokan hari nya, Rania sudah berada di dapur, hari ini dia sengaja bangun pagi membuat kan sarapan untuk bayi imut nya


Saat Rania sedang asik memasak, tiba-tiba ada tangan kekar melingkar di pinggang nya membuat Rania refleks menoleh ke belakang


" Kamu itu ngagetin terus!!! nggak ada kerjaan lain apa " ujar Rania


" Ada! kerjaan ku yaitu membuat kau bahagia " ujar Revan memeluk Rania erat


" Kau sedang memasak untuk siapa? " ujar Revan


" Ini orang kok nyebelin banget ya, aku kan sudah jelas sedang memasak untuk nya! ngapain pakai nanya coba " batin Rania


" Aku sedang memasak untuk my cute baby " ujar Rania


" Pasti ini orang akan salah mengartikan, hehe " batin Rania


" Apa!!! kau punya selingkuhan!!! " ujar Revan emosi dan langsung melepaskan pelukan nya


" Kenapa dia malah jadi salah paham begini sih " batin Rania


" Apa kekurangan saya!!! kenapa kau berani mengkhianati cinta saya!!! " ujar Revan mencengkeram bahu Rania cukup kuat


" Kapan aku berselingkuh! bahkan aku keluar dari apartemen juga baru kemarin, itupun dalam keadaan hujan " ujar Rania


" Jadi yang kau maksud cute baby itu siapa? " ujar Revan


" Siapa lagi kalau bukan Mr. Revan Pratama " ujar Rania tersenyum


Hati Revan serasa menghangat walau hanya mendengar kalimat sederhana dari Rania


...****************...


Halo para pembaca semua nya saksikan terus kelanjutan kisah Revan dan Rania yang penuh dengan Lika liku ini


Semoga kalian suka dan maaf mungkin karya ini tak sebagus karya karya lain nya karena aku masih baru dan harus banyak belajar jadi belum mahir dan pandai seperti author lainya. Tapi aku akan berusaha yang terbaik


Jangan lupa vote, like and komen yah


Oh iya kalau mau tanya tanya tentang author bisa lewat ig


love you all 🥰🥰🥰


ig : aliffiaazizah_


bisa di follow ig nya yah

__ADS_1


__ADS_2