SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Loli


__ADS_3

"Biar saya antar kau dan ibumu pulang!" ujar Vino


"Tidak usah pak! saya kesini naik motor!" ujar Lili


"Baiklah! hati-hati." ujar Vino


"Iya pak!" ujar Lili sembari berjalan meninggalkan Vino


"Akhir nya aku bisa sering bertemu dengan loli," ujar Vino menyeringai


...----------------...


Di pagi yang cerah, seorang pria tampan sudah siap dengan pakaian santai nya. Pria tampan itu adalah Vino yang sudah bersiap untuk menjemput Lili


"Huh! kenapa aku jadi nervous?" ujar Vino yang merasakan jantung nya berdetak lebih kencang dari biasa nya.


"Tenang lah jantung, bekerja sama lah dengan ku!" ujar Vino mencoba menenangkan diri nya


"Baiklah! Loli i am coming!!!" ujar Vino bersemangat


Vino keluar dari apartemen nya dan berjalan menuju tempat mobil nya di parkir


Vino memasuki mobil nya dan melajukan mobil nya menuju rumah Lili


Di posisi Lili, gadis cantik itu sudah berpakaian rapi dan sedang sarapan bersama orang tua nya


Setelah sarapan mereka mengobrol ringan di ruang tamu


"Kamu mau kemana Loli hari Minggu kok rapi banget!" tanya ibu nya Lili


"Aku mau kerja tambahan dan bertemu dengan Rania Bu," ujar Lili


"Memang nya kamu kerja tambahan apa?" tanya ayah nya Lili


"Aku cuma ngajarin bos aku masak aja!" ujar Lili


"Kamu di gaji berapa sampai mau ngajarin bos kamu masak?" tanya ayah nya Lili


"Dua kali lipat dari gaji biasa aku!" ujar Lili


"Apa? sebesar itu? baik banget bos kamu! dia laki-laki atau perempuan?" ujar ibu nya Lili


"Laki-laki Bu!" ujar Lili


"Memang nya tidak ada orang lain yang bisa mengajari nya masak apa? sampai kamu yang di suruh ngajarin dia masak! nggak tau aja kalau loli cuma bisa masak yang mudah dan yang tau bumbu nya." ujar ibu nya Lili


"Ibu mah gitu! tolong ajarin Lili masak ya Bu, biar makin mahir masak nya!" ujar Lili


"Iya! ibu ajarin! makanya kamu belajar tuh kayak Rania masakan nya enak!" ujar ibu nya Lili


"Kan Rania emang dituntut hidup mandiri Bu, jadi dia diharuskan pinter masak!" ujar Lili


"Kamu juga contoh Rania tuh, dia rajin" ujar ayah nya Lili


"Iya Ayah!" ujar Lili pasrah

__ADS_1


"Tapi kok sekarang ibu jarang liat Rania main ke sini ya, dan pas ibu lewat rumah nya juga seperti nya Rania nggak keliatan biasa nya kan dia nyapu halaman rumah nya!" ujar ibu nya Lili


"Iya Bu, Rania di usir dari rumah." ujar Lili


"Apa!!!" ujar ayah dan ibu nya Lili bersamaan


Kedua orang tua Lili sudah menganggap Rania seperti anak mereka sendiri karena Rania sering berkunjung ke rumah Lili. Sebab sifat Rania yang cerewet dan ceria membuat kedua orang tua Lili pun senang jika Lili berteman dengan Rania


"Kenapa Rania bisa di usir dari rumah? siapa yang mengusir nya? apa ibu tiri nya?" tanya ibu nya Lili


"Iya kenapa Rania bisa di usir? apa dia melakukan kesalahan besar? kasihan sekali dia, sekarang Rania ada dimana Li?" ujar ayah nya Lili


"Rania di usir karena adik tiri nya memfitnah Rania yang tidak-tidak." ujar Lili


"Jadi yang menyebabkan Rania di usir itu si Salsa! di fitnah apa memang nya?" ujar ibu nya Lili


"Rania di fitnah melakukan hal zina dengan bos nya yang kebetulan mengantar kan nya pulang saat membeli makanan karena mereka saat itu berduaan jadi Salsa dengan mudah memfitnah Rania." ujar Lili


"Tapi Rania memang nggak melakukan hal zina sama bos nya kan." ujar ayah nya Lili


"Ya nggak lah orang pas berduaan juga mati lampu mereka cuma makan malam bareng aja." ujar Lili


"Kok bisa Salsa jahat banget sama Rania sih?" ujar ibu nya Lili kesal


"Karena si Salsa itu suka sama bos nya Rania!" ujar Lili


"Kok bisa suka, memang nya kenal." ujar ibu nya Lili


"Kenal lah orang bos nya Rania itu pengusaha muda sukses dan terkenal Revan Pratama." ujar Lili


"Iya! ibu tepat sekali dan Vino Mahesa idola ibu itu bos aku sendiri!" ujar Lili


"Apa!!! jadi dia bos kamu! gimana ganteng nggak asli nya?" ujar ibu nya Lili


"Ibu kan tadi malam sudah lihat sendiri, menurut ibu ganteng atau nggak?" ujar Lili santai


"Jangan bilang temen kamu yang tadi malam itu Vino Mahesa!!" ujar ibu nya Lili


"Iya memang!" ujar Lili


"Kamu hebat bisa sedekat itu dengan Vino Mahesa! kalau menurut ibu, Vino seperti nya suka sama kamu." ujar ibu nya Lili


"Apaan sih Bu, mana ada pak Vino suka sama aku. Kalau pak Revan lah memang beneran suka sama Rania!" ujar Lili


"Jadi Revan Pratama beneran suka dengan Rania! beruntung sekali Rania!!! berarti kalau Revan Pratama suka sama Rania, Vino Mahesa juga bisa suka sama kamu Loli." ujar ibu nya Lili


"Apaan sih Bu!" ujar Lili


"Tapi ibu bisa melihat tatapan Vino tadi malam ke kamu itu bukan tatapan biasa." ujar Lili


"Memang nya tatapan apa Bu? tatapan makhluk halus?" ujar Lili terkekeh


"Kamu mah bercanda terus makanya satu hati sama Rania, tatapan nya Vino itu tatapan mengagumi!" ujar ibu nya Lili


"Iya. Pak Vino memang kagum dengan keanehan ku dan Rania saat di cafe, ups" ujar Lili langsung menutup mulut nya

__ADS_1


"Memang nya kamu aneh kenapa?" tanya ibu nya Lili


"Bukan apa-apa Bu!" ujar Lili


Tok…


Tok…


Tok…


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." ujar ibu nya Lili sembari membukakan pintu


Terlihat lah seorang pria tampan memakai kaos hitam dan jaket navy serta celana pendek warna senada dengan kaos nya


"Aduh mampus!!! ngapain pak Vino pake ke sini segala sih! kan bisa chat atau telepon aku biar aku keluar." batin Lili


"Cantik sekali! meskipun hanya memakai kaos panjang biasa tapi tetap terlihat cantik!" batin Vino saat melihat Lili


Pandangan Lili dan Vino saling beradu sampai pada saat Lili mengalihkan pandangan nya ke arah lain


"Nak Vino ayo duduk dulu!" ujar ibu nya Lili


"Iya Tante!" ujar Vino yang langsung duduk di sebelah Lili


"Aduh!!! kenapa ibu duduk nya di sebelah ayah sih coba tadi ibu duduk di sebelah ku maka pak Vino nggak akan duduk di sebelah ku!!!" batin Lili


"Jadi kamu yang meminta Lili untuk mengajari mu masak?" ujar ayah nya Lili


"Iya Om!" ujar Vino


"Sebenarnya saya kesini juga untuk mengajak Lili menemui Rania!" ujar Vino


"Memang nya Rania sekarang tinggal dimana?" tanya ibu nya Lili


"Pak! jangan bilang kalau Rania tinggal sama pak Revan!" bisik Lili


"Baiklah!" bisik Vino


...****************...


Halo para pembaca semua nya saksikan terus kelanjutan kisah Revan dan Rania yang penuh dengan Lika liku ini


Semoga kalian suka dan maaf mungkin karya ini tak sebagus karya karya lain nya karena aku masih baru dan harus banyak belajar jadi belum mahir dan pandai seperti author lainya. Tapi aku akan berusaha yang terbaik


Jangan lupa vote, like and komen yah


Oh iya kalau mau tanya tanya tentang author bisa lewat ig


love you all 🥰🥰🥰


ig : aliffiaazizah_


bisa di follow ig nya yah

__ADS_1


__ADS_2