
Sebelum keluar dari cafe XXXX Vino bertemu dengan dua orang gadis yang juga akan keluar dari cafe XXXX, dua gadis itu yang tidak lain adalah Rania dan Lili. Saat Rania dan Lili mengetahui bahwa mereka bertemu dengan tuan muda Vino mereka berdua langsung menunduk ketika di tatap oleh Vino.
Vino pun mendekati kedua gadis itu yang sedang menunduk takut saat di tatap pria tampan itu
" Hai, kau Lili Sasmita kan ? " ujar Vino sambil menunjuk ke arah Lili dengan tatapan datar nya
" I -iya tuan, ada apa yah ? " ujar Lili masih menunduk takut
" Dan kau gadis yang tadi bertengkar dengan Revan kan ? " ujar Vino sambil berganti menunjuk ke arah Rania masih dengan tatapan datar nya
" I -iya tuan, maaf kan kesalahan saya kepada tuan Revan " ujar Rania dengan tatapan yang agak memohon
" Tenang saya, Revan sebenarnya baik cuma muka nya saja yang menyeramkan tapi sebenarnya hati nya sangat baik " ujar Vino karena melihat Rania yang sangat takut dengan Revan
" Apakah kalian berdua akan pulang? " tambah Vino
" Iya tuan, kita mau pulang permisi " jawab Lili yang hendak pergi keluar cafe XXXX bersama dengan Rania tapi langkah nya langsung terhenti mendengar Vino bertanya kepada mereka
" Apakah kalian berdua mau pulang bersama saya, biar saya antar kalian berdua bersama Revan " ujar Vino
" tidak usah tuan " tolak Rania dan Lili bersamaan karena mereka sudah sangat takut mendengar nama Revan disebutkan
" Benar benar, mereka sangat takut dengan Revan " batin Vino dengan tersenyum geli dalam hati
" Baiklah kalau begitu saya permisi dulu " ujar Vino sambil sedikit menyunggingkan senyuman nya
" Iya pak, silahkan " ujar Rania dan Lili dengan serempak
Setelah kepergian Vino mereka berdua langsung menghela nafas kasar
" Huh, aku kira tuan Vino mau marahin kamu tadi Ran " ujar Lili kepada Rania
" Iya. Pikiranku juga mengarah kesitu, aku pikir tuan Vino mau menggantikan tuan Revan buat marahin aku. Untung aja nggak " ujar Rania lega karena Vino tidak memarahi nya
__ADS_1
" Iya yah. Udah semakin sore nih pulang yuk " ujar Lili kepada Rania
" Yuk " ujar Rania
Rania dan Lili pun berjalan kaki menuju rumah mereka masing masing, jarak antara rumah Rania dengan rumah Lili tidak terlalu jauh membuat mereka sangat dekat dan akrab
Disisi Revan, dia sedang bersandar di kap mobil Vino dengan raut wajah kesal karena menunggu sahabat nya yang tak kunjung muncul. Setelah kurang lebih menunggu selama 15 menit akhir nya sahabat nya muncul
" Lama sekali kau. Habis dari mana saja, hm " ujar Revan dengan kesal
" Maaf maaf, jangan marah marah terus ngapa nanti cepat tua " ujar Vino sambil meledek sahabat nya
" Iya. Tapi kau dari mana saja, hm" ujar Revan
" Itu hm. Aku habis dari toilet kebelet soalnya, terus ngantri lagi " ujar Vino berbohong kepada Revan
" Oh, ya sudah ayo pulang " ujar Revan
" Iya iya " ujar Vino
Di dalam perjalanan suasana nampak hening karena mereka sudah puas bercerita selama di cafe XXXX
Setelah sekitar setengah jam di perjalanan mobil mewah Vino sudah sampai di depan mansion elit, mewah nan megah itu dan mobil Vino pun memasuki halaman mansion mewah itu
" Terimakasih bro sudah jadi teman curhat ku, pokok nya kau adalah sahabat terbaik sepanjang masa " ujar Revan sambil menepuk pundak Vino setelah keluar dari mobil sahabat nya
" Iya sama sama, kalau begitu aku langsung pulang ya sudah sore nih soal nya nggak enak sama orang tua pulang nya ke sore an tadi izin nya cuma sebentar malahan lama " ujar Vino sambil tersenyum
" Iya, kasih salam buat kedua orang tua kau kalau aku belum bisa main ke rumah karena lagi sibuk sampaikan maaf ku ya " ujar Revan kepada Vino
" Iya bro pasti ku sampaikan. Tenang saja, kalau begitu aku pulang. Wassalamu'alaikum " ujar Vino kepada Revan
" Iya, waalaikumsalam. Hati hati bro " ujar Revan
__ADS_1
" Sip bro " ujar Vino yang sudah masuk ke dalam mobil nya dan langsung melajukan mobil nya keluar dari halaman mansion mewah milik sahabat nya itu
Kembali ke sisi Revan, dia sudah masuk ke dalam mansion
" Assalamualaikum " ujar Revan setelah memasuki mansion nya yang sudah di bukakan pintu oleh pengawal mansion itu
" Waalaikumsalam " ujar kedua orang tua Revan serempak
" Kau sudah pulang nak, sekarang mendingan kau langsung bersihkan diri kamu setelah itu kita makan malam " ujar Melinda dengan tersenyum
" Oke, waktu nya memulai drama " batin Revan sambil menyeringai dalam hati
" Iya ma, kalau begitu Revan ke kamar dulu " ujar Revan sambil tersenyum manis lebih tepat nya senyum terpaksa
" Iya nak " ujar Melinda
Revan pun berlalu pergi meninggalkan kedua orang tua nya yang terdiam dengan wajah bingung menuju ke kamar nya
" Lihat saja, secepatnya aku akan membongkar rahasia yang kalian sembunyikan selama ini " ujar Revan dengan tersenyum menyeringai yang terlihat sangat menakutkan
Setelah itu Revan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah sekitar satu jam mandi, Revan keluar dari walk in close dengan memakai kaos hitam dan celana tidur hitam
Setelah mandi dia melaksanakan solat ashar. Setelah solat ashar Revan pergi menuju ruangan kerja nya yang berada tepat di sebelah kanan kamar tidur nya, Revan sedang berkutat dengan laptop nya tapi pikiran nya kemana mana, dia memikirkan cara untuk cara untuk membongkar kedok orang tua nya
" Sebenarnya aku tidak tega untuk membongkar rahasia mereka tapi mereka juga tidak menganggap ku " batin Revan sambil menitikkan air mata yang tidak sengaja dan tanpa di suruh keluar
" Ingat Revan kau harus membongkar rahasia mereka, tetap ke tujuan utama ingat kata Vino " ujar Revan sambil menghapus air mata nya
Tak lama kemudian suara adzan pun dikumandangkan akhir nya Revan melaksanakan solat Maghrib. Setelah selesai melaksanakan solat Maghrib Revan pun keluar dari kamar nya dan turun ke lantai bawah untuk makan malam
Sesuai rencana nya dia sudah memulai drama nya, Revan turun dengan ekspresi wajah yang berbeda dari biasa nya, sekarang dia tersenyum kepada orang tua nya dan sudah duduk di samping papa nya. Semua orang yang ada di situ terlihat bingung begitupun dengan orang tua nya yang bingung melihat anak nya tersenyum karena tidak seperti biasanya, anak nya selalu memasang wajah datar dengan tatapan yang tajam
...****************...
__ADS_1
Hai semua, aku update lagi semoga kalian suka karena aku mungkin masih banyak belajar karena masih baru jadi belum kaya kakak kakak author yang lain nya
jangan lupa vote like and coment yah love you all 🥰🥰🥰