SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Menunjukan kekurangan


__ADS_3

Panggilan pun dimatikan oleh Revan


#Di posisi Revan


" Huh! aku tidak menyangka ternyata gadis cerewet itu pintar juga " ujar Revan menghela nafas lega


" Terimakasih gadis cerewet, kau sudah menyelamatkan ku dengan ide mu yang genius itu " ujar Revan kepada diri sendiri


" Aku harus cepat cepat sampai di cafe XC " ujar Revan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi


#Di posisi Rania


Rania sedang duduk di kursi meja kerja nya sambil mencerna apa yang terjadi tadi


" Tunggu … apa aku nggak bakal kena semprot sama bos kejam itu kalau rencana yang ku berikan gagal " ujar Rania berpikir


" Aduh!!! Rania!!! kamu gimana sih, kenapa langsung kasih ide gila aja sama bos kejam itu tanpa mempertimbangkan ending yang akan terjadi " ujar Rania kesal dengan pemikiran nya sendiri


" Tapi kan … itu bukan mutlak kesalahan ku juga ya, kalau ending nya menyedihkan itu juga kesalahan bos kejam karena kenapa juga dia meminta pendapat ku. Aku kan polos and aku jomblo! mana aku tau tentang masalah percintaan " ujar Rania


" Bagus Rania!!! kamu memang genius " ujar Rania tertawa geli akan ke narsis an nya


# Di cafe XC


" Kenapa my honey lama sekali sih datang nya " ujar Zhao lie yang sudah lama menunggu Revan


Tak lama kemudian, seorang pria tampan berpakaian rapi memasuki cafe itu membuat seluruh pelanggan di cafe itu memuji ketampanan nya dan suasana di cafe XC yang tadi nya sunyi menjadi bergemuruh bagaikan di pasar, pria tampan itu yang tak lain adalah Revan


Revan sudah berada di dalam cafe XC, dia sedang mencari di mana Zhao lie duduk. Namun, suasana cafe tersebut terlalu ramai dan berisik akhirnya Revan menelpon Zhao lie. Dan panggilan langsung tersambung


📱 : " Halo Zhao lie, kau duduk di mana ? " ujar Revan


📲 : " Aku duduk di meja yang di tengah paling depan dekat panggung musik honey!! " ujar Zhao lie


📱 : " Baiklah! saya tutup telepon nya " ujar Revan


📲 : " okay honey " ujar Zhao lie


Panggilan dimatikan oleh Revan. Revan langsung mencari meja yang di duduki oleh Zhao lie dan akhir nya ketemu dengan Zhao lie. Revan menghampiri Zhao lie dan duduk di depan kursi yang di duduki Zhao lie


" Apakah kau sudah lama menunggu? " ujar Revan basa basi


" Belum lama " jawab Zhao lie


" Kamu mau bicara apalagi? " tanya Zhao lie


" Begini Zhao lie, sebenarnya tadi saya belum mencerna apa yang kamu ucapkan jadi, saya menolak cinta mu " ujar Revan


" Tapi setelah saya pikir-pikir ternyata saya salah, maaf karena telah menyakiti hati mu tadi " ujar Revan


" Bicara langsung aja nggak perlu basa basi " ujar Zhao lie


" Jadi … saya menerima cinta mu " ujar Revan


" Ini my honey jujur apa gak ya, aku kok takut kalau dia bohong " gumam Zhao lie ragu ragu

__ADS_1


" Bagaimana ya … apakah wanita ini menerima cinta palsu ku atau tidak? " gumam Revan


" Tapi … kalau di lihat seperti nya my honey jujur, aku terima saja lah!!! " ujar Zhao lie


" Bagaimana Zhao lie, apakah kamu mau menerima cinta saya kembali? " tanya Revan


" Iya honey, aku mau menerima cinta mu " ujar Zhao lie


" Akhirnya, rencana kedua dimulai " gumam Revan menyeringai


" Terimakasih Zhao lie, kau memang baik hati " ujar Revan memuji Zhao lie


" Iya honey sama sama " ujar Zhao lie tersenyum manja


" Oh iya honey, kita makan siang saja di sini " ujar Zhao lie


" Baiklah " jawab Revan


" Waiters!!! " ujar Revan memanggil waiters di cafe tersebut


" Iya tuan, nona anda mau pesan apa? " ujar waiters setelah menghampiri meja Zhao lie dan Revan


" Kamu mau makan apa honey? " tanya Zhao lie


" Saat nya menunjukkan kekurangan ku, hahaha " gumam Revan


" Ayam panggang dan air mineral saja " ujar Revan


" Baiklah tuan. Kalau nona mau pesan apa? " ujar waiters


" Iya yakin, memang nya kenapa? " ujar Revan


" Gak papa " ujar Zhao lie


" Nona! anda mau pesan apa? " tanya waiters itu lagi


" Aku mau salad and lemon tea " ujar Zhao lie


" Baiklah nona, tuan, saya permisi " ujar waiters tadi langsung berlalu pergi setelah mendapat anggukan dari Revan


" Honey!!! weekend kamu nggak sibuk kan " ujar Zhao lie


" Tidak, memang nya kenapa? " tanya Revan


" Bisa temenin aku shopping nggak, kita kan sudah jadian " ujar Zhao lie


" Oh!!! mulai memanfaatkan status ya " gumam Revan


" Baiklah! besok saya ikut kamu belanja " ujar Revan


" Makasih ya honey! kamu memang is the best " ujar Zhao lie manja


" Iya, sama sama " jawab Revan


Setelah itu, makanan yang mereka pesan pun sampai

__ADS_1


" Saat nya menunjukkan kekurangan ku " gumam Revan


Revan langsung memakan ayam panggang nya dengan lahap menggunakan tangan, ya … Revan sengaja memakan ayam panggang nya menggunakan tangan untuk menunjukkan kekurangan nya


" Honey! kenapa makan nya pakai tangan sih, kan ada garpu sama pisau nya " ujar Zhao lie yang merasa malu karena Revan makan menggunakan tangan


" Maaf Zhao, saya kalau makan ayam selalu pakai tangan " ujar Revan


" Oh … gitu ya " ujar Zhao lie bingung harus gimana lagi


Revan pun melanjutkan makan nya dengan sangat tidak sopan dan berwibawa, sedangkan Zhao lie hanya bisa menahan rasa malu nya kepada semua pelanggan di cafe itu


" Apa my honey selalu seperti ini kalau makan? bukankah dia CEO masa cara makan nya sangat tidak sopan " gumam Zhao lie


" Pasti si oli sudah merasa malu dengan sikap ku " gumam Revan


" Apakah aku salah mencintai orang ya? " gumam Zhao lie


" Aku kira my honey berwibawa secara, dia kan CEO masa gitu banget sih, nggak punya etika " gumam Zhao lie


" Tapi no problem, yang penting dia kaya raya! " gumam Zhao lie tertawa jahat dalam hati


" Kenapa makanan mu tidak di makan Zhao? " tanya Revan


" Iya honey, ini aku juga mau makan " ujar Zhao lie dengan senyum terpaksa


" Sebentar lagi kau pasti menyerah oli " gumam Revan menyeringai


Tak lama kemudian makanan mereka sudah habis, Revan ingin mengantar Zhao lie pulang


" Zhao lie! biar saya antar kamu pulang " ujar Revan setelah mereka keluar dari cafe tersebut


" Nggak usah … nggak usah, aku tadi diantar supir " tolak Zhao lie


" Lagipula kamu pasti sibuk di kantor honey, jadi aku nggak mau ngerepotin kamu " jelas Zhao lie, dia takut Revan salah paham


" Baiklah! kalau begitu saya permisi dulu " ujar Revan berlalu pergi setelah Zhao lie mengangguk


Revan sudah masuk ke dalam mobil nya dan melaju menuju kantor nya


...****************...


Halo para pembaca semua nya saksikan terus kelanjutan kisah Revan dan Rania yang penuh dengan Lika liku ini


Semoga kalian suka dan maaf mungkin karya ini tak sebagus karya karya lain nya karena aku masih baru dan harus banyak belajar jadi belum mahir dan pandai author lainya. Tapi aku akan berusaha yang terbaik


Jangan lupa vote, like and komen yah


Oh iya kalau mau tanya tanya tentang author bisa lewat ig


love you all 🥰🥰🥰


ig : aliffiaazizah_


bisa di follow ig nya yah

__ADS_1


__ADS_2