SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Tak percaya


__ADS_3

Brakkk


Tanpa banyak bicara terlihat Silvia sudah membanting segepok uang di dalam plastik tepat dihadapan Rani membuat wanita itu terkejut karena gerakan Silvia itu begitu tiba-tiba, namun seketika senyum sumringah muncul di wajah wanita itu ketika tahu jika apa yang dibanting oleh silia tadi itu merupakan uang yang dalam jumlah begitu banyak definisi Kaya Mendadak Ya seperti saat ini.


Rani bahkan tanpa malu mengambil plastik hitam tersebut kemudian mengecek isinya sehingga membuat bola matanya membulat sempurna karena tidak percaya dengan apa yang ada di dalam tempat itu, ingin sekali ia berjingkat kegirangan tetapi Percayalah ada masanya dirinya bisa melakukan hal itu yang penting intinya tidak dihadapan suami istri yang tengah menatap tidak suka ke arahnya.


Silvi hanya menghembuskan nafasnya kasar sambil menatap ke arah suaminya yang terlihat tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh Rani, pria itu rasa-rasanya sudah capek harus menatap wanita itu yang seolah tidak punya malu sampai-sampai rela merendahkan harga dirinya hanya demi mendapatkan uang.


"Wah kalian benar-benar keluarga yang memiliki budi pekerti yang sangat baik karena terbukti aku belum menyebutkan nominalnya kalian sudah memberikan secara langsung, lain kali aku akan datang lagi dan....


"tidak ada kata lain kali lagi di dalam kehidupan kami untuk kamu dan jika kamu berani datang lagi ke sini Maka jangan menyesal kalau Kantor Polisi adalah rumah kedua kamu, jadi orang harusnya sadar diri karena jika kamu bersikap seperti begini ibarat kata kalau orang yang kemalingan malah dilapor polisi oleh orang yang mencuri dan seperti itulah yang terjadi kepada kamu saat ini. Bagaimana tidak ketika anak kamu yang melakukan kesalahan dan Bukannya datang meminta maaf tetapi kamu malah meminta bayaran, terus pertanyaannya anak kamu yang menjadi korban harus kami apa-apakan jika korban yang harus membayar kepada pelakunya seperti saat ini! "Silvia tidak tahu lagi harus mengenyahkan Rani itu ke belahan bumi bagian mana supaya tidak usah Muncul lagi di hadapannya terus saya lagi mendengar kata-kata omong kosongnya serta tidak ada lagi yang namanya membuang-buang waktu untuk sesuatu hal yang percuma.

__ADS_1


"Loh maksud kalian aku tidak boleh datang lagi meminta uang atau apapun itu, ya kalau begitu lebih baik aku bawa cucuku pergi saja supaya kalian tidak mendapatkan apapun?"Rani sengaja mengatakan hal itu hanya untuk menguji sampai di mana Batas kesabaran yang dimiliki oleh Silvia dan juga Hendra tetapi ternyata sepasang suami istri itu memang tidak bisa untuk ditipu karena mereka sangat paham betul orang-orang seperti Rani itu isi otaknya pasti hanya uang.


"Memangnya kamu berani membawa cucu Kami pergi? Kalau memang kamu berani Ya tidak masalah kalau kamu juga sudah siap kehilangan anak kamu untuk selama-lamanya, soalnya selama ini kami yang capek sedangkan kalian tidak pernah berkontribusi sedikitpun eh tahu-tahu setelah dipanen kalian malah enak-enakan datang untuk mencicipi hasilnya? "Jika ditanya Apakah kesabaran seseorang itu Setinggi Gunung Mount Everest ya maka jawabannya tidak karena Batas kesabaran manusia itu tidak sampai selebih-lebihnya terkadang Hanya Satu Kali Saja ia sudah merasa tidak sanggup apalagi lebih dari satu kali ya Otomatis pasti mereka akan mencari jalan keluar agar tidak merasa dirugikan.


"tapi kan ini tidak sebanding dengan yang kalian dapatkan, masa iya barang yang bakalan dipakai habis harus aku bawa pergi sedangkan kalian malah mendapatkan yang utuhnya? "Rani sedang menguji kesabaran mereka membuat Silvia ya tentu saja tidak ingin meledani lebih jauh lagi karena yang ada hanya membuat darah tingginya kumat.


"tidak masalah kalau kamu tidak ingin uang ya sudah kembalikan saja karena aku juga sedang malas berhubungan dengan orang-orang seperti kalian, masa iya aku yang kerja siang malam terus kamu yang menikmati hasilnya tanpa melakukan apapun! "Hendra tahu Dengan mengatakan semua ini pasti Rani langsung berubah pikiran Soalnya dari gelagat tubuh wanita itu sudah pasti sangat bisa ditebak arah mana pemikirannya selama ini.


"Ya ampun Astaga kalian ini terlalu serius sekali padahal tadi aku hanya bercanda loh, tenang pokoknya aku tidak akan pernah muncul di hadapan kalian lagi dan juga tidak akan pernah menganggap darah dagingnya Kevin itu masih ada! Lagian anakku itu kan masih single masa iya harus punya tanggungan, mengurus hidupnya saja sudah jatuh bangun apalagi mengurusi yang lain Lebih baik mencari wanita yang masih single biar tidak punya beban hidup lagi!"setelah mengatakan hal itu Rani pun memilih untuk pergi tidak ada yang namanya meminta ataupun memelas untuk menatap cucunya yang terakhir kalinya ataupun mau minta untuk menggendongnya atau apalah itu karena sekarang dalam pikirannya ya kehidupan Kevin dan juga dirinya harus tetap berjalan.


Adinda benar-benar merasa bersalah ketika melihat kedua orang tuanya masuk dengan ekspresi yang sulit untuk ditebak, ya Meskipun dirinya meminta maaf dengan gaya apapun dan juga Berapa banyak kali tetap saja tidak akan merubah keadaan.

__ADS_1


"Maafkan aku kalau sudah membuat kalian kecewa dan juga merasa bahwa aku telah gagal berbakti sebagai seorang anak, tetapi Percayalah kedatangan wanita itu ke rumah ini aku tidak pernah tahu sama sekali Memang aku tahu ya pasti sudah dari awal mengusirnya!"jelas Adinda membuat Silvia ingin tertawa karena diri pasti tahu bahwa Rani sudah datang ke situ masa iya kedatangan orang asing pun tidak disadari oleh Adinda kan merupakan sebuah hal yang mustahil.


"Mama tahu kamu pasti sudah mengetahui kedatangan wanita itu dari awal Hanya saja karena tidak sanggup Bertemu Dengannya Makanya kamu memilih untuk tetap dalam kamar, sudah lama tidak usah mempermasalahkan hal itu yang penting intinya kalian berdua tetap dalam jangkauan kami itu sudah lebih dari cukup!" jelas Silvia membuat Adinda hanya menundukkan kepalanya karena Percayalah rasa bersalahnya begitu amat sangat besar ketika melihat kedua orang tuanya yang begitu menyayanginya meskipun ia sudah mencoreng nama baik keduanya kemudian membuat mereka berdua merasa tidak nyaman karena kedatangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti Rani itu.


"sekali lagi aku minta maaf karena sudah membuat kalian kecewa, tetapi Percayalah kalau aku tidak ingin melakukan kesalahan yang sama di masa depanku nanti! untuk kejadian hari ini Tolong jangan beritahukan kepada Arga Takutnya nanti dia bakalan merasa terbebani karena tidak bisa membantu kalian disaat aku sudah membutuhkan pertolongan, aku janji setelah Amelia bisa ditinggal maka aku bakalan kembali bersekolah meraih cita-citaku agar bisa membuat kalian bangga bukan hanya ingin mempermalukan kalian saja! "ujar Adinda lalu memilih untuk kembali ke dalam kamarnya karena sudah cukup mempermalukan kedua orang tuanya sudah cukup membuat hidup mereka selalu saja memikirkan dirinya siang dan malam


Arga saat ini sudah berada di kediaman kedua orang tuanya yang selama beberapa bulan ini sudah ia tinggalkan dan saat kembali pun langsung menuju ke arah Adinda bukannya kembali ke mereka, dan mereka pun tidak pernah mempermasalahkan hal itu karena apapun pilihan Arga mereka bakalan mendukung 100% yang penting intinya Arga pun merasa bahagia.


"kamu baru sadar punya orang tua sampai-sampai pergi pun tidak tahu pulang padahal jelas-jelas kami sedang menunggu kepastian dari kamu, kira-kira Adinda itu mau menikah dengan kamu atau tidak Dan Mungkin kamu perlu bantuan untuk membujuknya ya Mana sih ya untuk melakukannya? "omel Feli karena merasa kesal dengan sikap anaknya yang tidak pernah memberikan kabar setelah bertemu dengan Adinda.


"nah Papa setuju Kalau masalah yang itu karena memang selama ini kamu susah sekali untuk dihubungi, terus kami mau menghubungi Adinda tidak punya nomor ponselnya sama sekali dan alhasil hanya menunggu angin yang bergoyang tanpa kepastian! " Papa dari Arga menimpali perkataan istrinya itu karena memang merasa kesal kepada Putra satu-satunya di dalam keluarga mereka.

__ADS_1


"Ya mau bagaimana lagi Pah, mah! saat baru ketemu aku langsung dihadapkan dengan kedatangan Bidadari Cantik ya akhirnya fokusku hanya kepadaNya saja, pokoknya nanti Saat Mama Bertemu Dengannya pasti bakalan merasa betah karena dia memang sangat menggemaskan anaknya! "jelas Arga sambil tersenyum ketika mengingat betapa lucu seorang baby Amelia.


__ADS_2