SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Kecewa


__ADS_3

Amelia pagi ini sudah seperti biasa memulai rutinitas untuk pergi kesekolah sebab biar bagaimapun dirinya adalah siswa kelas 12,jadi mau apapun yang sedang dihadapi gadis itu tetap harus pergi sekolah tetap harus menerima semua gunjingan dari sahabat ataupun teman-temannya terkait dengan insiden yang terjadi kemarin karena memang sangat menghebohkan satu sekolah itu.


Adinda sebenarnya merasa cemas takut nantinya teman-teman Amelia mengejek anaknya itu dan fokusnya jadi terbagi ya sama saja sekolah tapi tidak ada satupun hal yang penting yang bisa ditangkap, namun Amelia selalu mengatakan dan juga menegaskan kalau dirinya baik-baik saja dan tidak peduli jika nanti ada yang berani macam-macam dengannya.


Arga juga berkali-kali menguatkan istrinya kalau hal itu bukanlah mereka yang salah jadi untuk aku harus takut dan menampakkan wajah ke depan semua orang, seharusnya mereka bisa menunjukkan wajah kalau misalnya tidak ada hal yang perlu masalah kan dan juga bisa dibilang juga apapun yang mereka lakukan nantinya sebenarnya itu hanyalah hal sepele.


" kamu tidak perlu sampai secemas itu kan karena nanti anak kamu itu pasti baik-baik saja karena dia bisa menjaga diri, Tetapi kalau misalnya dia belum pergi saja kamu sudah seperti itu hebohnya entah nanti apa yang terjadi di sana pasti kamu bakalan serangan jantung ."Arga bukan ingin menakut-nakuti istrinya hanya ingin membicarakan fakta maksudnya agar wanita itu paham bahwa tidak selamanya apa yang diinginkan itu berjalan sesuai dengan yang diharapkan.


" Ya tapi kalau misalnya kita diam saja membiarkan Amelia menghadapi hal ini sendirian ya sama saja kita sudah keterlaluan sebagai orang tua, makanya aku ingin agar dia istirahat dulu sehari nanti besok baru pergi sekolah pagi sambil memantau kira-kira Apa sih yang terjadi selama dia tidak ada?" jelas Adinda.


Arga menggelengkan kepala karena menurutnya apa yang dikatakan oleh istrinya itu tidak masuk akal,masa iya Amelia harus tidak bersekolah hanya karena apa yang dilakukan oleh Kevin kemarin.


"Itu sama saja dengan lari dari kenyataan dan juga mungkin bisa di bilang kita mendidik anak menjadi pribadi yang tidak bisa menghadapi masalahnya sendiri, padahal kamu tahu sendiri kan kalau masalah itu dihadapi bukan dibiarkan begitu saja! Oh iya satu lagi kalau misalnya kamu mau seperti begini terus ya mendingan anak itu tidak usah bergaul di dunia luar biar dia hidupnya terkurung saja agar tidak mendengarkan apapun yang dikatakan orang lain, padahal kamu tahu sendiri kan dengan menghadapi masalah Artinya kita mendidik anak untuk menjadi lebih dewasa dan juga siap untuk menjadi orang yang lebih baik lagi! " jelas Arga karena sebenarnya bukan dirinya ingin memaksakan anaknya menjadi pribadi yang lebih banyak menghindar dari masalah tetapi dirinya ingin anaknya itu menjadi orang yang kuat menghadapi segala sesuatunya dengan kepala dingin.


Adinda terlihat menghela nafasnya kasar karena sebenarnya dirinya juga tidak ingin anaknya terkekang dalam hidup yang hanya begitu-begitu saja, namun terkadang sebagai wanita yang melahirkan mereka ke dunia ini ada perasaan cemas dan takutnya jangan sampai anaknya itu tidak siap untuk menghadapi semuanya?


" Aku bukannya tidak menghargai anak-anak kita itu sudah besar dan juga bukan menganggap mereka tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri, hanya saja aku terkadang merasa sepertinya mereka belum siap untuk menjalani semuanya dan belum siap untuk menghadapi semuanya maka dari itu membuat aku kadang-kadang ingin mereka tetap di rumah berada di dekat kita saja supaya segala macam pergaulan mereka masih dalam pantauan kita! " Adinda tidak ingin diam saja dan melihat anak-anaknya itu harus kenapa-napa serta hasil akhirnya harus melihat mereka menjadi orang yang tidak berguna karena mungkin tidak ingin bergaul dengan dunia luar sebab terlalu trauma dengan segala yang terjadi.

__ADS_1


" Mama jangan terlalu khawatir begitu dong nanti lama-lama lebih baik Arkan pergi ke sekolahnya ke Amelia untuk memastikannya secara langsung, soalnya Arkan tidak mau nantinya Mama itu bakalan kepikiran saat bekerja dan alhasil mungkin akan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan? "tanya Arkan.


Amelia hanya menggelengkan kepala ketika melihat keluarganya itu sepertinya Tengah begitu cemas memikirkan keadaannya padahal dirinya merasa baik-baik saja, seharusnya mereka juga sikapnya seperti itu merasa baik-baik saja tidak terlalu tertekan karena nantinya jika mereka seperti itu maka ia tidak akan pernah mendapatkan dukungan.


" Mami Percayalah kalau anakmu ini bakalan baik-baik saja dan juga tentunya akan bisa menerima semua masalah yang ada di dunia ini tanpa harus perlu untuk berlari, Oh iya satu lagi jangan sampai nantinya aku menjadi seorang yang cengeng dan juga tidak berguna sama sekali karena terlalu berharap dengan bantuan orang-orang di sekitar! suatu saat aku pasti bakalan keluar dari rumah ini jadi aku ingin menjadi seseorang yang berguna dan tidak cengeng sepanjang waktu, karena Mama tahu sendiri kan resiko ketika berada di dunia luar pastinya akan begitu banyak cobaan kemudian begitu banyak macam masalah yang anda bisa habis atau tidak," jelas Amelia berharap agar semuanya paham bahwa dirinya juga ingin menghadapi masalah menurut versinya tidak perlu harus terlalu cemas berlebihan dan hasil akhirnya akan Merugikan dirinya sendiri.


" ya Mami Memang tahu apa yang kamu inginkan tetapi ya masuk akal juga kan kalau orang tua cemas memikirkan keadaan anaknya, meskipun terkesan berlebihan tetapi mau bagaimana lagi kalau memang ini semua harus dilakukan kemudian ini semua memang harus terjadi! "ujar Adinda yang tidak ingin menimbulkan kecurigaan serta kemarahan dalam diri anaknya tetapi hanya bisa dipendam.


Arga mau tidak mau harus mengeluarkan suara untuk membuat seluruh anggota keluarganya itu biasa saja tidak perlu harus berdebat hanya karena masalah sepele yang sudah diselesaikan kemarin tinggal nanti bagaimana responnya ketika bertemu dengan Kevin, dirinya adalah seseorang yang sangat ingin menyelesaikan masalah itu sampai tuntas dan juga mengetahui titik terangnya mungkin dengan begitu ia bakalan merasa puas.


" Ya sudah kalau sudah selesai Sekarang kita berangkat daripada nanti telat hanya karena memikirkan masalah yang tidak perlu dipikirkan, dan satu lagi Sepertinya kalian itu terlalu berlebihan dalam bersikap padahal masalahnya tidak serunit itu Dan harusnya diambil Sisi positifnya saja jika ke depannya kita harus selalu waspada takutnya jangan sampai nanti ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab datang dan mengganggu rumah tangga kita! "ujar Arga'


Arkan seorang remaja yang berusaha untuk menjaga kakaknya ketika berada di luar rumah karena Amelia adalah tanggung jawabnya ketika tidak ada Papinya di sekitar mereka, dan sebagai anak laki-laki satu-satunya di dalam rumah ya tugasnya seperti itu tanpa dibilang dua kali pun ia sudah paham harus melakukan apa.


" aku bakalan selalu menjaga Kakak di manapun dan juga kapanpun Kakak berada Yang penting intinya saat aku memberikan pertolongan tolong Akunya jangan ditolak dan akunya tidak dihargai sama sekali, karena di dalam pikiranku hanya ingin menjaga kalian selalu nyaman menjaga kalian tidak ada yang berani mengganggu Dan intinya hanya satu yaitu kalian pulang dalam keadaan baik-baik saja! " jelas Arkan sambil tersenyum membuat Amelia hanya bisa menganggukkan kepalanya karena menurutnya adiknya itu memang paling terthe best yang pernah ia temui sebab ketika dirinya sedang mengalami kesusahan Saat itu pula ia bakalan datang dan menghibur serta memberikan bantuan yang bisa dilakukan.


" kamu itu memang adiknya kakak yang paling terbaik tetapi lain kali jangan berlebihan deh ketika bertemu dengan Davin, Memangnya kamu pikir kakakmu ini adalah seseorang yang matanya tidak berfungsi dengan benar jadi mau dengan manusia-manusia seperti begitu dia itu masih kecil tahu tidak masa iya aku yang sudah tua ini suka sama brondong? "omel Amelia ketika adiknya Arkan itu selalu menjodoh jodohkan dirinya dengan Davin yang merupakan teman kelasnya lo bayangin aja sekarang kalau wanitanya lebih tua daripada seorang pria itu rasanya seperti bahan gunjingan yang tidak akan pernah ada habisnya.

__ADS_1


" Ya aku kan hanya menjodohkan saja tergantung kakaknya mau atau tidak kalau memang tidak mau ya sudah perkaranya tidak serunit itu, tetapi kalau misalnya Kakak berminat sama brondong pun tidak masalah toh Janur Kuning juga kan belum melengkung masa iya kita harus lebay itu kayak di zaman kuno dulu? "Arkan terlihat begitu santai karena menurutnya suasana sekarang harus diubah ketika tadi penuh dengan ketegangan penuh dengan kecemasan serta rasa tidak nyaman sekarang ingin diubahnya menjadi sebuah rasa yang lucu bagi orang tuanya serta menjengkelkan bagi kakaknya itu yang tadi terlihat begitu tenang.


" Eh kamu itu sekarang Di sini ngomongnya seperti itu tetapi nanti saat sudah sampai di sekolah lebaynya minta ampun sampai-sampai pengen ku tampol tahu tidak, jadi Adik itu harusnya pengertian dengan kakaknya pengertian dengan segala macam yang terjadi bukan malah nyolot sepanjang hari dasar menyebalkan! "omel Amelia ketika mengingat kelakuan adiknya itu yang selalu saja menjahili dirinya seolah-olah dirinya ini merupakan bahan lelucon baginya.


" Ya seharusnya Kakak itu bersyukur ada adik yang sangat pengertian yang sangat penyayang dan juga bisa dibilang teman di segala macam cuaca, Tetapi kalau misalnya perhatian yang dikasih berlebihan Tetapi malah tersinggung dan juga tidak terima ya sama saja bohong kan? " tanya Arkan membuat Amelia mendengus kesal karena alasan pria itu ada saja agar dirinya selalu benar di mata kedua orang tuanya padahal sejatinya manusia seperti Arkan itu hobinya hanya cari perkara dan kalau misalnya perkara sudah didapatkan ya akan ditinggalkan begitu saja tidak peduli sama sekali.


akhirnya mau tidak mau Amelia berpikir jika yang waras lebih baik mengalah karena kalau yang waras juga ikutan gila maka bisa dibilang mereka tidak akan pernah bisa beraktifitas dengan normal, karena waktu akan dipakai habis untuk berdebat dan Percayalah berdebat itu tidak ada faedahnya sama sekali sebab yang ada hanya membuat satu dan yang lain menjadi tidak nyaman.


" Arkan kamu stop membuat Kakak kamu merasa tidak nyaman karena kalau misalnya kamu yang merupakan sumber rasa tidak nyaman itu sekarang dia mau bergantung pada siapa lagi, Lain kali kalau misalnya dia mengeluh bahwa dia tidak suka Ya setidaknya kamu hargai dong karena kalau bukan kamu yang menghargai dia maka jangan harap orang lain akan menghargai dia pula! "ujar Arga yang memang merasa sikap anaknya laki-lakinya itu terlalu berlebihan dalam menjahili katanya padahal masalahnya tidak serunik itu mereka seharusnya saling menyayangi baik dalam rumah maupun di luar rumah dengan begitu orang-orang akan berpikir dua kali untuk melakukan kesalahan kepada mereka.


Amelia tersenyum mengejek ke arah adiknya itu karena jika Papinya sudah membela ya Otomatis tidak ada yang bisa berani untuk blog segala macam yang terjadi, meskipun sebenarnya akan punya Adinda yang jelas saja akan membela putranya itu hanya saja terlihat Adinda sepertinya sedang fokus untuk menyiapkan bekal lagi anggota keluarganya.


"Ayo sekarang semuanya berangkat daripada kebanyakan ngomong dan alhasil waktu terbuang percuma, Lain kali kalau mau ngobrol lihat waktu dulu jika sudah tidak memungkinkan lebih baik dihentikan meskipun sedang asyik-asiknya!" omel Adinda kesel karena semua sarapan sudah dimakan habis Tetapi kok masih betah ya di meja makan seolah-olah mereka merupakan para anggota dewan yang ketika pembahasan sesuatu penting belum selesai tidak akan pernah bisa keluar dari ruangan tersebut.


" Yaelah Mami sabar napa, masih jam segini kok nanti sampai di sana juga pasti tidak akan melakukan apapun? "tolak Arkan yang memang dari dulu sampai sekarang itu paling tidak suka menjadi seorang siswa yang terlalu mencolok artinya datang tepat waktu pulang pun sama kemudian penampilannya pun sopan tidak ada tanda-tanda nakal sedikitpun.


"Eh asal kamu sadar dan juga kamu tahu anak bau kencur Kalau waktu itu tidak akan bisa kita putar kembali Dia selalu melangkah mengikuti alurnya, kalau sekarang kamu bilang belum terlambat sekarang pertanyaannya itu waktu pun akan berhenti menyesuaikan kamu atau mungkin dia bakalan menunggu ketika kamu pergi dulu baru dia mulai Berputar Kembali? "tanya Amelia membuat Arkan ya akhirnya tidak bisa Banyak mengeluh karena tadi harapannya adalah dibela oleh wanita tersebut Namun ternyata harapannya tidak sesuai dengan ekspektasi karena terbukti hal yang ada di depan matanya kini jika Adinda Tengah memasang wajah emosinya entah sedang emosi dengan siapa dan dirinya pun terkena imbasnya.

__ADS_1


" karena kalian sudah sangat nakal mau buat istriku marah maka jangan harap hari ini mendapatkan uang jajan tambahan, Lain kali itu harus membuat Mami kamu selalu tersenyum Nah itu merupakan bonus yang paling penting! "Arga akhirnya ikut ikutan dengan tingkah istrinya.


__ADS_2