SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Tak Terima


__ADS_3

Viola dan juga Papanya sudah sampai di kediaman mereka yang sebenarnya ukuran orang Eropa itu biasa saja karena selalu bergaya klasik kemudian tidak terlalu ada yang spesial juga, Sesampainya di sana mereka sambut Maria yang merupakan istri dari Lukas tadi yang terlihat merasa keheranan dengan tampang dari suami dan juga anaknya yang tidak seperti layaknya orang yang baru pulang bersenang-senang terlihat sangat berbeda.


Bukan kenapa sampai wanita itu berpikiran seperti itu soalnya Lukas dan juga Viola Rencananya tadi pergi ke bos dari perusahaan Baratayuda Corporation ya Jadi otomatis setiap kali bertemu dengan bos pasti bakalan lebih Happy Ending lah pokoknya, sebab mungkin dirinya bisa mendapatkan promosi kenaikan jabatan kemudian bisa melebihi orang-orang terdekat dia siapa tahu suatu saat bakalan membangun perusahaan sendiri ?


Maria merasa bingung sebab apa yang ia lihat itu tidak sesuai dengan ekspektasinya selama ini, Sebab di dalam pikirannya ketika suaminya diundang ke dalam acaranya orang yang paling penting di tempatnya bekerja yang otomatis itu artinya Ia merupakan orang yang diperhitungkan.


hanya saja sepertinya mungkin ada kejadian yang tidak terduga atau bisa dibilang ada orang yang mencari masalah sebab dirinya juga kebingungan masih hanya mewanti-wanti saja, entah kenyataannya seperti apa Dan juga bagaimana di lapangannya ya harus balik lagi kepada orang yang melakukannya yang menjelaskan duduk permasalahannya seperti apa.


"Kalian kok pulangnya cepat sekali, perasaan kalau pesta seperti begitu ya mungkin sampai tengah malam? Apalagi cuaca mendukung seperti ini soalnya kan kalian tema malam ini kan outdoor, Memangnya ada apa sih selama di sana sampai-sampai datang terus mukanya ditekuk kayak cucian yang tidak di setrika?"tanya Maria dengan wajah yang penuh penasaran sedangkan kedua orang yang ada di hadapannya itu sebenarnya enggan menjelaskannya soalnya mood mereka itu sedang berantakan Jadi sepertinya jika diajak untuk berbicara dan juga menyampaikan sebuah kejadian rasa-rasanya tidak tepat waktu.


Lukas hanya menghela nafasnya secara perlahan karena tidak mungkin juga kan membiarkan pertanyaan istrinya mengambang begitu saja di udara, sedangkan Viola Hanya duduk sambil selonjorkan kakinya dan menatap ke arah kedua orang tuanya itu terserah mereka mau berinteraksi dan juga berbicara seperti apa yang penting intinya pikirannya sedang mumet saat ini.


"Sebenarnya mau menyalahkan siapapun Papa juga bingung hanya saja kalau memang mama Penasaran ya sudah Oke Bapak bakalan mengatakan secara langsung, duduk permasalahan awalnya yaitu anak tersayang kita ini mencari gara-gara terhadap putri dari Tuhan Hendra dan Mama tahu sendiri kan Bagaimana respon orang sekitarnya ketika tahu kejadian tadi? calon suami dari anaknya Tuan Hendra itu ya akhirnya menampar Viola karena ternyata kejadian itu dilihat olehnya, dan parahnya Viola tidak ingin mengakuinya dan akhirnya Semua orang menjadi menyudutkan Viola! Lalu...


"Ya awal-awalnya kan Papa juga ikut kan menyudutkan aku, papa padahal memang tidak ada rencana sama sekali kan untuk membantuku keluar dari masalah itu atau dari mereka yang ingin mempermalukanku? "tanya Viola dengan tatapan mengintimidasi membuat Maria kebingungan menurutnya anaknya itu jarang sekali loh bertengkar dengan suaminya Jadi jika terjadi seperti ini mungkin kejadian di sana benar-benar fatal dan juga tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

__ADS_1


Lukas menatap tajam ke arah anaknya itu yang selalu saja menyalahkan dirinya dengan kejadian yang dilakukan oleh Viola, coba saja kalau tadi anaknya tidak gegabah dan melakukan sesuatu itu dipikir lebih dahulu ya tidak mungkin bakalan seperti ini kejadiannya.


"kamu menyalahkan Papa dengan apa yang kamu lakukan tadi, sekarang pertanyaannya apa yang akan kamu lakukan jika yang kamu hadapi saat ini merupakan orang yang paling penting dan juga orang yang berhak menentukan arah hidup kamu itu ke mana? kamu sadar sendiri kan kalau yang kamu cari masalah itu merupakan orang terpenting di kantor, dan lihat sekarang Papa harus kehilangan mata pencaharian dan entah nanti Bagaimana nasib kita kedepannya! kalau kamu sadar maka kita tetap selamat dan besok aku bakalan bisa bekerja dengan tenang, kalau sudah begini nanti cicilan kalian yang menumpuk dan juga tidak jelas itu siapa yang mau bakalan membayar? "tanya Lukas ya Dari tadi berusaha menahan sabarnya tetapi sepertinya Viola itu adalah anak yang memang keras kepala dan juga suka membangkang tidak suka gaya hidupnya ada yang mengatur meskipun itu orang tua kandungnya sekalipun.


"Ya sudah kalau memang mereka mau mencet Papa tidak usah terlalu ambil pusing tinggal ngelamar lagi pekerjaan di tempat lain kan, masa iya orang sudah tidak mau menerima kehadiran kita terus kita pasang wajah tembok pergi menghadap ke sana Lalu mengemis gitu? biasa saja responnya dengan orang-orang yang seperti itu jangan terlalu berbuat seolah ini merupakan kejadian yang luar biasa, mungkin dengan begitu mereka akan sadar kalau kita adalah orang yang punya harga diri tidak suka diinjak-injak dan juga satu lagi kita bukan orang yang suka diberikan perintah tetapi sekali-kali kita yang memberikan perintahkan tidak ada yang salah? "tanya Viola dengan semangat yang menggebu-gebu tetapi terlihat Maria yang menggelengkan kepalanya sebab menurutnya sekarang mereka ngomongnya baik-baik saja tetapi ke depannya Bagaimana dengan kehidupan mereka.


"Jadi maksudnya papa Sudah dipecat dari pekerjaan yang sekarang, terus nanti kita gimana Terus nanti kalau misalnya Mama menginginkan sesuatu harus mintanya sama siapa? Kok bisa sih sampai kejadiannya meluber kemana-mana, Padahal kalau memang Viola sudah melakukan sesuatu dengan sengaja selalu meminta maaf bukan ke masalah itu langsung beres? "tanya Maria yang masih menganggap enteng dan juga tetap berpikiran kalau anaknya itu benar tidak akan pernah bisa disalahkan.


Lukas tertawa mengejek dengan pikiran picik dari istrinya itu karena terlalu menganggap remeh sebuah masalah besar menjadi sesuatu hanya seujung kuku saja, coba saja kalau suaminya membalikkan posisi kali ini dan istrinya yang berada di posisi itu kira-kira respon wanita itu bakalan seperti apa.


Viola hanya memutar bola matanya malas karena menurutnya orang tuanya itu terlalu lebay dalam bersikap, kalau memang tidak suka dengan semuanya ya tinggal lapor saja kepada polisi kan semua beres soalnya tadi Arga sudah menampar dirinya kemudian Devon menjambak rambutnya ya itu jika dilakukan pemeriksaan dan ada hasil visum semuanya bakalan beres.


"kalian itu kenapa sih terlalu ribet jadi orang? tinggal lapor saja kepada polisi kemudian aku punya bukti hasil memar yang masih ada kemudian jambakan di kepalaku ya sudah, Jadi orang kok menjadi kaum yang teraniaya padahal jelas-jelas ada jalan yang membuat kita bisa kaya raya ya Meskipun Papa tidak bekerja sekalipun? "omel Viola kesal karena gaya berpikir orang tuanya yang menurutnya terlalu lambat.


Maria dan juga Lukas Saling pandang karena mereka tidak percaya jika anaknya memberikan ide secemerlang itu, ya biar bagaimanapun hidup di sebuah negara maju Percayalah semakin engkau tinggi naik ke atas udara biaya kehidupannya bakalan lebih besar maka dari itu tidak boleh ada yang namanya menganggur.

__ADS_1


apalagi dengan kebutuhan mereka yang semakin hari semakin menumpuk kemudian segala macam pengambilan yang dilakukan oleh Maria membuat mereka harus mendapatkan pendapatan yang rutin perbulannya, Jadi kalau misalnya suaminya sudah tidak bekerja lagi ya Otomatis mereka harus bisa mencari tambahan dari tempat lain kalau memoroti keluarga Baratayuda itu harus ya Tidak ada salahnya kan juga mereka melakukannya?


"Astaga kenapa sih kamu tidak bilang dari tadi Kalau dengan begitu kan Papa bisa menghubungi teman Papa yang di laboratorium supaya dia bisa segera datang ke sini dan mengecek kamu, soalnya kalau misalnya kita keluar takutnya jangan sampai para anak buah dari Baratayuda itu bakalan mengetahuinya dan dengan begitu ruang gerakan kita bakalan lebih sempit! "omel Maria yang akhirnya memberikan kode kepada suaminya agar segera menghubungi sahabatnya itu.


Viola tersenyum puas karena akhirnya dirinya bisa membalaskan dendam kepada Adinda yang jelas-jelas sangat dicintai oleh Devon, padahal dirinya yang sudah berjuang selama ini berusaha untuk mendapatkan hati pria itu tetapi kenapa malah orang lain yang dirinya pikirkan.


"Aku yakin kamu tidak akan tidur dengan tenang setelah ini karena sudah mempermalukanku di depan umum dan juga sudah mengambil hati dari priaku, Siapa suruh berani melawan seorang Viola akhirnya akan begini hasil yang kamu tuai Dan aku harap kamu sangat menyukainya!"batin Viola tersenyum Devil karena menurutnya hari ini merupakan hari kebahagiaannya maka dari itu ia harus bisa menikmati sepuasnya soal urusan besok lusa itu mikirnya belakangan.


"Ya halo David ini aku Lukas apa aku mengganggu waktumu, soalnya Ada hal penting yang ingin aku bahas dan ini menyangkut soal Viola maka dari itu biarpun malam kami tetap menghubungimu? "tanya Lukas kepada temannya yang di seberang yang selama ini jika ada keperluan apapun pasti pria itu bakalan dengan senang hati menolongnya tetapi jangan lupakan kalau David itu merupakan salah satu anak buah dari Tuan Taylor yaitu Papanya Devon juga.


"ya kalau boleh tahu ada keperluan apa ya membuat kamu menghubungiku di jam seperti ini, soalnya aku masih ada pekerjaan besok yang harus kulakukan pagi sekali jadi aku tidak bisa bergadang terlalu lama hanya untuk mengobrol sesuatu yang tidak pasti? "tanya David penasaran dan juga akhirnya bisa mengetahui kenapa sampai Lukas menghubunginya di malam-malam seperti ini.


"Aku ingin kamu membantuku mendapatkan hasil visum di tubuh anakku malam ini juga soalnya besok aku harus bawa ke Kantor Polisi, maka dari itu aku mengundang kamu untuk datang ke rumah sekarang juga dan untuk bayaran kamu tenang saja karena seperti biasanya Tidak akan pernah mengecewakan kamu dengan apa yang sudah aku berikan! "janji Lukas membuat David hanya bisa menghilang nafasnya kasar karena menurutnya ini Bukan soal uang melainkan kepercayaannya harus dirinya jaga selalu.


David tadi sebelum Lukas menelponnya sebenarnya ia sudah ditelepon oleh Taylor dan mengatakan jika aku pun yang terjadi dan ada orang yang bernama Lukas menghubunginya Maka jangan coba-coba pria itu mengiyakan apa yang diinginkan, Bila perlu menyuruhnya untuk pasrah saja dan juga tidak usah aneh-aneh Bukankah hidup dengan tenang itu lebih nyaman rasanya.

__ADS_1


"selama ini aku membantumu karena memang apa yang kamu inginkan itu tidak terlalu sulit, Tetapi kalau yang seperti saat ini aku rasa sepertinya aku tidak bisa melakukannya! ya Meskipun kamu mau minta kepada Rumah Sakit lain tetap jawabannya bakalan sama, jadi saya sarankan lebih baik kalian Tenang saja di rumah terus banyak bertingkah dan dinikmati hidup yang ada! kalau kalian hobinya hanya mengeluh dan mencari masalah dengan orang lain, Memangnya ekonomi kalian sudah menunjang untuk melakukan semua itu? "tanya David terlalu segera mematikan panggilan tersebut membuat Lukas mendengus kesal karena ia yakin Berarti tadi menolak permintaannya disebabkan oleh ancaman yang diberikan orang-orang yang berhubungan dengan Bharatayuda dan juga Taylor.


__ADS_2