SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Diajar


__ADS_3

Viola benar-benar ketakutan ketika melihat perubahan wajah dari Papanya saat ini, dirinya tahu pasti sebentar bakalan menerima amukan yang begitu besar di dalam hidupnya.


Sebenarnya dirinya juga bukan ingin menjadi anak yang durhaka tetapi Percayalah mempertahankan hati dan juga ego itu adalah sebuah perkara yang sangat sulit ketika ingin mengatakan kepada dunia kalau dirinya baik-baik saja tetapi berbanding terbalik dengan kenyataan, maka dari itu terkadang harus menjadi orang yang jahat supaya orang-orang di luaran sana bisa tahu kalau diri kita juga sangat berharga dan juga bisa diperhitungkan di mata dunia.


hanya saja yang ia inginkan semua orang itu percaya dan juga merasa yakin bahwa dirinya masih memiliki hati nurani, Tetapi kalau misalnya suatu saat merasakan cemburu dengan orang-orang sekitarnya sepertinya bukan perkara yang salah juga.


"kalau Boleh saya tahu, kenapa sih semuanya tidak suka dengan saya? dia kan baik-baik saja tidak terluka tidak mengalami yang namanya patah tulang ataupun kesulitan berjalan sekaligus langsung lumpuh total, Buktinya dia masih bisa bercanda dan juga buktinya dia masih bisa berdiri meskipun jalannya secara perlahan tetapi intinya masih kan bukan tidak sama sekali? "tanya Viola ketika melihat Hendra yang juga mengantar dirinya dan juga Papanya untuk menuju ke dalam mobilnya mereka.


Hendra hanya menghembuskan nafasnya kasar karena memang ia sudah memberikan janji kepada Lukas kalau tidak akan mempermasalahkan hal ini lagi jika pria itu berjanji akan mengarahkan anaknya itu ke jalan yang lebih baik, Bukankah seorang pria sejati itu harus memegang janjinya tidak boleh hanya diucapkan saat perlu dan setelah tidak memerlukan lagi Bakalan melupakan semua janji yang sudah ada?


Apalagi saat ini terlihat Lukas benar-benar merasa malu dengannya dan mungkin bisa dibilang pria itu bakalan menanggung beban moril entah sampai berapa lama, karena tadi mereka sudah mengundang hampir seluruh pegawai dan juga jajaran tinggi perusahaan dan otomatis mereka pasti akan mengingat setiap kali bertemu dengan Lukas sebagaimana kelakuan putri dari pria itu.


Devon sudah tidak mengindahkan semuanya dan kali ini dirinya bahkan menarik keras rambut Viola sampai-sampai wanita itu meringis kesakitan dan membuat Lukas terkejut dan melepas pegangan di tangan anaknya itu, pria itu benar-benar terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Devon yang menurutnya sudah sangat keterlaluan padahal Tidak sepantasnya Viola mendapatkan semua penghinaan secara langsung seperti ini.


"Apa yang kamu lakukan Devon, bisa tidak kamu lepaskan pegangan ini karena sungguh sangat sakit dan menyiksaku? "tanya Viola dengan wajahnya yang sangat tidak bisa lagi menahan kesakitan di kepalanya dan rasa-rasanya kulit kepalanya itu hendak mau lepas dari tempatnya.


Devan bukannya melepaskan malah tanpa menarik dengan kuatnya karena menurutnya rasa yang dialami oleh Viola saat ini tidak sebanding dengan apa yang di rasakan oleh Adinda tadi, kalau ingin mengulangi hal itu maka sudah pasti Devon menyuruh Viola untuk berjalan di tangga seperti yang terjadi kepada Adinda lalu dirinya yang mendorong wanita itu.


Memang intinya balas dendam itu sebenarnya sebuah hal yang dilarang karena kita manusia dituntut untuk saling memberi maaf satu sama lain, tetapi pertanyaannya tidak mungkin semua orang mempunyai hati yang lapang dan melupakan apa yang sudah pernah terjadi.


"kamu bisa lepas tidak dengan apa yang kamu lakukan saat ini atau saya bakalan tidak segan-segan untuk menyakiti kamu, kalian memang sungguh sangat Keterlaluan sudah cukup mempermalukan keluarga kami kenapa sekarang malah mengulanginya lagi? "Lukas sudah habis kesabarannya kalau memang bisa dibilang dirinya sudah berubah pikiran menjadi mendukung perbuatan anaknya Ya jelas itu terjadi saat ini.

__ADS_1


Hendra mengerutkan keningnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Lukas barusan sebab menurutnya sepertinya pria itu tidak suka dengan apa yang mereka lakukan yang membuat efek jera terhadap Viola, supaya wanita itu tidak Mengulangi kesalahan yang sama dengan melakukan tindakan yang merugikan orang lain dan juga menyebabkan nyawa orang lain hampir melayang.


"Saya tidak akan bisa melepaskan dia sebelum dia meminta maaf secara langsung kepada Adinda, karena dia tadi pergi dengan membawa rasa kebenarannya dan juga percaya bahwa apa yang ia lakukan kepada Adinda itu sesuatu hal yang tidak salah! "ujar Devon dengan tatapan nyalangnya.


"Apa kamu bilang tadi? Enak saja kamu menyuruh anak saya meminta maaf, Memangnya tadi kata-kata penuh penyesalannya dia ucapkan di dalam kurang harus ditambah lagi? Wah kalian ini memang merupakan manusia-manusia yang sungguh sangat keterlaluan yang lebih mementingkan urusan pribadi dibandingkan menghargai perasaan orang lain, kalau memang kalian tidak suka ya sudah ngomong saja tetapi Tolong jangan mempermalukan kami seperti ini dan kami juga merasa masih punya harga diri bukan untuk diinjak-injak! "ujar Lukas membuat Hendra akhirnya paham jika sebenarnya Viola itu mendapatkan sifat yang ampuh dan juga pendendam berasal dari orang tuanya.


"kamu Jangan menyalahkan anak saya ya dengan apa yang terjadi kepada Adinda tadi, kami bakalan membawa masalah ini ke jalur hukum karena kalian memang harus diperlakukan seperti ini! "Olivia yang mendengar keributan langsung menoleh ke arah semuanya dan mengatakan hal itu tepat dihadapan Lukas.


"Devon tolong, lepaskan tangan kamu dari kepalanya Viola dan biarkan mereka pergi! besok kami akan pergi dari tempat ini dan mungkin itu yang dia inginkan, maka dari itu tidak masalah jika dia mau melakukan apapun soalnya kan Kami nanti tidak akan pernah ketemu lagi! "jelas Adinda karena memang kenyataannya seperti itu jika besok mereka bakalan pergi ya Otomatis tidak akan bertemu lagi dengan orang-orang di negeri ini jadi kalau misalnya Viola merasa dendam karena dirinya berada di tempat ini Ya tidak masalah soalnya kan besok sudah meninggal Jadi untuk apa lagi harus dendam terus-menerus padahal sebenarnya sejatinya permasalahan mereka berdua itu tidak ada sama sekali.


Devan akhirnya mengikuti perintah dari Adinda meskipun sebenarnya adalah seberat ketika mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh wanita itu, karena memang betul besok Adinda akan pergi dari tempat itu dan entah kapan mereka bisa bertemu lagi soalnya hubungan mereka itu tidak ada sama sekali Jika saling berkunjung selanjutnya kan rasa-rasanya sangat tidak etis.


Viola tersenyum mengejek ke arah Adinda sebab menurutnya ia bakalan menang mendapatkan Devon dan wanita itu tidak akan pernah mendapatkan apapun, hanya sedikit yang membuat ia menyesal karena ternyata pria yang akan bersama dengan Adinda nantinya adalah orang yang lebih segala-galanya dari Devon mulai dari tampangnya dan sepertinya berasal dari keluarga yang kaya raya.


"Iya benar sekali lebih baik jual saja perusahaan itu soalnya sama saja tidak berguna Kalau pemimpinnya saja selalu meninggalkan tempat itu terus-menerus, Sedangkan para pegawai yang membutuhkan yaitu orang yang selalu bisa memimpin jarak dekat tidak perlu harus lewat telepon segala!"Lukas menimpali apa yang dikatakan oleh anaknya itu membuat Hendra ingin sekali tertawa.


"Apa Anda berniat membeli perusahaan saya senilai Rp20 triliun dibayar cash tanpa kredit, kalau memang iya ya sudah saya bakalan menjual kepada anda detik ini juga tidak bisa menunggu lebih dari satu jam ? Tetapi kalau memang Anda tidak bisa membelinya maka saya lebih baik menyarankan sesuatu yang berguna untuk anda dari sekarang Dan juga ke depannya, yaitu besok tolong ajukan surat pengunduran diri bila perlu tidak usah menuju ke kantor titip saja lewat kurir karena kehadiran anda di kantor tidak akan pernah diterima mulai dari sekarang! "Hendra sudah salah membela orang tadi padahal dirinya sudah mengerti dengan keadaan Lukas sebagai salah satu pegawainya tetapi sepertinya pengertiannya itu di Salah artikan oleh orang-orang tersebut.


Lukas tercekat dan benar-benar kebingungan ketika mendengar apa yang dilontarkan oleh Hendra tadi yang menyangkut soal harga dari perusahaan dan juga menyangkut soal pekerjaannya di sana, sedangkan selama ini gajinya yang sebagai seorang direktur bagian personalia habis untuk dipakai buat gaya hidup Viola dan juga istrinya yang sosialita dan tidak ada sempat buat membangun usaha.


Jadi jika dirinya lepas dari perusahaan Hendra pertanyaannya dengan apa ya bakalan menghidupi keluarganya ke depan, mungkin yang ada istrinya itu bakalan meninggalkan dirinya dan begitu dengan Viola ya mungkin bakalan lebih liar lagi di luaran sana kehidupannya.

__ADS_1


"Maafkan saya tuan Hendra tapi...


"pergi dari hadapan saya sekarang sebelum kesabaran saya habis, jika anda tahu berbuat salah maka otomatis harus tahu dengan konsekuensi yang bakalan dihadapi!"Hendra mendekati putrinya itu lalu memapahnya secara perlahan sedangkan Arga memilih untuk mendekati ke arah Devon dan juga Viola yang kebetulan jarak mereka tidak terlalu berjauhan.


"selamat Bro sepertinya ada seorang wanita yang benar-benar terobsesi dengan kamu, Harusnya kamu bersyukur karena tipe wanita seperti itu biarpun kamu permainkan bagaimanapun dia tidak akan pernah meninggalkan kamu! "ujar Arga sambil mengejek membuat Viola mendengus kesal sedangkan Devon mengepalkan tangan menahan emosi.


"kurang ajar sekali pria ini, maksud dia berbicara seperti itu apa? memangnya Dia pikir aku tidak punya malu sama sekali sampai-sampai harus mengejar Devon segitunya, untung juga dia itu sudah miliknya Adinda kalau tidak lebih baik aku ganti haluan dengan mengejarnya saja! "omel Viola dalam hati sebab tidak suka kalau misalnya ada orang yang sudah merendahkannya seperti itu.


"biarpun dia merangkak di tempat tidurku tanpa mengenakan sehelai benang pun aku tidak akan pernah mau dengan wanita murahan seperti dia, Harga Diriku lebih tinggi dibandingkan harga diri wanita yang seperti dia mau didiskon pun aku tidak akan pernah berminat apalagi bernafsu! "ujar Devon lalu memilih untuk pergi bukannya masuk ke dalam rumahnya Adinda tetapi pergi menggunakan mobilnya soalnya sudah cukup dan juga sudah jelas ia tidak akan diterima di keluarga itu Jadi untuk apa menunjukkan muka jika akhirnya hanya mempermalukan diri sendiri dan membuat dirinya Patah Hati pas lagi sayang-sayangnya.


Adinda hanya menggelengkan kepala ketika melihat Devon pergi seperti itu tidak ada niatan untuk mencegahnya, Lagian untuk apa juga dirinya melakukan hal itu Bukankah mereka punya kehidupan masing-masing yang tidak boleh saling mengatur satu sama lain.


"Ayo sayang kita masuk ke dalam, atau kamu mau mengejar cinta dalam diamnya kamu itu? "tanya Arga sambil memasang tatapan menggoda tidak ada terlihat kilatan cemburu di dalam tatapannya itu karena menurutnya dirinya adalah pemenang dalam hidupnya Adinda buktinya sekarang wanita itu lebih memilih dirinya dibandingkan mengejar Devon.


"kkaki aku yang sedang sakit begini kamu suruh kejar, Memangnya kamu pikir biarpun Kakiku baik aku juga bakalan tetap mengejarnya? eh Aku ini bukan wanita plin-plan yang kalau sudah menunjukkan ke salah satu pria eh tiba-tiba berubah menjadi ke arah pria lain, jangan kamu membuat aku berubah pikiran dan alhasil menikahi duda di luaran sana daripada menikahi bujangan hanya membuat kepala pusing! "omel Adinda membuat Hendra yang berada di samping mereka hanya tertawa saja soalnya ia sangat suka ketika melihat Arga yang berusaha mencairkan suasana.


"Tuan Hendra atas saya atas nama Devon meminta maaf karena perlakuan putri saya tadi sudah membuat anda merasa tidak nyaman, hanya begitulah anak-anak zaman sekarang ketika kita mau mengaturnya ke jalan yang benar selalu saja mereka membangkang dan menuruti keinginan sendiri! "Olivia tahu pasti Hendra sedikit merasa kecewa dengan sikap Devon tadi yang tega-teganya menyakiti Viola padahal jelas-jelas urusannya sebenarnya sudah selesai tidak ada pembahasan lanjutan lagi.


"Saya tidak masalah telepon mau melakukan apapun karena menurut dia hal ini merupakan jalan yang terbaik agar Viola mungkin bisa lebih mewaspadai tindakannya ke depannya, hanya saja yang saya takutkan jangan sampai setelah kami pergi dari sini akan ada masalah baru yang akan dihadapi oleh Devon! "ya Hendra berpikiran ke arah orang lain karena menurutnya Ketika dilihat dari perangai Lukas dan juga anaknya dirinya sangat sadar kalau mereka berdua itu merupakan seseorang yang sangat terobsesi dengan yang namanya orang kaya.


"anda tenang saja karena saya bakalan Blacklist orang itu agar tidak bekerja di perusahaan manapun agar dia sadar kalau bermain dengan kita itu merupakan sebuah kesalahan yang sepadan, Soalnya kalau kita diam saja juga sepertinya mereka bakalan bertambah-tambah ulahnya jadi lebih baik dibungkam sekalian! "jelas Taylor yang bisa dibilang bukan orang biasa yang usahanya hanya kaleng-kaleng biasa tetapi dirinya merupakan pengusaha yang istilahnya bukan kaleng-kaleng zaman sekarang.

__ADS_1


sedangkan istrinya Olivia merupakan salah satu dokter obgyn ternama di negara itu yang ketika meminta tolong kepada siapapun ya tentunya bakalan langsung ditolong, karena selama ini Wanita itu sudah menaburkan kebaikan maka dirinya akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan apa yang ia lakukan.


__ADS_2