
keluarga Baratayuda sudah tersenyum sumringah karena akhirnya setelah beberapa saat lamanya menetap di Jerman mungkin mereka sudah bisa kembali ke tanah air, Percayalah sebesar dan semoga apa rumah di tempat lain Tetapi lebih nyaman rumah di tempat sendiri meskipun hanya sederhana tidak lebih dari kata biasa saja.
Adinda merasa lebih kuat saat ini karena saat ia pergi dari rumah ini masih membawa rasa kecewa kemudian galau serta intinya sesuatu rasa yang menyesakkan dada, tetapi kini wanita itu terlihat banyak tersenyum karena ia pulang sudah membawa sesuatu yang sangat berharga dalam hidupmu dan juga sesuatu yang bisa dibilang akan menjadi penopang dirinya sampai kapanpun.
mau berterima kasih kepada pencipta Oh tentu saja harus dilakukan karena biar bagaimanapun tanpa campur tangannya segala rencana yang dilakukan manusia tidak akan pernah berhasil, tetapi intinya hanya satu selalu bersabar kuat berdoa dan juga Intinya jangan terlalu banyak mengeluh serta meminta sesuatu hal yang sebenarnya sangat mustahil.
keinginan memang banyak tapi harus dibarengi usaha dan juga di barang yang namanya rasa sabar, terkadang apa yang kamu inginkan saat ini belum bisa menjadi kenyataan tapi di saat yang akan datang dia bakalan datang tanpa kamu duga.
"Terima kasih karena sudah mau menemaniku sampai sejauh ini dan juga terima kasih karena selalu ada untukku, Karena tanpa ada kehadiran kamu di sini aku yakin semuanya tidak akan pernah aku handle sendiri dan mungkin masih terpuruk! "ujar Adinda kepada seorang pria yang begitu tampan yang kini Tengah menggendong seorang bidadari cantik yang masih mungil dan dari tadi hanya percaya teh kegirangan seolah-olah ada sesuatu hal yang menjadi kesukaannya.
Arga adalah pria tampan yang sangat memuja seorang Adinda Dan intinya ia tidak pernah menolak kekurangan wanita itu, sebab yang ada di dalam dirinya hanyalah perasaan untuk melindungi dan juga untuk memiliki dan juga tidak ingin kehilangan wanita itu sampai kapanpun.
"kamu dan juga dia segalanya bagiku Dan intinya Separuh Nafasku ada pada kalian, jika kalian hilang dari pandanganku perasaanku bakalan hancur dan duniaku bakalan runtuh serta Percayalah aku tidak sanggup itu!"lirih Arga yang benar-benar tidak bisa membayangkan hari-hari yang akan dihala lalui tanpa kehadiran Amelia dan juga Adinda di sisinya.
Silvia dan juga Hendra dari tadi sedang memberikan instruksi kepada para asisten rumah tangga mereka untuk menyiapkan kamar yang begitu nyaman agar baby A merasa sedih nyaman dan juga tidak terganggu, karena sejatinya seorang bayi tidak akan rewel dan juga dia akan tumbuh dengan sehat ketika situasi dan kondisinya mendukung syarat tempat yang ia tinggal memang benar-benar sesuai dengan usianya.
"Ya syukurlah kalau sekarang kamu mulai mendramatisir keadaan karena aku sangat menyukainya, dan lain kali tetap seperti ini ya nanti takutnya kami berdua bakalan diambil orang loh soalnya kebiasaan kamu kan merelakan begitu saja," Adinda masih ingat ketika harga yang terlihat biasa saja saat dirinya berhubungan dengan Kevin bahkan bisa dibilang pria itu sepertinya mati rasa.
"Ya habisnya mau bagaimana lagi ketika melarang kamu terus-terusan tetapi kamunya malah tambah keras kepala, maka dari itu mau tidak mau aku memilih untuk ikhlas daripada nantinya membuatku tambah pusing dan alhasil kamu bakalan tambah menjauh? " Arga sengaja menyindir Adinda karena memang seperti begitulah kenyataan wanita itu ketika kemarin-kemarin selalu menolak kehadirannya.
__ADS_1
jika saat ini Adinda Tengah berbahagia menjalani hidupnya tanpa ada namanya rasa mengeluh ataupun tanpa ada namanya rasa putus asa menghadapi semua cobaan tiba-tiba, berbeda dengan Kevin yang merasa Dilema ketika Mamanya tadi itu menelpon dan mengatakan kalau dirinya diusir dari kediamannya Mahapatih dan lebih parahnya lagi mereka tidak memberikan dirinya sepeser pun untuk bisa dikirimkan agar biaya kehidupan Kevin tidak terlalu kesulitan untuk didapatkan.
"Ibu, aku kan sudah bilang tidak usah pergi mengemis kepada keluarga itu! aku bisa berjuang sendiri untuk melanjutkan hidup dan mendapatkan Apapun yang aku inginkan, tetapi intinya aku tidak mau ibu harus merendah dan juga seperti orang yang tidak punya harga diri karena menjadi pengemis! "tegas Kevin yang benar-benar frustasi karena Rani selalu saja berusaha untuk merendahkan dirinya yang penting intinya anaknya itu selalu bahagia.
Rani menghembuskan napasnya secara perlahan karena memang ia tahu anaknya itu pasti sedang merasakan kekecewaan kepadaNya, hanya saja bagaimana lagi ketika memang segala sesuatunya harus diperjuangkan ya maka saat inilah ia harus memperjuangkannya tanpa peduli dengan keadaannya Nanti ke depannya itu seperti apa.
"ibu melakukan ini bukan untuk siapa-siapa dan juga bukan untuk diri Ibu melainkan untuk kamu agar kamu merasa bahagia jika sebenarnya orang tua kamu itu masih lengkap, karena Ibu selama ini hanya bisa memberikan kasih sayang seorang ibu yang dipaksakan juga menjadi seorang Ayah tetapi sebenarnya itu tidak bisa sama sekali! Percayalah Nak tidak masalah kita merendah jika memang itu yang terbaik karena kita ini orang yang tidak punya apapun yang bisa dibanggakan, jadi lebih baik ya begini saja tidak masalah dan juga Ibu tidak apa-apa kamu jangan pernah berkecil hati seperti itu karena seorang ibu itu ingin yang terbaik bagi anaknya! "jelas Rani membuat Kevin benar-benar merasa bersalah karena dirinya sampai ibunya harus menanggung beban pikiran yang seperti begini.
"Ya Tuhan Ibu, apapun aku lakukan yang penting intinya itu jangan seperti begini! jika menjadi anak yang tidak berguna dan juga tidak punya pendidikan hanya agar ibu bisa duduk dengan tenang dan tidak menjadi ini dan itu, maka aku rela pulang ke situ sekarang juga karena Biar bagaimanapun aku sekolah jauh-jauh itu untuk ibu bukan untuk diriku sendiri apalagi untuk orang lain, "frustasi dan juga patah semangat dirasakan Kevin dalam waktu yang bersamaan karena menurutnya jika Rani sampai merendah seperti itu ia benar-benar merasa sangat tidak berguna sebagai seorang anak.
Rani menitikkan air mata karena dirinya tidak menyangka anaknya itu sampai merelakan segala-galanya hanya untuk dirinya, begitulah sikap Kevin selama ini yang tidak pernah berubah yang selalu saja memprioritaskan dirinya dibandingkan segala-galanya dan hal itulah yang membuat ia terkadang merasa sedikit berkecil hati.
"Jadi ibu aku minta sekali lagi Tolong jangan melakukan apapun, biarkan aku yang berjuang di sini agar aku bisa merasakan yang namanya berusaha dengan keringat sendiri tanpa ada campur tangan orang lain! "ujar Kevin penuh harap agar ibunya itu paham dengan apa yang ia mau dan juga apa yang terbaik buat semuanya.
"Ibu janji bakalan melakukan semua yang kamu katakan tadi dan juga tidak akan membuat kamu kecewa, tetapi intinya Tolong kamu di sana baik-baik saja jangan berhubungan dengan wanita apapun soalnya wanita kamu yang di sini saja sudah membuat pikiran ibu mumet! "omel Rani membuat anaknya itu tidak bisa menahan tawanya karena memang benar sih kelakuan Kevin yang terlalu ular beludak akhirnya Ibunya itu yang kesulitan.
"Ya habisnya mau bagaimana lagi anak Ibu ini kan saking Tampan ya sampai-sampai semua wanita jadi terpesona, Oke aku bakalan mengingat semua yang Ibu katakan dan juga tidak akan pernah melakukan kesalahan ketiga kalinya Jadi sekarang aku matikan dulu ponselnya soalnya aku harus kerja! "pamit Kevin membuat Rani benar-benar hanya bisa menghela nafasnya kasar karena jika ia kaya ya Otomatis anaknya itu ke sana hanya kuliah tidak fokus barang lain tetapi lihatlah saat ini Sambil kuliah anak itu harus melakukan pekerjaan.
"Maafkan ibumu nak menjadi orang tua yang tidak berguna sama sekali dan juga maafkan Ibu karena tidak bisa menjadi seorang wanita yang sesuai dengan keinginan kamu, tetapi Percayalah doa ibu dan juga segala macam harapan yang terbaik selalu Ibu panjatkan di dalam hidupmu Agar engkau selalu senang dan bahagia, "batin Rani karena benar-benar merasa hidupnya Kevin itu sangat miris karena harus memiliki Ibu yang tidak berguna seperti dirinya dan juga tidak pernah ada yang namanya Rasa Bahagia serta pria itu harus berjuang mati-matian agar tetap bisa mengenyam pendidikan yang begitu tinggi dan juga bisa memberikan kehidupan untuk Rani ke depannya.
__ADS_1
Nagumi dari tadi itu sebenarnya sengaja bertahan di minimarket karena dirinya yakin Kevin pasti sebentar lagi Bakalan muncul, soalnya Ya suruh mencari tahu tentang pria itu dan ternyata Kevin itu adalah pekerja paruh waktu sampai jam 09.00 malam baru kembali ke klub malam untuk melanjutkan pekerjaannya.
Kevin tidak sadar jika dirinya dari tadi itu dibuntuti oleh Nagumi, bahkan Wanita itu sudah seperti seorang penguntit handal sampai-sampai keberadaannya pun tidak diketahui oleh Kevin sama sekali.
"selamat siang tuan, Maaf tadi saya terlambat Soalnya ada sedikit kendala di jalan! "jelas Kevin dan pemilik minimarket itu sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan hal itu karena ia tahu jika Kevin itu merupakan seorang mahasiswa dan sedang mencari pekerjaan paruh waktu untuk menambah nambah uang saku.
"Sebenarnya saya tidak bermasalah Jika kamu datang terlambat tetapi yang saya permasalahkan itu wanita yang dari tadi berdiri di pojok sana, belanja juga tidak mau bertanya sesuatu pun tidak Tetapi hanya melihat ke arah pintu Nah setelah kamu datang eh pandangannya bukan ke arah pintu lagi tetapi melainkan ke arah kamu!"jelas pemilik minimarket itu membuat Kevin menoleh ke arah yang ditunjukkan dan betapa terkejutnya dirinya ketika tahu bahwa itu adalah wanita yang selalu saja mengganggu dirinya ketika berada di kampus.
"Maafkan saya Tuan, Tetapi wanita itu memang dari kampus pun selalu seperti itu padahal saya tidak pernah meresponnya sama sekali. padahal Apa kelebihan orang seperti saya ya pekerjaannya saja seperti begini dan dia itu sebenarnya punya kelebihan dan semua pria tanpa di kampus juga menyukainya, jadi Biarkan saja dia seperti itu nanti juga pasti bakalan capek dan akan pergi dari situ tidak peduli dengan keadaan sekitarnya lagi! "jelas Kevin berharap agar pemilik minimarket itu tidak lagi mempermasalahkan kehadiran wanita aneh itu soalnya dirinya saja capek melihatnya di mana-mana yang selalu sudah seperti arwah gentayangan Karena penasaran
"syukurlah kalau begitu soalnya saya pikir jangan sampai dia itu merupakan seorang mata-mata yang sedang melihat gerak-gerik kamu Lalu setelah itu bakalan melaporkan kepada yang menyuruhnya, karena jika memang benar begitu kenyataannya maka kamu dalam bahaya sekarang Tetapi kalau memang dia selama ini selalu mengganggu kamu ya Saya rasa itu merupakan bonus karena wajah kamu sangat berbeda dengan pria oriental yang ada di sini! "pemilik minimarket itu sebenarnya orangnya sangat ramah dan juga selalu welcome terhadap Kevin jadi membuat pria itu memilih bertahan kerja di situ meskipun sebenarnya tubuhnya juga bisa dibilang tidak bisa terlalu dipaksakan untuk bekerja sebab pagi yang harus kuliah kemudian siang harus bekerja malam harus begadang.
"Terima kasih atas pengertiannya tetapi Saya jamin mulai dari besok dia tidak bakalan muncul di sini lagi, karena Sebenarnya saya juga tidak nyaman kalau misalnya dia selalu berkeliaran di sekitar saya! "Kevin sengaja sedikit mengeraskan suaranya agar Nagumi yang sedang bersembunyi itu mendengar penjelasannya dan mungkin akan sadar diri dan segera pergi.
Nagumi terlihat mencebikkan bibirnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Kevin itu, sebab menurutnya pria itu sudah sangat keterlaluan bukannya merasa bahagia karena ia selalu berada di dekatnya Eh ini malah mengatakan sesuatu yang mempermalukannya.
"Dasar pria menyebalkan yang tidak punya rasa Terima kasih sama sekali kepadaku, karena Seharusnya dia itu bersyukur ada wanita cantik yang selalu berusaha untuk mendekati dia walaupun selalu ditolak pula!" omel Nagumi.
Kevin ingin sekali memperingatkan Nagumi agar berhenti mengganggu dirinya Tetapi wanita itu sepertinya tidak paham sama sekali, karena terbukti di mana pun ada Kevin ya pasti ada wanita itu juga di situ sampai-sampai seluruh kampus pun berpikiran jika mereka itu memang merupakan sepasang kekasih.
__ADS_1
Yakuza dari tadi sebenarnya sedang membuntuti kegiatan Kevin karena ternyata waktu itu ia mencelakai pria itu tidak sampai terlalu parah Karena sekarang terbukti Kevin masih bisa bekerja dengan benar, padahal tujuannya agar pria itu bisa segera menghilang dari hadapan wanita yang ia sukai sebab dengan begitu dirinya bisa mendekati Nagumi tanpa ada penghalang dari siapapun termasuk dirinya.
"kemarin-kemarin kamu lolos tetapi aku yakin setelah ini kamu tidak akan pernah bisa menampakan batang hidungmu lagi di tempat ini ataupun di kampus, karena aku berjanji tidak akan pernah membiarkan pria sepertimu berkeliaran di sekitar wanitaku karena hanya aku yang bisa memiliki dia bukan kamu ataupun orang lain dan siapapun itu! "tegas Yakuza dalam hati Lalu setelah itu pergi dari situ karena Takutnya nanti semakin banyak orang yang menguntit Kevin nanti semakin pula cepat ketahuan.