SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Perjanjian


__ADS_3

Anita yang mendengar kalau Mamanya sudah sedikit menurunkan intonasi nada bicaranya yang membuat dirinya juga menyesuaikan, bukan karena ingin menjadi anak yang durhaka hanya saja Masa iya orang tuanya sudah sedikit melemas dirinya sebagai seorang anak malah ngegas.


Bukan karena ingin menunjukkan kepada Rossa kalau Mamanya itu tidak bisa memberikan perintah kepadanya melainkan Anita hanya ingin menunjukkan perasaannya, agar semua orang yang berada di sekitarnya itu paham kalau sebenarnya dirinya itu bukan anak kecil yang Segala sesuatu harus mendengarkan apapun yang diperintah orang tuanya sampai-sampai keinginannya pun rasa-rasanya sangat tidak dihargai oleh mereka dan bahkan bisa dibilang seolah-olah apapun yang ia katakan itu bukan sesuatu hal yang mutlak dan harus didengar.


"Aku sebenarnya bukan ingin membantah apapun yang ingin mama katakan kemudian tidak ingin melakukannya hanya saja aku sedang merasa kecewa kepada kalian, kalau misalnya kalian memiliki sedikit perasaan untuk menyayangiku ya tentunya pasti kalian tidak mungkin membiarkan aku berada di kampung terpencil itu kan? aku ini anak kalian satu-satunya loh tidak ada yang lain lagi dan juga tidak ada yang bisa menggantikan posisi itu, hanya saja Kena apa sih kalian seolah-olah ingin menjauhkanku kemudian tidak ingin melihat aku bahagia karena mungkin kebahagiaanku membuat kalian merasa sengsara? "tanya Anita perlahan membuat Rosa hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan Karena rasa kecewanya anaknya itu sebenarnya akibat kesalahannya yang dengan sengaja melakukan semua itu tanpa terkecuali.


"Mama itu bukan dengan sengaja ingin memberikan kamu kepada orang lain dan juga tidak ingin mengurus kamu lagi, hanya saja mama merasa kecewa dengan apa yang terjadi dan ditambah lagi sikap kamu yang sepertinya tidak mau mendengarkan apa yang mama katakan! "jelas Rossa karena memang benar-benar tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana sampai-sampai anak semata wayangnya harus menanggung semuanya akibat rasa kecewa yang sedang ia rasakan itu.

__ADS_1


Anita tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana karena ketika mendengar penjelasan yang diberikan dosa membuat dirinya akhirnya berpikir, kalau sebenarnya Mamanya itu sebenarnya Tengah kecewa kepada Papanya tetapi melampiaskan kepada dirinya yang mungkin karena berstatus sebagai anak soalnya kan Firman adalah suaminya Ya otomatis adalah pria yang harus ia hormati dan ia cintai sepenuh hati.


"Jadi ceritanya saat sekarang Mama sedang kecewa kepada Papa dan aku yang dijadikan bahan pelampiasan biar Mama puas dan juga bisa mengekspresikan rasa kecewa itu? Wah ternyata Mama ini memang benar-benar bucinnya kepada Papa sampai-sampai lupa tanggung jawab terhadap anak sendiri, padahal seharusnya aku ini adalah anak satu-satunya yang mesti disayang kemudian diperlakukan dengan baik mungkin dengan begitu hidupku bakalan lebih berwarna? "tanya Anita yang memaksakan senyuman di wajahnya meskipun Percayalah kalau saat ini itu ia benar-benar merasakan kekecewaan seperti yang dirasakan oleh Rosa meskipun itu sebenarnya berbeda kejadiannya.


"Ya bukannya seperti itu tetapi mama hanya ingin kamu sadar kalau sebenarnya Apapun yang kamu lakukan itu sangat tidak baik untuk diri kamu sendiri, masa iya Mama sudah kecewa sama papa terus kamu melanjutkan jejak yang sama yang menurut kamu mama harus gimana responnya? " Tanya Rossa penasaran.


"Aku itu dari awal memang tidak tahu sama sekali soal apa permasalahan yang sering terjadi di dalam rumah ini, jika memang apa yang aku lakukan membuat kalian merasa tidak nyaman ya harusnya responnya biasa saja tidak perlu harus berlebihan! Lagian masa iya kesalahan anak dilimpahkan kepada orang tua dan Begitupun sebaliknya kesalahan orang tua dilimpahkan kepada anak, Bukankah itu semua sudah berlalu dan sepertinya aku rasa Mama yang terlalu melebih-lebihkannya supaya mungkin tidak ingin agar Papa selalu bertemu dengan masa lalunya? "tanya Anita penasaran.

__ADS_1


Firman yang sudah kembali karena tadi ia sengaja untuk menyegarkan tubuhnya karena mumet memikirkan permasalahan rumah tangganya dan belum lagi kehadiran Rani kembali di dalam hidup mereka, padahal dirinya selama ini sudah tenang kemudian tidak diganggu apapun serta kehidupan rumah tangga mereka yang bisa dibilang sedikit harmonis harus terusi kembali dengan kehadiran wanita di masa lalunya itu.


Kalau ditanya Apakah ia berniat untuk kembali kepada Rani Oh jawabannya Tentu saja tidak sebab kehidupannya sekarang itu sudah aman nyaman serta tidak kesusahan seperti dulu lagi, seharusnya Rani yang sadar diri tidak mengganggunya kemudian tidak menerornya secara terus-menerus hanya untuk memberikan nafkah kepada anak mereka yaitu Kevin.


"Papa kenapa diam saja lagi memikirkan sesuatu yang tidak perlu dipikirkan? ingat ya Pah kalian itu sudah tua usahakan apa yang selama ini Disembunyikan ya terbuka saja sebelum ajal menjemput, karena biasanya penyesalan di akhir itu sangat tidak berguna karena selama ini sudah membuat orang-orang di sekitar kita merasa tidak nyaman kemudian merasa sakit hati dengan apa yang kita lakukan! " perintah Anita karena ketika melihat ekspresi Papanya yang seperti orang tertekan membuat dirinya sebagai seorang anak yang jelas saja tidak terima.


"Papa baik-baik saja kok mungkin hanya perasaan kamu saja, memangnya setiap orang harus ngomong ataupun berbicara yang happy-happy saja tidak perlu harus memikirkan masalah hidupnya? Lagian kamu Jadi orang kok kepo sekali padahal sebenarnya papa loh yang mau ingin tahu selama kamu di kampung itu ngapain aja, karena setahu papa itu hidup di kampung itu sebenarnya adem kemudian jauh yang dari namanya hiruk pikuk perkotaan jauh dari yang namanya polusi pokoknya yang paling penghijauan deh? "Firman sengaja mengalihkan pembicaraan anaknya itu daripada harus membahas sesuatu yang akhirnya membuat dirinya dan sang istri bertengkar hebat seperti kemarin-kemarin.

__ADS_1


"Mana ada bagus nya di sana? Sudah tidak ada penerangan sama sekali jaringan komunikasi pun mati total sudah begitu tidak punya apapun yang bisa dimakan, pokoknya intinya Kalau dibilang hidup primitif nah kampung itu paling cocok masuk di dalam kriteria tersebut! dan lebih parahnya lagi orang tuaku sendiri loh yang menyuruh aku pergi ke sana, padahal kalau mereka berada di Posisiku entah mampu melewatinya atau tidak sampai berminggu-minggu seperti itu. "sindir Anita sampai menatap ke arah mamanya yang dari tadi memilih untuk tidak peduli dengan percakapan mereka.


"Papa juga penasaran deh kira-kira keadaan di sana seperti apa, padahal mau menyusul loh tetapi kamu keburu pulang ya akhirnya tidak jadi!" jelas Firman yang sebenarnya berniat untuk menyusul anaknya itu di sana supaya Mungkin sedikit meringankan beban pikiran dan juga mungkin bisa menghindar dari Rani yang tiap hari nongol terus tidak bosan-bosannya.


__ADS_2