
Firman benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh istrinya saat ini karena bisa-bisanya menolak untuk bertemu dengan Anita yang jelas-jelas sedang dalam keadaan sekarat, kalau tahu seperti begini jadinya lebih baik dulu tidak usah melahirkan anak itu ke dunia maksudnya biar dia tidak merasakan yang namanya terbuang oleh orang tua sendiri kemudian tidak dianggap sama sekali seolah-olah merupakan orang asing yang tidak pantas untuk dihargai!
Rossa adalah pribadi yang sangat egois kemudian maunya menang sendiri dan tidak peduli dengan perasaan orang lain, karena menurutnya perasaan itu lebih penting daripada harus memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan dan juga Anita sudah terlalu membangkang maka sudah habis kesabarannya.
"Rossa, Aku sudah membuang anakku dari masih dalam kandungan hanya demi untuk mempertahankan kalian ! selama ini dia tidak pernah mendapatkan kasih sayang dariku apalagi nafkah sedikitpun, jadi untuk kali ini aku mohon dengan sangat Ya maksudnya kamu hargai itu sebagai suami kamu dengan cara pergi menemui anak kamu dan memastikan keadaannya Kalau memang dia baik-baik saja Oke tidak masalah tetapi kalau misalnya tidak ya sudah tidak masalah pula! "perintah Firman yang begitu tegas bahkan kini dirinya sudah memanggil istrinya dengan nama seharinya itu pertanda bahwa dirinya sedang tidak ingin bercanda dan berharap agar wanita itu paham.
Rossa yang sudah berada di tangga menuju ke kamarnya menatap tanpa ekspresi ke arah suaminya yang masih berada di lantai bawah, seharusnya mereka semua sadar kalau sebenarnya sebagai seorang wanita yang sudah melahirkan anaknya ke dunia yang ia inginkan yaitu hanya di hargai bukan lebih dari itu.
namun Lihatlah Apa yang dilakukan oleh anaknya kini bukannya mengikuti keinginannya melakukan semua yang ia mau tapi malah membangkang dan juga tidak pernah mendengarkan apapun yang ia katakan, Kalau sudah seperti begini Masa iya orang tua lagi yang salah Bukankah anak juga harus ikut ambil bagian yaitu menuruti apa yang dikatakan oleh orang tuanya sendiri bukan malah susah diatur dan memilih untuk pergi.
" kalau memang kamu mau kembali kepada anak kamu untuk menebus semua rasa bersalah kamu ya sudah silakan saja Bukankah dia itu merupakan anak kamu Bukan Anakku, Aku tidak pernah melarang namun hanya aku katakan sekali kamu meninggalkan rumah ini maka tidak ada tempat untuk menerima kamu kembali dan itu berlaku sampai kapanpun! " tegas Rosa yang benar-benar tidak terprovokasi sedikitpun dengan apapun yang dikatakan oleh suaminya sebab menurutnya hanya akan membuang-buang tenaganya saja untuk peduli dengan segala macam urusan yang tidak jelas itu.
kecewa tentu saja itulah yang dirasakan oleh Firman saat ini Ketika istrinya merupakan pribadi yang sangat susah sekali untuk diatur, setidaknya menuruti apa yang dia inginkan kemudian menjalankannya ya walau hanya sebentar pun tidak masalah menurutnya itu sudah lebih dari cukup, bukan malah menjadi pribadi yang susah diatur kemudian ketika diarahkan menjadi yang lebih baik tetap sama saja seperti itu tidak ada perubahan sama sekali'
__ADS_1
" setidaknya berterima kasih lah Hanya itu yang aku inginkan dan juga mengikuti apa yang aku katakan tidak lebih dari itu kok bukan malah mengeluarkan tenaga yang begitu besar atau apapun karena ini sebenarnya kan simpel saja masalahnya, lagian yang ditemui itu anak kamu kan bukan orang lain atau apalagi anakku!" ujar Firman yang sudah merasa capek ketika punya istri tetapi sangat susah untuk diatur dan juga mungkin bisa dibilang selama ini yang selalu mengatur kehidupannya ya adalah istrinya tersebut
Rossa ingin sekali menertawakan kebodohan suaminya ketika berbicara seperti itu seolah-olah menyiratkan kalau sebenarnya pria itu sedang mengeluh tentang apa yang terjadi di kehidupannya , padahal awal menikah pria itu terlihat tenang biasa saja tidak terlalu banyak mengeluh Entah kenapa jadi berubah seperti itu seolah-olah di sini hanya dirinyalah yang salah sedangkan dia selalu benar dan orang lain tidak boleh membantah.
" jadi aku tidak boleh mengeluh dengan perubahan sikap kamu ini dan aku hanya boleh mendengarkan saja serta mungkin menyimak begitu, Wah Sepertinya kamu salah pilih istri kalau seperti begitu Soalnya jika aku merasa sesuatu tidak beres dan tidak pantas untuk aku ikuti ya Jangan harap aku bakalan melakukan seperti yang kamu katakan! Oh iya Satu lagi kalau kamu ingin menjadi suami yang berwibawa setidaknya kerja Berilah aku nafas supaya aku tahu kalau Suamiku itu sebenarnya berguna bukan hanya ngomong doang, tapi lihat kan sekarang kamu malah mempertahankan sesuatu yang benar dari awal aku tidak menginginkan hal itu apalagi ini menyangkut orang-orang di masa lalu kamu yang sebenarnya ingin aku buang jauh-jauh! "tegas Rosa menurutnya suaminya itu sudah sangat keterlaluan membahas sesuatu hal yang sangat sensitif.
firman akan tetap pada pendiriannya karena menurut firasatnya sepertinya bakalan terjadi hal yang paling buruk dengan Anita, dan sebagai orang tua yang sangat menyayangi anak itu ya Otomatis ia tidak ingin membiarkan Anita kenapa-napa Tanpa mereka mendampingi di sampingnya.
"aku yang tidak punya hubungan apapun dengannya begitu merasa miris dan juga bersalah serta merasa cemas dengan keadaannya saat ini, tetapi kamu Kenapa bisa melakukan semuanya dan bersikap seolah-olah tidak peduli padahal jelas-jelas dulu kamu yang membawa dia ke dunia ini bukan orang lain! "ujar Firman dengan tatapan lirih berharap agar istrinya itu segera luluh dan juga bisa bersiap untuk pergi sekarang juga daripada nantinya mereka akan menyesal.
"Bibi koper yang tadi saya bawa datang Jangan dikasih masuk ke dalam lemari kita kasih keluar di dalam mobil karena kami akan berangkat sekarang, dan kamu tidak boleh banyak berbicara kepadaku selama diperjalanan karena aku benar-benar tidak suka dengan kelakuan kamu ini!" setelah mengatakan hal itu Rosa pun memilih untuk pergi ke dalam mobil menunggu sopir untuk memasukkan semua barang-barang mereka di bagasi sedangkan Firman hanya tersenyum samar karena akhirnya istri kepala batunya itu bisa diluluhkannya saat itu juga.
" Ya Tuhan terima kasih akhirnya engkau mengabulkan permintaanku kali ini, semoga tidak ada yang namanya tangis ataupun air mata ketika mereka bertemu dan juga akhirnya istriku sadar kalau dia salah! "gumam Firman monolog karena memang dirinya benar-benar merasa bersyukur karena akhirnya wanita keras kepala dan juga susah diatur serta maunya menang sendiri dan tidak pernah mau disalahkan itu bisa juga mengikuti apa yang ia inginkan.
__ADS_1
Firman memilih untuk menyusul istrinya namun duduk di kursi depan karena tadi Rosa sudah memberikan ultimatum kalau dirinya tidak ingin berbicara sedikitpun dengan pria tersebut, maka dari itu selagi mood istrinya sedang dalam keadaan berantakan mendingan ia menyesuaikan saja Bukannya ingin mengalah namunnya demi kebaikan bersama tidak masalah kan asalkan semuanya bisa sesuai dengan keinginan.
"" Ayo Pak jalankan mobilnya sekarang dan putar lagu melankolis seperti yang selalu ingin saya dengar, tidak ada yang boleh berbicara sampai ke tempat tujuan atau bakalan saya turunkan di tengah jalan sekarang! "perintah Rosa lagi membuat sopir tersebut hanya bisa menoleh ke arah Firman sedangkan Firman hanya tersenyum saja pertanda bahwa istrinya itu Tengah lagi mengalami mood yang paling tidak baik dalam hidupnya jadi Biarkan saja mau sampai di mana.
Anita saat ini sedang berada di ruangan ICU karena memang keadaan pernapasannya sedang bermasalah belum lagi kanker serviks yang ia derita terasa begitu menggigit di bagian area rahimnya itu, mungkin karena gaya hidupnya yang akibat frustasi ketika Kevin selalu mengabaikannya membuat hal ini mau tidak mau harus dialami dan Percayalah tidak ada satupun yang mendampingi selain dari Nagumi dan juga suaminya Ryan.
" Maaf apakah keluarga pasien sudah datang karena kami harus melakukan tindakan Sebelum terlambat, karena semua prosedur harus ditandatangani oleh keluarga sedangkan kalian hanya pengantar saja Takutnya nanti Saat keluarga datang bakalan membuat kehebohan! "tanya perawat yang bertugas di situ sedangkan lagu ini sudah bingung harus melakukan apa karena tadi ia sudah sempat menelpon ke rumah orang tuanya Anita menggunakan ponsel wanita itu namun sampai sekarang pun tidak ada yang muncul pertanda mungkin mereka masih dalam perjalanan atau masih menyiapkan sesuatu Entahlah dirinya juga tidak tahu apapun.
"bisakah bersabar setengah hari ini karena perjalanan dari Indonesia ke Jepang itu mau makan waktu dan saya tidak tahu apakah mereka langsung berangkat atau istirahat dulu, maka dari itu kalau memang pasien bisa bertahan dengan obat-obatan silakan saja Tetapi kalau sudah tidak bisa sama sekali maka kita tidak bisa lagi melawan takdir ! " perintah Nagumi yang sebenarnya sama si pendidikannya dengan Kevin dan juga Anita namun wanita itu bekerja di tempat lain dan di sini bukanlah tempat untuk dirinya karena ia bagian ortopedi.
" sebenarnya tidak masalah menunggu tetapi kasihan pasiennya bakalan lebih tersiksa lebih lama lagi dan kita yang merupakan orang normal tentunya tidak akan tega melihatnya, tetapi tidak masalah kalau memang sudah ada jalan keluarnya maka kita akan cepat menunggu hanya saja jangan terlalu lama kalau bisa dihubungi lagi anggota keluarganya supaya maksudnya lebih cepat lagi bergerak! "setelah mengatakan hal itu perawat pun segera pergi karena dirinya yakin orang-orang yang ada di hadapannya itu bukanlah orang bodoh yang tidak bisa mencerna segala macam langkah yang harus mereka ambil Dan intinya ini semua tentunya untuk kebaikan Anita.
Nagumi hanya bisa menghembuskan nafasnya berkali-kali karena tadi dia sudah menghubungi Daffa dari pagi sekali namun sampai sekarang pun belum ada yang muncul kemudian Ia juga sudah menghubungi orang tua Anita tetapi diwakilkan oleh asisten rumah tangga namun sampai sekarang tidak ada yang muncul, Ya setidaknya memberikan kepastian kalau mereka bakalan datang dan dengan begitu meminta untuk menunggu segala macam keputusan?
__ADS_1
" tidak apa-apa semuanya akan berjalan sesuai dengan keinginan kita karena Anita itu merupakan wanita yang kuat yang Tentu saja tidak akan menyerah dengan keadaan, makanya kita yang ada di sini harap selalu menjaga kewarasan agar nantinya tidak salah dalam mengambil langkah! "jelas dari Ryan agar maksudnya istrinya itu lebih tenang.