SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Merengek


__ADS_3

Adinda benar-benar membuktikan ucapannya dengan pergi meninggalkan Devon sendirian di situ bersama dengan Viola, sepertinya urusan antara Devon dan juga wanita itu belum selesai maka lebih baik dia pergi agar mungkin keduanya bisa lebih leluasa berbicara?


Viola jelas saja merasa bahagia ketika melihat Adinda sudah pergi meninggalkan Devon sendirian, karena itu artinya memang antara Devon dan juga Adinda tidak ada hubungan apa-apa toh sekarang wanita itu dengan sengaja meninggalkan pria tersebut.


"baiklah Karena Wanita itu sudah pergi jadi lebih baik kita membahas soal hubungan kita saja, tidak usah kamu pedulikan dia karena Bukankah dia sendiri yang mau pergi meninggalkan kamu dan berkata bisa pulang sendirian? dia itu bukan siapa-siapanya kamu jadi otomatis tidak usah terlalu kamu pikirkan mau apa yang ia lakukan di luar sana, Karena sekarang yang terpenting adalah membahas tentang hubungan kita yang tentunya pasti tidak pernah kamu melupakan! "bujuk Viola sambil tersenyum tetapi Devon malah berkedip ngeri karena benar-benar merasa tidak nyaman setiap kali berdekatan dengan wanita yang menurutnya sangat berani itu.


Bagaimana tidak merasa nyeri ketika Viola keluar rumah saat ini hanya menggunakan tanktop dan juga hotpants, Padahal kalau wanita itu sedikit sadar dengan kelakuannya pasti tidak akan pernah bisa melakukan semua itu yaitu mengumbar aurat untuk memancing keinginan semua pria untuk mendekatinya.


"Sudah berapa banyak Mang sayang kamu dapatkan sejauh ini dengan cara memancing mereka, Oh iya aku lupa karena kamu itu kan memang dari dulu selalu lihat menggunakan cara apapun untuk mendapatkan yang kamu inginkan! maka dari itu Aku sarankan kamu cari saja mangsa yang memang sesuai dengan keinginan kamu yaitu Selalu saja merasa lapar tidak pernah yang namanya merasa cukup, karena mungkin tipe orang seperti itu bakalan membuat kamu puas Tetapi kalau denganku Maaf aku tidak pernah tergoda sama sekali apalagi sekarang teman masa kecilku sudah muncul di hadapanku saat ini! "Jelas Devon dengan tatapan mengejek ya Otomatis membuat harga diri Viola menolak untuk menerima hal itu. dirinya yang sudah bisa mendapatkan apapun yang ia inginkan Tentu saja tidak terima jika dicampakkan dan telepon memilih orang lain karena kalau boleh ya inginkan sekarang yaitu hanya ada namanya di dalam kehidupan Devon Terserah mau pergaulannya seperti apa di luar sana.


"jadi menurut kamu wanita yang selama ini kamu tunggu kehadirannya yang ingin sekali kamu selalu bisa bersamanya adalah wanita yang tadi, maka dari itu kamu memilih untuk mencampakkanku dan juga tidak peduli sama sekali dengan apa yang aku inginkan? Apa kamu tidak sadar kalau dia itu lagi hamil dan juga itu artinya dia selama ini tidak pernah memikirkan kamu, karena Buktinya dia sudah bergaul bebas dengan orang lain atau mungkin sudah menikah dan sekarang sedang mengandung! "ujar Viola sambil tersenyum mengejek membuat wajah Devon seketika berubah karena memang apa yang dikatakan oleh wanita itu tidak salah sama sekali.


"Kalau memang dia sudah punya suami ataupun memang kenyataannya dia selama ini tidak pernah memikirkan aku, sekarang pertanyaannya Kenapa Hal itu membuat kamu menjadi tidak senang kenapa coba kamu harus merasa susah Padahal aku yang sebagai orang yang selama ini memikirkannya saja tidak terpengaruh dengan semua yang terjadi saat ini karena intinya wanita Sepertinya itu sangat langka di dunia! "tegas Devon karena menurutnya tipe wanita seperti Viola itu jika setiap kata-katanya bisa dipatahkan saat itu juga ya otomatis dia bakalan langsung berhenti tidak mau melulu dan hanya membuat orang lain merasa kesal dengan semua tingkah laku yang ia lakukan.


Boleh silakan juga katakan kalau Viona itu egois dan juga tidak punya perasaan sama sekali sampai-sampai mau menjatuhkan orang lain hanya ingin mendapatkan apa yang ia mau, pada hal tanpa dirinya berusaha ataupun melakukan semuanya sudah terlihat dengan jelas kalau Dek pun tidak ada perasaan yang berlebih kepadanya sampai saat ini meskipun mau dirinya berusaha sampai sebagaimana pun tetap saja hasilnya tidak akan pernah berubah.


"Kamu kenapa sih sangat membenciku padahal dulu kamu tidak kayak begini yang selalu saja memperhatikanku dan mengikuti Apapun yang aku inginkan, Memangnya apa sih Hebatnya wanita itu di dalam kehidupan kamu sampai-sampai menolak setiap kali aku menjatuhkannya sebab menurutmu dia itu yang paling baik diantara semua orang yang ada di dunia ini termasuk diri kamu sendiri?"tanya Devon tidak habis pikir dengan Sikap yang ditunjukkan oleh Viola itu yang hobinya hanya memancing emosi padahal dirinya saja tidak pernah menyatakan hubungan serius terhadap wanita itu apalagi menjanjikan sesuatu yang tidak pernah pada niat untuk memang benar-benar melakukannya.

__ADS_1


"itu semua karena aku sangat menyukai kamu dan kamu tahu kan hal itu sebab kamu bukan anak kecil yang memang tidak paham sama sekali dengan segala bentuk perhatian yang aku berikan selama ini, hanya kamu saja yang mendadak seperti melupakan hal itu Dan juga menganggapnya tidak penting di dalam kehidupan kamu padahal itu sangat berharga bagiku? "tanya Viola dengan kata-kata yang dibuat full dramatis mungkin berharap mungkin ada rasa iba di dalam benaknya Devon mungkin dengan begitu lebih memilih untuk dirinya dibandingkan mengutamakan Adinda yang jelas-jelas sudah lama ini tidak ada di dalam kehidupan meskipun ya tidak dipungkiri kalau wanita itu merupakan orang yang sangat berharga bagi pria tersebut untuk selama ini.


Devon tertawa mendengar kata-kata yang sangat tidak masuk akal dan juga syarat pemaksaan tersebut, ternyata di dunia ini bukan hanya kaum pria saja yang gila kalau sudah jatuh cinta karena nyatanya wanita itu bakalan lebih gila lagi dan juga setiap tingkah lakunya tidak bisa diprediksi oleh siapapun.


" Sudah cukup dan juga tidak usah banyak bertingkah lagi apalagi membahas sesuatu yang sepertinya terlalu berlebihan karena aku merasa bahwa kita tidak Sedekat Itu juga, jadi di sini aku tegas dan berulang kali ya itu lebih baik urusi saja dirimu tidak usah terlalu peduli dengan urusan orang lain meskipun kamu ingin sekali melayangkan protes atau apapun itu karena aku sampai kapanpun tidak akan pernah berubah pikiran ! "tegas Devon lalu segera pergi dari tempat itu sebab seperti hanya perbincangannya yang tidak jelas dengan Viola membuat Adinda benar-benar pergi meninggalkannya.


Viola mengepalkan tangan yang menahan emosi dan juga menahan malu ketika para pengunjung minimarket yang lain mendengar semua percakapan yang dilakukannya dengan Devon dan juga terlihat bahwa pria itu menolak dirinya dengan tegas tanpa ada rasa belas kasihan ataupun memikirkan dua kali.


"Kenapa kalian lihat-lihat, Memangnya ada yang ganjil dengan penampilan saya saat ini, ingat ya Kalau sampai ada yang menyebarkan video ataupun ingin mempermalukan saya maka jangan harap kalian bisa lolos dari keluarga Alvaro!"omel Viola lalu segera pergi dari situ karena Percayalah dirinya meninggikan nada bicara itu semata hanya karena menutupi rasa malunya terhadap semua pengunjung di situ karena meskipun sifatnya yang nyolot dan juga selalu ingin menang sendiri Ia hanya manusia biasa yang punya kekurangan yang mungkin memang sebagian besar dipunyai orang lain yaitu perasaan malu ketika apa yang ia lakukan dilihat oleh orang banyak dan lebih parahnya lagi yang terjadi kepadanya ini bisa dibilang sebuah penghinaan yang sangat besar di dalam kehidupannya.


"makanya jadi wanita itu jangan percaya diri, sudah ditolak berkali-kali kok masih ngotot? sebenarnya pria tadi itu memang benar apa yang dikatakannya sangat masuk akal dan saya sangat menyetujuinya tanda kumat bahwa lebih baik berhubungan dengan wanita yang palsukan santun daripada wanita yang hanya ingin menunjukkan Ada apa di balik pakaiannya itu! "sinis salah satu pengunjung di situ lalu memilih untuk pergi karena menurutnya menghadapi orang-orang seperti Viola itu sebenarnya tidak perlu harus kekerasan ataupun emosi cukup langsung disentil harga dirinya percayalah pasti bakalan kapok.


Olivia langsung Benarkah jika ang yang membuat moodnya Adinda menjadi buruk pasti ada sangkut pautnya dengan putranya yaitu Devon sebenarnya Memang dari awal dirinya kurang setuju ketika Devon mengajak Adinda jalan-jalan karena ia sangat tahu bagaimana wanita di luar sana ketika bertemu dengan putranya itu.


"Pasti gara-gara Devon bertemu dengan para fansnya gila yang tidak pernah berhenti kalau belum mendapatkan apa yang mereka mau, karena memang dulu tante juga pernah mengalami hal itu yaitu saat jalan-jalan di mall berbelanja dengan Devon eh malah tahun tadi keroyok sama para fansnya karena dikira merupakan sugar baby-nya Devon?"tanya Olivia sambil terkekeh geli ketika mengingat kejadian yang sudah pernah IA alami tetapi perbedaannya kalau dirinya ya masih langsing dan juga sedang tidak mengandung saat itu jadi otomatis bisa meladeni para fansnya itu secara langsung dan juga dengan penuh ketegasan melarang mereka untuk berhubungan dengan Devon karena memang Olivia dari awal tidak setuju Kalau putranya itu berhubungan dengan para wanita di negaranya yang jelas-jelas sama tidak memiliki sopan santun sedikit saja.


Adinda mengerutkan keningnya ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Olivia tadi, karena akhirnya membuat dirinya sadar kalau memang selama ini begitulah resiko wanita yang berhubungan dengan Devon yang katanya cukup terkenal di tempat itu.

__ADS_1


"kalau tahu semuanya bakalan berakhir Begini lebih baik Memang dari awal saya tidak usah ikut ya sama sekali kan Tante, soalnya bukan cemilan yang saya dapatkan malah ada cibiran dan juga saya dikata-katain dan juga sepertinya wanita itu merupakan fans garis kerasnya Devon! "wajah Adinda benar-benar tidak bersahabat karena sudah dipermalukan oleh Viola secara berlebihan di depan banyak orang dan juga sepertinya Devon yang belum selesai urusannya dengan wanita tersebut.


Adinda bukannya merasa cemburu ketika Devon lebih peduli dengan Viola, hanya saja kalau memang mereka benar-benar mempunyai hubungan ya kenapa dari awal harus main kucing-kucingan seperti itu dan akhirnya dirinya juga yang terkena imbasnya.


"itu kutu kupret bakalan tante tunggu di sini supaya bisa di ruqyah otaknya agar bisa lebih pintar sedikit, kamu tenang saja ya karena tante yakin meskipun seribu wanita yang datang menggodanya bahkan dengan keadaan telanjang sekalipun default itu tidak akan pernah tergoda sedikitpun! bukan karena dia merupakan kaum Pelangi tetapi itu semua karena dia takut nanti bakalan menodai pikiran Dia yang selama ini hanya tertuju kepada kamu saja!"penjelasan Olivia itu sebenarnya bukanlah merupakan sebuah hal yang diharapkan oleh Adinda saat ini tetapi yang ia inginkan yaitu bisa pergi segera dari situ dan juga bisa sampai di rumah dan beristirahat karena apa yang ia lalui ini hari bukan merupakan ekspektasinya selama hidup.


"Ayo mah kita pulang soalnya kan urusan bareng sama tante Olivia sudah selesai, Aku benar-benar capek dan membutuhkan istirahat Lagian kita sudah lama loh meninggalkan rumah sekarang saja sudah mau masuk makan siang Yang sangat-sangat Terlewatkan!"pinta Adinda penuh permohonan membuat Silvia Ya tentu saja tidak bisa menolaknya karena menurutnya sangat menunjukkan peningkatan ketika Adinda meminta pulang dan juga menyebut soal makan karena selama ini anaknya itu paling anti mengkonsumsi sesuatu karena patah hatinya takut bakalan gemuk padahal jelas-jelas ada bayi yang sedang bergantung pada kehidupannya saat ini.


Olivia memang benar-benar merasa bersalah dengan apa yang terjadi kepada Adinda dan itu memang benar-benar tidak sesuai dengan keinginannya, di Devon sudah merubah semuanya dan tidak sesuai dengan perjanjian dari awal karena terlihat kini wanita itu merasa benar-benar emosi dengan putranya karena sudah bisa-bisanya mengajak Adinda jalan-jalan Tetapi malah mengecewakannya karena sampai saat ini Devan belum kembali ke ruangannya.


"Maafkan anak tante ya nak! Dia itu memang seperti itu kalau masalahnya belum selesai terus dia pergi, tapi kamu tenang saja karena nanti Tante bakalan mengajarnya Bagaimana caranya memperlakukan wanita dengan baik! "bujuk Olivia membuat Adinda menggelengkan kepalanya karena memang tidak masalah toh mau Devon bertemu dengan Viola sampai kapanpun tidak ada hubungan dengannya sama sekali.


"aku tidak apa-apa kok Tante tenang saja! nanti kapan-kapan kami bakalan datang ke sini kalau memang suatu saat akan merasa tidak nyaman, kalau untuk Devon Tante Tenang saja Aku tidak marah karena biar bagaimanapun seorang pria yang membutuhkan seorang wanita untuk teman hidupnya! "jelas Adinda lalu menarik tangan Silvia agar mereka berdua segera pergi dari situ karena yang dibutuhkannya adalah istirahat.


ketika Adinda dan juga Silvia hendak pergi terdengar suara pantofel sepatu dari arah depan dengan begitu cepat, seolah menyiratkan bahwa pemilik dari benda tersebut saat ini tengah berlari entah ke arah mana karena Adinda tidak peduli sama sekali.


"Adinda, Maaf tadi itu...

__ADS_1


"Maaf ya Devon aku sama mama mau pulang soalnya aku benar-benar ingin istirahat, Kalau kamu mau bertemu dengan tante Olivia kebetulan dia ada di dalam dan tidak ada pasien saat ini! "tolak Adinda terkasih yang benar-benar tidak ada niatan untuk berbicara dengan Devon secara langsung.


__ADS_2