SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Cemburu


__ADS_3

Devon Sudah dari tadi tidak membiarkan Arga menyentuh Amelia barang sedikit pun, Karena sejujurnya pria itu Tengah merasa cemburu yang berlebihan karena Adinda lebih memilih Arga dibandingkan dirinya.


padahal harga sudah berkali-kali membuka kedua tangannya lebar-lebar Seraya meminta Amelia agar bisa masuk ke dalam gendongannya, tetapi dasarnya Devon yang sedang cemburu buta makanya tetap tidak ingin melakukan apa yang diinginkan oleh pria itu.


"Devon kamu itu apa-apaan sih, biarkan harga menggendong Amelia lah masa iya dari tadi kamu saja mau monopoli dia seolah-olah dia itu merupakan anaknya kamu?"tanya Adinda kesel tetapi Devon memilih untuk bodo amat karena menurutnya Amelia itu ia juga ikut ambil bagian ya bukan untuk mencetaknya tetapi ikut capek untuk memenuhi keras kepalanya Adinda yang selalu saja susah untuk diatur.


"suka-suka aku lah mau ngapain, Bila perlu membawa dia dari sini pun aku bisa melakukannya! soalnya satupun dari Antara Kalian tidak ada yang menghargai perasaanku walau hanya sedikit saja, karena terbukti aku menjadi Papa sedangkan dia menjadi Daddy!"omel Defon yang tetap mengeluarkan unek-uneg yang tengah Ia pun soalnya Siapa suruh Adinda tidak mau mendengarkan apa yang dirinya inginkan ya kalau misalnya sekarang ia marah-marah rasanya sangat masuk akal.


Olivia hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah anaknya yang sudah seperti bocah lagi ngambek, padahal tidak perlu juga kan dia akan bersikap seperti itu karena nantinya hanya akan mempermalukan dirinya sendiri.


"Devon Ayolah jangan seperti itu karena kamu bukan anak kecil seperti Amelia jadi hobinya merajuk, padahal kamu lihat saja kan dia anteng loh tidak rewel tetapi kenapa kalian orang besar yang banyak tingkahnya? "tanya Olivia heran.


Devon mendengus kesal ketika mendengar kalau Mamanya itu tidak mendukung dirinya, padahal seharusnya Olivia itu bisa membujuk Adinda agar lebih mementingkan dirinya dibandingkan Arga yang jelas-jelas baru muncul di saat Adinda sudah selesai melahirkan.

__ADS_1


"eh jangan merajuk kepada Mama kamu Memangnya kamu pikir aku bakalan takut gitu, jadi orang itu jangan terlalu menyebalkan membuat aku benar-benar nanti marah loh!" ancam Adinda kesal.


Arga Akhirnya bisa menggendong Devon tetapi pria itu langsung terpaku di tempatnya antara percaya atau tidak dengan apa yang ada di hadapan saat ini, Bagaimana tidak wajah Amelia itu mengingatkan dirinya kepada Kevin karena tatapan Amelia itu terlihat jelas dari garis bulu matanya yang lentik seperti Kevin.


Namun yang membuat dirinya lebih heran lagi kebanyakan dari wajah Amelia itu mirip sekali dirinya, pertanyaannya yang menjadi Papa kandung dari anak kecil itu siapa tetapi Kok bisa ya dirinya yang sama persis dengannya?


Adinda tersenyum ketika melihat wajah Arga yang penuh dengan rasa penasaran seperti itu, sebenarnya bukan hanya harga saja melainkan dirinya juga yaitu merasa heran kenapa wajah Amelia lebih mirip Arga dibandingkan dirinya dan juga Kevin.


Devon dan juga Arga serta Adinda merupakan teman lama jadi kalau misalnya sekarang mereka lagi bernostalgia tidak masalah, Apalagi sudah ada Amelia di tengah-tengah mereka entah apa yang bakalan menjadi bahan pembahasan mereka yang penting intinya mereka atur-atur saja dan tidak mempermalukan diri mereka sendiri.


"kalian baik-baik di sini ya Soalnya kami ada urusan di luar karena kebetulan tadi Papa sama Mama sudah ditelepon sama para divisi untuk pergi ke sana segera, dan kebetulan tante Olivia dan juga Ronald kami undang secara khusus supaya ya sekalian jalan-jalan daripada hanya melihat kalian saja yang sepertinya tidak peduli dengan keberadaan kami! "pamit Selvia.


Devon sebenarnya tidak ikhlas ketika orang-orang semuanya pada pergi karena dirinya yakin Arga dan juga Adinda pasti mengabaikannya, soalnya terlihat mereka lebih akrab dibandingkan dengan dirinya yang jelas-jelas baru bertemu dengan mereka beberapa saat terakhir ini.

__ADS_1


Arga yang melihat perubahan wajah Devon hanya bisa menggelengkan kepalanya karena memang hobinya pria itu dari dulu seperti begitu, tidak suka ketika Olivia meninggalkannya dengan dirinya dan juga Adinda karena pasti hasil akhir ia bakalan dibully oleh keduanya.


"sudah besar jangan-jangan kayak bayi sudah bisa gendong bayi dan juga sudah bisa bikin bayi kok masih tingkahnya seperti itu, kalau kayak begitu lebih baik tidak usah mendapat kepada Amelia karena nantinya dia bakalan ketularan cengengnya kamu itu! "ngomel Arga membuat Devon Mendengus kesal.


"kau itu tidak mengerti sama sekali tentang hidup jadi lebih baik diam saja tidak usah ngomong, soalnya setiap kali kamu berbicara pasti hasil akhir bakal mengundang Masalah Jadi aku harap dengan tenang dan juga penuh permintaan hentikan semuanya!" Omel Devon.


"Perasaan dari tadi aku muncul di sini kamu selalu sensitif terus seolah-olah aku ini adalah seseorang yang sangat tidak kamu harapkan kedatangannya, Memangnya pertanyaannya Aku itu lagi mengambil apa sih dari kamu sampai-sampai merasa tidak Sesuka itu kepadaku? "tanya Arga dengan tatapan menyelidik tetapi Devan memilih untuk tidak peduli karena saking kesalnya kepada pria itu.


"Ya sudah kalian baik-baik di sini usahakan semua kebutuhan Adinda dan juga Amelia bisa terpenuhi dan kalau misalnya ada apa-apa tolong langsung kabari kami segera, usahakan juga kalian jangan bertengkar apalagi berkelahi karena tidak mungkin kan Amelia mendengarkan keributan di sekitarnya? "ujar Silvia membuat Adinda menatap tak percaya ke arah Mamanya itu soalnya menurutnya dari tadi mereka berbicara besar kemudian tertawa pun Amelia tetap tidur tenang begitu saja tidak terganggu sedikitpun Jadi kalau misalnya Devon dan juga Arga berkelahi sepertinya Amelia bakalan tambah semangat deh soalnya mengira ada buaian tidur yang sedang berlaku di sekitarnya saat ini.


"Ya sudah kami jalan ya ingat apa yang kami katakan tadi! "perintah Silvia sambil tersenyum karena dirinya yakin sebentar lagi Adinda pasti bakalan pusing mengurus kedua bayi besar itu yang terlihat tidak saling menyukai satu sama lain.


"kamu selama ini ke mana saja sampai-sampai menghilang terus bahkan tidak ada kabar sampai siang malam aku pun harus memikirkan kamu, dan kamu lihat sendiri kan alhasilnya yaitu wajah Amelia 100% mirip kamu sampai-sampai aku bingung padahal bapaknya saja bukan tetapi Kok bisa sampai terjadi seperti ini! " Omel Adinda kali ini kepada Arga ketika semua orang dewasa sudah pergi meninggalkan mereka sendirian di situ dan tersisa hanyalah Devon.

__ADS_1


__ADS_2