SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Amelia Putri


__ADS_3

Olivia begitu antusias ketika Adinda datang ke tempat itu dengan keluhan seperti orang yang mau melahirkan, maka dari itu ia segera memeriksanya dan sangat terkejut ketika tahu bahwa Adinda sekarang sudah lemas karena sudah memasuki pembukaan yang ke-6.


Ini semua itu tidak sesuai dengan Perkiraannya dari awal yang mengira bahwa Adinda akan melahirkan seminggu lagi jadi dirinya ya Otomatis tidak mempersiapkan apapun, Namun ternyata mungkin anak di dalam kandungan Amira itu sudah bosan berada di dalam perut ibunya jadi meminta untuk segera dikeluarkan saat itu juga.


"sudah pembukaan yang keenam jadi kalau bisa Adinda berjalan-jalan di sekitar area kamar ini ya supaya mungkin bisa mempercepat prosesnya, Tetapi kalau memang sudah tidak sanggup lagi ya tidurnya di miring kiri saja supaya bisa cepat selesai! "tawar Olivia tentu saja tidak disanggupi oleh Adinda karena sungguh saat ini ia benar-benar merasa lemas.


" Bagaimana kalau saya dioperasi saja dok, karena saya benar-benar sudah tidak mampu lagi untuk melahirkan secara normal akibat tenaga saya yang sudah tidak sanggup lagi buat berjalan dan juga mengerahkan semuanya agar bisa keluar dan dengan begitu anak saya bisa segera lahir ke dunia ini tanpa menemukan kendala apapun?"Adinda sendiri yang menawarkan opsi untuk operasi karena biar bagaimanapun itu semua harus terjadi sebelum dirinya benar-benar kekurangan oksigen nantinya.


Olivia menatap ke arah Silvia dan juga Hendra yang sebenarnya tidak menyetujui keinginan anak mereka itu hanya saja karena merasa tidak tega ya mau tidak mau menyetujuinya, meskipun wajah Silvia sedikit was-was karena takutnya ada masalah yang berat terjadi saat operasi itu berjalan dan fisiknya Adinda tidak bisa menghadapi cobaan seperti itu.


"silakan lakukan saja yang menurut Tante itu paling baik saat ini, Aku tidak akan mencegahnya apalagi melarang agar Jangan melakukan hal tersebut kepadaku!" perintah Adinda yang tidak pernah bercanda di dalamnya meskipun saat ini tengah meringis tidak nyaman.

__ADS_1


Silvia memegang tangan Adinda itu karena ia sedikit takut dengan kenekatan yang dilakukan oleh Adinda tadi, padahal sekarang sudah pembukaan keenam kalau misalnya menunggu sedikit lagi ya pasti bakalan lengkap pembukaannya dan dengan begitu mungkin Adinda bisa melahirkan secara normal ?


"kamu tolong jangan mengambil keputusan dengan begitu gegabah karena kamu harus mengingat tentang hari esok, Karena normal kan tidak ada yang tahu kalau kamu sudah pernah melahirkan dan juga tahu kalau kamu sudah punya anak sekarang! Tolong jangan mengambil keputusan dengan begitu cepat tanpa kamu pikir dulu konsekuensi yang akan kamu dapatkan nantinya, jadi Mama mohon maaf tolong pikirkan lagi dan juga tolong jangan melakukan semua ini dengan penuh keterpaksaan! "terlihat Silvia begitu memohon pertolongan kepada anaknya itu padahal Adinda sudah sangat tidak dapat lagi menahan sakit tetapi kenapa harus disuruh menunggu beberapa saat lamanya karena mereka akan tahu bahwa dirinya sudah tidak sanggup melalui semuanya.


"aku sudah tidak sanggup lagi menunggu karena sama saja mau melahirkan Sekarang atau nanti tetap kondisi tubuhku sedang tidak baik-baik saja, maka dari itu aku mohon pengertian semuanya kalau aku benar-benar harus segera melakukan operasi itu jika kalian masih ingat melihatku dalam keadaan baik-baik saja tanpa kekurangan apapun."Adinda sengaja mengatakan semua itu karena benar-benar ingin melihat respon apa yang diberikan oleh orang tuanya nanti ketika mendengar semua penjelasan yang ia berikan.


"tapi nak kalau kamu mau ngambil keputusan yang merugikan diri sendiri itu sama saja bohong karena nanti bukannya kebahagiaan yang kamu dapatkan tetapi kamu malah dibuat seseorang yang pernah kamu pikirkan. "jelas Hendra tetapi Adinda terlihat sudah tetap pada pendiriannya dari awal dan tidak akan pernah berubah pikiran sedikitpun apalagi.


Olivia yang melihat sudah menyetujui dan juga respon kedua orang tuanya Adinda tidak terlalu mengecewakan menyuruh mereka untuk mengikutinya ke ruangan dokter, karena akan memberikan sesuatu pernyataan kepada kedua orang tuanya Adinda ya Meskipun Olivia yakin 100% kalau anak dari sahabatnya itu dalam keadaan baik-baik saja nantinya.


Adinda terlihat sudah didorong tempat tidurnya menuju ke ruangan operasi terlihat Mata wanita itu tersenyum kepada mereka, menyiratkan bahwa orang tuanya tidak perlu Terlalu cemas berlebihan memikirkan keadaannya karena ia yakin dirinya bakalan baik-baik saja dan berharap bahwa mereka mempercayai hal itu.

__ADS_1


"mama sama papa pasti bakalan tungguin kamu sampai beres semuanya Dan intinya kamu harus berjuang di sana demi dia yang jelas-jelas sangat menyayangi kamu karena selama ini tidak pernah menyusahkan kamu sedikitpun, Maafkan mama sama papa jika selama ini belum memberikan yang terbaik untuk kamu dan juga tega membiarkan kamu menderita sendirian selama ini! "bujuk Silvia sambil menitikan air mata karena melihat anaknya masuk ruangan operasi seperti itu.


Olivia yang memilih untuk memberikan kode kepada para suster untuk langsung melakukan pekerjaan mereka karena suasana sepertinya sudah tidak mendukung lagi, Padahal anaknya kedua manusia itu hanya menuju ke ruang operasi untuk melahirkan secara sesar tapi kenapa kedua orang tuanya terlihat begitu lebay.


lampu di ruangan operasi tersebut sudah menyala pertanda bahwa Olivia sudah melakukan tugasnya tinggal menunggu saja semuanya selesai dan orang yang berada di dalam itu segera keluar, Silvia dan juga Hendra benar-benar sangat tidak tenang keduanya bahkan rasa-rasanya seperti setrika rusak yang hanya kesana kemari kesana kemari tanpa melakukan sesuatu yang jelas.


Dosen yang kebetulan sedang mengajar merasa heran dengan kelakuan Kevin hari ini, pasalnya anak tersebut rasa-rasanya seperti Tengah menahan kesakitan jadi bukannya memilih untuk menikmati mata kuliah malah meringis dan menundukkan kepalanya di atas meja.


Padahal selama ini Kevin paling antusias Kalau mengikuti mata kuliahnya sampai-sampai kalau ada yang tidak beres bakalan langsung ditanyakan saat itu juga, agar maksudnya Saat kuliah jauh-jauh tetapi tidak mendapatkan apapun itu sama saja bohong lebih baik kuliah di negeri sendiri sambil bermalas-malasan dan juga tidak peduli dengan tatapan sinis semua orang kepadanya.


"Kevin, apa kamu baik-baik saja? Soalnya dari tadi saya lihat kamu sepertinya Tengah menahan kesakitan, kalau memang tidak nyaman Ya sudah kamu lebih baik pulang dan juga beristirahat dengan benar!"tawar dosen tersebut Ya tentu saja ditolak oleh Kevin karena ia ingin segera menyelesaikan kuliah hanya dengan cepat lalu bisa segera kembali ke tanah air berkumpul bersama dengan ibunya.

__ADS_1


"saya baik-baik saja kok Profesor Tenang saja dan mungkin tadi karena salah makan Makanya perut saya sekarang merasa tidak nyaman, Tetapi semuanya percaya kalau saya bisa melaluinya dan Bukankah sedikit lagi kita bakalan pulang Jadi harus tanggung dong ke sana kemari menyisakan sesuatu yang tidak membuat orang lain merasa nyaman? "jelas Kevin sambil tersenyum


__ADS_2