
Nagumi sepanjang perjalanan berusaha mendapatkan perhatian dari Kevin tetapi sepertinya pria itu memang tidak peduli sama sekali dengan keberadaan di sekitarnya, karena terbukti sekarang Kevin malah sibuk memejamkan matanya menunggu sampai di tempat tujuan jadi apapun tingkah yang dilakukan oleh wanita yang ada di sampingnya itu dirinya memilih untuk tidak peduli dan juga tidak mau tahu .
Nagumi tidak kehilangan akal Karena sekarang ia melepaskan earphone yang sedang dipasang di telinganya Kevin karena dirinya ingin berbicara dengan pria itu bukan malah duduk bengong seperti ini, lagi mereka berdua itu tidak punya masalah sama sekali Jadi kalau misalnya terlihat saling memusuhi satu sama lain kan Rasanya sangat tidak masuk akal.
" Kamu itu kenapa sih tidak ngomong sama sekali , memangnya aku punya salah sama kamu sampai-sampai terlihat begitu memusuhiku dan juga menjaga jarak seperti ini? Kita sudah sampai sejauh ini dan aku juga sudah rela berkorban mengikuti kamu tetapi kamu masih saja tidak menghargainya, hati kamu itu terbuat dari apa sampai-sampai tidak bisa menghargai perhatiannya orang lain berikan? "Nagumi merasa bahwa dirinya bukanlah seorang malaikat mempunyai 1001 kata kesabaran dan dirinya juga bukanlah seorang yang penyabar yang selalu saja menerima apapun Sikap yang ditunjukkan oleh orang-orang yang tidak suka terhadap dirinya.
Kevin memilih untuk menjadi patung manekin dadakan Soalnya kalau wanita itu mengeluh tentang pengorbanannya yang pertanyaannya Siapa yang memintanya untuk berkorban, Bukankah datang ke sini itu merupakan kemauan wanita itu sendiri jadi kalau misalnya sekarang mengeluh kayaknya belum terlambat bisa melompat keluar saja.
" kamu kalau mau loncat,loncat saja kebetulan jaraknya belum terlalu jauh? Soalnya sepertinya jarak ke bawah juga belum terlalu jauh mungkin kira-kira baru berapa ribu meter, dan aku rasa kamu punya gaya yang pas untuk bisa mendarat dengan sempurna dan dengan begitu Tidak akan menyusahkanku lagi di sini? "tawar Kevin dengan tatapan matanya yang seolah-olah meremehkan Nagumi.
wanita itu membulatkan matanya sempurna karena tidak percaya dengan jawaban yang diberikan oleh Kevin kepadanya barusan, kok bisa-bisanya memberikan jawaban yang sangat tidak masuk akal dan hanya membuat dirinya kebingungan.
" Jadi ceritanya kamu tidak peduli sama sekali denganku dan juga tidak ada niatan untuk mengobrol dengan *********** sedikit saja, Kamu ini kenapa sih jadi orang Padahal kita kan bisa menjadi teman ngobrol tidak perlu harus menjalin hubungan juga kan yang penting Intinya jangan melarangku untuk bisa dekat dengan kamu? " jelas Nagumi yang sebenarnya merasa tidak nyaman kalau Kevin terlalu mengabaikan dirinya hanya karena mungkin kesalahan yang tidak pernah ia lakukan atau apalah itu.
Kevin itu bukan tipe pria yang romantis dulu saja ia selalu berhomantis Tetapi hanya bersama dengan Adinda Selain itu tidak ada lagi meskipun pernah berhubungan dengan Anita beberapa bulan, tetapi dirinya sudah berubah menjadi priaku dan juga datar serta tidak ingin terlalu menunjukkan Sisi Lainnya karena ia lebih memilih untuk jalur aman yaitu menunjukkan dirinya apa adanya.
" Kamu pikir aku kesulitan tidak akan punya teman jika tidak bisa mengobrol dengan kamu nantinya, Sepertinya kamu salah orang karena aku tidak perlu harus memiliki teman yang banyak karena menurutku mereka semua itu hanyalah pengganggu! Oh iya Satu lagi kalau kamu bicaranya nonstop serta mengganggu ketenanganku maka aku bakalan menyuruh mereka memindahkan tempat dudukmu dari sampingku, ingat aku paling tidak suka ketika ada orang yang sudah membuatku merasa tidak nyaman dan akhirnya mengganggu ketenanganku! "tegas Kevin membuat Nagumi sedikit Waspada dan akhirnya memilih untuk Diam tidak banyak berkomentar lagi nanti bakalan disalahkan lagi oleh pria tersebut.
hidup ini hanya sekali sebenarnya tetapi terkadang orang lebih tidak menghargai hidup yang pertama, mereka terkesan menyia-nyiakan kemudian tidak menganggapnya ada bahkan bisa dibilang seperti memiliki kepercayaan diri bahwa nyawa mereka itu bukan hanya satu melainkan lebih dari satu.
Kevin itu adalah orang yang paling tidak peduli dengan sekitarnya dan juga tidak mau ambil pusing dengan apa yang terjadi di depannya nanti, karena Biar bagaimanapun ia sudah capek dengan hidup yang terlalu ikut campur dengan masalah orang lain sedangkan masalahnya sendiri ya biarkan begitu saja.
__ADS_1
" Ya sudah kalau begitu aku bakalan diam Tetapi kalau sudah sampai tolong ya Bangunkan aku Soalnya aku benar-benar tidak pernah ke sana sama sekali, sebagai seorang yang pernah kamu kenal Tolong jangan pernah mengabaikan ataupun membuangku karena Sumpah aku takut nanti bakalan tersesat di negeri orang! " setelah mengatakan hal itu Nagumi memilih untuk menutup matanya berpura-pura tidur supaya nantinya Kevin tetap bersikap biasa saja dan menganggap dirinya tidak pernah ada.
" semoga saja saat aku datang ke sana Ibu tidak kaget dengan keberadaanku soalnya nanti entah bagaimana responnya aku juga tidak tahu sama sekali, Niatku baik hanya ingin melihat keadaannya yang selama ini seperti ini sudah terlalu banyak memikul beban pikiran yang amat sangat! "batin Kevin yang akhirnya ikut memejamkan mata seperti yang dilakukan oleh Nagumi tetapi dirinya kali ini benar-benar memilih untuk tidur berbeda dengan Nagumi yang hanya berpura-pura tidur agar bisa tetap berada di sampingnya Kevin.
Rani yang sudah tak sampai di Kampung terlihat begitu frustasi ketika menyadari semuanya kembali lagi seperti dulu, yaitu dirinya selalu saja seperti ini sendirian karena Kevin sudah bertahun-tahun pergi untuk sekolah mulai dari SMA di kota kemudian Sekarang kuliah di negeri orang pokoknya Ia sendirian seperti begini terus.
Kalau boleh meminta ya dirinya ingin ada yang menemaninya di saat tua seperti ini kalau bukan sosok pria sebagai seorang suami ya Ada seorang menantu ataupun cucu, kalau soal anaknya Adinda dirinya tidak punya hak sama sekali meskipun harus mempermalukan diri meminta bayaran atas kehadiran anak tersebut tetapi untuk menjaga ataupun mengambilnya rasanya tidak mungkin karena dari awal mereka sudah tidak menganggap kehadiran anak tersebut.
firman hari ini memilih untuk pulang ke kampung bertemu dengan Rani karena ia harus menyeret wanita itu kembali dan bertemu dengan Rosa serta mengklarifikasi semuanya, kalau dibilang dirinya egois ya iya harus egois demi keluarganya sebab hidup dengan Rosa itu sudah puluhan tahun tidak mungkin dong ya harus meninggalkan istrinya itu begitu saja.
Rani adalah kesalahan di masa lalunya yang akhirnya ia sadari dan memilih meninggalkannya ya meskipun ada Kevin saat itu di dalam perut wanita tersebut, hanya saja Bukankah semua sudah terjadi Kevin juga sudah besar tidak membutuhkan sosok Ayah lagi Jadi kenapa harus datang dan mengganggu kehidupannya yang sudah aman dan juga damai.
Anita berlari mengejar Papanya karena tadi saat keluar Firman sudah meletakkan kunci mobil seperti yang diperintahkan oleh Rossa, dirinya ingin mengantarkan Papanya kemanapun pria itu ingin pergi yang penting intinya bersama dengan dirinya tidak luntang-lantung di jalan tidak jelas.
Anita memang sampai saat ini tidak tahu jika Firman bukanlah Papa kandungnya dan pria itu memang tidak ada niatan untuk memberitahu hal tersebut, toh statusnya sebagai Papa dari Anita pun tidak merugikan siapapun dan juga tidak membuat negara bangkrut jadi tidak ada yang salah dong kalau merasa biasa saja.
" Kamu yakin mau ikut Papa ke manapun papa bakalan pergi, Memangnya kamu tidak takut bakalan kena marah dari mama kamu itu? kamu tahu sendiri kan Mama kamu kalau marah itu singa betina di hutan pun kalah jauh, jadi jangan cari perkara deh yang nantinya akan menyusahkan kamu sendiri! " saran Firman tetapi Anita menggelengkan kepalanya.
" ih masa anak bantuin Papinya sendiri Kok dijadikan permasalahan, Sudahlah jangan terlalu pedulikan keinginan dan juga sikapnya Mami nanti juga kita bakalan capek sendiri loh kalau terlalu mendengarkan hanya omongan dia saja! " tolak Anita karena memang biar bagaimanapun mau dibicarakan dengan cara apapun ya Firman adalah Papanya Jadi kalau misalnya Iya dengan sukarela membantunya sepertinya tidak ada yang dirugikan toh Rosa pun masih bisa bertindak dengan bebas di luaran sana.
" Ya sudah kalau begitu ayo kita berangkat sekarang, Nanti kalau kamu capek nyetir ngomong biar Papi Yang gantiin kamu saja!" ajak firman dan kini akhirnya keduanya memilih untuk pergi meninggalkan rumah itu Sedangkan Rossa hanya bisa menatap mereka berdua dari balkon kamarnya dengan Tatapan yang sulit diartikan.
__ADS_1
"" Terserah kalian mau pergi ke manapun yang penting intinya tetap bakalan kembali ke sini, Memangnya kalian sanggup hidup jadi gembel di luaran sana tanpa mempunyai apapun yang bisa kalian jadikan pegangan? "batin Rossa yang memang percaya dirinya minta ampun karena Iya hidupnya sekarang itu hidup tanpa uang orang tidak akan bisa sama sekali maka dari itu ketika uang mereka habis pasti bakalan kembali kepada sumber yang memberikan mereka kehidupan .
"kita mau ke mana lebih dulu nih Pah , soalnya kan Papa yang merencana jalan aku hanya mengikuti saja Jadi kalau misalnya tidak memberikan alamat yang lengkap ya Mana aku tahu? "tanya Anita penasaran kira-kira Ke mana arah tujuan dari Firman saat ini.
"kita bakalan pergi ke kampung di mana Rani tinggal karena Papa ingin meluruskan masalah ini dengannya, karena jika dibiarkan begini saja rasa-rasanya kepala Papa sudah mumet tidak tahu lagi harus mengambil langkah yang tepat yang seperti apa supaya membuat Mama kamu percaya kalau bapak itu benar-benar tidak ada niatan untuk membohongi dia! "jelas Firman membuat Anita ingin euforia saat itu juga karena ternyata Papanya Itu ingin pergi ke tempat yang sangat dirinya ingin pergi.
" Wah beneran nih , kalau Papa mau pergi ke sana? Wah Tenang saja aku sudah tahu alamat lengkapnya Kok Pokoknya papa tinggal duduk manis saja karena aku yang bakalan mengendarai mobil sampai ke sana, perjalanannya juga tidak jauh-jauh amat palingan 2 jam sudah sampai kok!" jelas Anita antusias membuat Firman mengerutkan keningnya karena aku bisa-bisanya anak ini tahu Kampung Kevin ada di mana memangnya Kapan dirinya pergi ke sana.
"kamu tahu di mana Rani tinggal , memangnya Kapan kamu pergi ke sana?"tanya Firman penasaran.
"ya aku akan kabur yang kemarin-kemarin tuh kan kan perginya ke sana tetapi malah diusir oleh tante Rani ya sudah akhirnya balikEh tahu-tahu sekarang papa Malah tujuannya pergi ke sana ya sudah syukurlah akhirnya kita punya satu pemikiran yang sama! "Jelas Anita antusias sedangkan Firman hanya menggelengkan kepalanya entah nanti kalau misalnya rasa tahu tentang apa yang ada dalam pikiran Anaknya pasti bakalan frustasinya minta ampun .
Melakukan sesuatu yang berlandaskan kenikmatan itu sebenarnya tidak dianjurkan sama sekali karena nantinya akan merugikan diri sendiri dan juga orang di sekitar, Tetapi kalau misalnya ini merupakan sesuatu hal yang terpaksa dilakukan ya sebenarnya tidak ada yang salah juga kan?
Anita adalah tipe anak yang sedang mencari jati diri tipe anak yang ingin mendapatkan perhatian dari orang-orang sekitarnya, namun balik lagi terkadang orang-orang sekitarnya itu memiliki ego yang begitu tinggi maksudnya inginnya mereka dipahami tetapi tidak pernah mau memahami keinginan anak itu.
maka dari itu lebih baik memilih untuk biasa saja tenang mengalun Dan intinya mengikuti alurnya tidak melawan arus nantinya akan merugikan diri sendiri, Rossa itu memiliki hati yang hanya terdiri dari gumpalan darah maka dari itu suatu saat dia pasti akan memiliki perasaan kasihan terhadap anaknya hanya saja Anita yang tidak tahu bersabar.
Nagumi benar-benar membuat orang tuanya begitu cemas memikirkannya karena Gadis itu pergi tanpa memberitahukan Kemana tujuannya hanya terlihat membawa sebuah koper besar dan hanya mengatakan ingin pergi jalan-jalan, padahal sekarang masing-masing untuk kuliah sampai-sampai membuat Sarah sang tante kebingungan dan menanyakan ke semua mahasiswa penghuni kampus kira-kira tahu tidak Di mana keberadaan anak itu sekarang.
" Rian, Kamu tahu tidak Di mana Nagumi berada? soalnya selama ini saya melihat dia selalu mengikuti teman kamu yang dari Indonesia juga itu, siapa namanya saya lupa soalnya dia orangnya sangat tertutup dan juga jarang bergaul? "tanya Sarah penasaran membuat Ryan membuatkan matanya sempurna karena Takutnya nanti keluarga Nagumi pasti salah paham dan mengira Kevin menculik anak orang.
__ADS_1
" Kevin sudah pulang ke Indonesia dari kemarin Miss, Jadi kalau misalnya Nagumi menghilang sepertinya tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan dia? Mungkin Anda harus mencari teman-temannya yang lain soalnya kan dia tidak mungkin hanya berteman dengan diri sendiri kan, Atau mungkin teman-teman dari sekolahnya yang lama pasti tahu keberadaannya Soalnya kalau soal Kevin rasanya tidak mungkin Jika mereka berdua pergi bersama! "bohong Rian sebab dirinya tidak ingin Nanti banyak pembahasan lagi yang akan membuat dia kesulitan untuk belajar nantinya.