
Nagumi benar-benar kebingungan mencerna semuanya apalagi ketika melihat wajah Kevin yang begitu Terpukul dan juga seolah-olah sudah tidak punya semangat hidup sama sekali setelah melihat posisi pernikahan orang asing yang sempat Tadi ia ikuti, namun hanya satu yang dirinya tangkap kalau sebenarnya wanita yang tadi menikahi itu adalah orang yang paling berharga di dalam kehidupan Kevin Semua terlihat dengan jelas Bagaimana tatapan pria itu ke arahnya.
Nagumi tidak mungkin mengambil kesimpulan jika memang tidak ada bukti yang konkret dihadapannya, Jika ditanya bagaimana perasaannya ia bingung harus mencerna Bagaimana sebab Kevin adalah orang yang sangat sulit untuk ia gapai maka dari itu lebih baik dirinya kembali ke Jepang dan meneruskan hidupnya di sana.
sepanjang perjalanan pulang ke kampung Kevin sama sekali tidak berbicara, entah apa yang ada dalam pikiran pria itu sampai-sampai sudah terlihat seperti orang yang tidak punya semangat hidup .
__ADS_1
" Sudahlah kamu tidak perlu harus bersedih seperti itu, hidup di dunia ini wanitanya Bukan hanya dia saja maka kamu begitu stress! Oh iya satu lagi lebih baik kamu kembali ke Jepang dan teruskan pendidikan kamu, buktikan kepada semua orang terlebih kepada papa kamu itu kalau kamu bisa menjadi orang hebat dan juga bisa membuat Ibu bangga dengan prestasi yang kamu dapatkan! " jelas Rani karena memang dirinya sebagai seorang ibu tunggal harus bisa membesarkan hati anaknya agar bisa berpikir realistis soalnya Hidup itu tidak akan berhenti hari ini saja ketika Mantanmu menikah dan berbahagia.
Rani tahu jika Kevin saat ini pasti sedang fokus memikirkan kebahagiaan Adinda tadi, dua tahun bukanlah waktu yang sedikit yang dipakai oleh Kevin untuk mengenal wanita itu Jadi wajar saja jika dirinya begitu Terpukul apalagi ada anak mereka di tengah-tengah keduanya.
" kalau misalnya suatu saat aku kembali ke sini dan ingin bertemu dengan Adinda serta bertemu dengan Anakku kira-kira suaminya marah tidak ya, soalnya aku bukan niatan untuk merebut mereka tetapi sedang berusaha move on hanya saja ingin memastikan Apakah darah dagingku baik-baik saja atau tidak? "pertanyaan dari Kevin itu sebenarnya terdengar begitu konyol tetapi karena ingin membesarkan hatinya yang mau tidak mau Rani memilih untuk menyetujuinya saja.
__ADS_1
Arga dan juga Adinda kini sudah terlihat begitu santai soalnya semua acara sudah beres tidak ada yang namanya resepsi karena mereka berdua menolak mentah-mentah, yang pertama Alasannya karena tidak ingin berdiri sampai capek hanya untuk menyalami tamu kemudian sudah ada Amelia jadi tidak etis lagi kalau melakukan sebuah resepsi sedangkan sudah mempunyai anak sebesar itu.
silvia dan Hendra serta orang tuanya Arga sebenarnya menolak soalnya tidak sepadan dengan kekayaannya mereka miliki, Namun karena yang menikah adalah anak-anak maka dari itu Mereka memilih untuk membiarkan saja mengikuti pemikiran mereka Toh Sebenarnya hari esok masih ada bisa melakukan pesta yang lebih meriah lagi di saat ulang tahun Amelia yang pertama?
" kamu capek, pengen aku pijitin?" tanya Arga mengusap pelan bahu istrinya yang dari tadi selalu terlihat merenggangkan otot-ototnya yang terasa begitu kaku.
__ADS_1
" Aku hanya tidak capek tetapi Ya begitulah maklum hanya pernikahan saja Orangnya sudah sebanyak ini apalagi kalau resepsi bisa mampus, Ya sudah kamu gantian berberes deh soalnya aku sudah selesai dan pengen istirahat! "ujar Adinda yang akhirnya memilih untuk tidur di sampingnya Amelia yang dari tadi terlihat begitu anteng.
" mau mandi bareng?" tanya Arga yang seperti yang sudah mulai main modus-modusan nih membuat Adinda sedikit merasa was-was.