SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Kembali menata hidup


__ADS_3

1 minggu berlalu


Setelah kematian Suaminya, Vira kembali ke menata hidupnya yang banyak berubah. Dia harus menjadi tulang punggung untuk anak anaknya yang masih kecil, kedua Orangtua Vira pun memutuskan untuk tinggal dirumahnya .Tak banyak yang bisa ia lakukan, karena selama 5 tahun dia menjadi fulltime mommy tidak bekerja hanya mengurus suami dan anaknya


"Raaa,.."


panggil sang Ibu dari ruang tamu Vira tersentak dari lamunannya lalu menuju ke sumber suara


"Iya bu?"


"Abis ini ira mau ngapain? semua urusan rumah udah di selesaiin ke Bank. Alhamdulillah kamu udah gak punya cicilan rumah sekarang, tapi kan buat hidup sehari hari ini gimana? kamu udah fikirin belum?" tanya Ibunya Vira terdiam sesaat


"Ira rencananya mau nyanyi di cafe sama ikut wedding singer lagi bu. Kemarin Cyntia temen Ira nawarin Ira buat ngisi Akustik di cafe nya, sama nanti mau di kenalin sama temennya buat jadi Wedding Singer" jawab Vira, Ibunya nampak bingung


"Kamu apa gak kerja dikantor aja? apa kerja kaya gitu bs nyukupin kehidupan km sama anak anak?"


"Gimana bu, Ira bingung kalo ngantor lagi kan udah lama Ira gak kerja kaya gitu. Lagian Ira seneng bisa kerja kaya gini, ini kan Hobbi Ira juga"


"Yaudahlah kalo itu mau kamu, Ibu bantu kamu sambil kita jualan masakan aja gimana? Ibu khawatir itu gak bisa nyukupin keluarga km ra ?" ucapan Ibu Vira membuatnya menitikkan airmata lagi, berat sekali rasanya jalani hidup ini sekarang


"Udah, udah, kamu jangan nangis lagi kamu harus tegar nak, bukan cuma buat kamu tapi buat anak anak kamu juga. Kalo kamu nya lemah gini gimana kamu bisa mengurus mereka, Ibu sama Bapak udah tua hanya bisa bantu semampunya kamulah yang mesti kuat akan ada hari indah untuk kamu setelah ini"

__ADS_1


Vira mengangguk menyeka airmatanya


"Iya Bu, Ira pasti bisa lewatin semua ini asal Ibu sama Bapak disamping Ira" Ibunya tersenyum


Keesokan harinya


Entah karena terpaksa atau tak ada pilihan vira memutuskan pergi dengan membawa motor suaminya


"Yaampun, gue bisa gak ya bawa motor ini" gumamnya dalam hati seraya menyalakan motornya


"Kamu yakin bisa ra? apa Bapak aja yang antar kesana?"


"Motor ini dulu di pake Aa Dirga buat cari nafkah, sekarang aku yang pake buat cari nafkah juga. Kamu harus berkawan ya sama aku, bantu aku cari nafkah" seru vira dalam hatinya sesekali mengelus spedometer motor dan ajaib Vira bisa membawa motor Nmax yang dia sama sekali tak pernah dia bawa seakan motor itu memahami keadaan Vira


Sesampai Di Cafe


Vira yang telah memarkir motornya dan masuk kedalam cafe, celingukan mencari temannya


"viraaaa"


Sapa temannya yang sedang duduk di Bar Coffe Vira menoleh dan tersenyum menghampiri teman SMA nya

__ADS_1


"Hai cyn , gimana kabarnya?" sapa Vira dan mereka ber Cipika Cipiki


"Gue baik neng, loe gimana? duh ya ampun gue turut berduka cita ya atas kematian suami loe, gue harap loe bisa tabah" ujar Cyntia dengan mimik wajah sedih Vira tersenyum


"Iya makasih ya cyn , gue beruntung banget bisa ketemu elo bisa dapet pekerjaan disini"


"Iya tapi gue gak bisa kasih bayaran gede ra, maklum cafe kecil kecilan, tapi nanti gue kenalin sama pemain musik di sini barangkali mereka bisa kasih loe Job lebih jadi loe gak cuma fokus di sini. Mereka juga maen youtube sih, lumayan banyak talent nya juga" tukas sang temannya, Vira mengangguk angguk dengan binar mata senang


1 jam kemudian


"Gue balik dulu ya cyn, Mas Bara makasih ya" ujar Vira seraya merapihkan berkas berkas kontraknya dengan Bara, keberuntungan berpihak dengan Vira, Vira lolos seleksi suara setelah dia menyanyikan 3 buah lagu dan sepertinya Bara sangat suka suara khas Vira, ia pun di terima di Band nya Bara


"Aku tunggu besok kamu ya ra, aku suka banget sama suara serak kamu. Senang bekerja sama kamu"


"Sama Mas, aku juga seneng banget bisa ngisi acara cafe. Kaya mimpi yang kesampaian gitu hehehe"


"Emm, siapa dulu dong yang promosi in elo?" Cyntia berdehem Vira terkekeh


"Hahaha, bisa aja deh loe. Iyaa gue bersyukur banget punya temen yang udah baik, cantik, pinter, kaya, punya Cafe hm terus apalagi???" goda Vira mereka bertiga pun tertawa dengan ucapan lucu Vira.


Vira sesaat kembali menjadi dirinya yang periang. Hari baru yang akan dia lalui setidaknya tak terlalu membebaninya

__ADS_1


__ADS_2