
Devan sebenarnya dari awal sudah mempertanyakan tentang semuanya itu jadi ketika Adinda membahas hal tersebut ya jangan salahkan kalau memang dirinya juga sebenarnya ingin tahu, karena apa yang ia dengar dan juga terbukti di atas kertas kalau anak kecil itu sebenarnya merupakan darah dagingnya Adinda dan juga seorang pria asing Tetapi intinya pria itu bukanlah seorang Arga.
"Kamu jangan berbicara seperti itu dong seolah-olah aku ingin agar anak kalian itu wajahnya mirip denganku, tetapi itu memang sih terbukti karena mungkin kamu merindukan aku yang sudah menghilang beberapa saat lamanya akhirnya yang keluar pun merupakan duplikat ku? "tanya Arga sambil tersenyum mengejek membuat Adinda benar-benar malu karena ketahuan memikirkan orang lain saat tidak berada di tempat.
__ADS_1
Devon yang pura-pura menatap ponselnya langsung memasang tatapan tajamnya ke arah Arga yang terlihat begitu percaya diri mengatakan semuanya, pada jelas-jelas dirinya juga berada di situ ya harusnya pria itu menghargai keberadaannya kemudian tidak terlalu sombong seperti itu juga kan Karena posisinya pun tidak akan pernah direbut oleh dirinya!
"kamu itu memang manusia yang tidak tahu terima kasih sama sekali loh, sudah menghilang tanpa kabar kemudian sekali datang pun disaat yang sudah melegakan seperti ini Padahal kemarin-kemarin aku harap loh sama kamu?"omel Adinda membuat Arga mengajak gemas rambut sahabatnya itu dan Devon merasa iri serta kesal di waktu yang bersamaan Padahal selama ini ia ingin melakukan hal itu tetapi selalu saja ditentang oleh Adinda.
__ADS_1
"kamu ceritanya tidak terima dengan apa yang aku lakukan dan kamu sebenarnya Berada di posisi yang juga ingin melakukan hal yang sama, silakan lakukan saja karena aku tidak akan pernah melarangnya sebab itu merupakan haknya kamu juga? Hanya saja aku minta tolong jangan kamu menganggap kalau sebenarnya kami berdua ini sangat berjauhan, karena memang dari awal aku ingin mengurus dia tapi sepertinya kamu tahu kan penolakan yang berulang kali selalu terjadi dan akhirnya aku memilih untuk menjauh sejenak mungkin dengan begitu dia bakalan berubah pikiran?"Arga tahu kalau saat ini Devon Tengah kesal kepadanya hanya saja ia ingin meluruskan sesuatu kesalahpahaman yang sedang terjadi supaya masalahnya tidak terlalu berlarut-larut dan alhasil membuat hubungan mereka sedikit merenggang.
"kita bakalan bersaing secara sehat untuk mendapatkan Adinda dan juga Amelia dan satu lagi yang harus kamu ketahui kalau aku selama ini selalu ada untuk mereka berdua tanda kau mau dia menolakku seperti apapun aku tidak akan pernah meninggalkan dia dan lebih memilih untuk menenangkan diri karena itu merupakan tipe pria pengecut! "Sindir Devon karena memang mendengar apa yang dikatakan oleh Arga tadi dirinya sadar kalau sebenarnya Arga itu sengaja menjauh dari Adinda guna untuk menenangkan diri dan membiarkan wanita itu berpikir lebih jernih.
__ADS_1
"aku mohon untuk kali ini Tolong jangan berdebat di hadapanku karena ada anak kecil yang harus kamu ajarkan lebih banyak sopan santunnya, tapi kalau misalnya kalian tidak ada niatan untuk melakukannya Oke tidak masalah tetapi hanya saranku satu yaitu kalian mengerti dengan apa yang terjadi dan juga tidak terlalu mempermasalahkan sesuatu hal yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan! "tegas Adinda karena jika ia tidak bersikap seperti itu otomatis semua orang saling mementingkan ego masing-masing dan tidak ada yang saling mau mendengarkan dan alhasil rumah sakit yang harusnya menjadi tempat berobat menjadi ajang adu jotos dan juga adu debat dan nanti apa yang akan dikatakan oleh kedua orang tua nantinya.