SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
masa lalu


__ADS_3

Rossa bisa dibilang adalah sosok yang sangat egois karena dirinya juga sepertinya tidak pernah mengakui soal kehidupannya di masa lalu sampai menghadirkan sosok Anita di tengah rumah tangganya dengan Firman, padahal Firman saja mengakui tentang kehadiran anak itu dan tidak pernah mempermasalahkannya tetapi kenapa malah Rosa sepertinya tidak mengakui akan hal itu.


Firman bahkan tidak pernah mempermasalahkan hal itu ketika mereka sedang berdebat ataupun sebagainya, bahkan dirinya yang menggantikan posisi orang lain untuk bertanggung jawab terhadap Rossa dan Anita pun tidak pernah IA permasalahan hal itu Namun sepertinya wanita itu keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur.


wanita itu tidak pernah memahami masalah yang pernah dialami oleh suaminya karena mungkin merasa diri bahwa hanya dirinya yang boleh bermasalah tetapi orang lain tidak boleh, namun sejatinya manusia hidup yang tidak seperti itu setiap orang akan dikuatkan karena memiliki masalah dan akan menjadi pintar ketika menghadapi masalah itu Dan intinya akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ketika berhasil menghadapi masalah tanpa menimbulkan masalah yang lain.


Anita sebenarnya anak yang terlahir anak yang terlahir tanpa mendapatkan kasih sayang yang lengkap dari mamanya sendiri, mungkin karena masih menyimpan dendam terhadap Papanya Anita atau apalah itu sampai sekarang pun Firman tidak ingin mencari tahu karena sama saja tidak akan pernah mendapatkan jawaban.


" Jadi ceritanya di dunia ini kamu yang paling benar dan orang lain saja yang salah serta yang kamu mau adalah masalah kamu yang harus diselesaikan sedangkan orang lain dia tidak boleh begitu, hidup dalam berumah tangga peraturannya tidak seperti yang kamu bayangkan dan juga tidak seperti yang kamu Tentukan karena sama-sama harus saling mengerti satu sama lain dengan begitu akan terasa begitu nyaman dan juga aman serta damai, "tegas Firman sudah capek karena sebagai kepala keluarga rasa-rasanya ia tidak pernah dianggap kehadirannya dan juga tidak pernah diakui kalau sebenarnya apapun yang ia katakan harus bisa didengar oleh anggota keluarganya Lalu setelah itu disaring kira-kira pantas atau tidak untuk dijalankan.


Rossa menatap tidak suka ke arah suaminya itu sebab menurutnya pria itu selama kemunculan Rani setelah itu selalu saja membangkang apapun yang ia Katakan, tidak pernah sedikitpun menurut dan juga tidak pernah yang namanya dia barang sejenak saja untuk tidak membahas apapun.


" Jadi ceritanya kamu menyesal karena menikah denganku yang merupakan wanita keras kepala dan juga susah sekali diatur ini , padahal Dari awal kamu tidak pernah mengeluh sedikit pun karena kalau memang kamu mau mengeluh Ya sudah sampaikan saja kepada papa dan juga mama dulu jangan sekarang setelah mereka sudah pergi! "tegas Rosa yang tidak terima.


Firman menatap tanpa ekspresi ke arah istrinya itu sebab kalau bisa dibilang dirinya bukanlah seorang Dewa bukanlah Tuhan yang maha sempurna karena dirinya hanyalah manusia biasa, yang terkadang bisa merasa bosan yang terkadang bisa mengeluh dan juga merasa tidak nyaman ketika orang-orang yang berhubungan dengan yang selalu menekan dirinya seperti ini.


" aku rasa wanita egois seperti kamu lebih baik hidup sendiri tidak usah punya pasangan sama sekali karena nanti yang ada seperti begini kamu tidak akan pernah menganggap kehadiran mereka, dan satu lagi aku rasa kamu itu adalah tipe wanita yang egois yang maunya orang menerima keadaan kamu dan juga masa lalu kamu tetapi keadaan orang lain tidak pernah kamu akui! "Firman benar-benar merasa kecewa dengan kelakuan istrinya itu karena menurutnya sebagai pondasi rumah tangga keduanya harus saling memahami satu sama lain kemudian saling menghargai dan intinya tidak ada saling membeda-bedakan atau mengukur apa yang dia punya apa yang tidak.

__ADS_1


Rossa menatap tajam ke arah Firman yang kali ini menurutnya terlalu cerewet ketika berbicara, dan juga bisa dibilang mau minta suatu hal yang sebenarnya sudah terjadi pembahasan yang berulang kali Namun sepertinya pria itu tidak pernah sadar akan hal itu.


" mau berapa lagi kita akan bahas masalah ini dan juga seperti apa yang kamu inginkan agar Maksudnya kamu puas dan juga tidak akan pernah membahas lagi, aku sudah capek loh selalu itu dan itu yang kamu tanyakan dan juga kamu minta padahal dari awal aku sudah menggaris bawahi bahwa tidak akan ada bahas lanjutan selain Anita yang datang dan berkunjung serta mencari kita Karena bagaimanapun Dia adalah seorang anak, " tegas wanita itu yang tetap ada pendiriannya menolak segala macam ajakan hanya diberikan oleh suaminya karena menurutnya ajakan itu hanya akan membuat dirinya merasa terhina dan harga dirinya akan jatuh.


Rossa menjunjung tinggi Apa itu harga diri dan juga komitmen kalau dirinya tidak akan pernah patah kepada siapapun dan juga tidak akan pernah suka diatur-atur, Apalagi anak seperti Anita yang sudah ia besarkan dengan keringatnya sendiri ya seharusnya datang dan mencari dirinya bukanlah kebalikannya karena itu sama saja membuat Anita bakalan besar kepala dan akan mengulangi hal yang sama.


"aku Hanya mengingatkan saja daripada nanti kamu akan menyesal suatu saat nanti ketika kamu terlalu keras kepala seperti ini dan malah berujung pada sesuatu hal yang sangat tidak diinginkan, bukannya mendoakan karena kalau kamu kenapa-napa ya Aku juga bakalan susah hanya saja ingin membuka jalan pikiran kamu menjadi lebih dewasa dan juga tidak terlalu egois," Sesal Firman ketika memiliki istri yang susah sekali diatur.


Rossa ingin sekali tertawa ketika mendengar suaminya kali ini berusaha menjadi orang yang benar padahal sebenarnya kebalikannya dari itu hal yang terjadi, bukan ingin menjadi juri dalam kehidupan lain ataupun mengukur mengukur segala sesuatunya hanya saja sepertinya memang itulah kenyataan yang terjadi.


" Jadi ceritanya di sini kamu ingin menyiratkan kalau aku itu merupakan seseorang yang sangat susah diatur padahal statusku hanyalah sebagai seorang istri, yang harusnya patuh dan juga taat dibawa perintah suaminya tetapi aku malah memiliki sifat yang kebalikan dari semua itu? oh ya satu lagi berapa kali sih Sudah aku katakan kalau aku tidak akan pernah berubah pikiran dan juga tidak akan pernah mengikuti semua saran yang kamu berikan jika itu menyangkut Anita, dari awal aku sudah menolak jika anak itu keluar rumah adalah keinginannya sendiri maka dia juga yang bakalan kembali, " tegas istri dari Firman itu yang tidak ingin dibantah oleh siapapun meskipun oleh suaminya sendiri sebab menurutnya sikap suaminya itu terlalu lembek sampai-sampai selalu dimanfaatkan oleh orang-orang di sekitarnya ya sebenarnya dalam "termasuk" dirinya.


" Sepertinya kita berdua sama saja kalau aku bertanggung jawab dari dia lahir sampai sudah dewasa dan memiliki pekerjaan sendiri sedangkan kamu kan lebih parah dari itu, anak yang tidak ada salahnya yang hasil dari perbuatan kamu sendiri malah kamu tidak pedulikan begitu saja dan sekarang kamu lagi sibuk dengan anak yang merupakan jelas-jelas darah daging dari orang lain , " Rosa Sambil tertawa mengejek.


Firman menghentikan langkah kakinya ketika mendengar nada sinis yang diucapkan oleh istrinya barusan, itu memang sebuah kebenaran dan dirinya tidak memungkiri Hal itu namun Satu yang Pasti ya sampai melupakan anak istrinya yang dulu hanya karena lebih mementingkan Rosa dan juga Anita dan seharusnya wanita itu bersyukur.


" karena aku lebih mementingkan orang lain yang jelas-jelas orang lain itu sebenarnya merupakan bekas dari orang lain juga maka aku melupakan sesuatu yang harus aku pentingkan, dan sekarang lebih parahnya lagi orang itu bukannya bersyukur karena aku lebih mementingkan mereka Tetapi malah mencibir kebaikan yang sudah aku lakukan selama ini dengan penuh ketulusan kepada mereka." Firman begitu menyesali tentang apa yang dibahas oleh Rossa tadi sampai-sampai sepertinya ingin menunjukkan kalau dirinya adalah orang sebodoh itu ketika kebaikannya tidak dihargai Tetapi malah terus saja melakukannya dan bersikap seperti orang yang tidak punya rasa malu sama sekali.

__ADS_1


Rossa terdiam ketika mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya barusan karena selama ini pria itu tidak pernah membahas hal tersebut baik dalam keadaan apapun, membuat dirinya sadar Mungkinkah perkataannya tadi itu sudah sangat keterlaluan sampai-sampai membuat pria itu sepertinya merasa tidak nyaman.


"kamu kecewa karena selama ini sudah mengurus aku dan juga Anita, atau mungkin kamu rencananya ingin meninggalkan aku karena selama ini tidak mendengar Apapun yang kamu katakan? Aku tidak akan pernah memaksa kamu untuk bertahan jika memang kamu tidak ada niatan untuk bertahan, dan aku juga tidak akan pernah memaksakan kamu untuk bertanggung jawab dalam kehidupan kami jika memang kamu sudah merasa bosan, "tawar Rosa yang benar merasa sedikit tidak enak hati kepada suaminya itu dan akhirnya sadar sepertinya Firman Tengah memendam perasaan kecewa yang amat sangat.


Firman menghela nafasnya kasar karena menurutnya usia mereka ini sebenarnya sudah tidak pantas untuk yang namanya berpisah ataupun sebagainya Apalagi sudah ada uban di mana-mana, dan menurutnya ini hanya kesalahpahaman antara mereka berdua saja toh para dibicarakan dengan kepala dingin pasti semua masalah bakalan langsung kelar tidak ada namanya dendaman kemudian tidak ada yang namanya saling silang pendapat yang penting intinya semua aman nyaman dan juga terkendali.


" kalau perkataan kamu seperti tadi aku dengar 10 tahun yang lalu matahari ini juga aku bakalan langsung menghubungi pengacara keluarga, karena hal itu menurut aku kamu sepertinya bukan menyadari kesalahan malah mengundang masalah baru! hanya saja sekarang sepertinya saling mengintrospeksi diri untuk menjadi lebih baik lagi dan juga sepertinya yang aku dengar kalau anaknya Anita itu juga tidak tinggal dengan dia tetapi memilih untuk ikut dengan Kevin, karena waktu itu Anita harus melanjutkan kuliah Jadi tidak ada waktu untuk menjaga anaknya dan kita harus bersyukur ketika sudah dibuang tetapi Kevin masih peduli dengan darah daging kamu sendiri, " Sesal firman dan kali ini benar-benar pergi tidak ada yang namanya berhenti untuk berbicara baik dengan istrinya sebab menurutnya Percuma saja akan terasa begitu sia-sia ketika apa yang kita katakan tidak dihargai oleh orang sama sekali.


Devon kali ini sedang Duduk menatap ke arah buah hatinya yang masih kecil yang harus kehilangan maminya akibat meninggal pasca melahirkan, anak kecil yang berusia 4 tahun itu dari kecil tidak pernah bertemu dengan maminya dan lebih parahnya lagi ketika terlalu menangis merengek meminta untuk melihat mau tidak mau dirinya menunjukkan foto Adinda ketika dulu masih bersama ya Meskipun terkesan seperti seseorang yang gagal move on tetapi setidaknya ada hal yang bisa membuat dirinya bertahan sampai sejauh ini.


Olivia sebenarnya merasa miris dengan keadaan anaknya itu karena meskipun sudah menikah dengan Silvia tetapi tetap saja Masih memikirkan soal Adinda, bahkan lebih parahnya lagi sekarang cucunya itu tahu kalau maminya bernama Adinda padahal jelas-jelas bukan itu.


" kamu lihat kan gara-gara kelakuan kamu yang mengatakan hal aneh-aneh sampai Kathryn memiliki pemikiran kalau maminya itu benar-benar Adinda, untung juga Silvia sudah tidak ada Kalau tidak dia pasti bakalan merasa tersinggung dan juga tidak terima dengan apa yang kamu lakukan ini seolah-olah kamu menikahi dia hanya karena pelarian saja, "protes Olivia tidak terima dengan sikap anaknya itu.


Devan terlihat menghela nafasnya kasar karena menurutnya orang-orang semua tidak ada yang paham dengan masalahnya itu, harusnya mereka sadar Jika mencintai seseorang dalam hal Perjodohan itu membutuhkan waktu namun baru menikah selama 2 tahun Silvia langsung meninggal ya kapan dirinya menumbuhkan rasa cinta itu yang ada baru tumbuh langsung layu karena tidak sering dipupuk.


" hubungan aku dan juga Silvia sebenarnya tidak Sedekat Itu hanya sebatas pernikahan di atas kertas dan juga atas kehadiran dari Catherine, jadi ketika dia bertanya sepertinya memang tidak ada salahnya kan kalau mengatakan bahwa Adinda itu merupakan maminya dengan begitu Mungkin dia tidak akan merasa kecewa karena tahu bahwa sebenarnya Mami kandungnya itu sudah meninggal," jelas Devan yang benar-benar tidak pernah mengakui kesalahannya bahwa apa yang ia lakukan itu sudah membuat anaknya berharap dan takutnya jangan sampai nanti bertemu dengan Adinda wanita itu merasa keberatan dengan apa yang dilakukannya dan begitu pula dengan Arga yang jelas saja tidak terima Ketika istrinya dibawa-bawa.

__ADS_1


" Mama tolong mengerti dengan kondisiku Jangan pernah mempermasalahkan hal itu, karena aku tidak akan pernah berubah pikiran dan sampai selamanya tetap akan memberikan pernyataan itu, " jelas Devon yang tetap kokoh pada pendiriannya Terserah mau didengar atau tidak yang penting intinya ia yakin ini semua adalah yang paling terbaik.


__ADS_2