
Rossa dan juga Firman Akhirnya sampai lebih dulu ke Jepang karena keduanya memang tidak punya urusan lain lagi jadi dari rumah langsung ke bandara dan berangkat saat itu juga kalau soal tiket tidak perlu lagi diambil pusing Bukankah semua itu sudah diatur, maka dari itu mereka pun tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa segera sampai dan juga tujuan mereka ke rumah sakit untuk memastikan keadaan Anita kalau memang baik-baik saja maka wanita itu ingin pulang kemudian beristirahat di salah satu Hotel karena ia juga tidak ada niatan untuk menunggu anaknya itu di sana sebab menurutnya kemarin-kemarin ke mana saja?
Rossa berdiri tepat di depan ruang ICU di mana Anita dirawat dan di sana ada Ryan serta Nagumi yang menundukkan kepala mereka ketika melihat wanita itu beserta suaminya datang, Sebenarnya ada rasa sedikit terkejut ternyata orang-orang tua dari Anita itu mau datang Padahal mereka berdua sudah pesimis Sebab mereka tahu sekali bagaimana jalan ceritanya di mana Anita sebenarnya sedang tidak akur dengan kedua orang tuanya terlebih mamanya.
" Jadi ceritanya dia ada di sini mulai dari kapan dan juga sakit apa, kalau misalnya dia sakitnya biasa saja Terus kenapa bisa menginap di ICU segala bukan kayak ada ruang rawat inap yang lain yang lebih masuk akal begitu? "tanya Rossa yang tidak menatap sedikit pun ke arah Nagumi membuat Ryan tidak suka karena bukannya berterima kasih karena mereka berdua sudah menunggu anaknya tetapi yang ada wanita tua itu malah mencari perkara sepertinya saat ini.
Nagumi hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar karena akhirnya ia paham kenapa sampai Anita memilih untuk pergi dari rumah karena memang sifat orang tuanya seperti itu, dan lebih parahnya lagi setidaknya datang melihat anak dalam keadaan sekarat memberikan rasa belasungkawa atau kecemasan layaknya seorang ibu yang melahirkan anaknya capek-capek ke dunia yang malah anaknya menjadi seperti itu.
" kalau memang tante penasaran lebih baik tanyakan saja kepada dokter yang menanganinya secara langsung karena kami tidak punya hak untuk mengatakannya dan kami juga tidak punya waktu untuk melakukannya, karena kalian sudah sampai kami harus kembali ke rumah sakit sebab sudah ada yang menangani di sini dan menurut saya itu orang yang lebih berhak untuk ada di tempat ini dan menunggui Anita sampai sadar, "setelah mengatakan hal itu Rian pun menarik tangan istrinya padahal Nagumi sudah berusaha memberontak karena menurutnya sangat tidak sopan ketika orang tua baru datang bukannya diberikan kata-kata kekuatan eh malah melakukan hal seperti ini kan Rasanya sangat tidak etis.
" Kamu kenapa sih bersikap dengan orang tua Anita seperti itu bukankah kita harus bersyukur mereka datang dan akhirnya kita bisa pergi untuk bekerja nanti baru kembali lagi, kamu lihat kan Bagaimana sikap mamanya yang sepertinya tidak suka dengan kelakuan kamu tadi nanti kalau misalnya kita mau datang jenguk Anita lagi terus dilarang gimana coba? "tanya Nagumi sedikit protes dengan apa yang dilakukan oleh suaminya tadi'
Ryan menggelengkan kepala pertanda tidak peduli Mau dilarang ataupun tidak setidaknya mereka sudah mengurus Anita sampai bisa ditangani oleh ahlinya, kalau misalnya mereka tidak peduli ya Otomatis dibiarkan saja wanita itu tergeletak mampus sekalian di apartemennya karena orang tuanya saja tidak peduli masa iya mereka yang notabene merupakan orang lain malah begitu ikut campur.
" Biarkan saja biar Mamanya itu sadar diri kalau anak setelah dilahirkan ke dunia itu diurus sampai baik kemudian setelah punya jodoh dibiarkan menikah baru boleh lepas tangan, tetapi anak sendirian tidak diurus sama sekali malah sibuk dengan diri sendiri yang sudah tua itu kan sama saja orang tua yang tidak memberikan contoh untuk anak-anaknya dan orang sekitarnya Jadi untuk apa kita memberikan hormat kepada manusia seperti itu? "omel Rian yang tidak terima membuat istrinya itu hanya memilih untuk bungkam karena sepertinya sama saja ketika ia mengajak untuk berbicara yang bagaimanapun tetap hasil akhir akan seperti ini saja.
__ADS_1
Rossa akhirnya memilih untuk pergi ke ruangan dokter karena dirinya juga tidak ingin datang dengan sia-sia tanpa tahu apapun dan menghabiskan waktunya untuk hal yang percuma, satu yang ingin ya pastikan yaitu kalau anaknya itu mengidap penyakit Ya tidak masalah tetapi kalau penyakit yang seperti menular lainnya maka dirinya tidak akan peduli karena itu akibat Anita yang terlalu bodoh dalam menjaga dirinya sendiri.
" Permisi dokter, Saya ingin menanyakan pasien atas nama Anita Mahapatih Sebenarnya sakit apa sampai bisa dirawat di sini dan lebih parahnya lagi sampai masuk ke ruangan ICU? "tanya Rossa dengan tatapan datarnya bahkan tidak ada rasa cemasnya sama sekali dengan apa yang terjadi itu.
dokter tersebut menatap ke arah wanita yang tengah berbicara dengannya saat ini kalau menurutnya jika orang tua tersebut sayang kepada anaknya ya pasti akan tampak ada kecemasan kemudian ingin mendengarkan secara pasti apa yang terjadi bukan malah terlihat tenang dan juga santai serta sepertinya enggan untuk ada di depannya, namun balik lagi bersyukur karena sudah ada keluarga pasien yang datang maka dengan begitu mereka bisa langsung melakukan penanganan dan juga bisa dibilang tidak perlu harus menunggu lebih lama lagi.
" pasien Anita menderita kanker serviks dan harus segera dioperasi berharap agar ada keajaiban yang terjadi karena kalau tidak juga ya Hanya bisa pasrah saja, sebab Biar bagaimanapun kita hanya berusaha tetapi balik lagi Kalau memang berhasil syukur kalau tidak ya sudah lebih baik ikuti saja semua prosesnya," jelas dokter tersebut membuat Rossa memutar bola matanya malas karena ternyata penyakit anaknya itu adalah penyakit yang paling ditakuti oleh semua wanita yang ada di dunia ini.
" Ya sudah lakukan saja tetapi jangan pernah berharap kalau saya akan menandatangani hal itu karena satu tanda tangan saya saja saya Rugi untuk berikan kepada anak itu, jika memang prosedurnya harus dioperasi saya tidak masalah kalau memang dia hidup syukur kalau tidak juga tidak masalah juga"! Perintah Rosa tanpa beban sedikitpun membuat Firman hanya menggelengkan kepalanya karena Kok bisa ya istrinya mengatakan semua itu dengan tanpa memikirkan perasaan Anita sama sekali dan bisa dibilang sepertinya terlalu tega dengan anak sendiri.
Firman memberikan kode secara diam-diam kepada dokter kalau dirinya akan kembali lagi ke ruangan itu, terserah kalau memang Rossa tidak ingin menandatangani berkasnya maka dirinya yang akan melakukannya membuat dokter tersebut dan ingin protes memilih untuk mengurungkan niatnya.
" kamu bisa tidak jangan terlalu kurang ajar dengan orang berbuat seolah-olah kamu ini adalah orang yang paling penting yang harus didengar oleh mereka semua, kamu lihatkan dokter tersebut sampai menatap tidak suka ke arah kamu nanti kalau misalnya mereka menghentikan pengobatan yang dilakukan oleh Anita Memangnya kamu bisa melakukannya dengan mengobati anak itu sampai sembuh? "tanya Firman emosi karena dirinya memang tidak suka Ketika istrinya itu terlihat begitu angkuh kalau dengan dirinya saja tidak masalah tetapi masa iya dengan semua orang yang ditemui diperlakukan seperti itu.
Rossa menghentikan langkah kakinya lalu menatap tajam ke arah suaminya yang menurutnya Terlalu kurang ajar berani-beraninya memarahinya sekarang, Bukankah pria itu harus bersyukur karena dirinya sudah mengikuti kemauan untuk datang ke tempat ini kenapa sekarang malah melayangkan protes seolah-olah dirinya tidak punya pekerjaan yang bisa dilakukan lagi selain datang dan membuang-buang tenaga.
__ADS_1
" Jadi ceritanya kamu menyalahkan saya dengan apa yang terjadi kepada kamu dan juga apa yang terjadi kepada Anita itu karena sikap saya yang terlalu malas tahu, Wah Sepertinya di sini ada pikiran yang harus saya luruskan kalau kanker serviks itu dia yang menderita bukan saya dan satu lagi yang mencari penyakit juga dia bukan saya maka dari itu kalau memang dia tahu resikonya bakalan seperti ini ya tanggung sendiri dong masa iya bagi-bagi sama orang lain Saat senang dia ke mana saja selama ini? "tanya Rossa yang merasa tidak terima.
Firman memilih untuk diam ketika nada bicara istrinya itu sudah sedikit meninggi Takutnya nanti orang-orang di sekitar situ bakalan terganggu karena ini merupakan tempat umum , tidak selamanya masalah pribadi harus dibawa-bawa juga agar orang lain bisa mendengar yang ada mereka harus bisa menjaga keamanan dan juga kenyamanan serta menjaga agar pikiran tetap waras supaya nantinya kalau wanita kenapa-napa mereka sudah bisa berpikir dengan jernih bukan malah salah mengambil langkah.
" Terserah dari kamu saja mau bilang apa yang penting intinya aku sudah mengatakan semuanya kepada kamu nanti tergantung dari kamunya saja mau bersikap Bagaimana, hanya satu saranku jangan menjadi orang yang egois dan juga mau didengar sedangkan tidak mau mendengarkan orang lain karena hidup ini hanya bukan tentang kamu saja tetapi ada begitu banyak orang dengan pemikiran yang berbeda-beda, "ujar Firman yang terlihat begitu ada rasa kecewa di dalam dirinya namun ia memilih untuk menahannya saja sebab sama saja bohong kalau semua sudah terjadi dan apapun yang ada di depan matanya itu tidak ada satupun yang bakalan menjadi hal yang berguna.
Rossa adalah tipe istri yang sangat egois tidak pernah mengalah kepada suaminya dan juga lebih memilih agar suaminya itu yang harus mengalah kepadanya, pada rumah tangga itu menyatukan kedua orang menjadi satu ketika satu salah maka yang satu memberikan pengertian dan juga berusaha untuk memahami penyebab dari kesalahannya itu bukan malah menjadi juri bagi pasangan sendiri karena nanti akhirnya bakalan terjadi pertikaian berakhir KDRT ataupun perceraian.
rumah tangga itu dibangun bukan atas dasar yang namanya warisan atau maksudnya ketika rumah tangga orang tuamu baik-baik saja maka itu akan diwariskan kepada anaknya juga memiliki rumah tangga yang baik juga, sebenarnya berbeda apalagi anak-anak muda zaman sekarang itu pola pikirnya lain Mereka sukanya bebas sukanya pergi kemanapun dan intinya apa yang mereka inginkan harus didapatkan saat itu juga tidak peduli bagaimanapun caranya.
" Anisa itu anaknya kamu bukan anak siapapun apalagi anak dokter itu atau anak yang kamu pungut, kalau memang kamu memikirkan kebaikan hatinya maka aku yakin kamu merupakan orang tua yang paling terbaik tetapi kalau kamu hanya memikirkan sikap membangkangnya maka kamu tidak pernah memikirkan kalau sikap pembangkangnya itu asalnya dari siapa? "tegas Firman tetapi dengan ada bicara yang sedikit merendah biar maksudnya Tidak ada orang lain yang mendengarkan hal itu.
Daffa dan juga Kevin yang baru saja sampai hanya menggeleng kepala saja ketika melihat pasangan suami istri malah berdebat di hadapan mereka saat ini, Daffa merasa miris Inikah wajah kakek dan neneknya yang selama ini sangat membenci mamanya sampai-sampai tidak peduli dengan keadaannya dan lihatlah sekarang mereka malah bertengkar di depan ruangan ICU di saat mamanya sedang bertarung untuk mempertahankan nyawanya.
Kevin mengepalkan tangannya menahan emosi ketika mendengar kalau Firman ternyata peduli sekali dengan Anita bahkan kini berusaha membujuk Rossa agar memaafkan wanita itu, ini yang membuat dirinya tidak ingin sampai karena orang semua memikirkan wanita sampai-sampai tidak memikirkan dirinya yang jelas-jelas juga butuh perhatian dari seorang ayah.
__ADS_1
" Permisi di sini rumah sakit kalau memang ingin berbicara dengan suara yang keras lebih baik di rumah atau di mana saja pokoknya selain dari area ini, pasien di sini sedang merasa kesakitan dan juga berjuang antara hidup dan juga mati setidaknya keluarga pasien saling bahu membahu saling dukung mendukung agar nantinya siap menerima segala macam konsekuensi dan keadaan yang di depannya nanti seperti apa! "jelas suster yang kebetulan dari tadi sebenarnya sedikit terganggu dengan perdebatan yang terjadi antara Rossa dan juga Firman.
" Kalau kalian tidak mau menjaga Mamaku lebih baik kalian pergi dari sini saja karena aku Anaknya pasti bisa menjaganya dengan begitu baik , kami tidak butuh siapapun kami juga tidak butuh perhatian dari pihak manapun karena kami bisa sendiri dan selama ini sudah seperti itu! Kalau memang merasa rugi dengan uang tiket pesawat yang kalian keluarkan Baiklah nanti kami bakal mengganti Setelah Mama sadar, Tetapi kalau mau sekarang Ya sudah aku bakalan transfer tetapi Tolong jangan buat keributan Karena Mama pasti bakalan kecewa ketika tidurnya terganggu! "ujar Dafa yang tidak menulis sama sekali ke arah Rosa dan juga firman Yang tengah begitupun terkejut ketika tahu bahwa ternyata anaknya Anita sudah sebesar itu.