SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Ini Cinta atau Nafsu?


__ADS_3

Di rumah Vira


Vira masuk ke dalam rumahnya dengan wajah yang murung, ia kecewa kenapa semua terungkap ketika Bara sedang pergi? Vira duduk di kursi ruang tamu di lihatnya ponsel miliknya mencari nama Bara di kontaknya, saat ia hendak memencet Call Ghani datang dari kamarnya


"Mama udah pulang?" tanya Ghani Vira menoleh


"Udah sayang, Ghani baru bangun ya?" tanya Vira Ghani mengangguk


"Ma, kenapa sih Om Bara sekarang jarang datang kemari?"


"Om Bara sekarang lagi di Jogja dulu, ada urusan pekerjaan. Tapi sejak kapan Om Bara sering datang kemari?"


"Loh, Mama masa gak tau. Kalo Mama kerja kan Om Bara setiap hari datang, main sama Ghani sama Dek Indy juga. Bawain makanan buat Nenek Kakek bahkan Om Bara pernah


nemenin Ghani buat daftar ikut eskul Futsal"


Vira terperanjat tak percaya apa yang di katakan anaknya sendiri


"Ghani yang bener?"

__ADS_1


"Bener Ma, buat apa Ghani bohong sama Mama?Om Bara kaya Ayah ya ma, baik hati selama ini Ghani gak merasa gak punya Ayah Ma. Om Bara selalu bantuin Ghani kerjain PR bahkan juga gak akan pulang sebelum Dek Indy tidur di pangkuan Om Bara biasanya setelah Dek Indy tidur, Om Bara langsung pamit mau jemput Mama pulang kerja"


Vira tiba tiba Flashback dengan satu kenangan di mana Bara kadang telat menjemputnya


"Jalanan macet banget ra" serunya ternyata ia sering telat karena menemani anaknya tidur dulu, dia bukan hanya menjaga Vira tapi juga anak anak dan keluarganya


Vira masuk ke dalam kamarnya, memencet tombol Call yang sudah dari tadi ingin ia pencet


"Tuuut..tuut..tuuttt..tuuuuuutttt"


Bara tak juga mengangkat telponnya, padahal Vira sudah mencoba sampai 10x


Di Apartemen Alfian


Apartemen berukuran lumayan itu sangat kacau keadaannya, semua sampah berserakan, botol minuman keras dan puntung rokok di mana mana. Alfian Masih asyik berkutat dengan laptop nya, dia sangat berantakan.


Ternyata selama ini yang ia lakukan hanyalah menonton semua cover-an lagu lagu yang Vira nyanyikan, dia putar terus menerus setiap hari. Alfian memandangi wajah ayu Vira di layar Youtube


"Apa yang harus aku lakukan untuk menakhlukan hatimu sih Vir? besok aku akan masuk kantor, aku merindukannya" gumam Alfian

__ADS_1


Keesokan hari nya


Vira yang sedang membuat teh hangat di pantry tiba tiba di hadang Alfian. Vira menghindarinya, tapi Alfian tak kehilangan akal Virapun kesal


"Minggir" rungut Vira


"Kamu mau menghindar terus dari aku?" tanya Alfian


Sejak kapan dia jadi Aku~kamu gumam Vira


"Menghindar apanya sih? saya cuma mau lewat" balas Vira, Alfian semakin kesal di ambilnya teh Vira ia taruh di meja pantry dan menarik tangan Vira hingga ke ruang tangga darurat, Vira tak kuasa menahannya pegangan Alfian begitu kuat


"Lepas.." ucap Vira dengan nada tinggi dan membalik badannya tapi Alfian kembali menarik badan Vira lalu dengan cepat Alfian mencium bibir Vira dengan kasar. Melumatkan Bibirnya tanpa ampun untuk Vira, Rupanya Alfian tak dapat membendung keinginannya lagi.Vira menarik tubuh Alfian sekuat tenaga, matanya mulai basah. Vira sangat benci di perlakukan seperti ini


"Plakk"


Tamparan mendarat di pipi Alfian setelah berhasil Vira lepas dari cengkramannya Alfian diam seribu basa


"Kamu fikir, saya ini apa hah? kamu anggap saya wanita murahan, kenapa? karena saya Janda kamu bisa perlakukan saya sesuka hati kamu? Kalo kamu suka sama wanita, perlakukan wanita itu dengan baik bukan dengan cara seperti ini. Saya jijik sama cowo yang memperlakukan wanita dengan kasar kaya gini. Tanya dari hati kamu sendiri, kamu itu emang suka sama saya atau hanya nafsu" bentak Vira bercucuran airmata dan pergi meninggalkan Alfian sendiri yang mematung di sana

__ADS_1


__ADS_2