
Rossa menarik kuat tangan Firman agar menatap ke arahnya karena dirinya ingin mendengar secara langsung Apa benar yang dikatakan oleh suaminya itu tadi, sebab dari awal ketika mendengar dan juga Melihat kesungguhan yang dikatakan oleh Firman membuat dirinya percaya tetapi sepertinya pria itu sedang membohonginya saat ini.
Jika saja tadi Rani tidak mengatakan macam-macam ya mungkin sekarang Rosa menganggap biasa saja apa yang dikatakan oleh suaminya itu, tetapi apa yang dikatakan oleh Rani itu sebenarnya sangat meyakinkan dan dari awal proses sudah mulai mencurigai kebenaran yang dikatakan oleh suaminya itu Apakah benar atau tidak tetapi sepertinya Firman Tengah bermain-main dengan dirinya.
"kamu sedang tidak bercanda kepadamu kan Mas, dan juga kamu sedang tidak berbohong kalau kamu memang dari awal Tidak mengenali wanita ini?"tanya Rossa dengan tatapan mengintimidasi membuatnya Firman sedikit menciut tetapi berbeda dengan Rani yang tersenyum mengejek sebab menurutnya Firman itu merupakan laki-laki pengecut yang tidak berani bertanggung jawab dengan apa yang ia lakukan.
"Kenapa diam saja? Bukankah tadi secara tidak langsung kamu sudah mengakui kejahatan yang sudah kamu lakukan kepada kami di masa lalu, sekarang kamu merasa takut untuk mengakui kebusukan kamu atau mungkin kamu tidak bisa bertanggung jawab sama sekali dengan apa yang kamu lakukan? "tanya Rani sambil tersenyum mengejek.
Firman menatap tajam ke arah Rani yang menurutnya merupakan seorang wanita provokasi besar, karena gara-gara dirinya sampai-sampai sekarang Rossa sepertinya meragukan segala macam cerita yang sudah ia Karang dulu saat mereka pertama kali bertemu.
"kamu bisa diam tidak, kamu itu yang selalu saja mencari masalah denganku dan membuat aku dan istriku saat ini bertengkar itu yang membuat kamu senang kan? pembawa sial Untuk apa kamu datang ke rumahku hanya untuk membuat suasana di sini menjadi kacau, sekarang lebih baik kamu dengan anak kamu itu pergi dari sini sebelum aku melakukan hal yang tidak tidak! "sarkas Firman kasar tetapi Percayalah kalau Rani tidak gentar sama sekali.
"Jangan pernah membentak Ibuku seperti itu karena dia adalah wanita terhormat tidak seperti anda, kalau memang merasa tidak pernah melakukan di masa lalu ya sudah ngomong saja secara jujur dan berikan buktinya! "emosi Kevin terbentuk akibat perbuatan yang dilakukan oleh Firman kepadanya dan juga kepada ibunya dan terlihat pria itu sepertinya tidak menginginkan kehadirannya sama sekali karena buktinya Firman dari tadi itu tidak pernah menatap ke arahnya seolah Acuh dan tidak peduli.
Rossa mengepalkan tangan emosi karena Firman dari tadi tidak peduli dengan apa yang ia tanyakan, bahkan pria itu terkesan mengulur waktu agar mungkin pembahasan yang lain muncul di permukaan dengan begitu dirinya bisa terbebas dari pertanyaan yang Rossa berikan.
"kalian semua bisa diam tidak karena Sekarang aku ingin bertanya kepada suamiku terlebih dahulu, Kalau sebenarnya apa benar dia pernah berhubungan dengan kamu atau tidak sebelumnya dan juga Apa benar kalau kalian masih terikat pernikahan sampai saat ini? "tegas Rosa membuat semua orang di situ langsung bungkam karena memang mereka juga harus memikirkan perasaan wanita tersebut yang juga mungkin dari awal tidak tahu sama sekali kalau sebenarnya Firman itu memiliki istri yang masih hidup dan juga seorang Putra yang saat ini tengah berdiri di dekat mereka.
Firman memegang tangan istrinya tetapi Rossa dengan segera menepisnya dengan memasang tatapan tajamnya, membuat pria itu sedikit terkejut tetapi kemudian bisa menguasai dirinya dan berusaha agar bisa menampilkan wajah serius dan tidak ada kebohongan di dalamnya.
__ADS_1
"Aku ngomong yang benar Sayang kalau memang aku tidak pernah bertemu dengan dia sebelumnya, jadi kamu harus lebih mempercayai aku sebagai suami kamu yang tidak mungkin membohongi kamu dibandingkan dia yang mungkin dengan sengaja datang dan masuk serta ingin merusak rumah tangga kita yang selama ini harmonis dan juga tidak ada masalah sama sekali! "bujuk Firman membuat Rani ingin sekali menonjok mulut tajam dan juga menjijikan pria yang pernah berbagi peluh dengannya itu.
"tetapi kenapa tadi kamu mengatakan kalau dia merupakan wanita pembawa sial di masa lalu kamu dan kamu sangat senang ketika meninggalkannya, itu artinya secara tidak langsung kamu sudah ingin mengatakan bahwa memang kalian pernah berhubungan di masa lalu dan kamu tidak pernah mengatakan kepadaku sama sekali? "ujar Rossa yang terlihat merasa gemas ketika Firman masih tetap memasang wajah polosnya seolah-olah Apa yang dipikirkan oleh istrinya itu sebenarnya bukan merupakan sebuah kenyataan yang sebenarnya dan hanya akal-akalan Rani saja.
Anita tidak suka dengan apa yang ditunjukkan oleh kedua orang tuanya hanya saja syukurnya wanita itu tidak sampai mencelakai dirinya sendiri, Karena Kevin sendiri yang tidak ada niatan untuk melanjutkan hubungan dengan Anita karena dirinya masih waras dan tidak mungkin berhubungan dengan saudara sendiri.
"Pokoknya aku tetap pada pendirian kalau Kevin itu bukan merupakan saudaraku dan aku tetap ingin menikah dengan dia, kalau Papa sama Mama tidak menyetujuinya aku bakalan mengajaknya untuk kawin lari karena aku yakin dia juga mencintaiku! "ujar Anita penuh percaya diri membuat Rani menatap sini ke arahnya sebab dari tadi memang Rani bersikap biasa saja tetapi setelah tahu bahwa Anita merupakan anak dari firman dan wanita lain ya jelas saja otomatis emosi wanita itu mencuat di permukaan.
"Menurut kamu saya bakalan mengizinkan anak saya untuk pergi kawin lari dengan kamu begitu, setelah tahu asal-usul kamu yang merupakan wanita pelakor di dalam rumah tangga kami serta merupakan darah daging dari pria pengecut yang tidak berguna dan juga suka lepas dari tanggung jawab? "tanya Rani sinis membuat Rossa langsung menjambak kuat rambutnya karena tidak terima sudah mengatakan dirinya sebagai seorang pelakor karena dari awal Ia memang tidak tahu sama sekali tentang hubungan Firman dengan Rani di masa lalu.
"Kamu jangan menyebutku sebagai pelakor karena aku memang dari awal tidak ada niatan untuk menjadi pelakor di hubungan siapapun, kalau memang dulu dia mengaku bahwa masih memiliki istri aku juga tidak akan pernah mungkin mau menerima pinangannya karena aku adalah wanita yang single dan juga tidak memiliki keterikatan dengan siapapun! kamunya saja jalan yang tidak sadar diri sampai-sampai harus datang dan ingin mengganggu rumah tangga kami, Harusnya kamu sadar Kenapa dia pergi meninggalkan kamu itu karena kamu sangat tidak berguna dan memang tidak bisa diandalkan tidak seperti itu yang bisa memberikan kemewahan untuk suamiku saat ini. "tegas Rosa kasar membuat Rani begitu kesakitan akibat jambakan rambut yang dilakukan oleh Rossa tidak berhenti sampai di situ saja wanita itu bahkan menariknya lebih kuat membuat kulit kepala Rani serasa mau copot.
"Papa ngapain Menghadang Mama supaya Jangan melakukan hal-hal yang Mama ingin melakukan kepada dia, jangan bilang kalau Papa masih menyimpan perasaan sampai sekarang kepadanya? "tanya Rossa tidak terima.
"Bukan begitu mah! Hanya saja kalau sekarang Mama mengajaknya ribut itu sama saja membuat kita seperti dia yaitu murahan dan tidak punya harganya, panggil saja satpam terus ngusir dia dari sini Kan masalahnya bakalan langsung beres soalnya pengganggu sudah tidak ada lagi kan? "tawar Firman yang benar-benar ingin mengenyahkan Rani dari hadapannya supaya masalahnya dengan Rosa bisa sedikit mudah dan ia bisa mengatasi istrinya dengan cara apapun itu yang penting intinya pengganggu seperti Rani pergi.
Kevin menarik tangan Ibunya agar segera keluar dari rumah itu sekarang karena dirinya tidak ingin Rani sampai diperlakukan kasar oleh pemilik rumah yang tidak punya hati nurani itu, biarlah dirinya yang bakalan melakukan balas dendam sesuai dengan caranya tidak perlu harus Rani turun tangan dan juga ikut campur karena dirinya sudah besar Jadi otomatis bisa menjaga Mamanya itu dengan kekuatannya.
"Ayo Buk kita pulang! Soalnya di sini memang bukan tempat kita dan kita juga tidak akan pernah datang ke tempat ini lagi, dan untuk kamu mulai saat ini saya tegaskan hubungan kita berhenti sampai di sini tidak ada yang namanya tahap selanjutnya apalagi sampai ke jenjang pernikahan karena saya jijik melihat kamu! "tegas Kevin membuat Anita benar-benar tidak menyangka jika dirinya yang baru saja mendapatkan kebahagiaan langsung berhenti di tengah jalan seperti saat ini.
__ADS_1
"Aku tidak mau kamu putusin aku Kevin Pokoknya kita tetap pacaran dan juga akan menikah, urusan Papa sama Mama aku tidak peduli sama sekali mau mereka mati atau hidup pun aku tidak ingin karena yang aku inginkan itu hanya kamu bukan orang lain! "teriak Anita frustasi sampai-sampai membuat Rossa menarik kuat tangan anaknya itu dan membawa masuk ke dalam kamar serta menguncinya dari luar sebab menurutnya Anita itu hanya membuat pikiran mereka tidak jernih.
"Mama Keluarkan Aku dari sini atau aku bakalan nekat dengan loncat dari jendela, pokoknya aku ingin ketemu sama Kevin dan memperbaiki hubungan kami Jangan pernah kalian melarangku untuk melakukan hal itu! "teriak Anita dari dalam kamarnya histeris karena memang tidak terima jika diperlakukan seperti begini oleh Rossa.
"Diam kamu dan tenang di dalam tidak usah bergerak sama sekali atau Mama bakalan menjahit mulut kamu sekarang juga, jadi anak itu penurut sama orang tua kalau orang tua ngomong tidak ya sudah tetap tidak jangan pernah mengada-ngada ataupun mengambil keputusan sendiri tanpa mengatakan dan juga mendengarkan apa yang orang tua katakan!"sarkas Rosa kasar lalu turun ke lantai bawah menemui suaminya yang tengah menatap ke arah Rani membuat dirinya sangat tidak suka sama sekali.
"Papa Ngapain sih melihat wanita itu? kalian bisa tidak pergi meninggalkan rumah ini soalnya melihat kalian membuat aku pusing, dan juga kamu kalau memang kamu datang ke sini hanya ingin mendapatkan uang oke aku bakalan transfer sekarang juga Tapi tolong jangan pernah balik lagi ataupun mengganggu Rumah tanggaku! "emosi Rosa benar-benar tidak bisa dibendung lagi selain dipermainkan oleh suaminya sendiri Ia juga tidak menyangka jika Rani datang dengan membawa seorang anak pemuda yang sudah besar dan usianya hampir tidak beda jauh dengan Anita mungkin hanya selisih beberapa bulan saja.
pemikiran Rosa Bahwa saat Firman pergi meninggalkan Rani ya Otomatis wanita itu pasti sedang berbadan dua, lalu menikah dengannya karena alasan yang klasik maka dari itu ia sangat tidak menyangka dan juga merasa dibodohi oleh Firman selama bertahun-tahun.
"Terima kasih atas tawarannya Nyonya Tetapi maaf harga diri saya lebih tinggi dibandingkan uangnya Anda, Saran saya lebih baik anda selidiki lagi masa lalu suami anda mungkin Siapa tahu dia dulunya seorang yang suka gonta-ganti pasangan sampai-sampai tidak sadar Sudah berapa anak di luar nikah yang ia miliki? soalnya istri saja dia tinggalkan apalagi Wanita hanya sekali pakai doang, Saya takut jangan sampai masa tua anda tidak bisa tidur dengan nyenyak karena banyak anak yang datang mencari Papanya. "saran Rani selalu segera menarik tangan Kevin agar pergi dari situ sedangkan Kevin menatap tajam ke arah firman dan berjanji akan membuat perhitungan dengan pria itu yang sudah tega-teganya mencampakkan dirinya dan juga ibunya.
"Ibu aku belum memberikan pelajaran kepada mereka Kenapa sudah ditarik keluar, tadi aku menarik ibu keluar Ibunya tidak mau sekarang malah kebalikan seperti ini? "tanya Kevin tidak terima membuat Rani tersenyum sambil mengusap pelan bahu anaknya itu.
"Diam dan Nikmati saja kehancuran keluarga ini, Nak! Kamu lihat saja kan belum apa-apa anaknya sudah membangkang dan istrinya juga sudah marah-marah serta mencurigainya, tinggal tunggu kapan mainnya pria itu bakalan di Depak dari rumah megah ini dan bakalan menjadi gembel di luaran sana!"perkataan Rani itu memang benar sekali karena itulah yang Kevin lihat saat berada di dalam rumah megah tersebut terlihat Firman sangat tidak berkutik ketika Rossa yang mencesternya dengan berbagai pertanyaan belum lagi Anita yang mengamuk Karena Kevin memutuskannya secara sepihak dan tidak ingin berhubungan lagi dengannya.
"Benar sekali Bu sepertinya kita lebih baik pulang kampung saja tidak usah lagi berhubungan dengan orang-orang kaya, soalnya mereka semua angkuh dan tidak punya hati nurani menganggap kita orang miskin ini tidak ada artinya sama sekali! "jelas Kevin membuat Rani tersenyum karena akhirnya anak itu sadar kalau sebenarnya keluarga kaya itu hanya parasit dan tidak punya hati serta maunya menang sendiri.
"Apa kamu tidak ada niatan untuk berbicara dengan Dinda sekali lagi, soalnya ibu takut jangan sampai memang benar dia itu hamil anak kamu Dan suatu saat kamu bakalan menyesalinya loh ! Kamu juga sudah rasakan Gimana caranya dicampakkan oleh Papa sendiri, maka dari itu ibu tidak ingin anak kamu merasakannya?"tanya Rani ingin membuka jalan pikiran anaknya itu.
__ADS_1