SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Arkan


__ADS_3

saat ini Amelia dan juga Kamila sudah sampai di sekolahannya Arkan untuk menjemput pemuda itu supaya mereka pergi sama-sama ke rumahnya Hendra dan juga Silvia, karena kemarin kakeknya itu sempat memberikan kabar Kalau ternyata neneknya yaitu Silvia sedang sakit dan ingin melihat cucu-cucunya serta anak anaknya untuk datang mengunjunginya dan menghibur dirinya yang sedang sekarat itu.


" Kamu tidak usah turun dari mobil Biar aku saja soalnya Percaya deh Aku tuh pengen melihat kira-kira gimana sih gayanya para brondong tampan kalau lagi di sekolahnya, pasti cute kemudian manis dan juga intinya sangat menggemaskan serta membuat aku ingin menggigit pipi mereka itulah! "perintah kamilah membuat Amelia bergidik ngeri karena menurutnya sahabatnya itu terlalu lebay.


Amelia tahu kalau sebenarnya Kamila itu hanya bercanda saja hanya saja kesannya itu loh sangat menggelikan ketika didengar dan juga dilihat, makanya ketika sahabatnya itu ingin berbicara apapun terkadang dirinya menyuruh dia karena menurutnya sangat lucu dan juga tidak masuk akal.


" begini saja lebih baik kamu tunggu di sini biar aku menelpon Arkan agar keluar dari dalam supaya kita bisa segera pergi, kamu jangan turun ke bawah deh nanti ada itu hanya membuat suasana jadi memalukan dan aku tidak ingin mereka tahu kalau kamu itu merupakan sahabatku! "tawar Amelia membuat Kamila menatap tidak suka ke arah sahabatnya itu karena menurutnya Amelia tidak paham dengan suasana hatinya yang benar-benar ingin melihat keadaan para brondong Tampan itu kira-kira gimana ya?


kamila tetap ada pendirian yaitu turun dari dalam mobil kemudian berdiri depan gerbang soalnya kan setiap masih ada jam pelajaran pastinya gerbang itu akan ditutup, untuk menghindari ada orang asing yang membuat kekacauan dan juga untuk menghindari anak-anak dari dalam sekolah untuk bolos keluar jika belum jamnya makanya gerbang itu tidak akan pernah dibuka untuk umum terkecuali ada keperluan yang mendesak yang tidak bisa untuk menanti.


Kamila yang melihat siapa sedang menjaga di depan situ langsung mendekatinya dan juga bertingkah centilnya minta ampun, membuat Amelia yang berada tidak jauh darinya hanya bisa menggelengkan kepala sebab menurutnya sahabatnya itu terlalu lebay dan juga hanya mempermalukan diri sendiri soalnya menjadi bahan tontonan para satpam yang bertugas.


"permisi Pak aku boleh numpang nanya Tidak soalnya Ini masalahnya darurat dan kalau misalnya menunggu lagi rasa-rasanya sudah tidak bisa lagi , maka dari itu aku langsung datang ke sini untuk memastikan secara langsung kira-kira anak-anak di dalam itu belum jamnya pulang atau apa sih sampai sekarang belum keluar juga? "Tanya kamilah penasaran.


satpam tersebut menatap Aneh ke arah gadis yang tengah berdiri di pintu gerbang tersebut, dan lebih parahnya lagi Gadis itu setengah mengenakan seragam SMA pertanda bahwa baru saja pulang dari sekolahnya.


" maaf kalau boleh tahu enengnya ada perlu sama siapa ya, Soalnya di sekolah sini Tidak sembarangan ada tamu yang boleh masuk apalagi masih ababil? "tanya satpam tersebut yang menggunakan bahasa gaul yaitu ABG labil.


Kamila menatap kesal ke arah satpam tersebut sebab menurutnya masa iya sudah di jam seperti begini Kok masih pakai peraturan seperti begitu, kalau misalnya ada masalah darurat ya waktunya habis terbuang percuma untuk membahas sesuatu hal yang tidak penting.


" maaf nih ya Pak ya bukan saya tidak sopan tetapi setidaknya Kalau ngomong itu sesuai dengan aturan dikit dong, sekarang itu sudah jamnya Pulang makanya saya datang ke sini untuk menjemput adik saya bukan untuk mengganggu sekolahnya? "omel Kamila.

__ADS_1


Satpam tersebut masih kebingungan karena selama ini dirinya tidak pernah melihat kehamilano apalagi untuk mengantar serta menjemput adiknya dari sekolah itu , soalnya dirinya menghafal setiap orang yang keluar masuk dari tempat itu makanya ketika Kamila memberikan alasan tersebut Ya jelas saja dirinya tidak akan pernah mudah untuk percaya soalnya kan selama ini wanita itu sangat asing di tempat ini.


" sepertinya enengnya ini salah alamat soalnya saya tidak pernah melihat ada eneng setiap saat di tempat ini Untuk mengantarkan adiknya ataupun menjemputnya, Kalau boleh tahu Memangnya adiknya namanya siapa Soalnya semua anak di sekolahan ini saya mengenalnya tanpa terkecuali? "Tanya satpam tersebut penasaran membuat Amelia ingin sekali tertawa karena dirinya yakin saat ini pasti Kamila sedang kesel karena diintrogasi layaknya sedang interview kerja.


"yasalam, saya itu kakaknya Arkan sekaligus calon istrinya dan merupakan adik iparnya Adinda serta calon menantunya dokter Adinda dan juga Dokter Arga! " jelas kamilah penuh percaya diri membuat Amelia benar-benar tidak bisa lagi menahan tawanya.


" Maafkan teman saya pak soalnya tadi dia sudah salah ngomong kalau sebenarnya kami datang untuk menjemput Arkan, hanya katanya dia yang pengen menjemput Ya sudah saya biarkan saja tetapi nanti kalau misalnya besok lusa dia muncul lagi di sini tolong diusir saja ya soalnya saya tidak ikhlas Kalau dia sampai berhubungan dengan adik saya! "jelas Amelia membuat kamilah mencabikkan bibirnya pertanda tidak suka dengan Sikap yang ditunjukkan oleh gadis tersebut yang menurutnya hanya akan mempersulit jalannya mendekati Arkan.


"kamu kalau ngomong yang masuk akal dikit dong Ini kita lagi usaha tetapi kamu langsung kasih patah di tengah jalan, supaya juga kakak ipar itu harus mendukung adik iparnya yang kece badai membahana ini bukan malah bersikap keterlaluan seperti itu, "protes Kamila tidak terima.


" Ih kamu tuh kenapa sih malah mempermalukan aku di hadapan Pak satpam yang lagi berpikir keras tentang apa yang aku katakan tadi , sebentar kalau aku ngomong lagi jangan coba-coba kamu ikutan ya Atau aku bakalan beneran marah dan pulang jalan kaki loh ke rumah! " ancam kamilah membuat Amelia hanya bisa menggelengkan kepalanya masa iya ada orang kalau lagi ngambek memilih untuk menyusahkan diri sendiri padahal Seharusnya kan mereka cari sesuatu yang lebih aman.


" jadi Pak, gimana saya boleh kan bertemu sama suami masa depannya saya? Ya kali masa saya sudah dandan secantik ini tetapi tidak diizinkan bertemu sama sekali kan Rasanya bagaikan ditusuk sembilu tidak akan pernah saya lupakan sakitnya, karena Bapak Pernah Muda pasti pernah dong Berada di posisi seperti saya ketika sedang berjuang saat lagi sayang-sayangnya? "tanya Amelia dengan wajahnya yang begitu menggemaskan membuat siapa saja pasti akan merasa lucu tetapi satpam tersebut hanya menatap ke arah Amelia kalau memang gadis itu mengizinkan ya dirinya pasti akan langsung memberitahukan semuanya dan terlihat Amelia menganggukkan kepalanya pertanda tidak masalah kalau Kamila bertemu dengan Arkan.


" kamu itu keterlaluan banget loh Amelia, masa iya aku sudah bersusah payah datang ke tempat ini tetapi Bukannya Kamu dukung segala macam perjuanganku malah kamu patahkan semangatku sampai ke bawah akar-akarnya? " ngomel Kamila tidak terima sedangkan Amelia yang memilih untuk tidak diambil pusing karena menurutnya sahabatnya itu terlalu berlebihan.


akhirnya keduanya menunggu akan di dalam mobil tidak ada yang mau keluar dari dalam situ karena kebetulan cuaca di luar itu sangat panas banget, kebetulan kulit mereka yang sensitif itu jadinya jika terpapar dengan sinar matahari langsung rasanya sama tidak menyenangkan dan hanya membuat sesuatu itu menjadi iritasi!


"gini amat ya punya teman zaman sekarang bukannya menghargai perasaan sahabatnya sendiri malah menjadi orang yang kelihatan begitu kejam di jagat raya ini, setidaknya calon adik iparnya didukung lah dikasih semangat Ataupun mungkin kata-kata penghiburan yang lumayan berarti eh malah ini langsung diperlakukan sangat tidak adil padahal kamu tahu sendiri kan luar dalamnya aku seperti apa? " kamilah masih saja ingin melayangkan protes karena dirinya tidak terima Amelia mengerjainya seperti ini.


Arkan yang saat ini tengah bersama dengan Davin berjalan bersama-sama keluar dari dalam kelas karena tadi Arkan sempat pamit sebab katanya kakaknya telah menunggu di depan gerbang, maka dari itu Davin terlihat begitu antusias sebab nantinya pasti akan bertemu dengan Amelia.

__ADS_1


"Aduh Terima kasih banyak ya Bro karena kamu bersekolah di sini akhirnya Setiap hari aku bisa melihat bidadari turun dari rumahnya kamu, pokoknya nanti kalau SMA kita harus barengan soalnya aku belum bisa move on dari kakak kamu yang cantik jelita itu! " ujar Davin membuat Arkan menepuk pelan kepala pemuda itu karena aku bisa-bisanya ya mengatakan hal yang tidak masuk akal.


" kalau sifat kalian seperti begini terus maka Jangan harap aku bakalan mengizinkan kamu ketemu sama Kak Amelia, Karena kakakku itu merupakan seseorang yang sangat sempurna dan masa iya aku sebagai adiknya malah membiarkan dia berhubungan dengan Bocah Tengil seperti kamu! " sungut Arkan kasar membuat Davin merasa lucu.


" karena kamu sudah memukulku maka pokoknya Hari ini aku bakalan nebeng sama kamu untuk pulang ke rumah nantinya, coba saja kalau kamu membantah karena aku akan langsung melaporkan kekerasannya yang baru saja kamu lakukan kepadaku tadi dan itu sudah masuk pasal penganiayaan loh, "ujar Davin.


Arkan malah menarik rambutnya Davin ya katanya itu merupakan rambut gaya torpedo yang akan membuat para wanita klepek-klepek, kemudian menjatuhkannya ke samping sehingga sekarang Davin itu terlihat seperti seseorang yang baru habis dikerjain karena hari ini sedang untuk ulang tahun.


" ya ampun astaga kenapa kamu malah melakukan yang lebih parah dari itu terus aku kan nanti jadi jelek nanti apa kata Amelia kalau melihatku yang berpenampilan seperti ini,, Ah kamu memang keterlaluan sekali sih jadi teman tidak pernah mendukung apapun yang aku lakukan malah kamu membuat aku terlibat dalam masalah yang besar! " ujar Davin tidak terima dan berusaha memperbaiki rambutnya tetapi sekarang Arkan malah menggunakan kesempatan untuk setengah berlari menuju ke arah mobil kakaknya yang kebetulan sedang terparkir langsung depan gerbang jadi membuat dirinya tidak perlu harus berjalan lebih jauh lagi untuk menggapai mobilnya.


" Kakak sudah nungguin dari tadi atau Baru saja sampai, maaf adik sedikit telat Soalnya tadi ada sedikit tugas yang diberikan oleh guru?" tanya Arkan Tidak enak hati.


Amelia merespon biasa saja dengan cara menganggukkan kepala karena ketika adiknya meminta maaf ya pertanda dia sadar dengan kesalahannya tetapi Amelia juga tidak boleh egois, kecuali Arkan melakukan ini atas unsur kesengajaan Ya jelas saja dirinya tidak terima!


"Ya Tuhan, kamu ini calon suaminya siapa sih Sampai semanis ini? Aduh sini duduk sama mama biar nantinya kamu bakalan Mama ceritakan sesuatu hal yang menarik dan juga lucu, pokoknya intinya akan membuat kamu merasa nyaman dan juga tidak akan bosan! "ajak Kamila membuat Amelia langsung memberi kode kepada adiknya agar segera menggantikan dirinya untuk membawa mobil itu.


" dalam peraturan hidup ini di mana-mana yang cowok yang nyetir bukan cewek, jadi jangan mempermalukan keluarga kita dengan membuat kamu duduk Jadi puas di belakang Sedangkan kakak kamu ini menjadi pembantu di depan! "ujar Amelia membuat Kamila langsung lemah seketika karena sepertinya sahabatnya itu memang benar-benar sedang mengerjainya habis-habisan.


Amelia kini sengaja pindah duduk di sampingnya Arkan membuat Kamila yang tadi Ingin turun dan duduk di situ akhirnya mengurungkan niatnya dan memasang wajah cemberutnya, Arkan memilih untuk tidak ambil pusing sebab dirinya tahu bagaimana kedekatan antara Amelia dan juga Kamila selama ini jadi Jika mereka saling mengerjai satu dan yang lain Sepertinya itu merupakan hal yang masuk akal.


" maaf semuanya aku telat Soalnya tadi ada insiden yang disengaja oleh seseorang karena merasa bahwa takut kalau saingan denganku, Kakak aku bisa Permisi sebentar untuk duduk di sini soalnya Sepertinya aku tidak bisa duduk di depan karena sudah diisi sama kakak Amelia yang paling manis itu?" tawar Davin membuat Arkan menatap tidak percaya ke arah sahabatnya itu yang entah bagaimana caranya dalam sekejap mata penampilan rambutnya tadi sudah berubah semula.

__ADS_1


" eh aku tidak setua itu ya jadi jangan memanggilku dengan sebutan yang sangat menggelikan itu, karena yang ada kamu hanya akan mempermalukanku sebab nanti semua anak-anak di sekolah ini pasti akan tahu kalau kami sudah sesuai itu! "omel Kamila tidak terima.


"Ya jelas kakak sudah tua itulah soalnya itu pakaian seragam sma-nya kan masih dipakai sedangkan di sini adalah sekolahannya anak SMP jadi jelas mereka akan tahu kalau sebenarnya yang sedang bersama dengan kami ini adalah kakak-kakak yang sudah tua, Kecuali kakak Amelia yang menurutku adalah generasi yang tidak akan pernah tua sampai kapanpun dan aku sangat mendukung hal itu terjadi! "ujar Davin membuat suasana di dalam mobil itu terasa begitu menyebalkan karena semua orang kalau berbicara semuanya pada tidak masuk akal.


__ADS_2