
Kevin adalah seseorang yang tidak menerima penolakan sebab Biar bagaimanapun selama ini dirinya lebih dulu berhubungan dengan Adinda barulah Arga, jadi otomatis pria itu merasa jika dirinya lebih berhak berhubungan dengan Adinda dibandingkan suaminya sendiri.
egois memang tapi begitulah sikap pria tersebut yang tidak pernah mau mengalah dan juga tidak pernah mau mengakui kesalahannya, seharusnya dia mengerti Kalau Adinda menghindar pertanda bahwa memang wanita itu merasa tidak nyaman ketika berdekatan dengan dirinya.
" Tapi aku maunya bicara sama kamu karena ini urusan antara anak kamu dan juga anakku dan kamu pasti paham, kecuali kalau kamu itu orang bodoh yang tidak mau bersyukur dan kebanyakan mengeluhnya serta melakukan seharusnya yang tidak perlu kamu lakukan! "tegas Kevin penuh penolakan membuat Adinda menatap penuh keheranan ke arah pria itu yang menurutnya terlalu bertingkah menjadi orang yang paling terpenting dalam hidupnya sampai-sampai mau agar dirinya mendengar setiap perkataannya nanti.
Adinda memilih untuk mengabaikan saja sebab menurutnya pasti bakalan capek dan juga menghindar sendiri jika dirinya juga tidak peduli dan Acuh begitu saja, hidupnya itu sudah senang dan bahagia bersama dengan suaminya saat ini Jadi untuk apa terpaku pada kehidupan di masa lalu yang hanya akan menjadi benalu dan juga menjadi beban pikiran yang bertumpuk di dalam hidupnya.
kevin yang merasa diabaikan langsung menarik tangan Adinda dan membawanya ke parkiran membuat Amelia benar-benar merasa emosi, dirinya dari tadi sudah berusaha sabar kemudian menghormati seseorang yang lebih tua tetapi kalau orang tua itu tidak bisa bersikap baik maka jangan menyesal kalau dirinya bakalan marah juga.
"saya dari tadi sudah berusaha sabar loh Om tetapi sepertinya Om semakin hari semakin menjadi-jadi dan akhirnya membuat saya semakin tidak suka, Oh iya satu lagi kalau memang Mami melarang saya untuk menjadi wakil ketua OSIS sepertinya masuk akal Soalnya orang tuanya saja kurang ajar Bagaimana cara mendidik anaknya menjadi seseorang yang patuh? dan satu lagi Tolong jangan satu tangan Mami saya karena asal Om tahu saja ya Papi saya itu orangnya posesifnya minta ampun, kalau sampai dia tahu ada orang yang berbuat kurang ajar terhadap istrinya saya yakin tangan Om yang kurang ajar tadi itu pasti tidak akan pernah bertahan lagi di tempatnya yang semula! "Sindir Amelia karena menurutnya Dia paling tidak suka ketika melihat maminya merasa tidak nyaman dan juga melihat maminya yang merasa seperti terintimidasi dan sebagai anak Oh tentu saja ia tidak akan tinggal diam dan menonton begitu saja melihat kesulitan yang tengah dialami oleh Adinda.
" kamu masih kecil Jangan belajar kurang ajar seperti Mami kamu ini ya, Oh iya Satu lagi saya tidak pernah takut dengan Papi kamu karena dia itu adalah seorang perebut dan juga orang ketiga yang hadir di dalam kehidupan kami! "sarkas Kevin kasar membuat Adinda tidak terima ketika anaknya diperlakukan buruk seperti itu.
sudah cukup dahulu Kevin menghina dirinya dan juga meragukan kehadiran Amelia sampai-sampai mencurigai kalau Amelia itu merupakan anak orang lain, dan sekarang ketika orang lain itu sudah menerima dengan sepenuh hati Kevin malah hadir dan membawa berlaku kasar kepada anaknya tentu saja dirinya tidak terima jika hal itu terjadi.
Plak
Adinda melayangkan satu buah tamparan tepat di pipinya Kevin tidak peduli jika saat ini mereka Tengah menjadi bahan tontonan semua orang, sudah habis kesabarannya dari tadi ketika Kevin ngelunjak kemudian membuat dirinya tidak nyaman dan terakhir kalinya mengganggu anaknya serta memarahi Amelia dengan tanpa perasaan.
__ADS_1
" jangan coba-coba ada yang membentak anakku walau hanya sedikit saja karena aku sebagai wanita yang melahirkannya tidak terima sama sekali, Mas Arga yang selama ini menyayangi kami saja tidak pernah bersikap kasar masa iya kamu hanya orang asing yang ibraninya bersikap kurang ajar seperti begitu dan kamu pikir saya bakalan tinggal diam? "tanya Adinda dengan tatapan matanya yang begitu nyalang membuat Kevin benar-benar merasa terluka karena Adinda sudah berubah dan terlihat begitu memusuhinya serta menganggap dirinya itu seperti orang lain.
Kevin Ingin menggapai tangan Adinda Bahkan ia tidak peduli dengan pipinya yang terasa begitu kebas akibat tamparan yang dilayangkan oleh wanita itu, dirinya hanya ingin memperbaiki semua kesalahan yang pernah ia lakukan tidak ingin Mengulangi kesalahan yang sama lagi dan kalau bisa berharap agar mereka bisa memulainya dari awal ya meskipun ada Arga sebagai penghalang.
" aku minta maaf dan aku mohon Tolong jangan membenciku Seperti Dulu aku akui aku salah tetapi berjanji tidak akan pernah mengulangi hal itu lagi, tolong Kamu hargai permintaanku ini Dan kalau bisa kita memulai dari awal lagi seperti dulu ya Meskipun menurutku ini sangat terkesan kurang ajar dan juga tidak punya sopan santun tetapi aku bingung harus memulainya dari mana! "pinta Kevin penuh permohonan sedangkan Adinda membulatkan matanya sempurna karena tidak percaya jika pria itu berani-beraninya mengatakan kata-kata kurang ajar seperti itu dan juga sangat tidak masuk akal.
" kamu masih waras kan atau Sebenarnya kamu ini pasien rumah sakit jiwa yang lagi kabur sekarang, kalau memang iya lebih baik kamu kembali saja daripada kamu keluar dan hanya mengganggu ketenangan orang lain? "Adinda sudah tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana sebab menurutnya orang yang ada di hadapannya ini benar-benar gila dan juga sudah tidak waras lagi.
Arfan ya Dari tadi melihat kegilaan bapaknya Dafa yang menjadi tidak terima ketika Begitu teganya memarahi Amelia dan juga Adinda di waktu yang bersamaan, dirinya memang menyayangi Amelia sampai kapanpun tetapi tidak terima ketika ada orang lain yang menghinanya secara langsung seperti itu.
naura yang dari tadi berlari mengejar Arfan tidak terima ketika kekasihnya itu sedang mengambil ancang-ancang untuk membela Amelia, sebab menurutnya wanita itu memang pantas dipermalukan karena sudah berani-berani yang merebut perhatian dari kekasihnya sendiri.
" kamu yakin dengan apa yang kamu katakan barusan itu bahwa kamu sebenarnya yang selalu ada untukku di manapun dan juga kapanpun, atau kamu hanya terlalu percaya diri dan merasa yakin jika kamu paling benar di antara semua orang yang ada? Amelia yang selama ini menemaniku tidak pernah banyak mengukur seperti yang kamu lakukan, Padahal kamu datang hanya ada maunya saja setelah mendapatkan apa yang kamu inginkan kamu bakalan pergi tanpa menoleh lagi! " hardik Arfan yang begitu kasar karena menurutnya sudah habis kesabarannya untuk terus-menerus membina hubungan dengan wanita yang memiliki temperamen yang sangat buruk serta tidak ada rasa pengertian kepada orang lain di dalam hidupnya.
arfan memilih untuk mengabaikan Naura begitu saja sebab begini fokusnya hanya tertuju kepada Amelia yang tengah menghubungi Arga, dan bersyukur Papinya itu sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit jadi alhasil bisa mampir sebentar apalagi ketika mendengar ada orang yang berani mengganggu jantung hatinya Oh tentu saja pria itu seperti kebakaran jenggot.
" Memangnya manusia kurang ajar Siapa yang sudah berani mengganggu Mami kamu, ah Sepertinya orang-orang di dunia ini belum terlalu mengenal Arga Erlangga dengan begitu baik jadinya mereka terus-menerus melakukan hal-hal yang sangat tidak aku sukai! "ujar Arga yang benar-benar tidak terima Ketika istrinya diperlakukan seperti itu di hadapan semua orang karena itu sama saja otomatis mempermalukan Adinda dan menyiratkan secara tidak langsung kalau sebenarnya wanita itu merupakan wanita yang tidak baik.
"yang maka dari itu papi datang sekarang juga Tunjukkan kalau Papi itu merupakan pria yang paling bucin dan juga paling posesif di dunia ini, Bila perlu hajar itu aki-aki tua sampai melayang ke udara supaya jangan kurang ajar lagi kepada Mami soalnya aku dari tadi ingin sekali menonjoknya hanya saja lupa jurus apa yang harus aku pakai ! "Amelia sendiri membakar semangat Arga biar segera menyusul ya Siapa tahu dengan begitu masalah mereka bakalan selesai.
__ADS_1
Arga mengepalkan tangannya menahan emosi karena dirinya paling tidak suka ketika miliknya diganggu oleh siapapun itu tanpa terkecuali, yang boleh mengganggu dan juga menyentuh adalah dirinya karena hal tersebut merupakan miliknya dan otomatis orang-orang tidak boleh sembarangan tanpa perintah ataupun izin darinya.
adinda dari tadi sudah merasa Jengah ingin pergi ke tempat lain tetapi sepertinya dirinya sekarang sudah menjadi bahan tuntunan siapapun akibat kelakuan bodohnya Kevin yang tidak sadar kondisi, Arfan pun yang terlihat menatap iba ke arah Adinda yang terlihat begitu kebingungan langsung mendorong tubuh Kevin agar segera menjauh.
" saya peringatkan Om dengan nada yang sopan dan sebagai anak yang lebih muda artinya harus menghargai orang yang lebih tua, kalau sebenarnya jika Om punya malu lebih baik pergi dari sini sekarang soalnya kasihan anak Om itu merupakan seorang ketua OSIS di sini masa iya Papanya malah berperilaku yang sangat tidak sopan! Oh ya satu lagi Daffa itu dikenal di sini sebagai seorang yang Playboy dan juga psikopat gila serta seseorang yang tidak punya rasa malu sama sekali, Jika sampai semua anak-anak melihat sikapnya Om ini akhirnya mereka sadar kalau Sebenarnya ada apa itu hidup di lingkungan yang salah karena tidak mendapatkan ajaran yang sempurna! " Kevin benar-benar tidak terima ketika ada anak kecil masih bau kencur Malah menasehatinya seperti itu ya walaupun sebenarnya tidak ada yang salah dengan apa yang dikatakan oleh Arfan tadi tetapi setidaknya gengsinya itu seperti menutupi segalanya.
Daffa yang tadi kesal kepada Kevin merasa heran ketika Papanya Itu pun tidak kembali kembali Padahal dari tadi ya sudah bilang kalau menunggunya di parkiran, ya Meskipun Kevin sekarang juga ada di parkiran tetapi karena jaraknya yang lumayan jauh dan juga ada apa Sedang fokus dengan ponselnya akhirnya tidak sadar jika sebenarnya Papanya telah membuat kehebohan.
" ini ada apa lagi sih, Terus kamu kenapa menunjuk-nunjuk ke arah Papaku seperti itu? Kamu mau ajak tawuran Ya sudah bilang saja karena aku bakalan jabanin Kamu kok, tetapi Tolong jangan kurang ajar dengan Papaku karena aku tidak akan pernah terima hal itu terjadi! " ujar Daffa membuat Kamila Ya jelas saja tidak terima lah.
Kamila berdiri kemudian Menghadang Dafa yang Ingin menonjok Arfan sebab menurutnya pria itu baru datang malah menciptakan kehebohan sendiri, setidaknya sebagai anak harusnya dirinya sadar dengan kelakuan papanya yang dari tadi sudah membuat suasana yang tidak begitu bagus dan juga sudah membuat Adinda terlihat begitu Tidak enak hati terhadap semuanya.
"eh ketua OSIS yang keren kece badai membahana tolong ya nasehati papa kamu biar jangan mempermalukan diri sendiri di depan semua orang, sadar tidak apa yang dilakukan terhadap tante Adinda tadi? Kalau memang kamu tidak sadar Oke aku bakalan katakan kepada kamu yang jelas sejelas-jelasnya biar kamu paham kalau sebenarnya papa kamu itu sudah mempermalukan tante Adinda, padahal orang-orang datang ke sini itu untuk menghargai penyampaian dari guru-guru bukan malah membuat drama yang sangat memalukan seperti itu! kalau misalnya kamu mau marah jangan kepada Arfan karena dia hanya ingin membuka jalan pikiran papa kamu itu agar bisa paham dan tidak membuat kesalahan untuk kedua kalinya, aku bingung nanti Om Arga datang entah apa respon yang bakalan dia berikan tetapi intinya kalian harus bertanggung jawab dengan kekacauan ini! "kamilah sebenarnya terlihat sangat Antum seperti Amelia Hanya saja karena merasa tersinggung dengan sikapnya Kevin membuat Gadis itu ya akhirnya nyolot juga.
Kevin benar-benar merasa tersudutkan apalagi ketika melihat Adinda, wanita itu malah membuang wajahnya ke tempat lain tidak peduli dengan keberadaannya sama sekali.
Adinda benar-benar merasa kecewa dengan sikap Kevin yang menurutnya sangat keterlaluan sebab bisa-bisanya melukai harga dirinya, nanti apa kata orang-orang ketika kamu jika Kevin itu merupakan pria di masa lalunya dan ia yakin mereka pasti berpikiran kalau dia dulu merupakan wanita yang murahan.
" kalian semua yang terlalu sibuk dengan urusan kami berdua, padahal aku tadi ingin berbicara dengan Adinda secara baik-baik hanya kalian saja yang terlalu sibuk dan juga seperti tidak punya kegiatan lain lagi! kalau misalnya kalian mengabaikan ia tidak mungkin ada kehebohan seperti ini kan , hanya dasar kalian ya saja yang benar-benar tidak sadar diri akhirnya menyalahkan aku yang jelas-jelas hanya ingin memperbaiki kesalahan! "Kevin tetap pada pendiriannya bahwa dirinya tidak salah Dan juga sikap yang ia tunjukkan kepada Adinda itu sebenarnya masuk akal.
__ADS_1