SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Putus Asa


__ADS_3

Viola wanita yang memiliki pendirian yang begitu kokoh meskipun ia salah tetap saja mempertahankan kalau dirinya itu benar, padahal jelas-jelas Adinda dan juga Arga sadar dan juga tahu kalau sebenarnya Wanita itu sudah dengan sengaja mendorongnya agar jatuh.


Hanya saja meskipun kedua orang yang berkuasa di situ yaitu Papanya Adinda dan juga papanya sendiri membujuknya bagaimana rupa Wanita Tetap saja memilih untuk bungkam, seolah-olah pengakuan yang ia lakukan itu nantinya tidak akan memberikan keuntungan sama sekali untuknya.


Bukan ingin menjadi pribadi yang bisa dibilang tidak menghargai orang lain hanya saja kalau memang sikap aslinya seperti itu kenapa tidak akan pernah bisa berubah, mau diancam dengan cara apapun kemudian dinasehati sampai berapa kali pun ya tetap saja pada pendiriannya.


"kamu Kalau merasa diri salah ya sudah buat lah pengakuan supaya orang lain mendengarkannya tidak perlu harus berbohong lagi kan, Memangnya Apa sih yang kamu tunggu dan juga Ah pasti yang kamu mau sampai-sampai tahu berbuah tetapi tidak bisa bertanggung jawab? "amarah Devon sudah tidak bisa ditahan lagi karena pesta yang awalnya meriah berjalan sesuai dengan keinginan Adinda dan juga orang tuanya kini berubah menjadi suasana yang mencekam akibat aksi yang ditunjukkan oleh Viola dan juga ketakutan dari pegawai yang hadir di situ.


Viola yang dari tadi memiliki harapan terakhir terhadap Devon langsung Harapan itu membawa pergi begitu saja, karena sepertinya harapannya itu tidak akan berjalan mulus soalnya pria yang ia harapkan bakalan membelanya kini terlihat malah enggan menatap ke arahnya.

__ADS_1


kalau ditanya kecewa Ya jelas aja dirinya merasa kecewa tetapi tidak tahukah dia kalau semua orang di situ lebih kecewa lagi kepadanya, mereka datang ke situ untuk bersenang-senang bukan malah dihadapkan ke situasi yang rumit seperti saat ini


"iya betul Miss Viola! kalau memang merasa diri bersalah Ya sudah membuat pengakuan saja kenapa sih terlalu ribet sekali, soalnya kalau anda tetap pada kejadian seperti itu yang ada kita bakalan pulang tanpa membahagiakan tuan rumah! "ujar Rebecca yang merupakan salah satu orang yang hadir di tempat itu dan juga pegawai dari pada Barata Yudha Corporation.


semua orang mengagukan kepala mereka pertanda sepemikiran dengan yang dialami oleh Rebecca, mereka merasa yakin kalau ini hanya akal-akalan Viola agar semua orang merasa bosan berada di situ dan akhirnya mereka akan melipur pulang satu persatu Lalu setelah itu wanita itu bakalan bebas pergi begitu saja.


"yah benar sekali kami setuju dengan apa yang dikatakan oleh Nona Rebecca tadi, kalau sebenarnya ini hanya akal-akalannya saja agar kita semua bisa minggat dan Lalu setelah itu dia bakalan izin pulang dengan alasan sakit. Lagian Apa susahnya sih tinggal mengakui perbuatan yang sudah dilakukan Bukankah bersikap Gentlemen itu memang harus, yang artinya tahu berbuat atau bertanggung jawab tahu melakukan sesuatu ya berani mengambil resiko!"sahut temannya Rebecca yang bernama Miranda itu membuat Viola menatap tajam ke arah mereka berdua karena tidak terima jika Wanita itu sudah berani mengatur hidupnya Padahal jelas-jelas kalau di kantor papa nya merupakan direktur utama dan tidak akan satupun yang bakalan membantah Apa yang diucapkan oleh dirinya nanti.


Semua orang Saling pandang soalnya kebingungan permasalahannya letaknya ada di mana sampai-sampai Viola memberikan tuduhan sekeji itu kepada Adinda, karena memang dari awal tidak ada nampak wajah keterpaksaan semuanya pada tersenyum bahagia dan juga merasa senang karena akhirnya ada bayi di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


"Wah Sepertinya anda sedang berhalusinasi tingkat tinggi soalnya terlalu percaya diri sekali mengatakan semua ini, lebih baik pergi saja dari hadapan kami semua karena wanita yang tidak berkelas seperti kalian itu pantasnya menjauh!"ujar Rebecca Sambil tertawa karena memang di kantor dirinya terkenal sebagai seorang wanita yang julid dan juga suka menegakkan keadilan maka dari itu ketika ada yang berbuat salah Ia adalah orang pertama yang bakalan merasa gemas.


"kamu itu...


Lukas terlihat menarik tangan anaknya karena sebelumnya dirinya sudah izin pamit pulang kepada Hendra sebab Ia tidak mungkin berlama-lama di situ dengan segala macam kejadian yang terjadi hari ini, mau ditaruh di mana Lagi mukanya ketika anaknya sendiri yang sengaja mencorengnya dengan begitu tidak baik.


"Tuan Lukas Saya rasa ini semua bisa diselesaikan dengan perlahan dan juga kepala dingin tidak perlu harus emosi itu, nanti kami bakalan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi karena mungkin dia merasa tidak suka jika barangnya ingin diambil oleh orang lain!"tawar Hendra lagi soalnya tidak enak hati kalau sampai pria itu membawa pergi putrinya sedangkan masalah di sini masih menggantung seperti begitu.


"cepat minta maaf kepada Nona Adinda sekarang juga dan juga kepada calon suaminya itu, katakan bahwa kamu tidak akan pernah mengulanginya lagi bahkan tidak boleh menjadi orang yang seperti ini! "perintah Lukas tetapi Viola terlihat menggelengkan kepalanya menolak bujukan yang diberikan oleh Papanya.

__ADS_1


Hendra hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat ada anak ya yang sengaja mempermalukan orang tuanya seperti itu, percuma sekolah tinggi-tinggi jika hasil akhirnya orang tua tidak akan ada harganya di mata anak sendiri dan kalau memang anak sendiri seperti itu Nanti pertanyaannya Bagaimana di mata orang lain.


"sepertinya anak Anda memang susah diatur kalau begitu biar kalian kembali saja nanti besok tunggu saja surat penangkapan dari kantor polisi, Saya dari tadi sudah menunggu itikad baik tetapi sepertinya tidak ada yang berniat melakukannya jadi Ya tidak masalah! "setelah mengatakan hal itu Hendra pun memberi kode kepada semua pegawainya agar segera bubar karena moodnya sudah hancur berantakan tidak ingin lagi yang namanya Abu Nawas berdiri di hadapan orang lain pura-pura tersenyum padahal sebenarnya keadaannya sedang tidak baik-baik saja dan maka dari itu mewaspadainya dari awal lakukan ke sebuah hal yang lebih bagus.


__ADS_2