
Adinda bohong jika dirinya bisa tidur dengan tenang ketika suaminya di luar sana Tengah ribut dengan seseorang yang dulu pernah mereka temui ketika masih berada di Jerman, karena memang orang tersebut terlalu ngotot dan akhirnya memberikan pilihan yang aneh membuat semuanya jadi tidak terkendali seperti saat sekarang ini.
belum lagi suaminya itu merupakan stok orang yang memiliki kesabaran yang begitu terbatas, sampai-sampai tidak tahu harus bersikap bagaimana Dan intinya tidak tahu lagi harus melakukan hal apa jadi dirinya hanya bisa menunggu tanpa kepastian seperti ini ketika orang lain sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing di kamar.
wanita itu terasa tidak bisa tidur dengan tenang ya Meskipun Sebenarnya hari masih terasa begitu sore namun Sebenarnya tadi dari awal ia ingin beristirahat sejenak , sebelum Menyiapkan makan malam untuk semuanya karena memang kebiasaannya ya Dari dulu hobinya berkutat dengan alat-alat dapur dan juga tidak ingin anak-anaknya serta kedua orang tuanya harus kekurangan gizi hanya karena dirinya yang malas memasak.
" Ya Tuhan, Mas Arga Kenapa sih ditelepon tidak diangkat sama sekali? Apa tidak tahu kalau aku sekarang lagi cemas memikirkan kamu yang tidak pulang-pulang juga, Apa kamu mau melihat aku yang mati berdiri karena satu pun tidak ada yang muncul di sini? "gumam Adinda yang begitu penasaran karena dari tadi ia mencoba menghubungi suaminya tetapi tidak direspon.
Arga saat ini telah menatap tajam ke arah Devon yang menurutnya terlalu banyak drama dalam hidupnya sampai-sampai lupa kalau sebenarnya orang lain tidak suka dengan kelakuannya itu, pria itu sudah dari tadi memperingatkannya agar berhenti tetapi tidak digubris olehnya dan sekarang lebih parahnya lagi malah semakin mengata-ngatai dirinya sebagai seseorang yang egois lah dan sebagainya padahal dari awal dirinya dan juga Adinda tidak pernah punya hubungan sama sekali jadi pertanyaannya egoisnya itu terletak di bagian mananya?
__ADS_1
" Saya dari tadi sudah mencoba untuk menjadi manusia yang paling sabar di muka bumi ini tetapi kamu malah menyalahgunakan kesabaran saya itu untuk kepentingan kamu, Saya harap setelah hal ini ketika saya dan istri sudah kembali kamu sudah tidak menjadi gembel di depan rumah kami hanya untuk menunggu kepulangannya! kalau peringatan saya ini tidak pernah kamu hiraukan Maka jangan menyesal jika saya melakukan sesuatu dengan cara saya sendiri, Bukankah kalau misalnya kita masuk ke ranah hukum posisi saya itu kuat karena saya adalah suaminya yang otomatis ingin menjaga istrinya dari serangan para makhluk yang aneh seperti kamu ini, " jelas Arga lalu memilih untuk pergi saja yang meskipun dia akan berteriak seperti apapun yang penting intinya ia menjauh lebih dahulu.
Catherine menangis ketika melihat Arga menjauh karena sebenarnya ia ingin bertemu dengan maminya bukan malah dibiarkan begini saja, sudah begitu Papanya terlihat begitu frustasi dan kalau misalnya anak kecil itu salah bicara entah nanti apa yang bakalan terjadi kepadanya.
"Catherine kita pulang sekarang jangan merengek dan juga jangan menjadi gadis cengeng, karena di sini itu bukan kamu saja yang pusing tetapi Papi juga karena dari tadi menunggu Mami kamu tidak muncul sama sekali, "tegas Devon yang menarik tangan anaknya agar segera ikut dengannya meskipun Catherine terlihat sebenarnya ingin menolak.
" I want to meet my mom, but I don't understand This is problem, "gumam Catherine yang benar-benar tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa lagi apalagi kakek dan neneknya kali ini tidak ikut serta dengan mereka pergi karena memang dari awal Olivia dan suaminya Taylor melarang keras.
" lain kali dengar apa yang papi Katakan tidak boleh berpikir sendirian yang nantinya akan membuat kita seperti ini sangat menjadi gembel dan juga tidak punya apapun, Kalau harta Papi punya begitu banyak tetapi kalau soal Mami kamu kita tidak mungkin memaksa agar dia selalu Stay di rumah kan? "ujar Devon penuh penekanan berharap agar anak sekecil itu paham sebab menurutnya anak-anak zaman sekarang itu pola pikir mereka begitu maju dengan cepat jadi penjelasan yang sebenarnya panjang dan memerlukan waktu yang lumayan lama bisa dicerna dengan begitu cepat.
__ADS_1
" Aku hanya ingin bertemu sama mami setelah bertemu dengannya kita bakalan pulang saat itu juga, Jadi papi tolong jangan marah-marah karena aku jadi takut! "ujar Catherine yang sambil menundukkan kepalanya.
Devon tidak pernah mengakui kalau dirinya salah dan memegang prinsip kalau dirinya itu selalu benar dan orang lain lah yang harus menurut kepadanya, Hal itulah yang membuat kedua orang tua hanya terkadang berseberangan pendapat dengan pria itu namun yang tetap sama saja tidak ada perubahan sama sekali ketika ego lebih mengalahkan segala-galanya.
" Ya sudah kalau memang mama tidak mau ikut Devan ke sana nanti papa saja yang berangkat untuk memastikan Bagaimana keadaan mereka secara langsung, soalnya dari kemarin pikiran papa itu sudah tidak enak takutnya itu anak malah membuat keributan dan akhirnya hubungan kita dengan Hendra dan juga Silvia menjadi berantakan! "jelas Tailor yang tidak ingin kegilaan yang dia lakukan oleh Devon berakhir pada sesuatu yang buruk dan dengan hal itu mungkin membuat semuanya menjadi sedikit rumit.
Berbeda dengan Kevin yang saat ini tengah benar-benar galau karena ibunya yang bernama Rani itu jelas-jelas menolak dengan keras keinginannya untuk merebut Adinda dari suaminya, wanita itu tidak ingin rumah tangga yang dijalani oleh anaknya itu akibat unsur paksaan dan dengan begitu ketika Adinda merasa bosan akan melepaskannya begitu saja.
" ibu itu kenapa sih selalu melarang pergerakanku ketika ingin melakukan sesuatu, Padahal aku ini sudah dewasa yang otomatis bisa mengambil keputusan dalam hidup?" tanya Kevin yang sedikit merasa tersinggung dengan sikapnya Rani yang menurutnya terlalu berlebihan Bukannya pulang mengurus suaminya Tetapi malah memilih untuk tinggal di sini dan sibuk dengan segala macam pergerakan dalam hidupnya.
__ADS_1
" Ibu bukannya ingin menjadikan kamu itu seperti anak kecil tetapi hanya tidak suka dengan kelakuan kamu itu saja karena menurut Ibu sangat tidak masuk akal dan juga aneh, Masa iya orang sedang hidup berbahagia dengan keluarganya Tetapi malah kamu ganggu sekarang pertanyaannya Memangnya kamu pikir orang-orang di sekitarnya bakalan tinggal bilang saja ketika kamu memperlakukan hal itu kepadanya? Ayo kamu sudah susah payah mengumpulkan semua ini tetapi kenapa malah mengurus kehidupan di masa lalu kamu yang jelas-jelas memang harus dilupakan, Jangan hanya karena keinginan kamu yang sesaat itu membuat akhirnya kamu mengorbankan orang lain, " ujar Rani yang mencoba untuk berpikir positif Karena menurutnya anak-anak yang sudah dewasa seperti Kevin itu seharusnya bisa dibilang menggunakan cara tersebut yaitu langsung jujur kepada permukaannya saja tidak perlu harus berbasa-basi segala.
Kevin terlihat menghela nafasnya secara perlahan sebab Percayalah ini bukanlah keinginannya untuk berhenti mengejar Adinda, namun balik lagi ketika semua orang tidak mendukung rasa-rasanya mungkin sudah terlambat ia bisa bersatu kembali dengan wanita tersebut.