SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Murka


__ADS_3

"Apa??


Rani berteriak histeristik ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh Daffa barusan sebabnya tidak menyangka jika kejadian yang menimpa anaknya adalah ulah dari wanita itu, dan kenapa bisa Kevin kembali bertemu dengannya dan juga melakukan sesuatu yang sebenarnya sangat tidak masuk akal.


Kevin terlihat sepertinya tidak peduli dengan penjelasan yang akan diberikan oleh Daffa ataupun Rani yang ingin mendapatkan kejelasan dari masalah yang ada, sebab Biar bagaimanapun seorang ibu tentunya menginginkan yang terbaik bagi Anaknya ya Meskipun bisa dibilang anaknya itu sudah tidak mudah lagi dan juga sudah mempunyai anak pula tetapi kasih sayang orang tua itu tidak pernah luntur dan ingin anaknya mendapatkan yang terbaik.


Kevin yang ingin bangkit dan kembali ke kamarnya mendadak langsung dicegah oleh Rani karena dirinya ingin berbicara secara langsung dan juga memastikan masalah yang terjadi, terserah ketika menanggapinya Seperti apa dan juga keinginannya harus bagaimana hanya saja ia paling tidak suka ketika apa yang terjadi menjadi sebuah bahan perbincangan yang harus terlalu berbelit-belit dan akhirnya harus membuang waktunya untuk sesuatu yang percuma.


Dafa menatap ke arah Papanya dengan Tatapan yang tanpa ekspresi sebab menurutnya Ia yakin pasti Kevin menganggap kesalahannya tadi itu merupakan sebuah hal yang biasa saja, padahal menurutnya entah bagaimana nasibnya kedepannya ketika kembali ke sekolah besok pasti nanti bakalan dijauhi Amelia kembali kemudian terjadi perang dingin kepada mereka berdua seperti dulu sebelum wanita itu memilih untuk duduk sebangku dengannya.


Rani hanya bisa menghela nafasnya karena ternyata ketika menunggu penjelasan anaknya itu tidak ia dapatkan sama sekali, dan yang menjadi pertanyaannya Kenapa anaknya itu susah sekali untuk diatur dan juga kenapa anaknya itu maunya hanya terpaku pada masa lalu sampai-sampai tidak ada niatan untuk menikah sampai saat ini.


"apa tidak ada penjelasan untuk ibu tentang masalah yang sudah terjadi di sekolahnya Daffa tadi, dan kamu maunya ibu itu hanya diam saja membiarkan kamu menghadapi masalah ini sendirian? Ibu mengenal Adinda itu dengan begitu baik dan ibu juga tahu bagaimana hubungan kalian di masa lalu maka dari itu ibu pengen kamu jujur dan juga mengatakan Sebenarnya apa yang terjadi, karena setahu Ibu tadi itu kamu pergi ke sekolahnya Dafa untuk mengikuti pertemuan orang tua bukan malah pulang untuk mendapatkan pukulan seperti ini? "Rani tidak bisa menyalahkan Adinda begitu saja sebab sudah cukup Mereka menorehkan Luka kepada wanita itu dan selama ini juga mereka tidak pernah sibuk dan juga tidak mau tahu dengan keadaan anaknya Kevin.

__ADS_1


Kevin bahkan sepertinya lupa jika saat pernikahan antara Arga dan juga Adinda terjadi ada Amelia di tengah-tengah mereka, Namun karena mungkin sudah terlalu lama dan hobinya hanya terpaku pada sesuatu hal yang tidak nyaman untuk orang lain akhirnya pria itu sepertinya melupakan darah dagingnya sendiri dan malah mencurigai hal yang bukan-bukan.


" Ibu sebenarnya ingin mendapatkan jawaban yang seperti apa supaya Ibu puas kemudian tidak bertanya lagi tentang apa yang aku hadapi saat ini, padahal dari awal Ibu sebenarnya tahu kalau aku paling tidak suka ketika ada yang terlalu sibuk dan juga ikut campur terlalu dalam di dalam masalah yang sebenarnya bisa aku selesaikan sendiri? " tanya Kevin tidak suka sedangkan Rani ya Otomatis tidak terima ketika anaknya memberi batas seperti itu padahal maksud dan tujuannya baik tidak ingin membuat orang lain merasa kecewa dengan tindakan yang diambil oleh Kevin tadi.


"ibu tidak akan pernah peduli jika memang dalam hal ini kamu yang salah dan juga kamu yang sengaja mencari gara-gara dengan wanita itu, tapi kalau misalnya dia yang memulai dari awal kemudian dia yang sudah membuat kamu malu dan akhirnya diajak oleh semua orang itu adalah hal yang paling tidak ibu terima dan akan segera menemuinya dalam waktu dekat! "tegas Rani membuat Daffa Ya jelas saja tidak terima ketika Adinda disalahkan padahal jelas-jelas masalah ini berasal dari papanya yang terlalu konyol dalam bersikap.


" nenek Tolong jangan menyalahkan tante Adinda hanya karena kesalahan yang tidak pernah ia lakukan sama sekali, bahkan lebih parahnya lagi tante Adinda tadi itu sepertinya sangat malu sekali karena apa-apa yang tiba-tiba muncul kemudian menarik tangannya dan juga mengatakan hal-hal yang sangat tidak masuk akal! Padahal selama ini Mama Anita selalu berusaha mendapatkan Perasaan Papa tetapi sepertinya tidak dihargai sama sekali, nanti sekarang ada orang lain yang sudah memiliki keluarga yang begitu bahagia eh malah diganggu! "ujar Daffa membuat Kevin Mendes kesal karena anaknya itu sudah seperti seorang provokator yang ulung karena bisa-bisanya mengatakan suatu hal dengan begitu detailnya Padahal tadi setahunya ketika dirinya bertindak Dafa sedang tidak ada di tempat karena dipanggil oleh Kepala Sekolah.


wanita yang sudah tidak muda lagi itu benar-benar kecewa dengan sikap anaknya yang hobinya hanya terjerumus kepada masalah di masa lalu, wanita di luaran sana itu masih banyak kalau memang tidak menyukai Anita pun tidak masalah tetapi Bukankah ada orang lain lagi tidak harus terpaku kepada Adinda yang jelas-jelas sudah menjadi istri orang dan hak milik orang lain yang tidak ingin berbagi dengan siapapun.


" Jadi ceritanya kamu ingin merebut kembali Adinda dari suaminya dan dengan cara begitu kalian bisa membangun hubungan rumah tangga yang harmonis, Lalu setelah itu menghancurkan hati anak-anak yang sudah besar dan juga bisa dibilang sangat ingin melihat orang tuanya itu berbahagia sampai kapanpun? " tanya Rani ingin memastikan kira-kira jalan pemikiran anaknya itu harus seperti apa diarahkan Supaya paham kalau dunia Ini sebenarnya sangat kejam di luaran sana karena setiap apa yang kita inginkan tidak akan berjalan sesuai dengan keinginan.


"Ibu jangan terlalu mengurusi kehidupanku Lebih Baik Ibu menyusul bapak ke kampung lagi untuk mengurus para pekerja di sana, kasihan loh Bapak sudah tua itu harus bekerja keras hanya agar membuat kehidupan masyarakat di kampung menjadi layak! "tawar Kevin membuat Rani memasang tatapan tidak suka ke arah putranya itu karena sudah berani-beraninya mengalihkan topik pembicaraan dan juga bisa dibilang sepertinya terkesan menghindar dari masalah yang ada.

__ADS_1


" Ibu sebelum datang ke sini untuk melihat keadaan kalian sudah meminta izin kepada suami dan Ya otomatis dia mengizinkan karena menjenguk anak sendiri masa iya tidak boleh, hanya saja yang membuat Ibu tidak suka saat datang ke sini kamu malah terluka dan juga terkesan melakukan sesuatu hanya untuk membahayakan diri kamu bukan untuk mencari kebahagiaan! "sindir Rani yang memang tidak suka dengan sikap anaknya itu.


" ya tidak bisa begitu dong ibu, karena seorang istri itu harus bisa bersama dengan suaminya dan harus bisa melayani suaminya apapun kebutuhannya dan apapun pekerjaannya! bakti seorang istri itu terlihat dari bagaimananya yang bisa melayani dan juga menyenangkan suaminya sendiri serta menjalankan setiap perintah yang diberikan, Tetapi kalau misalnya ibu hanya peduli kepada kami saja dan melupakan keberadaan Bapak ia lebih baik dari awal tidak usah memutuskan untuk menikahkan biar maksudnya kehidupan kalian masing-masing supaya tidak saling merepotkan dan juga memikirkan satu sama lain! "Kevin merasa besar kepala karena Akhirnya bisa membelikan Posisi yang sebenarnya dan juga bisa membuat ibunya berhenti untuk menceramahi dirinya.


" Papa sepertinya lagi mengalihkan topi pembicaraan supaya maksudnya nenek tidak usah membahas soal tante Adinda lagi deh, Ayolah Pak menjadi seorang pria sejati itu bukan dilihat dari postur tubuhnya yang atletis kemudian tampangnya yang keren tetapi harus bisa menghadapi masalah tanpa menimbulkan masalah yang baru! "bujuk Dafa membuat Rani ingin sekali tertawa karena cucunya itu memang pendukung sejati yang sangat setia karena terbukti bisa membungkam mulutnya Kevin agar tidak bisa berbicara banyak lagi dan alhasil bisa menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya biar tidak menggantung begitu saja.


"aku ingin sekali bertemu dan berbicara secara langsung dengannya tetapi Hanya kami berdua saja dan mencoba menyalahkannya karena perpisahan kami di masa lalu, Namun sepertinya dia tidak terima dan juga dia tidak peduli dengan kehadiranku sama sekali bahkan kami yang sudah puluhan tahun tidak bertemu dia sedikitpun Tidak memasang tatapan Kerinduan seolah-olah Aku ini adalah orang asing! "jelas Kevin membuat Rani tidak percaya ke arah anaknya Kok bisa-bisanya ada pikiran sepicik itu di dalam kehidupannya.


Rani Bagaimana tidak tertawa kok bisa-bisanya Kevin berharap agar istri seseorang merasa rindu kepadanya, setiap orang itu pun punya masa lalu tidak selamanya Masa lalu itu berjalan sesuai dengan keinginan terkadang bahkan mungkin mentok di tengah jalan.


"astaga Kevin kamu ini kok sudah menjadi seorang dokter tapi pemikirannya masih berhenti di tempat, padahal Seharusnya kamu sadar hidup di dunia ini tidak ada yang abadi pasangan suami istri yang menikah sudah puluhan tahun saja bisa bercerai apalagi kalian hanya pacaran doang! lebih baik kamu berbenah diri menjadi seseorang yang bisa membanggakan orang tua bisa membanggakan kamunya sendiri dan juga anak-anak kamu, jangan lagi mengganggu kebahagiaan orang lain yang nanti akhirnya kamu bakalan dihadiahi roti bakar yang begitu sedap yang sekarang tengah tidur enak di dalam wajah kamu! " Kevin tidak suka dengan perkataan ibunya yang sepertinya memang benar tidak ingin mendukung keputusannya agar bisa kembali dengan Adinda.


" Ibu, aku melakukan semua perjuangan ini agar aku bisa kembali kepada Adinda nantinya! Hanya saja kalau memang Ibu tidak suka sama sekali ya sudah Tolong jangan berkomentar karena aku sudah dewasa, dan satu lagi permintaanku Tolong jangan pernah memperlakukan Adinda buruk di depan mata kalian karena aku tidak menyetujui hal itu terjadi! " jelas Kevin yang terlihat begitu tidak suka ketika Rani secara terang-terangan sepertinya tidak mendukung jika dirinya akan kembali kepada Adinda suatu saat nanti.

__ADS_1


__ADS_2