
Rossa Tentu saja tidak terima ketika anaknya itu harus berhubungan dengan manusia di masa lalu suaminya saat ini, ya Meskipun sampai sekarang wanita tidak tahu sama sekali Kalau dirinya dan Kevin itu sebenarnya tidak punya hubungan darah apapun itu.
karena wanita itu sebenarnya bukan anak dari firman dan juga dirinya dan otomatis mereka tidak punya hubungan kekerabatan dalam bentuk apapun, jika saling menjalin hubungan ya rasanya tidak ada yang salah karena memang seharusnya seperti itu.
" kamu ceritanya mau memasang wajah memelas itu supaya saya jadi kasihan sama kamu, Lalu setelah itu saya bakalan memberikan restu untuk hubungan kalian? jadi orang itu jangan terlalu percaya diri karena belum tentu apa yang kamu inginkan bakalan kamu dapatkan, apalagi manusia seperti mereka-mereka ini Memangnya kamu pikir saya mau keturunan kita bakalan hancur? "tanya Rossa dengan tatapan sinisnya kepada Anita Sebab anaknya itu terlihat sangat Nelangsa seperti tidak punya semangat hidup lagi padahal semuanya sudah disediakannya tinggal menikmati saja kenapa harus mengeluh dan juga kenapa harus mencari yang sudah tidak perlu untuk dicari.
Anita mendapat tidak suka ke arah Mamanya itu karena menurutnya sudah sangat keterlaluan sebagai orang tua, masa iya gara-gara masalahnya dengan firman anaknya juga harus terbawa-bawa dengan masalah mereka Seharusnya kan sedikit profesional dalam keluarga lah Maksudnya masalah orang tua ya Biarlah orang tua yang menyelesaikan anak tidak tahu apapun.
" mama sama papa itu sudah sangat keterlaluan memperlakukan aku seperti orang lain padahal jelas-jelas di rumah ini hanya ada aku anak kalian, setidaknya kalian hentikanlah aksi saling diam-diaman itu dan restuilah hubunganku dengan Kevin dan juga berikanlah harta yang diinginkan oleh tante Rani bukan ke semua itu jadi beres? Lagian Mama jangan lupa dong Tidak semua yang memiliki ini 100% miliknya mama, pasti di dalamnya ada miliknya Papa nah yang miliknya papa itu ya sudah dikasihkan saja kepada Kevin Kan masalahnya langsung beres? "saran Anita yang tidak paham apapun kalau Firman itu sebenarnya datang ke rumahnya Rossa hanya membawa pakaian di badan tanpa membawa titel apapun yang mungkin bisa dibanggakan sebagai seorang pria.
"kamu ingin agar Mama menghargai dia sebagai seorang suami dan juga memberikan harta yang sudah mama dan keluarga usahakan sampai sejauh ini untuk anak dari hasil pernikahannya yang dahulu, Kalau memang dia tahu dia punya keturunan ya harusnya dia kerja keras dong bukan hanya duduk saja dan menikmati hasilnya Nanti pertanyaannya kalau misalnya istrinya yang terdahulu datang menggugat dia bakalan kasih mereka pakai apa?" tanya Rossa membuat Firman yang baru saja kembali dari kamarnya Setelah membersihkan tubuhnya merata tidak suka ke arah istrinya karena selalu saja mengukur segala sesuatunya menggunakan uang.
" kamu bisa tidak setiap kali mengucapkan sesuatu dipikir dulu kira-kira aku bakalan tersinggung atau tidak, setiap kali kamu ngomong hobinya hanya mencari masalah saja Padahal jelas-jelas aku ini merupakan suami kamu dan juga kepala keluarga di sini? oke kalau memang kamu tidak mau menghargaiku Ya tidak masalah tetapi tolong Jangan rendahkan harga diriku dan juga masa laluku, bukankah kita sudah berjanji sehidup semati akan menerima kekurangan pasangan apapun itu jadi seharusnya kamu pegang kata-kata yang itu! "Firman sudah habis kesabarannya tidak seperti begini terus bukan apa tetapi kalau misalnya seorang wanita menghargainya Ya tentu ya bakalan menghargainya balik tetapi jika sebaliknya wanita itu menganggap remeh dirinya ya jangan salahkan dirinya juga bakalan melakukan hal yang lebih nekat lagi daripada ini.
__ADS_1
Rossa tertawa mengejek menatap ke arah suaminya sebab menurutnya Firman itu aktingnya paling keren berperilaku seperti seseorang yang sedang tersakiti, padahal seharusnya sadar diri kalau apapun dikeluarkan oleh dirinya dan apapun yang dikatakan itu merupakan sebuah pernyataan yang memang tidak akan pernah bisa untuk dibantahkan kebenarannya.
"Jadi ceritanya di sini kamu menuduhku mengada-ada dan Sebenarnya apa yang aku katakan itu kejadiannya tidak ada sama sekali, dan juga kamu bersikap seolah-olah aku merupakan wanita yang memang tidak pantas untuk dihargai di sini karena apapun yang dikeluarkan oleh Mulutku Itu adalah sebuah kebohongan?" tanya Rossa dengan tatapan menyindir kalau memang Firman mau mencari masalah ya sudah jangan salahkan dirinya akan merespon balik sebab menurutnya dirinya paling tidak suka menyentil orang Tetapi kalau dirinya disentil Maka jangan harap orang itu bakalan lolos.
Anita memutar bola matanya malas Karena begini sudah akhirnya dari perdebatan di dalam keluarganya selama ini, pada hasil akhirnya akan terjadi pertengkaran yang tidak pernah ada habisnya yang membuat semua orang di dalam keluarga itu merasa tidak nyaman dan juga merasa sepertinya kehadiran mereka itu tidak ada apa-apanya.
" kalian itu maunya apa sih Setiap kali kita membahas sesuatu yang lain kalian malah membahas yang lain pula, padahal Masalahnya kan tidak serumit itu juga kan hanya tinggal yang namanya saling mengakui kesalahan Ya sudah habis bukan malah memperkeruh suasana saling menjatuhkan satu sama lain! " Anita capek hanya dijadiikan kambing congek yang tiap hari harus melihat perdebatan kedua orang tuanya yang bisa dibilang sama-sama memiliki keras kepala.
Firman tetap saja pada pendiriannya bahwa di sini Yang salah adalah istrinya, Rosa seharusnya mengalah tidak perlu harus memperkeruh suasana dengan tetap mempertahankan kalau dirinya adalah yang paling benar.
" Terserah kalian mau ngomong apa yang penting Intinya jangan pernah ada manusia di masa lalu kamu masuk ke dalam rumah ini, kalau kamu mau keluar ya sudah silakan keluar tidak masalah silakan urus perceraian kita aku tidak masalah tidak bisa hidup tanpa kamu! "setelah mengatakan hal itu Rossa pun memilih pergi dari situ sebab capek juga sih berdebat Hanya mengundang masalah kemudian masalah itu datang ya kita tidak tahu jalan keluarnya harus seperti apa.
Anita menatap tidak suka ke arah papanya yang menurutnya sebagai seorang pria tidak pernah memiliki ketegasan dalam hidupnya, setidaknya dia mengerti dengan apa yang diinginkan oleh keluarganya yang mungkin dengan begitu mereka tidak perlu harus sampai seperti ini.
__ADS_1
"ini semua gara-gara kamu yang memintanya selalu terlalu aneh-aneh padahal orang tua dari awal sudah bilang kalau tidak usah sama sekali, tetapi kamunya saja yang terus membangkang perkataan orang tua dan Ya sudah kalau memang mama sama papa akhirnya berpisah selamat kamu menjadi seorang anak broken home! "Firman memilih untuk keluar rumah pria itu merasa tidak betah berada di dalam karena menurutnya ketika Rosa sudah tidak menganggapnya sebagai suami maka saat itu pula kekuasaannya di rumah itu sudah hilang.
Anita membenci keadaan yang sekarang padahal Apa susahnya sih hanya tinggal memberikan restunya untuk hubungannya dengan Kevin, Lalu setelah itu mereka berdua pasti bakalan pergi dari tempat itu tidak akan pernah tinggal Soalnya dari awal kan memang hubungan mereka rasanya katanya salah.
Kevin yang sudah selesai mengurus izin cutinya Tetapi hanya diizinkan selama 2 minggu karena sebentar lagi mau ujian maka dari itu ia memilih untuk segera kembali ke tanah air, uang yang berasal dari keluarga Adinda yang dari awal ia menolak ternyata akhirnya dipakainya buat biaya transportasi sebab Dia tidak punya simpanan apapun untuk digunakan.
"nanti aku gunakan setelah itu bakalan aku ganti kok karena memang ini Uang bukanlah milikku, Pokoknya Ibu sampai tahu maka bisa bahaya urusannya jadi lebih baik aku diam-diam saja karena aku kan juga nanti bekerja! "batin Kevin yang akhirnya menggunakan uang tersebut untuk membeli tiket pesawat miliknya.
Ryan mengantarkan sahabatnya itu menggunakan sepeda motor miliknya menuju ke bandara karena kebetulan barang bawaan Kevin tidak terlalu banyak hanyalah sebuah koper yang tidak terlalu besar, karena memang dirinya harus kembali ke tempat ini dalam waktu 2 minggu karena jika tidak ya Otomatis satu semester bakalan Terlewatkan dan ia harus mengulang kembali.
"aku berangkat dulu ya nanti tolong kamu ngomong ke pemilik minimarket terus sama tempat club malam kalau aku izin kerja selama 2 minggu Karena ada urusan keluarga, nanti setelah balik aku langsung masuk kerja lagi kok jadi tolong mereka mengerti dengan kondisiku saat ini! "pamit Kevin lalu segera pergi.
"Kevin tunggu, Kemanapun kamu pergi aku juga bakalan ikut berapa banyak hari kamu tinggalkan tempat ini maka aku pun akan melakukan hal yang sama! " Kevin benar-benar terkejut dengan kedekatan seorang wanita yang saat ini tengah menyeret koper tepat berada di belakangnya begitupun dengan yang dirasakan oleh Rian.
__ADS_1
"Nagumi, kamu kok bisa nekat seperti itu? nanti apa yang dikatakan oleh keluarga kamu kalau sampai kamu ikut Kevin pergi kembali ke Indonesia, mereka pasti mengira kalau Kevin itu mencuri kamu Dan nanti masalahnya bakalan lebih rumit lagi saat dia kembali? "tanya Rian tidak habis pikir dengan pemikiran wanita itu yang menurutnya kok bisa-bisanya ya modal nekat saja padahal Kevin saja tidak pernah menaruh minat kepadanya.