SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Badai Ku Hadapi


__ADS_3

Dani sebenarnya ingin sekali menolak permintaan yang dilontarkan oleh Arga tadi, hanya saja ketika Melihat kesungguhan dan juga wajah memelasnya membuat pria itu mau tidak mau mengambil keputusan yang tersulit di dalam hidupnya.


Feli jelas saja tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh suaminya itu tanpa merundingkan hal sepenting ini kepadanya terlebih dahulu, padahal keputusan yang diambil oleh Putra mereka itu bisa dibilang bukan sesuatu hal yang gampang dan sepele jadi tidak perlu harus diambil pusing.


wanita itu menatap tajam ke arah suaminya menyerahkan secara tidak langsung bahwa keputusan yang diambil oleh Dani itu benar-benar ia tentang , tetapi menjadi pertanyaannya Apakah suaminya mau berubah pikiran ketika Melihat kesungguhan di mata anak mereka itu.


"kalian itu apa-apaan sih mengambil keputusan tidak menanyakan kepada mama dulu, seharusnya Ngomong dong biar kita ngomong bagaimana caranya agar masalah ini bisa ada jalan keluarnya tidak perlu harus pakai acara kabur segala? Tetapi kalau kamu belum apa-apa sudah seperti begini mama yakin selama ini katanya kamu sangat tulus kepada Adinda itu hanyalah kebohongan saja, dan mama jadi meragukan kalau kamu itu hanya melakukan ini semua agar menghindari Apa yang ingin kamu lakukan kepada kamu nantinya." tanya Feli dengan nada yang begitu kesal karena tidak terima sama sekali.


Dani menghembuskan nafasnya secara perlahan ketika mendengar nada protes yang diberikan oleh istrinya itu karena, walau Sebenarnya ya sebenarnya bukan sengaja melakukannya melainkan ini merupakan sebuah keputusan seorang pria sejati makanya sebagai seorang Papa yang harus mendukung.

__ADS_1


"Aku bukannya mau menghindar ataupun lari daripada kenyataan karena tidak mampu lagi mendapatkan hatinya Adinda, hanya saja untuk sekarang aku juga perlu ketenangan di dalam hidupku karena sungguh selama beberapa hari ini pikiranku benar-benar kacau dengan apa yang terjadi kepadanya dan juga tentang penolakan yang selalu ia lakukan kepada anak dalam kandungannya Jadi kalau misalnya aku tiba-tiba menawarkan tanggung jawab dan juga menyatakan perasaan percaya tidak kalau Respon yang ia berikan itu pasti bakalan mengalahkan sirine tanda akan terjadinya perang? Hidupku juga harus berjalan tidak perlu harus seperti begini terus karena akhirnya aku yang bakalan kesusahan, maka dari itu aku mohon dengan sangat Mama tolong jangan melarang anakmu ini karena dia juga butuh seseorang yang bisa menjaganya?"minta Arga penuh permohonan membuat Feli benar-benar tidak tahu lagi harus merespon Seperti apa karena Percayalah ia benar-benar merasa kekecewaan ketika anaknya itu memutuskan untuk pergi menjauh hanya karena ingin menghindar dari seorang wanita saja yang sebenarnya sangat mudah untuk ditaklukan.


"kalau sampai kamu pergi oke baiklah Karena Mama juga bakalan pergi saat ini juga, dan kembali ke rumah opa sama oma kamu serta meninggalkan Papa kamu karena di sana mereka bakalan menerima mama dan menerima semua perkataan yang mama katakan nantinya! "ancam Felly tetapi Percayalah Arga menganggapnya biasa saja karena menurutnya apa yang dikatakan Mamanya itu sebenarnya sangat tidak masuk akal dan juga tidak mengerti dengan keinginannya yang jelas-jelas patah sebelum dibenarkan dan juga kalah sebelum bertanding.


Arga memberikan kode kepada Dani agar segera menenangkan istrinya itu, Sedangkan dirinya pergi ke kamar milik ya untuk membereskan semua pakaiannya karena biar bagaimanapun ia harus pergi saat ini juga sebelum berubah pikiran.


"pokoknya Mama tidak akan pernah mengijinkan harga pergi ke Menara bawah air Milik kamu itu, Seharusnya kamu mencari orang lain yang jelas-jelas pasti membutuhkan pekerjaan dan juga upah yang besar bukan malah mengirimkan anak kamu sendiri! "ujar Fely benar-benar tersulut emosinya tetapi Dani tidak peduli sama sekali toh yang meminta semua itu adalah keinginannya Arga bukanlah pemaksaan yang berasal darinya.


"Mama Please tolong jangan buat sesuatu yang aneh-aneh lagi hanya ingin membuat Arga benar-benar merasa kecewa kepada kita, karena dia itu sudah besar ya otomatis bisa menentukan pilihan dalam hidupnya tidak perlu harus segala sesuatunya kita yang mengatur! Biarkan saja dia pergi ke sana kalau memang nanti tidak betah ya kita bakalan mengirimkan dia kembali ke sini, perusahaan itu kan miliknya papa jadi otomatis akses harga untuk keluar masuk negara tersebut Ya tidak masalah Jadi jangan terlalu mengkhawatirkannya dong! "lama-lama kesel juga itulah yang dirasakan oleh Dani tetapi ia memilih tetap tersenyum karena istrinya saat ini tengah berada di ruang keluarga ya Otomatis apapun yang mereka katakan pasti suatu saat atau nantinya bakalan didengar jelas oleh Arga anak mereka itu.

__ADS_1


feli memilih untuk menyusul Arga di lantai atas ingin memastikan Sebenarnya apa yang dilakukan oleh pemuda itu, Sesampainya di sana wanita itu benar-benar terkejut dengan apa yang dilihatnya sekarang karena Arga Tengah mengisi semua pakaiannya di dalam koper yang begitu besar dan juga isi lemarinya pun hampir habis sebagiannya.


"Arga Kamu kenapa sih keras kepala seperti ini, kalau memang kamu tidak mampu membujuk Adinda biarlah mama yang ke sana dan mengatakan hal ini kepadanya supaya dia bisa membuat kamu tidak jadi pergi? "ujar fely sambil menarik tangan Arga tetapi pria itu tersenyum karena memang ia tahu apa yang dirasakan oleh wanita yang melahirkannya ke dunia itu.


"Mama aku bukanlah tipe orang yang suka sekali menyusahkan orang lain Demi menginginkan apa yang aku harapkan dalam hidup, aku mohon kepada Mama tolong jangan mengganggu waktu istirahat Adinda yang belakangan ini tidurnya sangat tidak terkontrol kadang siang kadang juga malam pokoknya intinya apapun yang dia inginkan tolong dituruti saja !"tegas Arga tetap pada pendiriannya membuat Prilly menangis lalu memeluk anaknya itu sebab sepertinya memang Arga tidak akan pernah berubah pikiran sampai kapanpun.


"baiklah kalau memang itu maunya kamu tetapi sampai di sana tolong Ingat pesan Mama kalau jaga diri baik-baik dan jika sudah merasa tidak nyaman telepon saja supaya papa bakalan menjemput kamu!"akhirnya Felly memilih pasrah dan membiarkan anaknya itu pergi menenangkan pikirannya kemudian mengubah hidupnya agar lebih baik lagi dan satu lagi tidak terlalu memasang tatapan menyedihkan seperti hari-hari belakangan ini.


"Terima kasih Mama karena pengertian yang sudah diberikan dan juga maaf jika belum bisa membahagiakan kalian serta menjadi anak yang bertanggung jawab, tetapi Percayalah kalau dari awal aku memang tidak ada niatan untuk menyakiti hati kalian apalagi mengganggu ketenangan! "pamit Arga saat itu juga tanpa menunggu.

__ADS_1


__ADS_2