
Adinda bukan karena tidak menghormati perhatian yang diberikan oleh Arga untuknya , hanya saja Terkadang ia merasa Kalau pria itu setengah hati untuk berhubungan dengannya dan terkadang juga sepertinya tidak ada niatan yang tulus.
maklum wanita itu punya pemikiran demikian karena setiap pasangan di dunia ini ingin agar pasangannya itu selalu menjaganya kemudian merasa tidak suka kalau misalnya pasangannya itu dekat dengan orang lain, karena Bukankah ada pepatah dari dulu sampai sekarang Dan juga merupakan pepatah klasik yang tidak pernah disangkal kebenarannya yaitu cemburu adalah tanda cinta.
jika sebuah hubungan tanpa ada rasa cemburu pertanyaannya itu apakah hubungan tersebut sehat atau hanya Toxic dan bisa dibilang hanya menutupi topeng kebohongan di belakangnya, Jadi kalau misalnya Adinda punya pemikiran seperti itu sebenarnya masuk akal karena yang ia inginkan yaitu Arga tidak menyuruhnya seperti tadi.
Arga juga sebenarnya tidak bisa disalahkan di sini karena maksud tujuannya sebenarnya tidak terlalu buruk, yaitu ingin agar calon istrinya itu menjadi orang yang tahu berterima kasih kepada orang-orang yang dulu Sudah dengan tulus hati menolongnya.
__ADS_1
"Aku paling tidak suka ketika kamu memberikan Perintah agar aku ngomong dan juga dekat dengan pria lain, karena memang kalau dari awal tujuan kamu tidak ingin bersamaku Ya sudah terserah tetapi aku bukan wanita yang mau saja di over sana over sini! "tolak Adinda.
"Ya sudah tidak masalah kalau memang kamu tidak mau karena aku juga tidak mungkin memaksakan kehendak, tetapi setidaknya kamu hargai Apapun yang aku katakan setidaknya ini untuk kebaikan kamu! "Arga memilih untuk mengalah soalnya menurutnya juga lebih bagus Kalau Adinda tidak bertemu dengan Devon ketika pria itu terlihat sangat susah sekali move on darinya.
indonesia
Anita sudah pulang ke rumahnya dengan memasang tatapan datarnya sambil menarik kopernya yang begitu besar, setelah semalaman menginap di hotel dirinya memilih untuk pulang soalnya ia harus bisa mengatur strategi Bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan Kevin.
__ADS_1
"kamu sudah pulang nak, tahu tidak selama beberapa hari ini kami mencarimu kemana-mana Tapi tidak ketemu sama sekali! bisa tidak jadi anak nurut sedikit sama orang tua dan juga membuat kami sedikit merasa lega karena tahu kamu ada di mana, bukan malah pergi tanpa pamit seperti itu seolah-olah di rumah ini tidak ada orang lain lagi! "omel Firman membuat Anita ingin sekali tertawa.
"ini semua kan gara-gara Papa, coba saja kalau tidak berhubungan dengan ibunya Kevin pasti saat ini kami sudah menikah! pokoknya aku membenci kalian berdua sampai ubun-ubunku soalnya karena kalian aku harus seperti ini, mengemis perhatian dari pria tetapi tidak dihargai sama sekali dan keluarganya pun menolak kehadiranku seolah-olah merupakan parasit yang pantasnya dijauhi! "teriak Anita membuat Rossa yang tengah makan langsung menghentikan kegiatannya bahkan wanita itu langsung membanting sendoknya asal di atas meja.
"Bisa tidak kamu jaga ucapan kamu kepada orang yang lebih tua, Memangnya sudah tidak ada lagi pria di dunia ini yang pantas kamu dekati jadi harus melulu anak dari wanita itu?" Tanya Rossa emosi.
Anita tertawa ketika mendengar teriakan balik dari Mamanya itu, yang menurutnya terlalu berlebihan dan juga tidak masuk akal.
__ADS_1
"Apa kalau aku minta Mama berpisah dari Papa karena sudah membohongi Mama selama ini, memangnya Mama mau melakukan hal itu Dan juga akan mengikuti permintaanku tadi? "tanya Anita dengan tatapan menyelidik.
"Anita Apa yang kamu katakan, Kenapa makin ke sini kamu sudah seperti anak yang tidak bisa diatur sama sekali? ini adalah urusan orang tua dan kamu sebagai anak sebenarnya tidak boleh ikut campur, kalau memang tidak ingin dikatakan sebagai anak yang durhaka? "sarkas Firman begitu kasar karena tidak suka dengan perkataannya Anita barusan.