SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Caper


__ADS_3

Kevin dan Rian saat ini sudah berada di kampus mereka yang kebetulan jadwal masuk hari ini Sedikit diundur yaitu pukul 10.00 pagi, Dengan begitu Kevin masih punya waktu beberapa jam untuk bisa tidur lagi soalnya dirinya benar-benar sangat mengantuk di hari pertama bekerja sebagai pramusaji di salah satu klub malam yang ada di tempat itu.


Dirinya benar-benar merasa terbantu dengan keadaan ini maka dari itu sangat bersyukur dengan kemudahan yang diberikan kepadanya, maka dari itu dirinya merasa sedikit segar ketika datang ke tempat itu Sedangkan Rian menatap iba ke arahnya sebab terlihat pria itu bekerja dengan begitu keras.


"Bagaimana keadaan kamu sudah sedikit baikan, ya bagaimana lagi soalnya kan pekerjaan yang bisa aku tawarkan kepada kamu hanya itu saja dan itu juga kebetulan kalau Selain itu kayaknya aku juga bingung? "tanya Rian karena kebetulan mereka berdua itu merupakan teman dalam satu kamar asrama yang ditempati oleh Kevin maka dari itu tidak ada salahnya kan kalau pria itu akur dengan Ryan kemudian sedikit akrab dengannya soalnya beberapa tahun ke depan itu orang yang bakalan selalu ada di dekatnya ya adalah pria itu.


"kamu tenang saja karena semuanya aman terkendali tidak ada masalahnya sama sekali, Oh iya ngomong-ngomong hari ini ada dosen tidak ya soalnya sepertinya mataku lagi sedang tidak bisa diajak kopromi ? "tanya Kevin penasaran.


"miss Sarah sepertinya sudah sampai dari tadi, soalnya aku udah lihat mobilnya parkir di depan seperti biasanya. "Kevin hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan karena sepertinya memang mulai sekarang ia harus bisa belajar menghandle semua pekerjaan dan juga Membagi waktu dengan tugas kampus tanpa harus membuat yang lainnya keteteran.


"Ah iya karena memang sih ini kan masuknya siang masa mereka harus terlambat lagi, Ya sudah kamu lebih dulu ke kelas soalnya aku mau ke toilet dulu ingin cuci muka biar lebih sedikit seger." Kevin menuju ke toilet yang kebetulan jaraknya sedikit jauh dari kelasnya dan ketika sampai di sana terlihat ada seorang wanita yang entah siapa tetap dirinya baru melihat wanita itu selama kuliah di sini beberapa bulan lamanya.


Kevin masuk ke dalam toilet tanpa peduli dengan wanita itu karena menurutnya Ia hanya ingin masuk ke dalam pembukaan ingin menyapa ataupun mengganggu siapapun yang ada di situ, maka dari itu ketika ada orang yang memang sengaja buat ada di situ ya biarkan saja mungkin mereka memang betah untuk mencium aroma-aroma toilet yang menurut Kevin sangat aneh dan juga tidak menyenangkan.


wanita itu dari tadi hanya menatap ke arah Kevin sampai pria itu sudah masuk ke dalam toilet karena menurutnya Kevin itu berbeda dari penghuni kampus Yang Lain, terlihat sepertinya memang bukan berasal dari Negara tirai bambu ini karena semua orang di situ tuh matanya sipit tetapi Kevin berbeda.


"sepertinya aku harus bisa berkenalan dengan dia soalnya tampangnya beda sekali, ya mungkin dengan begitu bisa menambah satu lagi koleksi pria yang akan dekat denganku ? "batin wanita itu sambil tersenyum Devil soalnya menurutnya orang yang cuek seperti Kevin itu jika didekati Maka kalau sudah bucin setianya minta ampun.


"eh, kita bisa kenalan? soalnya Sepertinya kamu bukan berasal dari negara ini ya, Ya mungkin dengan begitu kamu bisa menambah teman di sini dan saat kamu kesulitan kan bisa punya orang untuk berbagi atau minta tolong? "tanya wanita itu sambil menyodorkan tangannya tanpa malu-malu.


Kevin mengerutkan keningnya ketika mendengar pertanyaan seperti itu sebab menurutnya wanita itu terlalu agresif dan dia sangat tidak suka hal itu, namun setelah diperhatikan sebenarnya Wanita itu cantik juga sih perpaduan wanita Jepang yang kalau bisa dibilang sangat imut dan juga manis.


"kalau memang aku bukan berasal dari sini pertanyaannya kamu mau apa, Mau melaporkan aku ke bagian transmigrasi untuk mendeportasiku kembali ke Negeriku? Kalau tidak ada kerjaan lebih baik pulang kemudian cari pekerjaan di rumah, Soalnya menurutku wanita itu sebenarnya pekerjaannya banyak tetapi bukan di sini ataupun di manapun tetapi di rumah!" sinis Kevin tidak masalah dong kalau jual mahal.


wanita itu tertawa menampilkan Lesung pipinya membuat Kevin langsung teringat dengan seorang wanita yang sudah ia campakkan yaitu Adinda, wanita yang dulu Sudah ia ambil mahkotanya Padahal kalau bisa dibilang kembangnya masih ingin Mekar tetapi sudah layu sebelum waktunya.

__ADS_1


wanita itu yang Melihat Kevin tidak merespon sama sekali langsung menarik tangan Kevin dan bersalaman dengannya, Soalnya kalau menunggu respon dulu rasanya sepertinya sangat lama dan juga tidak akan pernah terjadi.


"Nagumi, Terserah kamu mau panggil aku dengan sebutan apa tetapi itulah namaku! "belum Kevin bertanya Wanita itu sudah menyatakan namanya lebih dahulu membuat Kevin kebingungan.


"kamu mahasiswi baru di sini? soalnya saya tidak pernah melihat kamu selama ini, jadi kalau misalnya tidak tahu apapun Tolong jangan bertingkah ataupun mengganggu kehidupan saya karena saya ingin itu ketenangan sekarang! "sahut Kevin membuat Nagumi tertawa.


"Ya saya memang murid baru di sini dan merupakan keponakannya tante Sarah, Kebetulan saya juga baru datang dari Amerika bosan hidup di sana.Maka dari itu ketika melihat kamu tadi saya putuskan untuk kita berteman soalnya kan kita orang baru juga di sini, mungkin dengan begitu kita bisa nyambung kemudian bisa berbagi keluh kesah di negara ini karena kan tidak pernah seperti yang kamu bayangkan dan juga kamu pikirkan sebelumnya!" Jelas Nagumi Santai.


Kevin tertawa mendengar tawaran yang diberikan oleh wanita asing ini, karena perkataannya itu seolah-olah tidak mempercayai kalau sebenarnya Kevin itu bisa mengurus dirinya sendiri.


"Kamu itu cantik, Tetapi lebih baik kamu cari saja lawan yang sepadan soalnya saya tidak berminat! kalau memang kamu merasa kamu juga merupakan orang asing di sini ya itu urusan kamu, aku yang merasa orang asing saja tidak ingin berkenalan dengan sembarang orang masa iya tiba-tiba ada yang muncul tiba-tiba terus aku akan meladeninya kan Rasanya sangat tidak mungkin,"Kevin mengatakan hal itu lalu pergi dari situ karena menurutnya mau melakukan apapun dan juga mau bagaimanapun yang penting intinya dirinya sendiri tidak ingin bergantung kepada siapapun apalagi dari seorang wanita asing yang terlalu agresif dan menurutnya wanita tipe seperti itu pasti sudah terlalu banyak memakan korban.


Kevin bukanlah ingin setia dengan Adinda apalagi dengan Anita karena menurutnya kedua Wanita itu sudah sampah dan tidak pantas untuk ia pungut kembali,hanya saja yang ia inginkan yaitu ketenangan dan juga tidak ada yang mengganggu kehidupannya sampai kapanpun.


"Kamu dari mana saja sih Kok katanya pergi ke toilet tapi lamanya minta ampun, padahal miss Sarah sudah muncul dari tadi tetapi katanya lagi menunggu keponakannya makanya dia masih di luar?"tanya Rian penasaran karena dari tadi ia menunggu Kevin tetapi tidak muncul juga sebab dirinya waspada jangan sampai dosennya sudah masuk tetapi Kevin belum Nanti akhirnya pria itu akan mendapatkan masalah.


Kevin tertawa ketika mendengar soal keponakan dari Sarah Itu sebab menurutnya Wanita itu sudah dikenalnya dengan begitu baik dan sudah ditandai kalau wanita itu memiliki sifat yang tidak baik, maka dari itu ketika melihat wajah antusias dari teman-teman sekelasnya Ia hanya bisa menggelengkan kepalanya karena menurutnya Respon yang mereka berikan terlalu berlebihan.


"Permisi semuanya anak-anak fakultas kedokteran hari ini kita ada kedatangan mahasiswi baru pindahan dari Harvard University, dan kebetulan dia juga merupakan keponakan saya yang mungkin bisa menjadi teman kalian semuanya soalnya dia juga baru di sini dan otomatis tidak mempunyai teman dekat! "ujar miss Sarah sambil menunjuk ke arah nagumi yang sedang tersenyum ke arah semuanya tetapi senyumannya begitu mengembang ketika melihat ternyata rekan satu kelasnya itu termaksud dengan Kevin.


"halo perkenalkan nama aku Nagumi, aku pindahan baru di sini harap semuanya bisa bekerja sama ya denganku! kalau misalnya kalian ingin mencari tahu denganku nanti tanyakan saja juga kepada pria itu Soalnya kami sudah bertemu sebelumnya dan juga sudah berkenalan, hanya saja aku lupa namanya jadi Bisakah kalian memberitahukan kepadaku sekarang? "tanya Nagumi yang sebenarnya hanya modus karena ia ingin berkenalan dengan Kevin tadi di toilet tetapi pria itu enggan melakukannya maka sekarang tidak ada salahnya jika dirinya meminta tolong kepada semua orang yang ada di situ untuk membantunya.


"Oh itu namanya Kevin, dia berasal dari Indonesia dan salah satu mahasiswa tertampan di kelas ini! "ujar Felicia yang merupakan mahasiswi berasal dari Singapura.


"Wah terima kasih banyak temanku karena kamu sudah membantu mencerminkan kembali Ingatanku yang sedikit usang, Hello Kevin tampan Bolehkah aku duduk di sampingmu sekarang soalnya Sepertinya kita berdua lebih nyambung dibandingkan dengan orang lain? "tawar Nagumi membuat Rian menyikut pelan lengan sahabatnya itu karena merasa bahwa Kevin itu sudah termasuk salah satu Most Wanted di situ.

__ADS_1


"Wah ternyata kamu sudah lebih dulu ya berkenalan dengan wanita cantik itu, aku salut dengan ketampanan kamu sampai-sampai keponakannya dosen pun klepek-klepek! "goda Rian membuat Kevin menatap tidak suka ke arahnya.


"kamu mau? Ya sudah ambil saja soalnya aku tidak berminat wanita seperti itu, karena nanti akhirnya hanya membuat Kepalaku pusing dengan makhluk-makhluk yang tidak jelas padahal dalam kehidupanku Aku ingin sesuatu yang pasti dan juga tidak mengganggu! "tolak Kevin karena memang dari awal ia tidak terpesona sama sekali dengan kecantikan para mahasiswi di situ sebab aslinya dirinya memang bukan Seorang playboy yang bisa saja tergoda dengan bongkahan yang begitu mencolok.


Ryan menggelengkan kepalanya karena begitu sudah jawaban yang selalu diberikan Kevin ketika ia menggodanya, padahal setahunya Kevin itu adalah pria yang normal Tetapi entah mengapa dan juga trauma apa di masa lalunya sampai-sampai selalu menolak tawarannya.


"Kenapa tidak sekali-sekali mencoba sesuatu yang baru Ya siapa tahu produk luar itu rasanya lebih beda, terus aku juga tidak mungkin dong mengambil wanita yang jelas-jelas tidak melirik ke arahku sama sekali karena itu sama saja mempermalukan diri sendiri! "jelas Ryan membuat Kevin tertawa karena pria itu selalu saja mempunyai kata-kata yang menghibur dirinya yang tengah kebingungan dan juga putus asa seperti saat ini.


Nagumi saat ini sudah berada di hadapan Kevin dan juga Ryan yang tengah mengobrol sampai-sampai tidak sadar dengan kehadiran wanita itu di depan mereka, Rian menatap ke arah wanita itu memastikan sebenarnya alasan apa sampai berada di depan mereka Padahal jelas-jelas di tempat lain banyak yang masih kosong.


"maaf kalau boleh tahu apa yang anda lakukan di sini ya, bukan ke di sana itu masih ada kursi yang kosong Kenapa tidak ditempati saja ? "tanya Rian heran.


Nagumi melototkan matanya tajam ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Ryan itu, padahal seharusnya pria itu paham dengan apa yang dikatakan nya tadi.


"kamu dengarkan tadi apa yang aku katakan di depan kalau sebenarnya aku itu ingin duduk dengan Kevin, jadi Harusnya kamu sudah pindah dari tadi sebelum aku ke sini tetapi kenapa malah ngobrol? "tanya wanita itu dengan tatapan matanya yang nyolot terkesan seolah-olah merupakan penguasa di tempat itu mungkin karena merupakan keponakannya dosen makanya ia berbuat seenak hatinya.


Kevin yang merasa Jengah langsung menarik tangan Rian agar duduk tenang di tempatnya tidak boleh bergerak sama sekali, dan kini pria itu menatap ke arah Nagumi dengan Tatapan yang bisa dibilang sangat mematikan sampai-sampai wanita itu tidak tahu lagi harus bagaimana.


"saya keberatan dosen kalau dia duduk di sini soalnya di tempat lain ada dan juga Maaf jika saya tidak sopan Soalnya saya tidak suka berdekatan dengan wanita seperti dia, karena ini demi kelangsungan pelajaran yang harus saya ikuti ke depannya dan juga demi menjaga saya tetap fokus! "Kevin tidak memberikan penolakan kepada Nagumi tetapi langsung tertuju kepada Sarah yang hanya bisa tersenyum karena menurutnya selama ia mengajar di tempat itu beberapa bulan terakhir ini Melihat Kevin itu jarang sekali berdekatan dengan wanita.


"Nagumi kamu dengarkan kalau dia tidak nyaman, Jadi sekarang tempati saja tempat yang kosong di situ Dan kita mulai pelajarannya!"Sarah bukanlah tipe seseorang yang lebih mengedepankan asas kekeluargaan dibandingkan keadilan karena Biar bagaimanapun saat bekerja semua orang sama saja termasuk walaupun itu adalah keluarganya sendiri.


Nagumi mendengus kesal ketika mendengar apa yang dikatakan oleh tantenya itu, namun dirinya juga tidak bisa membantah karena Biar bagaimanapun Ia merupakan mahasiswi di situ jadi otomatis harus mematuhi Semua peraturan dan juga perintah yang diberikan.


"ini semua gara-gara kamu coba dari tadi berdiri dari tempatmu pasti aku sudah duduk di sini, awas aja ya kalau aku sudah punya geng sendiri aku bakalan bikin perhitungan dengan kamu! "bisik Nagumi tepat di telinga Rian karena menurutnya pria itu adalah pengganggu.

__ADS_1


__ADS_2