SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Mami Adinda


__ADS_3

Arkan sudah tidak bisa lagi membantah ketika mendengar apa yang dikatakan oleh maminya barusan, meskipun sebenarnya tidak ada yang salah dengan perkataan dari Adinda hanya saja maminya itu sikapnya terlalu berlebihan padahal sebenarnya Biasa saja tidak perlu harus sampai segitunya juga kan?


Adinda mengacungkan kedua jempolnya kepada suaminya itu sebab menurutnya dukungan Arga itu merupakan hal terpenting saat ini mengingat sikap anaknya yang sangat membangkang dan juga susah diatur, sebab jika mereka berdua tidak bekerja sama maka bisa dipastikan masalah itu tidak akan pernah habis dan juga satu lagi anak-anak mereka itu akan menjadi pribadi yang susah sekali untuk diatur.


" Terima kasih suamiku karena sudah membantu membungkam mulut anak-anak nakal ini agar tidak terlalu cerewet ke depannya, masa iya sama orang tua hobi sekali membantah Padahal jelas-jelas mereka salah tetapi sepertinya tidak sadar dengan kesalahan mereka itu! "omel Adinda membuat Arkan dan juga Amelia tidak bisa berkutik karena sebenarnya mereka juga merasa diri tidak salah namun mau bagaimana lagi ketika posisi mereka tidak membangkang untuk membantah.


" Ya sudah maaf kalau kami sudah membuat Papi sama Mami marah-marah hanya saja ini semua demi kebaikan kami dan juga sebenarnya kami sudah salah karena terlalu banyak membantah, maka dari itu kami akan pergi ke sekolah sekarang juga menjadi anak yang penurut," jelas Arkan lalu segera mengambil tasnya begitu pula dengan Amelia yang ikut gerakan adiknya itu karena Takutnya nanti kedua orang tua mereka bakalan kecewa.

__ADS_1


" Maafkan Mami dan Papi juga ya karena sudah marah-marah kepada kalian tadi, pada seharusnya pagi hari itu dipenuhi dengan suasana yang nyaman kemudian aman serta ada rasa kekeluargaan tapi malah membuat kalian sepertinya merasa kesal begitu? " tanya Adinda yang benar-benar tidak menyangka jika dirinya harus bersikap begitu kasar terhadap anak sendiri.


Arga tidak masalah jika semuanya itu hanya membuat anaknya menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan juga Tidak sembarangan mengucapkan sesuatu, dirinya sangat menyayangi mereka apapun kejadian dan juga kekurangan serta lebihnya karena baginya mereka semua itu adalah harta paling berharga.


Rossa dan juga Firman sampai saat ini masih betah untuk berkeliling dunia karena hidup mereka berdua itu sekarang tanpa beban dan juga sepertinya tidak punya tanggungan dalam hidup, apalagi perusahaan berjalan dalam keadaan baik-baik saja ketika Firman tinggalkan maka dari itu sepertinya tidak terlalu harus fokus mengurus pekerjaan lebih baik menikmati masa tua dan juga menjalani hubungan mereka dengan baik.


Rossa menatap tanpa ekspresi ke arah suaminya sebab menurutnya seharusnya tidak boleh menyebut nama Kevin ataupun Anita di hadapannya sebelum dirinya yang mengiyakan hal itu, pasalnya seharusnya jika Anita merasa diri sebagai seorang anak dirinya harus mengalah dan datang serta bertemu dan membahas segala sesuatunya bukan malah membuangnya seperti itu.

__ADS_1


Rossa belum menerima apapun yang terjadi di masa lalunya itu yang harus dihadapi bagaimanapun caranya, sebab Biar bagaimanapun menurutnya Masa lalu itu adalah hal yang paling menyebalkan dan yang paling tidak pernah IA harapkan untuk datang dan singgah begitu saja.


" jari ceritanya kamu mendukung mereka agar nantinya bisa datang ke rumah kita dan juga mungkin kamu dukung dengan kegilaan yang dilakukan oleh Anita yaitu menyusul Kevin, padahal kamu tahu sendiri kan kalau aku tidak akan pernah berhubungan apalagi mengenal dengan orang-orang yang secara langsung berhubungan dengan orang di masa lalu kamu? seharusnya kamu paham kenapa sampai aku melakukan semua ini dan juga kenapa sampai aku begitu keras kepala mempertahankan segala macam ego yang aku miliki, jika pada akhirnya aku harus mengalah kepada mereka dan mau mengikuti semua yang mereka inginkan dan bisa dibilang secara tidak langsung Aku sudah memaafkan wanita itu! "ujar Rossa yang begitu kasar bahkan bisa dibilang wanita itu sepertinya memang tidak akan pernah berdamai dengan siapapun yang berani menyinggung tentang masa lalu suaminya.


firman terdiam karena di pikirannya mungkin istrinya sudah lupa karena mengingat gosip yang beredar ia pernah mendengarkan kalau Rani sudah menikah dengan salah satu juragan sayur terkenal di kampung mereka dulu, Jadi mungkin dengan begitu istrinya tidak akan pernah mengingat masalah yang ada namun kenyataannya berbanding terbalik sebab sekarang wanita itu terlihat masih tetap kokoh pada pendiriannya yaitu tidak akan pernah memaafkan siapapun yang pernah hadir dalam kehidupannya dulu padahal sebenarnya urusan mereka sudah selesai sejak ketok palu jatuh di pengadilan agama.


" Sampai kapan kamu seperti begini terus dan juga sampai kapan melupakan anak yang menjadi darah daging kamu sendiri, Percuma kalau kamu sudah besarkan terus kamu buang seperti itu memangnya pertanyaannya dia mau lari ke mana lagi jika bukan ke arah kita berdua sebagai orang tuanya? jika tahu seperti begini lebih baik dulu titipkan saja ke Panti Asuhan mungkin dengan begitu masa depannya bakalan lebih baik tidak tertekan dengan segala macam peraturan yang diberikan oleh orang tuanya, Aku bukannya mendukung hubungan antara Anita dan juga Kevin hanya saja Aku hanya ingin agar kita tidak membuang anak itu! "jelas firman Yang berusaha masih tetap membuka jalan pikiran istrinya agar tidak terpuruk pada suatu masalah dan akhirnya melupakan ada masalah lain yang lebih penting daripada hal ini.

__ADS_1


" kalau versi kamu sih biasa saja tetapi kalau versiku aku bakalan merasa begitu tertekan dan juga merasa tidak nyaman jika kalian terlalu memaksakan kehendak, dan satu lagi Sepertinya kalian melupakan sebuah hal yang penting ya itu aku paling tidak suka jika diatur apalagi tentang hal-hal yang sangat aku benci dari awal kehadirannya! " jelas Rossa penuh penekanan Terserah mau suaminya itu akan tersinggung atau tidak dan merasa kecewa karena istrinya tidak pernah menerima masa lalunya.


__ADS_2