SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Maaf Dan Terimakasih Alfian


__ADS_3

Masih Di kamar Bara


Vira melotot seketika dengan sikap Bara yang tiba tiba padanya


"Iiihh, Maassss.. " Seru Vira malu seraya mencubit perut Bara, wajahnya mulai panas


"Hahaha, maaf maaf aku hanya belajar darimu tadi. jadi kita 1-1 hehehe"


"Maafin aku ya ra, selama di sana aku gak mengabarimu sama sekali. Bukan tanpa alasan ra, tapi aku sudah menahan diriku betul betul untuk gak mengabari kamu, karena jika aku membalas semua chat dan telpon kamu pasti aku ingin sekali kembali kesini sementara urusan di sini belum selesai. Aku benar benar menahan diri untuk gak kangen kamu ra" sambung bara sambil menggenggam tangan Vira


"Baiklah Kali ini aku terima alasannya"


Kemudian Bara mengeluarkan cincin di saku kanannya Vira terkejut


"Sebenarnya cincin ini sudah lama ingin aku berikan, saat kita selesai Q n A tapi waktu itu Ibu masuk Rumah Sakit jadi hari itu aku batal memberikannya" Bara menyematkan cincin itu di jari Manis Vira, Virapun terharu


"Ra, kita langsung menikah aja ya aku gak mau pake penjajakan atau pacaran dulu. Aku rasa 2 tahun kemarin cukup buat aku kenal kamu lahir dan bathin. Rumah di Jogja sudah bisa kita tinggali dan juga aku dapat tawaran bagus gabung di Team nya Mas Doni Kyai Kanjeng. Dia punya Project cover lagu Di Channel YouTube nya, aku ikut main juga di Sana. Jadi Alhamdulillah aku ada pekerjaan di Jogja , Channelku akan terus di kelola Agung, Dwi Sama Andri di sini. Kamu sama anak anak maukan tinggal di sana? mimpiku sih kembali ke Jogja bersama anak istriku. Hidup di sana mudah mudahan kamu mau wujudin bareng aku, kalo perlu Bapak sama Ibu kita bawa juga" Ujar Bara melamar Vira,


Vira memegang mulutnya dengan sebelah tangannya ia sangat terharu di buatnya tak Ada Kata yang bisa Vira katakan langsung saja Vira mengangguk Dan memeluk Bara

__ADS_1


Namun tiba tiba Vira teringat sesuatu


"Kenapa?"


"Alfian, aku harus menemui dia..Tadi aku pergi begitu aja, Alfian juga harus tau soal ini" Jawab Vira


Di Taman Kota


Alfian menemui Vira yang sedang duduk di bangku taman.


"Hai" sapanya Alfian terlihat memakai jean's belel Dan kaos putih oblong namun tetap saja terlihat ganteng Dan menawan


Alfian celingukan melihat sekitarnya


"Kamu gak sama Bara?" tanyanya Vira menggeleng


"Aku kesini sendiri untuk nemuin kamu, maaf Tiba tiba aku tadi pergi begitu saja akuu...."


"Gak papa Vir, aku faham" kemudian Alfian melirik jemari manis Vira

__ADS_1


"Dia sudah melamarmu?" Vira gelagapan menjawab pertanyaan Alfian


"Ah.. ya.. ya i Iyaaa. Fian maafin aku bukan maksudku untuk mempermainkanmu, hanya saja hatiku gak bisa berpaling dari Mas Bara"


"Aku mengerti, biar gimanapun Bara memang layak mendapatkanmu. Dia Sudah banyak berkorban untuk kamu" potong Alfian Vira mengangguk sambil memegangi cincin dari Bara dan menunduk


"Hmm, selamat ya Vira akhirnya kamu di lamar Bara. Ku doakan semoga kalian berdua bahagia sampai kakek nenek. Kapan acaranya?" Alfian mengulurkan tangannya memberi selamat pada Vira, Vira membalas hangat ucapan itu


"Terimakasih Alfian, entahlah belum Di tentukan"


Setidaknya aku sudah pernah mencobanya seru Alfian getir, rasa kecewanya sulit ia sembunyikan Cintanya sudah pupus


Alfian berdiri dari kursinya


"Baiklah sudah malam, ayo ku antar pulang, Kamu gak keberatan kan jika malam ini naik motor denganku?" Alfian menawarkan dirinya Vira tersenyum dan mengangguk


Syukurlah kamu banyak berubah Fian gumamnya mengikuti langkah Alfian


Motorpun melaju dalam kecepatan sedang. Alfian menatap lurus ke arah jalanan, hatinya sakit menerima kenyataan wanita yang sedang ia boncengi sudah milik orang lain. Tawa renyah Di Bubur Ayam, di pantai semua hanya dalam kenangan.

__ADS_1


Vira andai aku datang lebih dulu dari Bara, akankah kamu memilihku? bisiknya lirih


__ADS_2