SINGLE MOMMY

SINGLE MOMMY
Kembali


__ADS_3

kini sudah lewat beberapa bulan lamanya dan Percayalah Amelia sudah melalui begitu banyak proses di dalam hidupnya, yaitu mulai dari berkembang dan juga bisa melakukan gerakan-gerakan pada umumnya yaitu mengeluarkan suara bisa tertawa dan juga sekarang bisa tengkurap.


dibalik perubahan yang dialami oleh anak kecil itu ada dua orang dewasa yang selalu saja bahu membahu mengurusnya siang dan malam layaknya pasangan suami istri, padahal sebenarnya kalau bisa dibilang hubungan mereka itu hanya sebatas pacaran doang sih karena belum ada lamaran yang resmi yang dilakukan oleh Arga entah apa yang ada dalam pikiran pria itu sampai-sampai memilih untuk menunda-nunda hal yang baik seperti tadi.


Arga bukan nya tidak ingin meresmikan hubungannya dengan Adinda hanya saja yang memilih untuk sekarang lebih fokus kepada Amelia yang sedang lucu-lucunya dan juga yang sedang membutuhkan perhatian ekstra dari orang-orang sekitarnya, membuat pria itu lupa dengan janji awalnya yaitu Ingin Melamar Adinda secara langsung di hadapan orang tuanya tetapi Percayalah Ia adalah seorang pria yang masih tetap memegang prinsip yang tidak akan pernah melanggar dari prinsipnya tersebut hanya untuk waktunya sekarang belum pas agar dirinya bisa meresmikan hubungannya dengan Adinda.


"Arga, sepertinya kita sudah terlalu lama di sini dan takutnya nanti orang tua kamu pasti bakalan tidak terima kalau kamu harus kami tahan di sini terus? jadi lebih baik kamu ikut saja kami pulang soalnya rencananya minggu depan bakalan membawa Amelia kembali ke Indonesia, soalnya kan dia sudah masuk ke bulan ke-6 jadi Sudah bisa dibawa berpergian jauh maka dari itu Mama sama Papa suruh menawarkan kepada kamu kalau memang mau ikut ya sudah ayo kita jalan saja sama-sama! "jelas Adinda yang juga sama-sama tidak mempermasalahkan soal hubungannya dengan Arga dan juga tidak pernah mempermasalahkan tentang apa yang akan dilakukan oleh pria itu ke depannya terhadap dirinya Soalnya hari esok kan masih ada tidak habis hanya hari ini saja.


Arga tersenyum mendengar pertanyaan dari Adinda itu karena sejatinya sebenarnya awalnya ia ingin mengajak wanita itu pulang dengan Amelia, dan ingin Ia perkenalkan kepada kedua orang tuanya sebab Felly selama ini sedang menunggu kedatangannya Karena ia merasa tidak puas Ketika Harus melihat keberadaan mereka hanya melalui telepon saja.

__ADS_1


"Nah itu baru benar sekali soalnya memang aku kemarin-kemarin mau mengajak kamu pulang Tetapi Takutnya nanti jangan sampai kamu belum ada rencana untuk melakukannya, tapi kalau memang seperti begini malah lebih bagus supaya kita barengan saja karena kebetulan mama ingin sekali bertemu dengan kamu dan juga Amelia!" Arga dan Adinda mereka memang tidak menemukan yang namanya perbedaan sebab mungkin karena sepemikiran dan juga memiliki kedekatan yang sudah terjalin bertahun-tahun lamanya jadi ada seperti kemistri terbangun di antara mereka berdua.


Silvia dan juga Hendra sudah mengatur semuanya dan juga sengaja berpamitan dengan Olivia karena Biar bagaimanapun selama mereka berada di situ dan juga segala macam urusan yang menyangkut Adinda wanita itulah yang menghandle tanpa terkecuali, bahkan dengan siap siaga selalu datang ke rumah mereka satu kali 24 jam ketika ada kendala yang dialami dan juga tidak pernah mengeluh sedikitpun meski terkadang jika dipikirkan dengan begitu baik dirinya bukanlah dokter pribadi dari keluarga itu.


"kalian beneran mau Pulang? Apa tidak sebaiknya menetap di sini Ya mungkin sampai Amelia berumur lebih dari satu tahun, Siapa tahu mungkin dengan begitu Adinda juga bisa mencari-cari universitas yang cocok dengan apa yang ia inginkan? "tawar Olivia karena sebenarnya ya sengaja melakukan hal itu atas perintah dari defon sebuah pria itu Mana berani menanyakan secara langsung kepada Aulia karena yang ada nantinya bakalan terlibat masalah dengan wanita itu yang jelas-jelas selalu sensitif ketika berhubungan dengan dirinya Padahal selama ini ia tidak pernah melakukan sesuatu hal yang akhirnya bisa merugikan wanita tersebut.


"Ya tapi kan Maksudnya kami datang ke sini itu hanya sengaja untuk menemani suami saya melakukan perjalanan bisnis tetapi tidak ada niatan dari awal untuk menetap, ini sudah lebih dari satu tahun hanya ada di sini Jadi kalau misalnya terus-terusan di sini kasihan urusan yang berada di sana pasti akan terbengkalai dan belum lagi nanti urusan soal Adinda juga tidak akan pernah beres! "jelas Silvia karena urusan Adinda itu bukan soal masalahnya dengan Kevin melainkan masalahnya dengan harga dan juga tentang pendidikannya sebab Biar bagaimanapun wanita zaman sekarang itu harus memiliki pendidikan yang tinggi karena jika suatu saat dibuang oleh kaum pria dirinya masih punya bekal untuk melanjutkan hari esok.


hidup itu hanya sekali Jika bisa melakukan sesuatu hal yang membuat orang lain di sekitar merasa bahagia dan juga nyaman Kenapa tidak dilakukan saja, Tetapi kalau memang merasa tidak bisa melakukannya Ya sudah tidak usah dipaksakan karena sama saja jika hasilnya bakalan setengah-setengah.

__ADS_1


"ya padahal kan maksudnya kamu tahu sendiri kan dari awal aku ingin mendekatkan Devon dan juga Adinda kalau memang sekarang mereka merasa belum cocok tidak masalah juga sih, karena mereka bisa melakukan PDKT kemudian ya mungkin melakukan sesuatu hal secara Berdua Pasti setelah itu ada perasaan yang tumbuh sesuai dengan apa yang kita harapkan? "tanya Olivia langsung kepada inti permasalahan kenapa sampai ia sengaja melarang Adinda tetap berada di situ sedangkan Respon yang diberikan oleh Silvia dan juga Hendra benar-benar di luar ekspektasi dari dokter paruh baya tersebut dan membuat dirinya pun tidak tahu lagi harus bersikap seperti apa Ketika nanti akan bertemu dengan Devon.


"Adinda itu sudah besar dia bisa menentukan pilihan hidupnya dan juga bisa menentukan siapa yang pantas untuk menemaninya Sampai tua nanti dan juga siapa yang pantas menjadi temannya sampai kapanpun, Jadi kalau misalnya kalian ingin mencari tahu soal kelanjutan dirinya dengan Devon Sepertinya kalian lebih baik hentikan saja karena sampai kapanpun tidak ada perubahan dari hubungan mereka itu karena hanya tetap akan bertahan di posisi sebagai teman saja!" Silvia tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada wanita tersebut membuat Olivia Ya jelas tidak mempermasalahkannya karena menurutnya perasaan setiap orang itu kan tidak bisa dipaksakan jika nantinya dipaksakan Maka jangan menyesal bakalan bubar di tengah jalan.


"Enggak sih padahal kemarin-kemarin aku juga sudah ngomong kepada Devon kalau sebenarnya Adinda itu tidak ada niatan untuk berhubungan dengannya, tetapi dasarnya sikapnya yang kepo itu tidak pernah berubah ya Aku akhirnya mau tidak mau bertanya hal ini kepada kamu dan maaf ya sekali lagi kalau sudah membuat kamu merasa tidak nyaman karena ini murni permintaan dari Devon bukan atas inisiatif ku sendiri. "jelas Olivia Tidak enak hati karena takutnya jangan sampai Silvia dan juga suaminya berpikiran yang tidak tidak tentang dirinya yang mungkin selama ini sudah membantu Adinda dan akhirnya ingin mengharapkan imbalan yang sepadan.


"ya biarkan saja dianya mau seperti apa soalnya kan kalau ngomong secara langsung kepada Adinda aku yakin Belum mulai Ngomong pun sudah diusir oleh anakku itu, entah denda Masa Lalu apa yang dimiliki oleh Adinda kepada Devon sampai-sampai setiap kali Devon berbicara ya Adinda pasti bakalan ngamuk dan menyuruhnya untuk berhenti soalnya katanya terlalu mengganggu dan juga berisik padahal Deven kalau ngomong kan halus dan juga tidak terlalu membuat orang lain merasa bingung kan? "Silvia adalah orang yang selalu menjadi saksi kunci dari apa yang dilakukan oleh Adinda kepada Devon mulai dari mengusirnya Kemudian menyuruhnya untuk tidak boleh berbicara sama sekali dengan berbagai macam alasan yang bisa diterima meskipun terkadang nyeleneh.


"Biarkan seperti itu yang penting intinya setiap kali bertemu selalu saja saling membutuhkan satu dan yang lainnya Dan mungkin memang Adinda bukanlah jodoh dari Devon, nanti aku bakalan ngomong kepada anakku supaya dia tidak boleh ngotot lagi dan memaksa untuk bisa bertanya kepada Adinda secara langsung karena nantinya hanya akan mempermalukan diri sendiri!" Jelas Olivia yang lebih bersikap santai dan juga tidak terlalu yang seperti kebanyakan ibu-ibu ketika anaknya ditolak mentah-mentah seperti itu kan Rasanya sangat memalukan dan juga menganggap mungkin mereka memiliki kekurangan yang tidak bisa diterima oleh orang lain.

__ADS_1


"Besok malam kan kami bakalan pergi karena urusan suamiku sudah selesai di sini jadi nanti kamu sama suami kamu dan juga Devon datang ke rumah ya, hitung-hitung sebagai acara perpisahan karena nanti entah kapan baru kami bakalan kembali lagi ke sini!"Silvia membuat Olivia ingin sekali tertawa karena ia yakin Ketika pulang ke rumah nanti dan mengatakan Kalau Adinda bakalan pergi pasti telepon bakalan gerasak grusuk tidak jelas dan juga akan heboh sendiri soalnya kan kebiasaan Anaknya ya seperti itu jika menyangkut soal Adinda.


"senang hati kami pasti bakalan datang yang penting Intinya kamu Siapkan penganan berasal dari negara kamu ya dan juga Intinya kamu siap mental saja soalnya anakku pasti bakalan heboh, soalnya Siapa sih yang tidak tahu kedekatannya dengan Adinda dan juga Amelia yang jelas-jelas sudah dianggapnya seperti anak sendiri padahal mendonorkan santan kental saja tidak pernah. "Olivia yang terlihat begitu santai ketika mengatakan hal itu karena memang kebudayaan di sana soal urusan ************ bukanlah hal yang tabu bisa dibincangkan di mana saja dan juga kapan saja bahkan dipertontonkan kepada orang banyak pun mereka merasa biasa saja seolah-olah itu bukanlah sesuatu hal yang tidak pantas untuk dilakukan.


__ADS_2