
Semua orang sekarang sudah berbahagia tetapi Percayalah kalau ada seorang wanita yang tengah Nelangsa dan juga masih tersulut dengan namanya rasa dendam di dalam benaknya, dirinya masih saja terpaku pada masa lalunya yang sebenarnya dulu Sudah dilupakannya tetapi ketika Masa lalu itu muncul dan datang kembali membuat ingatan wanita itu selalu saja memikirkan hal-hal dulu yang sungguh sangat tidak menyenangkan dan begitu menyakitkan.
Kalau saja masa lalunya itu mengakui semuanya dan kemudian tidak menyangkal tentang keberadaan Kevin ya mungkin Respon yang diberikan oleh Rani tidak terlalu berlebihan, soalnya seorang ibu mana yang akan diam saja jika melihat anaknya tidak dianggap oleh anak kandungnya sendiri dan lebih memilih orang lain Padahal jelas-jelas mereka itu sama-sama memiliki hak dan menganggap Firman sebagai Ayah kandung mereka.
maka dari itu Rani selalu memilih untuk membuntuti Firman kemanapun pria itu pergi hanya karena ingin agar pria tersebut mengakui keberadaan Kevin ya Dan mungkin bisa memberikan nafkah kepadanya, karena dari dulu Firman tidak pernah ikut ambil bagian dalam membesarkan Kevin jadi tidak ada salahnya kalau kali ini pria itu sedikit menunjukkan kepedulian kepada anaknya sendiri.
"Mas aku mau ngomong sama kamu, kalau memang kamu takut istri kamu ini bakalan marah ya sudah kita ngomongnya bertiga saja supaya dia juga saling mendengarkan?" pinta Rani penuh permohonan karena dirinya ingin sekali berbicara dan meluruskan segala macam kesalahpahaman yang terjadi antara dirinya dan juga Firman serta istri dari pria itu sekarang yaitu Rossa.
sebab Biar bagaimanapun sebenarnya posisi Rani dan juga Rossa itu sama yaitu berstatus sebagai istri sah dari Firman karena sampai sekarang belum ada yang namanya perceraian antara mereka berdua, Jadi kalau misalnya Rani ingin berbicara dengan suaminya sepertinya Rossa tidak punya hak untuk menghalanginya karena Biar bagaimanapun wanita itu seharusnya sadar kalau Rani itu merupakan istri tua dari firman dan otomatis posisinya lebih kuat ya Meskipun dirinya dan juga Firman itu menikah secara resmi.
Firman ingin sekali menghindar Tetapi istrinya itu yang sudah Jengah tiap hari teror oleh kehadiran Rani di kediaman mereka dan juga di kantor membuat dirinya mau tidak mau memilih untuk mengalah, meskipun Sebenarnya ada rasa tidak suka Ketika Harus dibohongi oleh suaminya dan juga Ketika Harus melihat wajah Rani yang sebenarnya lebih manis daripada dirinya yang selalu saja tersentuh oleh make up yang berlebihan.
__ADS_1
"kita ngomong dulu saja sih sama dia Papa Siapa tahu mungkin masih banyak kebohongan yang sering disimpan, kalau memang kamu tidak melakukannya biasa saja dong responnya jangan seperti orang yang ketakutan dan ingin mencoba kabur? "tanya Rossa tidak terima kalau melihat dari gestur tubuhnya firman Yang sepertinya sangat menghindar ketika berpapasan dengan Rani di manapun dan juga kapanpun.
firman menggelengkan kepalanya karena memang dari awal ia sudah memutuskan untuk berpisah maka tidak ada lagi yang namanya hubungan tersisa diantara mereka berdua, karena kalau memang dulu Rani merasa tidak suka ketika ia pergi meninggalkan mereka Kenapa tidak langsung mengajukan gugatan cerai saja supaya dengan bertemu kembali seperti ini semua masalah mereka bakalan kelar bukan seperti sekarang malah mempertahankan hubungan Toxic dan juga tidak membangun sedikitpun itu.
"papa itu tidak sukanya kalau memang dia merasa kalau selama ini Papa sudah mencampakkan dia ya sudah tinggal ajukan gugatan cerai saja kan, Lagian kalau misalnya aku tidak memberikan nafkah untuk anaknya itu ya sudah biarkan saja Dia memberikan nafkah soalnya nanti kalau bisa dia sudah menjadi orang hartanya pun sedikit pun tidak akan pernah aku sentuh karena aku sudah punya kamu dan juga kita sudah memiliki segalanya kan? "jelas Firman bahkan ke arah Rani pun pria itu enggak seolah-olah ada kotoran yang sedang tertempel di wajah wanita itu jadi tidak pantas untuk ditatap apalagi untuk dikasihani.
Rani mengepalkan tangannya karena tidak bisa menahan emosi dengan semua kata-kata yang dilontarkan oleh Firman barusan, dulu saja pria itu datang mengemis dan meminta sesuatu secara berlebihan kepadanya tetapi kenapa sekarang malah membuangnya layaknya onggokan sampah yang sudah hancur dan juga berbau busuk sampai-sampai tidak pantas untuk dipertahankan.
"kalau kamu mau gila ya sudah gila saja sendiri tetapi jangan pernah mengganggu kehidupanku ataupun kehidupan istriku, Tidak masalah kamu mau melakukan apapun di luaran sana tetapi intinya hanya satu yaitu kita tidak punya hubungan apapun! kalau memang kamu merasa aku ini berbohong ya itu merupakan urusan kamu dan aku tidak ingin ikut campur sedikitpun, Bukankah kamu sudah tahu kalau dari awal tidak ada niatan untuk menjalani rumah tangga dengan kamu jadi kalau misalnya sampai sejauh ini kamu masih mengingatnya itu artinya Kamu itu orang yang tidak punya arti dan juga tidak punya pekerjaan sama sekali." sarkas Firman kasar bahkan dirinya yang menjadi tontonan semua orang pun tidak diperdulikannya sama sekali yang penting intinya Rossa tidak pernah pergi untuk meninggalkannya.
"aku ke sini bukan minta pertanggung jawaban kamu tentang diriku tetapi yang aku minta yaitu pertanggung jawaban kamu kepada anak kamu sendiri, Kevin itu lagi sekolah di Jepang dan kamu tahu sendiri kan kalau biaya hidup di sana itu begitu tinggi setidaknya kamu bantulah kesusahannya ! "ujar Rani yang sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana.
__ADS_1
Firman ingin sekali tertawa ketika mendengar maksud dan tujuan Rani sampai menjatuhkan harga dirinya ternyata ini semua atas apa yang terjadi kepada Kevin itu merupakan sebuah hal yang penting, padahal dirinya saja tidak pernah menganggap kalau Kevin itu ada dan berharap agar wanita yang ada di hadapannya ini beserta anaknya sudah mati di hanyut sungai atau apalah itu yang penting intinya dirinya tidak pernah bertemu sama sekali dengan mereka apapun keadaannya.
"Menurut kamu saya bakalan kasih harta yang sudah saya punya dan saya kumpulkan dari awal kepada orang-orang tidak jelas seperti kalian, Ingatkan apa yang saya punya itu hanya milik Anita dan juga istri saya yang sekarang tetapi untuk orang-orang di masa lalu saya anggap mereka sudah mati dan tidak akan pernah kembali lagi serta menikmati apapun itu! "tegas Firman memberikan penolakan secara langsung bahkan tidak perlu Harus berpikir panjang lebar lagi.
Rani tertegun dan juga merasa tidak percaya Jika ternyata anaknya itu memiliki seorang Papa yang sangat tidak punya rasa tanggung jawab sebagai orang tua, padahal Ia sudah menyampaikan kalau apa yang ia lakukan ini atas nama Kevin tetapi sepertinya mau berbicara Bagaimana rupa tidak akan pernah dirinya dipandang oleh orang lain.
"Aku mau minta sesuatu hal yang memang harus aku minta karena kamu adalah orang yang paling berhak untuk memberikan bantuan, bahkan lebih parahnya dulu aku sampai meninggalkan Hendra hanya karena demi mempertahankan hubungan kita padahal dulu jelas-jelas dia itu adalah pria yang pengertian dan juga sangat menerimaku apa adanya ! "mengingat soal Hendra sebenarnya Rani tidak perlu sampai mengatakan semua itu karena Bertemu Dengannya saja Hendra sudah merasa mual apalagi namanya harus disebut-sebut oleh wanita tersebut hanya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.
Firman tertawa ketika mendengar perbandingan yang dikatakan oleh Rani Itu sebab menurutnya itu semua sudah masa lalu mau diungkit kembali pun Hendra tidak akan pernah kembali dengannya, Apalagi sekarang ada Silvia yang jelas-jelas masih muda dan juga montok serta menggugah selera karena Firman juga sebenarnya merasa tertantang untuk mendekati istri dari Hendra tersebut.
"saya itu kasihan sama kamu karena jelas-jelas sudah tidak dianggap sama sekali tetapi masih memusingkan soal mantan? lebih baik kamu pulang dan bercermin di rumah kamu kemudian pastikan kira-kira kamu sesuai tidak dengan pria berkelas seperti Hendra Bratayuda itu, kalau memang tidak lebih baik jangan mempermalukan diri sendiri karena Nantinya di hadapan kamu mereka tersenyum tetapi di belakang kamu mereka bakalan Menghina kamu habis-habisan!"Sindir Firman.
__ADS_1