90 Hari Mengejar Cinta Suamiku

90 Hari Mengejar Cinta Suamiku
51. Heboh


__ADS_3

Pagi berikutnya....


Untuk pertama kalinya dalam hidup mereka, Claudia bangun lebih dulu daripada Adam. Dia membuka matanya dan menemukan bahwa dirinya tengah dipeluk oleh Adam begitu juga dengan kakinya.


Adam memeluk Claudia seperti memeluk sebuah bantal guling. Kepalanya berada di dada Claudia, wajahnya terbenam di leher Claudia, lengan kirinya berada di dada Claudia dan kakinya di perut Claudia.


Claudia menggerakkan lehernya hanya untuk melihat wajah harimau yang tengah tertidur itu dengan mendekati wajahnya. Bibir Claudia tiba-tiba mengembangkan sebuah senyuman. Dia mencium kening suaminya dan menyeka rambut suaminya penuh cinta. Dia tidak ingin membangunkan harimau yang lapar itu sekarang. Jadi Claudia dengan hati-hati menggerakkan tubuhnya untuk tidak mengganggu Adam yang masih tidur.


Claudia berpikir keras, bagaimana caranya untuk bangun. Jadi yang bisa dilakukan, hanya menggerakkan lengannya ke arah meja untuk mengambil ponselnya.


Claudia membuka ponselnya, lalu ada banyak pesan singkat dari teman-temannya.


Kak Jolie: 'Bersulang untuk Nyonya Adam. Horeeee kau akhirnya bisa melakukannya.'


Kak Nina: 'Aku sangat bahagia untukmu Claudia. Kau akhirnya melakukan sesuatu yang terbaik.'


Naomi: 'Akhirnya kau melakukan sesuatu. Sekarang tetaplah menjadi Nyonya Adam yang seperti ini.'


Erik: 'Nona Muda, anda sangat menakjubkan. Saya sangat mengidolakan anda. Sekarang saya akan menjadi penggemar anda selamanya.'


Kim: 'Kerja bagus.'


Dom: 'Aku tahu bahwa aku akan menang. Dia benar-benar tergila-gila padamu. Aku butuh senjata baru dari bajingan itu. Terima kasih karena sudah membuatku menang taruhan.'


Will: 'Aku harap kau bisa selalu seperti ini mulai sekarang. Karena jika kau hanya melakukannya tadi malam, dia akan sangat terluka dan aku tidak akan mengampuni mu jika kau melukai nya.'


Endra: 'Akhirnya. Apakah dia menyukai hadiah darimu?'


Rose: 'Bagaimana dia? Bagaimana dengan stamina nya, apakah dia kuat?


Diana: 'Kau adalah iblis yang kejam. Ngomong-ngomong selamat menikmati malam pertama mu.'


Bam: 'Aku tidak bisa mempercayai semua ini. Kau memang gadis nakal.'


Claudia terus tersenyum dan tertawa kecil melihat semua pesan itu, dan dia juga terlihat sedikit malu. Claudia tidak bisa mempercayai bahwa dirinya dan Adam akhirnya melakukan hal itu semalam. Dia akhirnya bisa memberikan hal itu untuk yang pertama kalinya kepada suaminya.


Kenangan tadi malam membuat Claudia merona malu. Dia bahagia karena setelah semua masalah dan pertengkaran yang terjadi, dia akhirnya bisa keluar dari ketakutan nya dan berhasil meyakinkan perasaan yang dimilikinya kepada suaminya.


Tiba-tiba Claudia mendapat sebuah panggilan telepon dari Endra. Dengan cepat Claudia mengangkatnya, tidak ingin membuat suaminya terbangun. Dia mengutuk Endra dalam hati, lalu menerima panggilan itu.


"Apa-apaan kau ini Endra, kenapa kau menelpon ku? Aku tidak bisa bicara sekarang." Ucap Claudia dengan suara berbisik.


"Baiklah, jangan bicara padaku. Tapi bukalah internet lebih dulu. Lihat apa yang sudah dilakukan suamimu." Ucap Endra memberitahu Claudia.


Claudia mengerutkan dahinya dan melihat ke arah suaminya sebelum menjawab Endra lagi.


"Dia? Apa yang sudah dia dilakukan? Dia sedang tertidur." Jawab Claudia berusaha membela suaminya.


"Ya Tuhan, dia mungkin tidur sekarang. Tapi dia sudah membuat dunia maya menjadi gempar saat kau tertidur. Aku akan membagikan link nya kepadamu sekarang. Kau bisa mengecek nya sendiri, bye..."


Setelah sambungan telepon terputus, Claudia dengan cepat membuka sosial media nya. Ada banyak trending hastag yang dilihatnya sekarang.


#nyonya_adam


#istri_yang_paling_cantik


#Adam_pria_bucin


#adam_yang_romantis


#malam_yang_indah


#adam_sudah_menikah


#gadis_beruntung


#gadis_misterius


Dari banyak semua hashtag yang ada, hashtag Nyonya Adam lah yang membuat rekor terbesar di dunia maya. Banyak orang yang membagikan dan berkomentar tentang hastag itu. Itulah yang menjadi hashtag paling besar dan trending di negeri ini saat ini.


Mata Claudia membelalak sempurna, dia membuka sebuah postingan dan menscroll layar ponselnya kebawah untuk mencari tahu.


Sebuah akun bercentang biru dengan nama Adam Wijaya sudah memposting 6 foto baru dari akunnya tadi malam dan akun itu masih sangat baru.


Postingan pertama adalah foto profil yang diupload dengan gambar sebuah tangan yang berpegangan bersama.


Caption: Akhirnya dia memberikanku izin untuk menggunakan cincin pernikahan setelah 2 tahun pernikahan kami. Terima kasih cinta, aku mencintaimu dan aku sangat menyukai hadiah ini.



Mata Claudia dapat dengan jelas melihat dan mengenal bahwa tangan yang ada di dalam foto itu adalah tangan mereka. Yang satunya adalah tangannya sendiri dan yang lainnya adalah tangan milik Adam.


Claudia kembali men scroll layar ponselnya ke bawah dan ada lima postingan lagi.


Kedua...



Caption: Bukankah dia sangat menggemaskan seperti seekor kelinci. Aku sangat mencintai kelinci ini. 🐰


Ketiga...



Caption: Aku sangat suka memainkan rambutnya. Dia mempunyai rambut yang paling lembut.


Keempat,

__ADS_1



Itu adalah gambar dari leher Claudia, lengan dan perutnya yang penuh dengan tanda merah.


Caption: Dia akan membunuhku pagi ini.


Kelima,



Caption: Aku kecanduan dengan ini dan aku tidak mau berpisah dari ini.


Keenam,



Caption: Duniaku, dia adalah orang yang paling bodoh yang pernah aku temui


Tidak salah lagi bahwa Adam sendirilah yang sudah memposting semua itu. Claudia terdiam dan sangat terkejut dia tidak bisa mengatakan apapun untuk beberapa menit.


Semua orang di negeri ini tengah membicarakan dirinya di seluruh internet dan channel berita. Mereka semua benar-benar tengah mencari tahu tentang Claudia.


Sosial media sekarang tengah ramai dengan komentar orang-orang yang seperti ini...


"Wow, Nyonya Adam sangat cantik dan menggemaskan."


"Tuan Adam sangat luar biasa."


"Woaaah Tuan Adam takut pada Nyonya Adam. Dia sangat takut bahwa Nyonya Adam akan membunuhnya jika dia melihat tanda merah itu besok pagi."


"Siapa sebenarnya gadis itu?"


"Kami ingin melihat wajahnya secara keseluruhan."


"Tolong jangan buat kami cemburu Tuan Adam."


"Aaaaahh, dia sangat menggemaskan."


"Wow malam ini sangat berat bagi Nyonya Adam hah?"


"Jadi Megan bukanlah Ratu dari negeri ini?'"


"Oh, akhirnya kita bisa melihat Ratu yang selama ini ditunggu oleh negeri ini."


Claudia tidak dapat menahan diri lagi. Dia menaruh ponselnya kembali di atas meja dan membangunkan Adam.


"Adam bangun... Adam..."


Tapi Claudia tidak mendapat balasan apapun. Suaminya masih saja tidur dan semakin erat memeluk dirinya sembari membenamkan wajahnya di lehernya.


"Adam Wijaya.... Aku bilang bangun." Teriak Claudia.


"Ada apa sayang? Kenapa kau berteriak?" Tanya Adam tampak bingung.


Claudia terlihat begitu marah, dia menatap Adam seperti ingin membunuhnya.


"Ada apa? Yang benar saja? Apa yang sebenarnya sudah kau lakukan?" Teriak Claudia lagi.


Adam masih sedikit bingung.


"Apa yang sedang kau bicarakan? Aku tahu bahwa aku sudah melakukan banyak hal tadi malam." Ucap Adam bercanda.


Merasa frustasi dengan jawaban yang diberikan Adam, Claudia meninju dada Adam kemudian mencoba untuk ikut duduk juga. Tapi dengan cepat dia menyesali hal itu karena dia langsung kesakitan. Claudia benar-benar kesakitan, dia menggigit bibirnya dan menutup matanya untuk mengurangi rasa sakit itu.


Sementara itu Adam hanya tersenyum dan dengan bangga mengatakan,


"Aduh sayang, kau itu sangat ceroboh. Kau seharusnya lebih berhati-hati, kau bisa meminta tolong kepadaku. Aku akan menolong mu." Ucap Adam dengan suara yang terdengar mengejek dan menggoda Claudia.


Claudia menjadi semakin marah karena ejekan suaminya itu.


"Apa yang sudah kau lakukan tadi malam? Kenapa kau memposting semua itu?" Tanya Claudia dengan sangat marah.


"Ooooooohh kau bicara tentang itu. Jadi inilah alasannya sampai aku harus berpikir, ada apa sebenarnya denganmu pagi ini.


Sayang kau tertidur setelah lima ronde semalam. Aku jadi bosan. Aku lalu meminta Erik untuk membuat sebuah akun baru untukku, dan meminta mereka untuk memberikan centang biru kepada akun ku. Jadi tadi malam saat aku merasa bosan, aku berpikir untuk berselancar di dunia maya.


Itulah saat aku melihat semua kegaduhan disana. Orang-orang mulai menggila karena pesta itu. Tentang kedatangan ku, tentang kepergian ku kemari, tentang kamu dan lain-lainnya. Mereka menyebut nama mu dengan nama yang macam-macam, dan hal itu membuatku sangat tidak menyukainya. Jadi aku....."


Claudia sangat khawatir sekarang, dia menjadi semakin marah.


"Jadi kau apa? Apa yang kau lakukan?" Tanya Claudia dengan takut dan khawatir.


Adam terlihat berbeda, dia dengan santai mengatakan,


"Aku meminta Naomi untuk mengambil langkah hukum untuk melawan akun-akun itu. Jadi dia melakukannya dan membuat semua akun yang berkomentar buruk tentang dirimu diblokir dari aplikasi itu."


Claudia menjadi sangat terkejut ia menepuk dahinya sendiri.


"Tidak Adam, kau tidak boleh melakukan hal itu. Mereka itu orang-orang yang bebas berpendapat. Kau tidak boleh menghentikan mereka untuk mengekspresikan pikiran mereka." Ucap Claudia.


"Tentu saja. Tapi jika seseorang telah mengganggu orang lain dan juga membuat gaduh semuanya dengan cara yang buruk, menyakiti mental orang lain lewat kata-kata mereka yang jahat di platform itu. Kita bisa mengambil tindakan bukan? Itulah yang dikatakan aturannya, jadi aku melakukannya. Aku hanya melaporkan akun itu dan aplikasi itu sendiri yang memblokir akun mereka. Aku sebenarnya tidak melakukan apapun.


Claudia tidak dapat berkata apa-apa untuk beberapa menit. Dia kemudian menggelengkan kepalanya dan terlihat sedikit menangis karena frustrasi.


"Ya Tuhan Adam, aku hanya tidur beberapa jam dan kau sudah menciptakan semua kekacauan ini. Aku menyerah dengan mu." Ucap Claudia.


Adam tersenyum pada istrinya dan menarik Claudia agar mendekat padanya lalu memeluk Claudia dengan erat dan berkata,

__ADS_1


"Sayang lupakan semua itu. Tidak, maksudku... aku ingin ciuman di pagi hari, kumohon."


Claudia melihat Adam dengan tajam lagi.


"Diam lah, tidak ada ciuman di pagi hari," ucap Claudia, kemudian, "uhu.... uuuu... uuu... Kenapa? Kenapa kau melakukan semua ini sayang? Mereka akan memburu aku. Aku rasa tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menemukan aku." Ucap Claudia lagi.


Bukannya menjawab ucapan Claudia, Adam malah langsung memeluknya.


"Serahkan semuanya kepadaku. Kau hanya perlu mencintai aku sepanjang waktu. Aku akan menghandle semuanya." Ucap Adam seraya membawa istrinya itu ke dalam kamar mandi.


Sebenarnya dalam hati Claudia tersenyum dan malu karena hal yang dilakukan suaminya itu. Tapi dia tetap memperlihatkan wajahnya yang bersedih.


"Dan, kemana kau akan membawaku sekarang?" Tanya Claudia.


"Untuk mandi bersama. Kau juga pasti sudah lapar kan?" Balas Adam.


"Dan bagaimana dengan pekerjaanmu? Ini sudah jam 12.02 siang, kau sudah sangat terlambat." Ucap Claudia akhirnya menyadari sudah jam berapa sekarang.


"Pekerjaan apa yang kau katakan? Kau sudah membooking kamar ini untuk liburan satu hari dan dua malam. Jadi untuk apa aku pergi bekerja." Balas Adam seraya meletakkan tubuh Claudia kedalam bathtub.


Claudia sangat terkejut.


"Apakah kau serius untuk tetap berada di sini selama 24 jam kedepan? Bagaimana dengan pekerjaanmu?"


Adam lalu ikut masuk ke dalam bathtub dan menempatkan dirinya di belakang Claudia. Dia lalu memeluk Claudia dari belakang dan membalas,


"Iya cintaku, pekerjaan bisa menunggu. Tapi istriku tidak bisa."


Adam mendapatkan pukulan di lengannya karena jawabannya yang menggoda itu lagi.


******************


Setelah menghabiskan waktu liburan mereka di hotel selama 2 malam dan satu hari. Adam dan Claudia akhirnya memutuskan untuk check out.


Waktu 36 jam selama ini membuat Adam begitu bersyukur, namun menjadi kutukan bagi Claudia.


Adam benar-benar tidak mengizinkan Claudia meninggalkan tempat tidur, kecuali pergi ke kamar mandi. Adam terus saja memesan makanan dari layanan kamar. Mereka menghabiskan waktu berpelukan, menonton film, bermain games, tapi kebanyakan adalah mengobrol tentang satu sama lain dan tentunya melakukan hubungan di atas ranjang. Adam mengambil banyak foto dari claudia. Beberapa diantaranya Claudia berpose dan yang lainnya terlihat sebagai foto candid.


Bagaimanapun setelah merasa begitu puas liburan di hotel bersama sang suami, Claudia jadi merasa begitu bahagia dan tenang. Dia tahu banyak tentang Adam dan dia sendiri juga menceritakan banyak hal kepada Adam tentang dirinya.


Saat ini, keduanya keluar dari dalam kamar dengan berpegangan tangan berjalan di lobby hotel. Claudia merasa begitu malu karena dia masih tidak bisa berjalan dengan baik. Adam sudah menawarkan bantuan kepadanya. Dia mengatakan bahwa dia bisa menggendong Claudia untuk membawanya ke mobil. Tapi Claudia menolak. Karena hal itu akan membuatnya lebih malu lagi.


Para staf dan para karyawan hotel mereka semua melihat ke arah keduanya yang berjalan bersama dan terlihat seperti pasangan yang paling sempurna. Adam terus-menerus melihat kondisi Claudia, menebak apakah dia merasa tidak nyaman. Claudia saat ini menggunakan sebuah masker untuk menutupi wajahnya.


Para pers, media, dan paparazi menunggu mereka di pintu gerbang hotel untuk dapat melihat pasangan itu bersama untuk yang pertama kalinya. Mereka juga ingin melihat dan mengabadikan gadis yang paling berkuasa di negeri ini, yang membuat suaminya meninggalkan pasangan pestanya di malam itu dan malah berlari kepadanya hanya sebuah karena sebuah panggilan telepon.


Semua orang berteriak dengan keras ketika pasangan sempurna itu keluar dari dalam hotel menggunakan masker.


Claudia mengenakan pakaian yang seluruhnya berwarna hitam dan mengenakan topi warna hitam dan masker yang juga berwarna hitam. Sama seperti yang dikatakan manager hotel malam itu. Adan juga mengenakan masker, tapi itu hanyalah bukti bahwa dia ingin tampil mirip dengan istrinya.


Momen saat mereka keluar dari dalam hotel, orang-orang dengan cepat berlari ke arah mereka.


Jack juga ikut berlari ke arah mereka, berusaha untuk menghalangi langkah para media, melindungi pasangan itu dari kerumunan orang banyak.


"Tuan Adam.... Tuan Adam... Apa anda ingin mengatakan sesuatu tentang postingan terakhir anda?"


"Tuan Adam, tolong beritahu kami. Kenapa anda menyembunyikan status pernikahan anda dari publik selama 2 tahun ini?"


"Tuan Adam, bisakah kami melihat wajah Nyonya Adam?"


"Apakah dia seorang mahasiswa? Dia terlihat masih begitu muda."


"Nyonya Adam kenapa begitu pelit? Tolong tunjukan wajah anda kepada kami."


"Nyonya Adam, siapa nama anda sebenarnya?"


"Jadi inilah wanita lain itu, yang datang dan merusak hubungan antara Megan dan Tuan Adam? Benar-benar gadis licik." Ucap seseorang.


Mereka terus menanyakan pertanyaan yang bermacam-macam. Saat itulah ketika Adam hendak membantu Claudia masuk ke dalam mobil, seseorang menarik jaket Claudia. Hal itu membuat Claudia menjadi ketakutan.


Adam memegang kerah leher kemeja pria yang menarik jaket istrinya itu dan berteriak padanya untuk menjauh dari istrinya. Mata Adam terlihat begitu memerah dan caranya menatap pria itu benar-benar terlihat sangat menyeramkan dan diluar dari dugaan semua orang.


"Beraninya kau? Dia bukanlah wanita lain. Dia adalah istri sah ku. Aku beri tahu kalian semua, untuk pertama dan terakhir kalinya. Megan adalah gadis yang aku dan teman-teman ku asuh sebagai anak angkat. Dia adalah keponakanku dan bukan kekasihku. Gadis yang ada dalam pelukanku ini adalah istriku. Jika kau sampai berani menyebutnya sebagai apapun selain dari Nyonya Adam, maka aku akan...." Ucap Adam dengan begitu berteriak, dia terlihat begitu marah.


Polisi dan Jack akhirnya datang di antara pria itu dan Adam. Jack tahu benar, apa yang bisa saja terjadi pada pria itu jika dia tetap berada di sana beberapa saat lagi.


Tapi tetap saja Adam mendorong Jack menjauh darinya dan tetap menarik pria itu dengan marah. Semua orang terlihat ketakutan dan terdiam di tempat mereka. Menelan ludah dan berdoa untuk hidup mereka sendiri. Kerumunan orang-orang itu terdiam.


Kemudian sebuah suara terdengar memecah kan keheningan itu.


"Sayang, hentikan. Tolonglah aku lelah, kumohon. Ayo kita pulang."


Adam langsung melepaskan kerah baju pria itu membuat semua orang tampak terkejut dan terlihat mengantisipasi, apa yang akan terjadi selanjutnya.


Adam nggak lalu melangkah mundur ke arah mobil dan memeluk istrinya erat.


"Maafkan aku sayang. Ayo kita pulang ke rumah." Ucap Adam dan masuk ke dalam mobil dengan memeluk Claudia tanpa sedikitpun melihat kearah orang lain lagi.


Mobil pun berjalan menjauhi kerumunan, membuat semua orang tidak dapat berkata apa-apa.


Bersambung....


Adam adalah pria yang pamer. Dia butuh terapi, tidak... tidak.. Bukan dari dokter, dia butuh terapi cinta dari istrinya.


Dan Claudia adalah istri yang sangat, sangat menggemaskan...


Selanjutnya...

__ADS_1


Rencana untuk pergi ke new york


__ADS_2