
tak terasa udah enam hari berlalu, sudah saatnya kedua keluarga untuk melaksanakan tujuan pernikahan paksa ini.
kediaman tuan Andi
'' maaa siang ini kita akan segera berangkat ke kampung, bilangin sama anak-anak untuk segera bersiap-siap '' ujar tuan Andi kepada nyonya Gita.
'' bukanya besok pa,,, kenapa harus berangkat dari sekarang ???
'' ya papa maunya agak santai sedikit ma, biar gk buru buru, lagian kita juga gk pernah berkunjung kerumahnya pak Mul, biar sekalian silaturahmi,
pak Mul juga menawarkan kita sekeluarga untuk menginap di rumahnya, mengingat paginya kita harus bersiap siap untuk melaksanakan pernikahan anak kita'' penjelasan tuan Andi kepada istrinya.
''ya udah gimana enak nya sama papa aja, mama sama anak-anak nurut '' jawaban nyonya Gita pasrah
pagi itu arnav sudah berada di bandara untuk menjemput sang kekasihnya dari luar negri, karena sudah lumayan lama mereka berpisah
semenjak arnav menginjakan kakinya di tanah air ini.
mondar mandir menunggu kedatangan wanita pujaan hatinya itu, tak lama kemudian ada wanita yang berparas tinggi langsing yang berambut pirang melambaikan tangannya, kepada pria yang sedari tadi menunggu kedatangannya itu.
'' honey maaf kamu menunggu lama, muuuach''
ciuman itu mendarat seketika di bibir arnav
'' hey jangan seperti itu, gk enak di lihatin orang, kitakan udah di Indonesia !!!''
mencoba memberi pengertian, memang wanita ini jarang balik ke tanah air, jadi dia sudah terbiasa dengan adat barat itu.
'' ayo kita ke hotel sekarang, aku sudah memesan satu kamar untuk mu '' ulas prianya itu.
'' hei untuk ku, bukan untuk kita??? pertanyaan yang penuh selidik dari kekasihnya itu
'' ya terserah kamu aja, ayo kita langsung ke hotel,
ada sesuatu yang harus aku bahas sama kamu''
'' honey,,apa kamu segitu nya merindukan pertempuran antara kita, apakah kamu tidak mengizinkan ku untuk mengisi perut ku dulu???'' bergelayutan manja di lengan kekar itu
'' aku tak suka mengulang pembicaraan ku!!! kalau kamu mau mendengar pembicaraan ku, ayo segera ke hotel'' dengan wajah dinginnya membuat kekasihnya jadi ciut seketika,
__ADS_1
''oke tapi jangan marah dulu cinta'' ucapnya lembut
setibanya di hotel langsung perempuan ini bermanja-manja sama kekasihnya.
'' honey aku mandi dulu ya, aku tahu selama kita berjauhan kamu tidak bisa melampiaskan hasrat mu itu ''
'' sudah tidak ada waktu untuk kita, sekarang ada yang harus aku katakan pada Mu'' kata arnav Tampa memberi jeda pada enjelin.
iya katakanlah sekarang , aku sudah tak sabar, siap itu tak boleh ada alasan lagi kau harus memuaskan ku di sana '' sambil menunjuk lurus ke ranjang yang empuk itu.
'' enjelin, besok aku akan menikah dengan wanita pilihan papa ku'' bak tersambar petir wanita itu berkobar dengan mata berapi-api
'' apa kata mu, kamu akan menikah dan kamu mau meninggalkan aku ,,,tidak!!!!aku gk mau, karena tak ada seorangpun yang berhak atas diri mu selain aku'' dengan mata memerah
'' hei satu yang harus kau camkan di otakmu ini, !!aku tidak pernah memberi hak ku untuk mu, karena kau bukan istri ku, dari sebelum kita berhubungan sudah aku jelaskan aku tak memberikan hak itu untuk mu ''!!! dengan emosi level tinggi arnav menunjuk kearah enjelin.
'' jadi selama ini kau anggap apa aku!!! hanya untuk pelampiasan nafsu mu saja, hanya dengan status istri, kamu mau memberikan hak itu untukku !!!oke baiklah, kita akan menikah sekarang sebelum hak itu jatuh kepada perempuan yang belum kau kenal''
dengan mengambil nafas Panjang, arnav rasanya kehabisan kata kata untuk mengatakannya kepada wanita berambut pirang ini.
'' kau pikir aku akan memberikan hak itu untuknya, asalkan kau tau, kalau tidak dengan terpaksa aku tidak akan mau menikah dengan perempuan itu, !!!
'' oh tentu saja , sekarang kau jangan ikut campur dulu, biarkan aku yang mencari cara untuk lepas dari semua ini, setelah itu kita akan menikah secara resmi baru kau ada hak terhadap ku''.
Oke honey,,, sekarang ayo puaskan aku, dan ingat jangan sekali kali kau menyentuh wanita itu.
titahnya sambil menarik kerah baju arnav, dan mulai mencium leher pria tampan itu, dan dengan cepat dia mulai mendekatkan bibir seksinya itu kepada bibir arnav, tidak menunggu waktu lama mereka saling menukar Saliva dengan ciuman panjang, dan mulai lah gairah keduanya menggebu seakan tak sabar melakukan pertempuran di ranjang.
''dreeet dreeet dreeet.... terdengar getar benda pipih yang sengaja di diamkan nadanya, yang bergetar dikantong celana arnav,
dengan kondisi hampir meloloskan baju kemejanya hitamnya itu.
''o......St sialan !!!''
dengan segera dia mengangkat benda persegi panjang di kantong celana nya, terlihat panggilan masuk dari mamanya
'' halo ma,,,''
'' nav, kamu dimana papa mu sudah mulai emosi menunggu kedatangan mu, jangan sampai papa mu menunggu lama segeralah pulang, kita akan berangkat sekarang '' titah perempuan paruh baya di balik telpon
__ADS_1
'' apa,,.!!! bukankah acaranya besok, kenapa harus sekarang kesannya ma,,.'' bertanya sambil menarik rambutnya.
'' iya sayang, kata papa kita akan menginap di rumah pak Mulyo, biar gk buru-buru papa ingin santai untuk acara besok, kalau besok kita berangkat takutnya akan macet, cepat ya sayang, sebelum papa mu bertanduk disini''
'' baik mah, arnav akan segera datang''
setelah sambungan itu terputus, dia segera bangkit dari posisi nya sekarang .
'' maaf, aku akan segera pergi karena orang tua ku telah menunggu di rumah, mungkin lain kali aja kita melakukannya '' dengan sigap dia mengancingkan lagi baju nya yang sudah sebagian terbuka.
'' oh tidak kau tidak boleh melakukan ini padaku, kau harus menuntaskan nya dulu dengan ku''
dengan wajah yang mengancam
'' oh tolonglah kau jangan bodoh, aku harus pergi dan ingat baik baik, kau tidak boleh melihatkan wajah mu itu di depan keluarga ku, dan di depan perempuan bodoh itu, selama pernikahan ini berlangsung, dan sampai dia memahami kondisi kita , kalau ada perlu apa2 cukup hubungin aku lewat wa aja '' dan segera arnav meninggalkan wanita seksinya di kamar hotel sendirian.
dengan frustasi wanita berambut pirang itu, melemparkan segala benda yang dapat di raihnya ke segala arah, memang kalau masalah ranjang, wanita ini adalah jago nya dan membuat lawan nya, hanya menerima setiap serangan yang di berikan nya , yaa wanita ini termasuk seseorang yang mempunyai hiperseks.
tak berselang lama, mobil arnav sudah terparkir dengan gagah di bagasi samping rumah nya.
terdengar suara penuh emosi dari tuan Andi, yang sedari tadi menunggu kedatangan anak laki lakinya itu,
membuat arnav menghentikan langkah nya. sejenak.
'' sepertinya kamu menganggap pernikahan ini hanya mainan, dan dengan Tampa bersalah kau pulang kesini , kamu pikir papa tidak tau kemana kau seharian dan dengan siapa kau pergi''
'' oh menurut papa ini salah ku, oke!, sambil mengangkat kedua tangannya keatas.
dengan sigap nyonya Gita melerai perdebatan antara anak dan bapak itu, supaya tidak semakin menjadi.
'' sudahlah paaa, bukan kah kita akan berangkat sekarang, jangan gara gara emosi papa ini, membuat pak Mul sekeluarga menunggu lebih lama lagi.
'' Melisa, apakah kamu sudah membereskan semua keperluan kakak mu, ke kopernya??'' tanya nyonya Gita kepada anak gadis nya itu.
'' udah beres semua ma'' jawabnya sambil menjinjing kopernya sendiri.
'' baik lah, aku akan bawa mobilku sendiri '' kata arnav
'' tidak, kamu akan ikut mobil papa, kita akan pergi satu mobil semua, dan mobil mu akan di isi barang keperluan untuk disana, biar sopir yang akan mengemudikan nya.
__ADS_1
'' oke pah, kalau itu membuat darah papa turun sedikit'' seperti meledek pria tua itu .