Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
Ajakan untuk berselingkuh pada istrinya sendiri


__ADS_3

Mecca yang merasakan ciuman dari suami yang begitu dia rindukan itu membuat matanya berkaca-kaca.


Ingin rasanya dia kembali merasakan pelukan hangat dari suaminya itu, tapi dia harus menundanya sampai nanti malam.


Mecca berencana memberi tau Arnav pada pukul 12 malam nanti.


''Hei gadis konyol kenapa kau diam. Ayo lepaskan aku'' kata Arnav yang masih menempelkan hidungnya pada rambut panjang Mecca.


''Mendengar suara bariton Arnav, langsung Mecca menghadap pada Arnav dan melepaskan tali tasnya dari Arnav.


''Maaf mas aku tidak suka pada wanita centil itu '' kata Mecca lagi


''Kau cemburu ya?'' Tanya Arnav.


''Gak biasa aja'' jawab Mecca ketus


''Yaudah kalau kau tidak cemburu, tapi aku cemburu melihat mu dengan lelaki tadi, aku tidak suka kamu menerima pemberiannya, walaupun kalian sepasang kekasih. Aku tidak peduli karna Arnav Sanjaya selalu mendapatkan keinginannya dengan cara apapun. Itu semua salah mu kenapa kau mencuri hatiku saat pertama bertemu.


Aku merasa kalau kau adalah wanita apesial'' kata Arnav menekankan ucapannya pada Mecca dari belakang.


''Mas Rian itu teman ku.


Maaf aku tidak akan selingkuh sampai kapanpun. Karna aku tau cinta suamiku begitu besar, dia mampu berkorban dan dia juga menerima aku apa adanya'' kata Mecca.


''Kau tipe perempuan yang setia. Beruntung juga suamimu itu, tapi ingat akan aku pastikan mulai saat ini aku akan menyelingkuhi mu dari suamimu itu''Kata Arnav berbisik.


''Tuhan seandainya suami yang dimaksudnya adalah aku.


Aku pasti aku akan begitu beruntung mempunyai istri setia seperti dia. tapi seandianya aku bukan suaminya, aku akan berusaha untuk menjadikan statusnya jadi istri ku. Aku telah siap dengan resiko dari perbuatan ku ini, karena Arnav Sanjaya selalu mendapatkan wanita yang dia inginkan '' gumam Arnav.


Sedangkan Mecca tersenyum mendengar ucapan konyol suaminya itu.


''Kenapa aku harus selingkuh dengan suamiku sendiri, ingin rasanya aku cubit mulutnya yang asalan bicara ini'' gumam Mecca


''Mas udah dulu ya Mecca mau masuk '' kata Mecca berpamitan pada Arnav.


''Mecca,,,, oh itu manis sekali, kau tidak bilang aku2 lagi pada ku, caramu membuat aku merasa kau bukan orang asing bagi ku'' kata Arnav mendengar Mecca menyebut dirinya seperti biasa.


''Oya ini aku mau nitip sesuatu untuk Ara dan Arav''Ulas Arnav lagi memberikan paper bag warna pink dan hitam.


Mecca langsung menerimanya karena tidak mungkin dia menolak pemberian bapak pada anaknya.


''Makasih'' kata Mecca singkat.


''Sini paper bag itu, aku takut tangan mu patah kalau harus membawa barang sebanyak ini sekaligus'' kata Arnav mengambil paper bag yang di berikan Rian tadi.


Setelah mendapatkan paper bag dari Rian Arnav segera melangkah pergi meninglkan kampus.


Ketika mau naik mobil tidak sengaja Arman sahabatnya melihat Arnav membuka pintu mobilnya.


Rasanya Arman tidak percaya kalau yang dilihatnya itu adalah Arnav.


''Arnav itu benaran dia'' kata Arman yang segera memarkirkan mobilnya dan menyusul Arnav.


Belum sampai Arman mendekati Arnav, tapi Arnav telah melajukan mobilnya dengan kencang.


Itu Arnav,,,, aku tidak salah lihat itu memang dia'' kata Arman.


Segera Arman memasuki kampus menemui Mecca.

__ADS_1


Tidak sengaja Arman melihat Mecca yang masih santai di luar ruangan. Segara Arman mempercepat langkah kakinya agar dia sedikit ada waktu minta penjelasan dari Mecca sebelum dia mengajar.


Seperti bisa Arman adalah dosen Mecca yang sering membantu Mecca kalau mengalami kesulitan dalam belajar.


''Mecca,,,''sapa Arman dengan nafas yang ngos-ngosan


''Kak Arman kok seperti habis melihat hantu di siang bolong, ada apa kak?'' tanya Mecca


''Ca aku tadi melihat Arnav di parkiran, aku kesini hanya meyakinkan kalau itu memang Arnav, apakah dia masih hidup '' tanya Arman.


''Iya kak itu memang mas Arnav, dia baru pulang dari luar negri'' jawab Mecca


''Apa!!! Dia diluar negri,,,, Apa dia sudah tidak waras meningalkan kamu tanpa berita selama ini, sedangkan dia baik-baik saja disana'' geram Arman mendengarkan penjelasan dari Mecca.


''Kak dengarkan penjelasan Mecca dulu,,, mas Arnav tidak baik-baik saja, dia hilang ingatan akibat perbuatan Enjelin yang membuat dia melupakan Mecca Arav dan Ara.


Yang dia ingat hanya lima tahun belakangan sebelum bertemu Mecca kak'' kata Mecca menjelaskan.


''Hilang ingatan,,,, berarti dia masih mengenal aku, Angga dan Yudi. Karena kami udah berteman cukup lama, bahkan kami udah dekat dari SMA'' ulas Arman lagi


''Iya dia hanya ingat itu, setelah lima tahun kedepannya dia sudah melupakan semuanya'' jawab Mecca lagi.


''Baiklah Ca aku akan memberitahu Angga, dan Yudi. Kami akan mengatakan apa yang terjadi sebenarnya kepada Arnav '' kata Arman


''Kak Arman tidak usah kak, Mecca udah punya rencana untuk memberi tau mas Arnav nanti malam saat ulang tahunya.


Karena Mecca melihat tanpa mengingat Arav dan Ara mas Arnav begitu menyayangi mereka, jadi Mecca putuskan memberi taunya sendiri walaupun mas Arnav tidak mengingat apapun'' kata Mecca


''Oke baiklah Ca'' jawab Arman singkat.


Dia merasa lega setelah mendapat penjelasan dari Mecca.


Sedangkan Arnav tersenyum-senyum sendiri saat mengendara mengingat tingkah Mecca tadi, dan dia begitu bahagia bisa mencium Mecca walaupun itu hanya ciuman kecil.


Tidak terasa waktu udah siang menjelang sore.


Arnav memutuskan untuk menemui Mecca kembali dan ingin mengantarnya pulang, tapi dia kalah cepat dari Rian yang telah duluan menjemput Mecca.


''Ca ayo aku anterin pulang'' tawar Rian.


''Mas Rian Mecca pulang sendiri aja ya,,, Kasihan pak Ujang yang menunggu dari tadi'' tolak Mecca sopan.


''Ca kali ini aja aku mengantar mu. Boleh ya please,,,,'' kata Rian memohon


''Ya udah, tapi jangan sampai rumah ya mas, gak enak dilihat mertua ku'' kata Mecca.


''Baik tuan putri'' kata Rian tersenyum manis.


Segara Mecca bicara dengan pak Ujang mengatakan untuk pulang duluan.


Setelah Mecca bicara dengan pak Ujang .Mecca segera melangkahkan kakinya untuk mendekati mobil Rian, tapi gimana lagi Arnav dengan sigap menarik Mecca masuk kedalam mobilnya.


''Au!'' teriak Mecca karena dia sangat kaget.


''Stttt kata Arnav menenangkan Mecca.


''Mas apa yang kamu lakukan'' kata Mecca.


''Ikuti saja aku'' ulas Arnav lagi.

__ADS_1


''Hei brengsek lepaskan dia, kau curang! '' kata Rian yang sigap berlari mengetuk pintu mobil Arnav, tapi Arnav tidak menghiraukannya sama sekali.


''Ca dengarkan aku, nanti malam aku minta waktu mu sebentar ya...


Aku tunggu di jalan depan rumah mu oke'' kata Rian sambil berlari.


Sedangkan pak Ujang membiarkan tuan mudanya membawa kabur Mecca dengan mobilnya.


Didalam mobil Arnav hanya diam dengan muka marah mendengar kalau Rian akan menemui Mecca nanti malam.


''Mas kita mau kemana?'' tanya Mecca ragu-ragu dan takut.


''Aku akan mengantarkan mu pulang'' jawab Arnav singkat.


''Katakan dimana alamat rumah mu'' kata Arnav lagi dengan ketus.


''Dijalan xx'' jawab Mecca.


Tanpa di arahkan, Arnav langsung saja menuju rumahnya yang dulu dibelikannya untuk Mecca.


''Rasanya jalan ini tidak asing bagi ku'' gumam Arnav.


Setelah sampai di depan rumahnya Mecca segera hendak turun. Sebelum Mecca turun Arnav memberanikan diri mencium rambut istri kecilnya itu.


''Untung saja mas suami ku, kalau tidak habis mas aku pukul'' gumam Mecca.


''Mas ini,,,'' kata Mecca sambil membuka pintu mobil, Arnav tidak menanggapinya, dia hanya diam setelah dapat mencium pujaan hatinya itu, setelah Mecca keluar. Arnav kembali mengendara.


Dalam perjalanan pulang Arnav mencari cara untuk membatalkan rencana Rian nanti malam.


''Aku akan membatalkan rencana lelaki itu, aku akan mencari cara untuk membawa Mecca nanti malam'' gumam Arnav.


Sedangkan dirumah Sanjaya semua orang telah mempersiapkan acara ulang tahun Arnav.


Apalagi Mella yang begitu heboh, karena dia telah menyusun semua acara ulang tahun untuk kakaknya. Sedangkan nyonya Gita dan tuan Andi hanya mengikuti saja.


Di kediaman Arnav, Mecca sudah beres membersihkan kedua buah hatinya di bantu oleh nyonya Gita.


''Ca mama pulang dulu ya,,, mama akan membantu Mella mempersiapkan acara untuk nanti malam'' kata nyonya Gita.


''Iya ma, mecca juga akan mempersiapkan hadiah spesial untuk mas Arnav, nanti Mecca dan sikembar akan segera datang sebelum acara terlaksana'' kata Mecca.


''Baiklah mama tunggu ya'' kata nyonya Gita sambil melangkah pergi.


Tidak terasa hari sudah mulai gelap. Mecca dengan kedua anak-anaknya sibuk bermain boneka dan mobil-mobilan, setelah si kembar agak tenang.


Mecca segera mempersiapkan kado yang berisikan foto-foto pernikahannya, foto bayi saat dia dirumah sakit yang di dampingi oleh Arnav dan foto Arnav saat mengendong kedua sikembar yang baru lahir.


Tidak lupa dia menyelipkan buku nikahnya dan buku nikah Arnav.


Mecca telah berdandan secantik mungkin untuk menemui Arnav malam ini.


Di tempat lain Arnav sibuk memesan kamar hotel untuk mereka berdua. pikiran jahat Arnav kembali merasukinya karena dia begitu kuasai cemburu yang menggelora.


''Aku akan membawa Mecca kesini nanti malam, aku akan membuat malam ini jadi pembuktian kalau dia tidak bisa lepas lagi dari ku. walaupun dengan cara yang picik. Aku juga telah siap dengan resiko atas perbuatan ku dan aku pasti akan bertanggung jawab '' gumam Arnav.


Dia tidak mempedulikan acara ulang tahun yang dipersiapkan keluarganya.


*bersambung*

__ADS_1


senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.


hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga terhibur .......


__ADS_2