Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
gadis ajaib


__ADS_3

dalam mobil jalan pulang istri kecilnya masih saja diam dan ngambek.


''kenapa jadi seperti ini? aku pikir dia tidak akan menyerang ku seperti itu, ternyata istriku Seseram ini kalau marah'' gumam arnav dalam hati


''sayang, maaf ya, aku telah membuatmu marah. tapi aku senang melihatmu seperti tadi sungguh sangat pemberani, pertahankan keberanian mu itu, tapi jangan kepadaku. kepada orang lain , kalau kepadaku percuma aja, tetap saja melihatmu seperti tadi aku merasa lucu'' kata arnav yang melirik kearah istrinya, tapi Mecca tetap saja diam, sayang kita kekantor dulu ya, aku masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan.


setelah sampai di bangunan bertingkat itu, dia segera masuk dengan langkah yang gagah, di ikuti istrinya dari belakang.


''sayang sini'' kata arnav minta Mecca untuk mengandeng tangannya, tetapi mecca masih kesal dia tidak mau mengandeng tangan kekar suaminya itu, dia hanya berpegangan pada jas suaminya seperti anak kecil yang takut hilang ditengah pasar, arnav yang melihat kekanak-kanakan istrinya hanya bisa mengambil nafas panjang.


''nav ini resiko lho nav, jadi lho terima aja dengan sabar sabar, sabar'' gumam arnav dalam hati


kariawan yang melihat sangat aneh dengan pasangan satu ini, Meraka menahan tawa dan ada juga yang berbisik-bisik, mendengar semua kariawan yang seperti menertawakannya, arnav sedikit menghentikan langkahnya.


''hei kalian kurang kerjaan ya, apa kalian tidak pernah melihat suami istri seperti kami yang berjalan seperti kereta api, mulai sekarang kalian praktekan jalan seperti ini dengan pasangan kalian'' kata arnav melewati mereka


dalam ruangan Mecca segera melepas pegangannya dari jas suaminya, dia menuju sofa panjang yang terletak dalam ruangan itu


''sayang kamu jangan lama-lama marahnya dong,,, aku rindu sama istri kecilku yang patuh'' kata arnav yang juga mengikuti istrinya, dia juga duduk di samping istrinya dengan memegang kedua kupingnya sendiri


''sorry'' katanya seperti kucing kehujanan


''mecca yang melihat wajah suaminya yang lucu, membuat dia tersenyum


''nah gitu dong sayang, aku tidak pernah membujuk wanita sekonyol ini, itu aku lakukan hanya sama perempuan ajaib seperti dirimu.


''ajaib, memang Mecca tukang sulap'' jawabnya ketus


''sayang kau memang ajaib, dengan wajah imut ini,,, kau bisa merubah segalanya, kau bisa menaklukan lelaki seperti suamimu ini'' katanya mencubit pipi istrinya


''tok tok tok'' permisi tuan muda, boleh saya masuk'' terdengar suara sekretaris seksi itu dari luar


''ya silahkan '' jawab arnav yang masih duduk bersantai di sofa panjang


''ela bereskan semua berkas, dan pisahkan yang belum sempat aku periksa, nanti akan ku kerjakan di rumah'' titah tuan mudanya, sekretaris seksi itu mengerjakan tugas nya, dengan pandangan tidak suka melihat Mecca yang berdekatan duduk dengan arnav. sementara arnav menganggap kalau di ruangan itu hanya ada mereka berdua.


''sayang apakah setelah main semalam, kau tidak merasakan sakit susah buang kecil lagi?'' dia bertanya masalah intim dengan suara agak kecil, karena dalam ruangan itu juga ada orang lain, walaupun suaranya kecil, tetapi kuping sekretaris seksi itu sangat peka untuk menguping pembicaraan suami istri itu.


''mas jangan bicara tentang itu, malu ada orang'' jawab Mecca dengan wajah memerah


''gak apa-apa kitakan bicara dengan suara pelan '' kata arnav lagi


''gak mas mecca sudah tidak merasakan sakit lagi'' jawabnya dengan suara kecil


''kalau begitu nanti malam kau siap-siap yah, semalam aku kurang puas, aku hanya mencoba sebentar saja aku takut kau akan merasa sakit lagi'' kata arnav sambil mengedipkan sebelah matanya.


''iya mas'' jawabnya singkat


''bagus, kau sudah kembali seperti istriku yang patuh, sepertinya kau harus istirahat di ruangan pribadiku siang ini, agar kau punya stamina untuk memuaskan suamimu ini nanti malam'' ucap arnav lagi,

__ADS_1


''memang kita belum pulang?'' tanya Mecca lagi


''tunggu sebentar lagi ya, paling dua jam lagi kita udah bisa pulang ''kata arnav, segera dia membawa gadis kecil itu memasuki ruangannya


''kasihan tuan muda sepertinya nafsunya tidak terpuaskan oleh bocah itu, coba aja kalau mainnya sama aku, pasti tuan muda akan merasa puas, dan tidak akan bisa berpaling lagi dariku'' gumam sekretaris seksi itu setelah kepergian suami istri itu


sedangkan di ruangan pribadinya arnav segera membaringkan istrinya,


''sayang kau istirahatlah disini sebentar, setelah aku selesai aku akan segera membangunkan mu'' ucap arnav, setelah itu dia meninggalkan istri sendiri menuju ruangannya kerjanya


''tuan muda semuanya telah selesai'' kata Ela yang melihat kedatangan tuan mudanya.


''makasih, sekarang silahkan kembali keruangan mu'' titah arnav lagi, segera sekretaris seksi itu meninggalkan ruangan tuan muda tampan itu, diluar dia sangat kesal karena tuan mudanya tidak melirik body seksinya sama sekali.


''aku harus mencari cara agar bisa mendekati tuan muda'' katanya bicara kecil.


arnav segera membuka semua berkas yang mau dikerjakannya, setelah dua jam dia merasa semua pekerjaannya sudah selesai, segera dia kembali keruangan pribadinya untuk membangunkan Mecca.


''sayang ayo bangun, kita akan segera pulang'' membangunkan Mecca sambil merapikan anak rambut istri kecilnya itu.


''mas disini sangat nyaman, tapi tempat tidurnya sangat kecil''


''iya ngapain besar-besar, ini hanya tempat menghilangkan lelah sejenak, bukan kamar suami istri yang harus tidur berdua'' kata arnav yang membantu Mecca duduk.


''ayo siap-siap kita segera pulang'' kata arnav


arnav dan Mecca kembali keruangan kerja untuk mengambil semua barang yang yang dia butuhkan, mereka segara keluar ruangan itu, belum sampai dipintu utama, tuan Andi segera mempercepat langkahnya.


''nav tunggu''


''iya pa'' dia menoleh kearah suara papanya


''papa gimana kabar papa?'' kata Mecca yang juga berada di samping suaminya, dan segera bersalaman dan mencium tangan mertuanya.


''papa baik-baik saja nak, kamu nyaman gak dirumah baru itu'' tanya tuan Andi lagi


''nyaman pa, kapan papa main ke rumah''


''nanti aja papa kesana ya, sekarang papa masih sibuk, kalau ada waktu luang, papa akan segera berkunjung dengan mama , Oya nav sepertinya kau harus lembur ini, karena masih banyak pekerjaan yang belum selesai di ruangan papa, kau ambil alih semua pekerjaan papa, karena papa ada kunjungan mendadak sore ini.


''emang harus selesai malam ini juga pa''


''iya nav, itu semua berkas penting, besok pagi kamu juga harus memimpin rapat, Karana papa pulang mungkin malamnya lagi.


'' jadi aku harus nginap disini malam ini pa''


''iya kalau cepat selasai kau bisa pulang, tapi kalau kemalaman lebih baik nginap disini aja, biar besok tidak buru-buru, lagian di ruanganmu juga dilengkapi ruang pribadi, jadi tidak masalahkan jika semalam saja kamu nginap disini'' pinta papanya


''tapi pa, mecca giman???'' kalau dia nginap disini aku juga tidak konsen untuk kerja, papa paham kan maksudku'' kata arnav dengan pandangan jahil kearah papanya

__ADS_1


''iya papa paham'' jawab papanya yang merasa bersalah kerena anaknya lagi rajin-rajinnya kerja malam.


''mas Mecca di rumah aja, tapi boleh gak Mecca ditemani kak Mella


''baiklah segera akan ku hubungi Mella agar nginap di rumah kita'' arnav langsung menyetujui permintaan istrinya.


'' kenapa tidak nginap dirumah aja nav, memang rumah mu aman'' kata tuan Andi lagi


''aman pah, aku telah menyuruh dua orang untuk berjaga dipagar depan, agar lebih aman lagi di bagian belakang juga sudah terpasang kamera pengintai.


'' yasudah papa berangkat dulu ya, ayo nak Mecca, papa akan suruh sopir untuk mengantar mu sekalian, kata tuan Andi lagi mengajak Mecca untuk sama-sama keluar


''baik pa'' segera Mecca berpamitan kepada arnav, dengan mencium telapak tangan suaminya, begitu juga dengan arnav yang segera mencium pucuk kepala istrinya.


''sayang hubungi aku kalau udah sampai di rumah nanti, aku akan suruh orang mengantarkan makan untukmu dan tunggu aja Mella di rumah ''titah arnav


''iya mas, kalau masalah makanan tidak usah, Mecca akan bikin sendiri aja, bukankah semua sayuran masih utuh dalam kulkas'' jawabnya, tuan Andi sangat senang melihat kerukunan rumah tangga anaknya.


'' ayo pa'' segera Mecca dan tuan Andi melangkah keluar


Tampa mereka sadari ada seseorang yang menguping pembicaraan Meraka.


''ini kesempatan aku untuk bisa mendekati dan memuaskan tuan muda, bukankah tadi dia bilang kalau dia tidak puas dengan bocah itu, ini kesempatan terbaik untuk ku, kucing mana dikasih ikan montok akan menolak, aku akan menyerahkan tubuh ku untuk mu tuan muda tampan, dan aku akan tunjukan kepuasan yang sebenarnya, cara ini sudah sering aku gunakan kepada orang lain, Pasti ini juga akan berhasil kepada tuan muda '' gumamnya dalam hati dengan


senyum licik


arnav kembali keruangannya dan mulai sibuk dengan setumpuk pekerjaan yang harus dia kerjakan.


''aku sangat benci malam ini'' ucap arnav


sedangkan Mecca sudah sampai rumah, belum setengah jam dia sampai rumah, dia segera masak kangkung oseng dengan udang , ini makanan favoritnya, selama dia berada di Jakarta tidak pernah dia mencoba makanan kampung ini.


treeer''treeet treeer'' Suara hp Mecca bergetar segera dia mengangkat panggilan video dari suaminya


''sayang kenapa kau tidak menghubungi ku''


''maaf mas tadi hpnya mati''


''sayang besok pagi aku akan menyuruh sopir untuk mengantarmu ke kampus ya''


''mecca pagi-pagi mau kesana dulu''


''gak usah sayang nanti kau telat''


''yasudah tapi besok mas jemput Mecca ya''


''tentu sayang, udah dulu ya,,,, banyak pekerjaan yang menumpuk''


''ya mas'' segera panggilan telfon itu terputus.

__ADS_1


__ADS_2