
Sesampainya di rumah, Arnav segera turun dan langsung menuntun langkahnya memasuki rumah mewah tersebut.
Tuan Andi dan nyonya Gita mengikuti apa yang di pinta oleh Mella untuk bersikap seperti biasa kepada Arnav, kerena semua itu tidak di sengaja oleh pria tampan itu.
''Mama aku merindukan mama'' kata Arnav berlarian menghampiri dan memeluk wanita yang telah melahirkannya itu.
''Nav kamu baik-baik saja nak, mama sangat merindukanmu'' kata nyonya Gita.
Setelah lama berpelukan Arnav segera melepas pelukannya dari nyonya Gita, dia juga ingin memeluk papanya juga.
''Pa gimana kabar papa'' kata Arnav sambil memeluk papanya
''Papa baik-baik saja Nav, papa senang melihat kamu pulang ke rumah lagi'' ucap tuan Andi.
Sebenarnya tuan Andi ingin sekali menanyakan banyak hal pada Arnav, tapi dia masih menahannya.
''Mama mana Melisa,,, aku merindukannya juga, apakah setelah lima tahun aku tidak kembali dia tidak ingin berjumpa dengan ku?'' tanya Arnav yang membuat semua orang disana terheran-heran.
''Ngaco aja kamu Nav, baru setahun kamu tidak kembali, kenapa kamu bilang lima tahun '' ulas tuan Andi.
''Pa yang aku ingat hanya lima tahun lalu, selebihnya aku tidak mengingatnya sama sekali, aku tidak tau kejadian apa yang aku alami sehingga aku melupakan kejadian selepas lima tahun itu '' ungkap Arnav menjelaskan kepada semua orang di sana.
''Nav lebih baik kamu istirahat dulu, atau kamu lapar, mama akan siapkan makan untuk mu?'' tanya nyonya Gita.
''Aku mau istirahat dulu ma, aku begitu merindukan kamar ku. Setelah istirahat aku ingin menanyakan banyak hal pada mama dan papa, terkait kejadian yang terjadi lima tahun ini'' kata Arnav sambil menuju lantai atas untuk istirahat.
Sesampainya di atas dia segera membuka pintu kamarnya, dia melangkah berlahan, saat berada dalam kamar dia merasakan sesuatu yang aneh di kamarnya itu. Dia merasa kamarnya banyak perubahan.
Setelah lama berdiri di depan pintu. Lelaki tampan itu segera menuju ruang ganti dan membuka lemari pakaiannya.
Alangkah kagetnya Arnav saat melihat di dalam lemarinya ada pakain bayi perempuan yang jatuh ketika dia membuka lemari tersebut.
''Pakaian siapa ini?'' kata Arnav sambil memungut pakaian itu, dia segera membuka pakaian itu entah kenapa, dia tidak segera meletakkannya kembali, malahan dia mencium pakainya bayi perempuan itu.
Setelah itu dia mendekatkan pakain itu ke dadanya, dia merasa damai bercampur sedih saat pakain itu berada di dadanya.
''Ini pakain siapa kenapa aku merasa pakain ini begitu mempengaruhi ku, atau ini pakain anaknya Mella, atau anaknya Melisa.
Saat itu aku pernah melihat foto Mella sedang mengendong anak kecil, tapi aku lupa menanyakannya tadi '' gumam Arnav yang menatap kembali pakaian tersebut.
Sedangkan di bawah Mella segera berbincang dengan kedua orang tuanya membicarakan soal Arnav yang membawa perempuan lain bersamanya.
''Ma sepertinya kakak ipar salah paham, dia mengira kalau wanita yang bersama kakak tadi adalah kekasihnya kakak, padahal itu teman kakak, wanita itu yang mengatakannya kepada ku'' kata Mella.
'' Pantesan Mecca begitu hancur saat pulang dari bandara tadi'' kata nyonya Gita .
''Tapi kita juga harus waspada dengan wanita itu pa, ma, karena dia begitu berharap bisa jadian dengan kak Arnav.
Dia sangat ganjen, tadi saja kalau tidak aku tolok, dia udah berada dirumah ini'' ungkap Mella
'' Ini ujian lagi untuk hubungan Mecca dan Arnav, semoga Meraka bisa melewatinya.
Oya Mel sebelum pergi tadi, saat Mecca mengetahui kalau Arnav hilang ingatan.
__ADS_1
Mecca meminta agar tidak memberi tau Arnav kalau dia istrinya Arnav, anggap saja kalau Arnav belum menikah.
Mecca tidak mau Arnav terpaksa menerimanya, dia begitu tidak percaya diri'' kata nyonya Gita kepada Mella
'Gak mungkin ma, kasihan kakak dan si kembar, seharusnya Meraka mendapatkan kasih sayang dari ayah mereka.
gara-gara ini Meraka harus menunggu lagi'' kata Mella
''Iya Mel papa mengerti, tapi ini adalah permintaan Mecca.
Menurut papa untuk sekarang kita ikuti aja dulu semua keinginan Mecca.
Papa sangat hafal dengan sifat keras kepala Arnav, kalau kita memberi tau pada Arnav kalau dia sudah mempunyai istri dan anak. takutnya dia belum bisa menerimanya karena penyakit hilang ingatannya ini.
Papa sangat mengerti sifat kakak mu itu, kalau dia sudah tidak menerima sesuatu, dia akan gampang menyakiti bahkan gampang membuang orang seenaknya saja'' kata tuan andi.
''Benar juga ya pa, untuk sementara kita harus merahasiakan semua ini, sampai kakak mengingat kembali kejadian lima tahun lalu'' kata Mella
''Mella sebaiknya kamu tinggal dulu di rumah satu lagi, karena Mecca sikembar, dan mbok Yem disana sekarang, mama khawatir kalau malam ini Arav dan Ara jadi rewel. Siapa yang akan bantuin Mecca nantinya'' pinta nyonya Gita
''Tentu saja ma, aku sangat hafal dengan tingkah aneh kakak ipar, kalau kedua anak itu menangis dia malahan ikut menangis, dia tidak akan mendiamkannya sama sekali.
Kakak ipar hanya bicara dan memohon kepada anaknya itu. Seperti hamba meminta sesuatu kepada tuanya'' kata Mella sambil ketawa.
'' Ha ha ha iya papa juga pernah melihat kejadian seperti itu, Mecca sangat lucu waktu itu, papa hampir ketawa besar, tapi papa masih menahannya takut mecca malu'' ulas tuan Andi
''Iya maklum aja pa, umurnya masih kecil udah memiliki anak.
''Rupanya semua berkumpul disini. kelihatanya papa begitu senang sehingga suara tawa papa sampai ke kamar ku, ada apasih ma,,,,
Memang ada yang lucu?'' tanya Arnav yang ikut bergabung.
''Gak ada yang lucu Nav, papa hanya bahagia dengan kedatangan mu'' kata tuan Andi.
''Nav,,,, kamu tidak istirahat, apa kamu tidak merasa cepek '' kata nyonya Gita
''Gak ma, Oya pakain bayi perempuan di lemari ku itu, pakain siapa ma,,, jangan bilang mama dan papa punya bayi lagi'' kata Arnav menyidik kedua orang tuanya.
''Sembarangan aja kamu Nav, mama sama papa udah tidak bisa produksi adik lagi untuk mu'' jawab nyonya Gita.
''Terus pakain siapa itu ma ?'' tanya Arnav lagi penasaran
''Itu pakaian Mella waktu bayi dulu, mama sengaja menyimpannya disana, nanti akan mama bereskan untuk diberi kepada anak tetangga'' jawab nyonya Gita
''Oh aku kira itu pakain anaknya Melisa, atau pakain anak Mella'' ulas Arnav lagi.
''Enak aja kakak. Memang kapan aku sama kak Melisa menikah, kami ini masih jomblo kak'' jawab Mella
''Mella waktu itu aku lihat foto kamu di FB, kamu terlihat lagi mengendong anak kecil, sekitar umur satu tahun, itu anak siapa Mell, dan aku merasa kalau wajah anak kembar itu begitu mirip dengan ku?'' tanya Arnav.
''Itu,,,,, anaknya teman ku kak, dia kembar, anak itu kecil wajahnya bisa saja menyerupai siapapun'' jawab Mella dengan ragu.
''Oh,,,, tapi aku penasaran dengan anak-anak itu, apakah kau bisa mempertemukan aku dengannya Mel.
__ADS_1
Saat aku melihat fotonya aku merasa begitu bahagia dan ada rasa yang aneh yang susah untuk aku ungkapkan'' pinta Arnav.
''Baiklah, tapi jangan sekarang ya kak, kapan-kapan akan aku kenalkan kakak dengan kedua anak itu'' jawab Mella.
''Pa jelaskan pada ku apa yang telah terjadi dengan ku lima tahun ini. Sehingga aku bisa tersadar di rumah wanita yang tidak aku kenal di luar negeri lagi'' kata Arnav bertanya kepada papanya.
''Semuanya biasa saja Nav, tidak ada yang spesial, seperti biasa kamu selalu rajin datang keperusaahan untuk mengurus bisnis dengan papa.
Sampai suatu ketika terjadi kecelakaan pada mu, saat kamu pulang dari kantor. Mama sama papa langsung membawa kamu kerumah sakit, saat dirumah sakit wanita brengsek itu membawa kamu dari kami.
Papa sudah kerahkan semua orang suruhan papa untuk mencari mu, tapi semuanya sia-sia kau seperti hilang di telan bumi, tapi mama mu yakin kalau kau berada di suatu tempat dalam keadaan baik-baik saja, makanya papa menghentikan pencarian mu '' kata tuan Andi menjelaskan.
''Iya Nav hanya itu saja'' ulas nyonya Gita.
''Dasar perempuan gila, dia mengarang semua cerita kepada ku. katanya mama dan papa telah mengusir dan menghapus aku dari keluarga, untung saja aku tidak mempercayainya.
Dia begitu terobsesi dengan ku, kalau dia masih hidup mungkin saja dia selalu menghalangiku untuk kembali ke sini'' kata Arnav.
''Maksud mu wanita itu telah tiada Nav?'' tanya nyonya Gita
''Iya ma, dia sudah meninggal karena penyakit kangker'' jawab Arnav.
''Ma katakan padaku, siapa wanita yang dekat dengan ku selama lima tahun ini, yang spesial bagi ku , mama pasti tau'' ulas Arnav lagi menyelidik pada mamanya.
''Kalau masalah itu mama tidak tau Nav, emang pernah kamu merasa mencintai seseorang wanita. Bukankah kau hanya menganggap kalau wanita itu hanya mainan saja.
Kalau ada yang serius ya mana mama tau'' jawab nyonya Gita.
''Gini aja Nav, apakah kamu merasa mempunyai wanita spesial di hidup mu, kalau ada pasti kamu akan merasakan cinta itu sendiri tanpa mengingat semua masa lalu mu'' kata tuan Andi
''Sebenarnya selama aku hilang ingatan, aku terus terbayang dengan seorang perempuan dalam bayangan ku itu.
Dia wanita cantik yang berambut panjang, dia selalu hadir dalam pikirkan ku, tapi aku tidak tau siapa dia'' kata Arnav yang membuat semua keluarganya terheran-heran karena walaupun hilang ingatan, Arnav selalu menyimpan bayangan istri kecilnya dalam hatinya.
''Oya Mella kamu lihat gak di bandara kemaren, ada perempuan cantik mendorong stroller, melihat dia aku merasa aku telah menemuinya dan aku langsung seperti jatuh cinta padanya.
Aku berharap dia datang menghampiri ku, rupanya dia berbalik arah antah betapa kecewanya aku saat wanita itu berpaling jauh dari ku'' kata Arnav yang membuat Mella tersedak saat minum air.
''Emang kakak kenal dengan wanita itu'' kata Mella menyidik.
''Tidak aku tidak mengenalnya sama sekali, tapi aku merasakan detak jantung ku begitu kencang saat pandangan ku tertuju kearahnya. Sampai sekarang aku tidak bisa melupakannya.
Baru kali ini aku merasa seperti ini kepada wanita, dia persis seperti yang berada dalam bayangan ku, bahkan sering juga hadir di mimpi ku '' kata Arnav mengungkapkan semua isi hatinya.
''Nav kalau kamu merasa dia wanitanya, berusahalah untuk mengingat memori yang hilang itu sebelum wanita itu beralih ke lain hati.
''Baik ma aku akan berusaha untuk mengingatnya, seandainya dia tidak ada hubungan di masalaluku aku akan tetap membawa wanita itu pulang dan memperkenalkannya kepada mama'' kata Arnav.
*bersambung*
senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.
hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga terhibur .......
__ADS_1