Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
tentang bukti


__ADS_3

Mereka berempat masih berada dalam ruangan yang sama dengan satu pikiran yang sama, yaitu bagaimana cara agar Arnav segera keluar dari masalahnya.


''Kalain lihat foto ini, seperti asli bukan'' kata Arnav membuka semua foto yang dikirim Enjelin ke handphone miliknya.


''Nav sekarang hubungi dia '' titah Angga.


Segera Arnav menghubungi nomor Enjelin dengan loudspeaker, agar semua teman-temannya mendengarkan semua ucapan Enjelin.


''Halo honey gimana? kau sudah mengingatnya'' kata Enjelin bertanya dengan sangat percaya diri.


''Ya tentu saja kami mengingat kejadian malam itu'' jawab ketiga sahabat Arnav, mendengar itu Enjelin sangat kaget tapi dia masih tidak kehilangan akal.


''Apa mau kalain?'' kata Enjelin dengan suara menantang.


''Gue Angga, gue tidak mau apa-apa. Gue hanya mengingatkan kalau lho malam itu teler gara-gara minuman yang diisi obat perangsang oleh Arman, jadi malam itu judulnya senjata makan tuan. lho tidur dengan lelaki suruhan lho sendiri, lho kira gue tidak melihat semua itu'' kata Angga menyeringai


''Bodoh! lho kira ada yang percaya dengan omongan lho itu, emang lho ada bukti kalau gue tidur dengan orang lain'' jawab Enjelin.


''lho butuh bukti! bukankah anak dalam perut lho itu adalah buktinya, kalau begitu kenapa tidak dilakukan tes DNA biar semua jelas'' kata Angga lagi.


''Ga lho kira anak yang masih belum lahir boleh melakukan tes DNA, gue gak mau anak gue berada dalam bahaya '' jawab Enjelin. Dia mencari alasan yang tepat memang anak dalam kandungan tidak boleh tes DNA, harus menunggu saat anak itu lahir dulu, karena itu akan membahayakan nyawanya.


''Ya sudah kita tunggu anak itu lahir, kalau terbukti itu bukan anak Arnav bisa gue tuntut lho '' kata Angga


''Gue tidak mau menunggu anak ini lahir duluan, gue hanya minta Arnav menikah secara siri dengan gue sebelum perut gue tambah besar '' jawab Enjelin, mendengar itu segera Arnav bersuara.


''Goblok! sampai mati juga gue tidak akan menikah dengan perempuan seperti lho'' jawab Arnav


''Kalau begitu tunggu aja foto-foto ini tersebar di semua media, dan bagaimana kalau istri bodoh mu itu melihat kemesraan suaminya dengan perempuan lain'' kata Enjelin mengancam.


''Ooooo udah pintar lho ngancam gue ya '' kata Arnav


''Bukan aku mengancam honey, aku hanya ingin kita kembali seperti dahulu, menghabiskan waktu bersama'' jawab Enjelin kembali melembutkan suaranya.


''Ya sudah honey, ku beri kau waktu berpikir seminggu, kau mempertimbangkan semuanya , kau tidak mau semua foto-foto itu sampai di tangan media terutama istri kecilmu itu bukan'' kata enjelin dengan nada mengancam, dan memutuskan sambungan itu sepihak.


''Brengsek dia mencoba main-main dengan gue, atau gue habisi aja perempuan itu'' kata Arnav kesal.

__ADS_1


''Gini aja Nav, kita harus temukan gambar aslinya'' kata Angga yang juga ikut berpikir keras.


''Atau kita cari aja orang suruhannya itu, dengan imbalan uang yang besar dia pasti bukak suara'' ulas Yudi


''Menurut gue itu terlalu ribet, kita juga tidak terlalu hafal dengan wajah lelaki itu. Gimana kalau lho berpura-pura baik aja sama Enjelin dulu, dan mendatanginya ke apartemennya untuk mencari barang bukti, gue yakin dia pasti menyimpan barang bukti di sana'' kata Arman memberi ide.


''Boleh juga menurut gue, itu yang paling masuk akal sekaraang'' ulas Angga lagi.


''Ya udah bro besok gue coba untuk menemui dia ke sana, sekarang gue pulang dulu. Ini sudah terlalu larut kasihan Mecca di tinggal sendiri'' ucap Arnav kepada ketiga sahabatnya.


''Baiklah besok setelah lho bertemu dengan dia hubungi gue'' titah Arman.


''Oke'' jawabnya singkat sambil berlalu


''Nav ingat lho harus hati-hati dengan perempuan ular itu, lho jangan sampai masuk ke perangkapnya '' kata Yudi berteriak karena Arnav sudah mulai menjauh.


Sedangkan ketiga sahabatnya memilih menginap di rumah Arman kerena hari sudah terlalu larut.


Disepanjang perjalanan Arnav melajukan mobil sport miliknya dengan kencang, dia ingin segera sampai dirumah untuk berjumpa dengan istrinya.


Sesampainya di rumah, Arnav segera memencet bel, tapi Mecca sudah lelap sehingga dia tidak mendengar suara bel, untung mbok Yem masih terbangun dan tergopoh-gopoh membukakan pintu.


''Udah tuan muda, habis makan malam setelah itu nona langsung tidur'' jawab mbok Yem


''Makasih mbok'' jawabnya dan langsung masuk kamar melihat istrinya.


Sayang maafkan aku, tadi aku sangat kalut sehingga aku kembali meneguk minuman keras '' gumamnya dalam hati sambil merapikan anak rambut wanita hamil itu. Melihat wajah istrinya ada kedamaian dalam hati Arnav, sehingga Arnav ikut berbaring di samping Mecca dengan membenamkan wajahnya di leher yang selalu di oleskan minyak telon. Wangi khas itu seperti kebutuhan untuk Arnav.


''Kenapa aku mencari ketenangan di luar sana, padahal ketenangan itu berada di hadapan ku'' gumam Arnav lagi.


Merasa ada yang mendekapnya kuat, Mecca sudah tidak kaget lagi, dia tau kalau itu adalah kebiasaan suaminya yang selalu tidur memainkan rambut dan membenamkan hidungnya di lehernya.


''Mas kapan pulang?'' tanya Mecca dengan suara parau.


''Sayang kau belum tidur?'' kata Arnav balik bertanya.


''Udah,,, Mecca hanya terbangun barusan ''kata Mecca menjawab.

__ADS_1


''Sayang ayo tidur lagi'' ajak Arnav


Mecca kembali melanjutkan tidurnya, sedangkan Arnav sama sekali tidak bisa tidur, kerena pikirannya bekerja mencari cara untuk menemui Enjelin dan mencari semua bukti-bukti yang dia butuhkan.


''Cklink '' terdengar ada chat masuk dari hanphon Mecca, Arnav segera meraih hanphon itu, dia penasaran siapa orang yang chat istrinya selarut ini.


''Hei perempuan kampung,,, kamu pasti kaget saat melihat foto-foto ini, kamu tau gak siapa sebenarnya suami kamu itu, di belakang kamu dia ternyata menghabiskan waktu di klub dengan wanita-wanita nakal ''


itu isi chat nomor yang tidak dikenal, yang mengirimkan foto Arnav tadi saat masuk ke dalam klub malam, dan saat arnav bergoyang dengan para wanita seksi-seksi di sana. Melihat foto itu Arnav langsung menghapus isi wa itu dan semua foto yang sudah dikirim.


''Nomor siapa lagi ini, beraninya dia menganggu rumah tangga ku , untung aku yang membuka wa nya '' katanya dengan kesal, segera Arnav mengeluarkan kartu SIM Mecca dan membuangnya.


Saat ini Arnav ingin segera cepat menyelesaikan urusannya untuk bisa menemukan barang bukti yang disimpan Enjelin.


Arnav segera mengaktifkan kembali nomor Mecca dengan satu SIM saja


Setelah capek berpikir, akhirnya dia juga ikut tertidur dengan memeluk wanita hamil itu.


Tidak terasa pagi kini sudah datang. Fajar kembali menyingsingkan sinarnya, Mecca terbangun dengan begitu segar, dia ingin segera duduk dan ke kamar mandi, berlahan dia melepaskan rambutnya dari jari Arnav.


Itu rutinitasnya setiap pagi yang di lakukan Mecca ,setelah itu Mecca segera melepaskan pelukan Arnav, tapi tangan kekar itu terlalu kuat untuk di lepaskan.


''Mas lepaskan dulu, Mecca mau bangun'' katanya sambil berusaha membuka tangan Arnav.


''Sayang tunggu, aku ingin kayak gini aja dulu'' jawab Arnav yang terus mengeraskan pelukannya itu.


''Mas Mecca mau bersih-bersih, siap itu ibadah dan menyiapkan sarapan. Mecca harus pagi datang ke kampus, kerena pagi ini ada kuis dengan kak Arman''


kata Mecca membujuk Arnav agar melepaskannya.


''Sayang aku mau memegang perutmu sebentar, boleh ya''katanya lagi


''Iya mas tapi sebentar ya '' langsung Arnav menyibak pakaian Mecca dan menyelinapkan tangan kekarnya kedalam pakaian Mecca.


*bersambung*


senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.

__ADS_1


hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga terhibur .......


__ADS_2