Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
memergoki suaminya berciuman


__ADS_3

setelah berhasil memberi pengertian kepada Mecca dia segera turun dari mobilnya


'' treeeet tteeet treeet'' terasa getaran hp di kantongnya segera arnav mengangkat hp tersebut


'' ya aku udah di luar'' ucapan arnav


'' baiklah aku menunggu kedatangan mu honey, apakah kamu jadi membawa perempuan itu


'' ya jadi tapi ingat tolong jaga sikap mu, anggap saja kau tidak mengetahui pernikahan ku dengannya'' ucapan arnav dengan suara kecil


'' oh baik lah cinta ku''


arnav segera mematikan sambungan itu karena dia telah melihat perempuan berambut pirang itu duduk di kursi sambil minum jus


''hei honey ayo duduk disini aku sangat merindukan mu muuuah'' segera wanita itu berdiri memeluk dan mencium pipi arnav


sedangkan Mecca melihat adegan itu, rasanya ada ribuan belati yang menusuk di jantung nya sedari tadi dia menahan cairan bening dari matanya agar tidak tumpah di depan pasangan kekasih itu


'' Oya enjelin kenalin ini Mecca '' ucap arnav mengenalkan istrinya itu kepada kekasihnya


'' oh tentu kenalin aku enjelin kekasih arnav'' tangan dingin Mecca langsung menjabat tangan selingkuhan suaminya itu


'' aku Mecca '' memperkenalkan diri secara singkat


'' Oya kamu mau minum apa Mecca '' tanya enjelin


'' terserah aja mbak '' ucapnya lagi


'' baiklah Mecca jangan sungkan, Oya cinta aku pesani kamu jus melon aja ya, itukan buah kesukaan mu'' ucapnya sambil terus mengandeng tangan kekar itu


setelah pesanan Meraka datang Mecca hanya diam sambil menikmati minuman yang di pesankan enjelin


'' cinta kamu gk lupa besok malam kan, aku sudah gk sabaran menunggunya'' ucap enjelin mencoba membahas hari ulang tahunnya itu


'' iya mana mungkin aku lupa hari spesial mu itu '' jawab arnav

__ADS_1


'' mas dan mbak enjelin sangat cocok aku memang bukan apa-apanya di banding dia, Tuhan, salahkah aku kalau aku merasa sedih, tuhan kenapa kau biarkan hatiku merasakan pedih ini kenapa gk kau buang aja hati ini biar aku tidak terluka, ini semua salahku aku telah membiarkan diriku terbuai olah kebaikan mas arnav padahal itu hanya rasa kasian tidak lebih! dari pertama aku sudah tau kalau dia sudah punya kekasih pernikahan ini tidaklah sebenarnya tuhan yakinkan hatiku kalau aku bukan siapa-siapa baginya'' Mecca kini hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri


'' ca ayo kita mencari pakaian mu sekarang ucap arnav membuyarkan lamunan istri kecilnya itu, padahal arnav juga merasakan perih seperti yang di rasakan istri kecilnya itu tapi dia tidak menghiraukannya


'' duh kenapa aku jadi tidak tenang, aku tiba-tiba Marasa sedih ada apa dengan ku, ini mungkin perasaan ku saja kalau di bilang gadis kecil itu Sekaran mengalami hal yang sama itu tidak mungkin, kenapa juga dia harus sedih dia tidak menyukai ku, aku harus melawan rasa ini '' gumam arnav dalam hati.


'' cinta kenapa kau melamun '' ucap kekasihnya berambut pirang itu


'' ayo kita berbelanja'' ajak arnav mengalihkan topik


'' ayo honey '' enjelin kembali mengandeng tangan kekar arnav sedang kan Mecca hanya mengikuti mereka dari belakang


setelah mereka sampai butik brand terkenal Mecca mulai mengamati semua baju itu satu persatu


arnav yang berniat untuk memilihkan baju yang cocok buat Mecca tapi tangannya terus di tarik oleh enjelin,


enjelin seolah mencari kesibukan untuk arnav supaya arnav hanya fokus kepadanya sendiri


'' cinta menurut mu baju warna ini cocok gk untuk ku '' tanya wanita rambut pirang itu


'' baju apa aja yang kau pakai kamu akan terlihat cantik '' kata arnav padahal matanya terus mencari keberadaan istrinya yang tidak kelihatan olehnya


'' sayang ayo kita ke sebelah sana aku mau cari dalaman '' ajak enjelin


'' udah lah kenapa kau ini seperti mencari harta Karun aja, belum dapat disini kau udah mau ketempat lain '' kata arnav yang mulai emosi melihat tingkah kekasihnya itu


'' cinta kau jangan marah-marah seperti itu, kau pasti kelelahan sini aku kasih semangat dulu''


ucap kekasihnya


enjelin Tampa malu malu meraih leher pria tampan itu dan Mendekatkan bibirnya dengan bibir arnav, baru saja bibir itu menyatu manik mata arnav menangkap mata yang memperhatikan mereka di balik pajangan


segera arnav menghentikan ciuman singkat itu


Mecca yang melihat adegan mesra suaminya dengan wanita lain sentak membuat dunianya runtuh seketika, air mata yang sedari tadi susah payah di tahannya akhirnya lolos juga, takut ketahuan gadis kecil itu berpura-pura menuju toilet yang berada di dalam butik

__ADS_1


setelah berada di dalam toilet dia menuju bilik kecil di dalam sana dia mulai sesenggukan menumpahkan semua yang mendesak di hatinya sambil menghidupkan air sekencang mungkin


'' ibu... Mecca mau sama ibu aja Mecca gk mau sama mas lagi, dia jahat Bu '' ucapannya sambil menangis


tangisan itu terdengar sangat pilu


arnav yang mengikuti langkahnya terhenti pas di depan pintu toilet itu, rasanya begitu lama dia menunggu di luar


diapun mulai meninggalkan toilet itu dan menuju toilet pria di sampingnya


setelah tiba di depan cermin dia menatap lekat wajahnya dia merasa bersalah dengan kejadian tadi


'' aku merasa kalau ada yang aneh di raut wajah gadis itu, apakah dia merasa tersakiti dengan kejadian barusan, apakah karena itu hatiku merasa resah dan sedih'' dia mulai kesal dengan dirinya sendiri dia mengambil air dengan kedua telapak tangannya dan membasuh mukanya, setelah itu dia kembali lagi menunggu di depan toilet perempuan itu


sedangkan Mecca dari tadi udah keluar dari sana dan berpura-pura sibuk memilih pakaian yang cocok untuknya, biar pikirannya teralihkan dan semua orang tidak mengetahui luka hatinya


arnav mulai kesal diluar toilet, dia melangkah pergi menemui enjelin mau minta tolong melihat keadaan Mecca di dalam toilet


belum jauh dia melangkah dia menangkap perempuan yang dikhawatirkannya itu lagi asyik memilih baju yang cocok untuknya


dia segera mendekati perempuan itu


'' kau di sini rupanya, bukan kah kau tadi di toilet?'' tanya arnav


''iya mas tadi perutku tiba-tiba terasa mules mas..'' ucapnya Tampa memandang wajah pria itu


'' oh kirain, Oya apakah kau sudah menemukan pakaian yang cocok untuk mu'' melangkah mendekati istrinya


'' udah mas tapi gk tau cocok atau tidak karena selama ini cuma ibu yang memilihkan buat Mecca


'' mana coba aku lihat '' tangan Mecca memberikan baju yang dia pilih itu ke arnav


'' ini bagus, ternyata selera mu tinggi juga ya'' ucap arnav sambil mengembangkan pakaian tersebut


'' cinta kau kemana saja aku sudah dari tadi menunggu mu coba kau lihat baju ini aku sudah memilihkannya untuk mu'' kata enjelin sambil menarik tangan arnav membawanya menjauh dari Mecca.

__ADS_1


*bersambung*


hei para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang unthor bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga menghibur


__ADS_2