Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
berjanji akan meninggalkan enjelin


__ADS_3

matahari sudah menampakan keberadaanya, kedua suami istri yang tertidur itu segera membuka mata.


Mecca yang mencium wangi khas parfum yang sering dipakai suaminya, tak ragu lagi dia langsung membalikan badannya yang masih diperlukan pria tampan itu.


'' kenapa aku berada dikamar ini, bukankah semalam aku tidur dengan kak mella, mas ini kebiasaan melakukan apa aja Tampa ijin, tapi kalau dilihat sedekat ini, pantesan aja dia banyak digilai para wanita, udah tampan hidung mancung, bibir yang seksi, kalau dilihat saat tidur seperti ini, mirip bayi , tapi kalau udah bangun kayak singa, serem, mendingan tidur kayak gini aja dari pada bangun'' kata gadis itu mengagumi wajah tampan suaminya.


'' hei, sepertinya kau sangat mengagumi ku, apakah kau membayangkan kalau punya anak, wajahnya akan mirip dengan papinya '' kata arnav yang membuyarkan lamunan gadis kecil itu, segera Mecca kembali membelakangi suaminya, arnav yang melihat istrinya berpaling kembali memeluk istrinya lagi.


''aku mau kekantor, nanti kau susul aku ke sana siang ya, nanti kita akan mencari kampus yang terbaik di sini'' kata arnav berbicara tepat di kuping istrinya, sambil menggosok-gosokan wajah yang baru ditumbuhi bulu halus, tapi sangat tajam dan kasar ke telinga dan pipi mulus istrinya, dia akan mencukur, dan membersihkan mukanya dari bulu halus itu sekali seminggu, dengan ditumbuhi bulu halus membuat dia sangat tegas dan tabah tampan.


'' mas perih, kenapa mas memindahkan mecca kesini, bukankah semalam mecca tidur dengan kak Mella'' Keta gadis itu merinding merasakan bulu kasar, yang baru tumbuh dan tajam di wajah suaminya.


'' apa kau kira aku bisa tidur, Tampa bau minyak telon yang kau gunakan pemikat ku itu'' katanya yang mencium aroma bayi di leher istrinya


''kapan Mecca memikat mas dengan minyak telon, Mecca udah dari kecil pakai minyak telon seperti ini, jauh sebelum mengenal mas'' kata gadis itu lagi


''selama mengenal wanita, baru kali ini aku melihat wanita pakai minyak telon dilehernya, harusnya kau memakai semacam hendbody gitu, kenapa malah minyak telon'' tanya lelaki itu heran.


''setiap perempuan itu berbeda, mecca tergolong perempuan yang malang dan kampungan'' kata gadis itu merendah


''kau ini kenapa sih, selalu merendah kayak gitu, aku gak suka, dulu boleh aja kau merasa seperti itu, tapi sekarang kau sudah jadi istri arnav Sanjaya, anak-anak yang kau lahirkan akan menjadi pewaris sanjaya'' katanya dengan penekanan


''anak, memang Mecca bisa'' kata gadis cantik itu.


''bisalah, ingat kejadian kemaren malam, kita sudah bikin anak, atau kau belum yakin, ayo kita coba lagi'' katanya berbisik ditelinga istrinya mempererat pelukannya


'' mas, apakah kau juga sudah punya anak, yang mungkin tidak kau tau'' katanya menyelidik


mendengar pertanyaan istrinya, langsung arnav melepaskan pelukan dan segera duduk.


''kau kira aku akan tidur dengan semua wanita yang ku kencani, aku tidak semarangan, kalau tidak mengenal lama, atau ada sebab tertentu aku tidak akan menidurinya, kalau tidak pakai pengaman aku juga gak bakalan mau, aku mau yang jadi ibu dari anak-anakku adalah orang pilihan, dan orang yang spesial di hatiku'' meyakinkan istrinya


'' mas, gimana kalau Mecca benar-benar hamil dan melahirkan anak mas, apalagi mas tidak sengaja melakukanya, bukankah semua tidak sesuai dengan keinginan mas'' kata istri kecilnya bertanya, dengan posisi masih membelakangi suaminya yang sudah duduk


'' hai anak kecil, kita inikan suami istri, mana ada suami yang gak mengharapkan anak dari istrinya, sengaja atau tidak sengaja, kita akan tetap melakukanya'' kata arnav lagi


'' bukankah dari pertama mas juga bilang, gak mau membuat hubungan dengan perempuan seperti Mecca, dan akan bercerai setelah setahun'' kata gadis itu kembali mengingatkan arnav dengan ucapanya sendiri.


'' duduk disini'' arnav mengajak Mecca agar duduk untuk bicara serius, dan Mecca segera duduk di samping suaminya.


''aku minta maaf kepada mu, dengan ucapan ku yang mau menceraikan mu, aku juga minta maaf, karena aku sudah mengatakan hal yang menyakiti mu, apakah kau mau memaafkan semua kesalahan ku, dan aku harap kau juga bisa menerima masa lalu ku yang kelam, aku ingin kita mulai dari awal lagi, maukah kau memulai semua, dan memaafkan segala kesalahan ku'' kata arnav yang menggenggam telapak tangan istrinya.


'' tapi mbak enjelin'' cuma itu yang terucap dari mulut gadis itu.


''percaya padaku, aku akan segera menyelesaikan hubunganku dengan enjelin, yakinlah tidak ada perasaan yang spesial yang kurasakan dengannya, aku hanya bermain-main saja, aku juga tidak pernah berprilaku kepada wanita sebaik dan se sabar ini, hanya padamu aku bisa seperti ini, aku tidak akan memaksa mu sekarang, aku akan menunggu sampai kau siap untuk menerima ku.


''mas akan mengakhiri hubungan mas dengan mbak enjelin??'' tanya istri kecilnya meyakinkan


''iya, beri aku waktu untuk menyelesaikannya, kau juga harus mendukung dan mempercayaiku, bukan mengalah terus, aku ingin kau juga memperjuangkan ku, lihat aku, bukankah aku milikmu, kau jangan sekali-kali melepaskan milikmu untuk orang lain, sebanyak apapun kesalahan dan kekuranganku, sebagai pasangan hidupku, kau telah dipilih Tuhan untuk melengkapi dan menyempurnakan ku'' kata arnav yang begitu berharap kepada mecca.

__ADS_1


'' tapi gimana dengan mama dan kak Melisa, apakah mereka akan menerima Mecca'' kata gadis itu memandang lekat wajah suaminya


''makanya, kau harus membuktikan kepada mama, kalau kau bisa menjadi istri yang baik untuk ku'' jawab arnav meyakinkan hati istrinya lagi


''tapi mas janji dulu, mas akan menepati semua omongan mas, kalau mas masih berhubungan dengan mbak enjelin, Mecca akan membenci mas selamanya, dan tak akan mempercayai mas lagi'' dengan nada mengancam.


''oke, tapi kau juga harus janji , kalau kau tidak akan mengungkit masa lalu ku lagi, kau juga harus bersikap lebih dewasa, aku tidak akan menuntut itu sekarang, aku akan memberimu waktu untuk berfikir'' kata arnav yang membelai wajah cantik itu


''baik mas'' katanya lagi


'' mandi sana, habis itu kau bereskan semua pakaianku, dan kau harus kebawah duluan, menyiapkan sarapan untuk ku, boleh'' kata arnav dengan lembut.


''baik mas'' segera gadis itu menuju kamar mandi.


arnav yang melihat kepergian istri kecilnya, agak lega setelah membicarakan semua permasalahanya.


''aku akan menunggu mu, dan kau juga harus menungguku meyakinkan mama, dan menyelesaikan semua permasalahan ini '' kata pria itu dalam hati


setelah selesai Mecca membersihkan dirinya, dia mulai mengerjakan tugas pertamanya, mempersiapkan pakaian suaminya, dan setelah itu selesai, dia langsung membersihkan semua kamar dengan rapi dan bersih, setelah semua dianggapnya selesai, dia segera kebawah menuju lantai dasar menyiapkan sarapan suaminya.


''eh, tumben kau keluar dari persembunyian mu'' kata Melisa yang juga sudah duduk di meja makan.


''pagi kak, Mecca mau mempersiapkan sarapan untuk mas arnav '' katanya dengan terbata


'' apa,,,,, ha ha ha, hei, gadis kampung, apa yang bisa kau kerjakan disini, selain membuat kegaduhan ''melisa mentertawakan Mecca, tapi Mecca hanya diam.


sedangkan setelah mandi, arnav langsung mengambil baju yang sudah dibereskan istri kecilnya, seperti perintahnya tadi, dia segera mengenakan pakaiannya dan bersiap-siap berangkat kekantor.


''tampa mempedulikan Melisa, Mecca segera mengambil sepotong roti dan mengolesi roti itu dengan selai strawberry kesukaan arnav, Melisa yang melihat dari tadi, sudah mengatur rencana untuk membuat Mecca gagal di tugas pertamanya ini.


sedangkan arnav yang telah rapi dan wangi, langsung menuju kebawah, segera dia duduk dan menunggu istrinya selesai menyiapkan semua keperluannya di atas meja.


tak lama setelah itu datang tuan Andi, nyonya Gita, dan di susul oleh Mella, tuan Andi yang melihat Mecca mempersiapkan sarapan buat arnav, tersenyum bahagia beda dengan nyonya Gita, dengan ekspresi yang kurang suka.


'' mbok mana kopi buat papa'' tanya Melisa kepada mbok Yem, dia sudah mempunyai rencana yang jahat kepada Mecca.


'' iya nona'' kata mbok Yem yang sudah datang, dengan segelas kopi


'' kakak ipar, bukankah sebagai menantu kesayangan, kau juga harus menghidangkan kopi buat papa'' kata Melisa bermaksud untuk menyuruh Mecca.


Mecca sangat paham maksud Melisa, dia segera mengambil nampan kopi dari mbok yem, segera menghidangkan kepada mertuanya, dengan sengaja Melisa menghalangi kaki Mecca dari bawah, sehingga kopi panas itu langsung jatuh mengenai lengan suaminya.


'' mas maaf, Mecca gak sengaja '' katanya dengan wajah takut dan gugup.


'' dasar kau ini, gk becus makanya jangan sok mengurus orang lain, diri sendiri aja belum beras'' kata Melisa Tampa rasa bersalah.


'' awas kau, jangan sampai kulit anak saya jadi melepuh gara-gara kecerobohan mu'' kata nyonya Gita yang menyeret lengan gadis itu agar menjauhi arnav.


''gk apa-apa ma, Mecca juga gak sengaja'' kata arnav yang membela istrinya itu

__ADS_1


'' kak, jangan biasakan melindungi orang yang berniat mencelakai mu'' kata Melisa lagi


''maksud mu, istriku yang mau mencelakai ku, atau kamu yang mau mencelakai istriku'' kata arnav dengan mata yang penuh kemarahan menatap Melisa.


sedangkan tuan Andi dan Mella hanya diam, Meraka ingin melihat apakah arnav akan membela istrinya.


'' kau kira aku buta, kau sendiri yang menghalangi langkahnya, kau benar-benar jahat, apa alasannya kau membenci Mecca'' arnav melihat kalau adiknya yang membuat istrinya menjatuhkan kopi panas itu


''kak, aku tidak suka sama dia, karena kakak masih bisa mendapatkan perempuan yang lebih berkelas dari dia, aku juga tidak suka karena dia telah membuat keluarga ini sering ada ko pertengkaran'' kata perempuan jahat itu menuduh Mecca


'' aku yang menjalaninya, maka aku tau siapa yang pantas mendampingiku, ya udah, kalau kau tidak suka sama dia, berati kau juga tidak menyukaiku, aku akan segera mencari tempat tinggal lain untuk kami berdua'' kata arnav yang semakin naik pitam mendengar penjelasan adiknya.


'' nav, apa kamu mau meninggalkan mama demi perempuan ini'' tanya nyonya Gita yang tidak menerima keputusan anaknya.


'' maaf ma, pa, aku tidak akan meninggalkan mama dan papa, aku mencari tempat yang tidak terlalu jauh dari sini, kapan saja mama bisa datang, dan aku juga bisa kesini kapanpun mama membutuhkanku, aku keluar dari rumah ini, karena menurut ku tidak aman untuk istri ku tinggal disini , kerena tanggung jawabku adalah melindungi keselamatan istriku'' katanya tegas dengan keputusannya.


''sejak kapan kau menganggapnya sebagai istri, apakah kau lupa tujuan awal mu?'' mamanya bertanya dengan nada tinggi


'' aku menganggapnya sebagai istri semejak aku mengucapkan ijab qobul, dan semenjak mengambil alih semua tanggung jawab orang tuanya, dan aku memutuskan tidak akan meninggalkannya, karena aku orang pertama yang mengambil kesuciannya, ku harap mama mengerti dengan posisi ku sekarang'' mamanya sangat heran dengan perubahan anak laki-lakinya itu.


''nav, sebenarnya kau dikasih apa sama dia, sampai-sampai kau patuh dengan perempuan kampung ini'' katanya menuding Mecca dengan sadis.


''mah, aku yang menginginkan semuanya, aku ingin merubah hidupku, atau mama ingin aku mabuk-mabukan, dan main perempuan seperti dulu, atau mama ingin aku kembali ke dunia hiburan, dan meninggalkan Indonesia lagi'' kata arnav mengancam mamanya


'' baik lah nak, papa mendukung keputusanmu untuk tinggal berdua dengan istrimu, agar kau bisa hidup Tampa campur tangan oleh orang yang ingin menceraikan mu dari istrimu, papa sangat bangga dengan dirimu yang sekarang '' kata tuan Andi yang mendukung keputusan anak laki-lakinya itu


'' permisi ma, pa, aku mau ganti baju dulu'' kata arnav yang menaiki anak tangga menuju kamar, dengan memegang tangan istrinya, setelah dalam kamar arnav segera membuka pakainya, Mecca yang mengikutinya hanya berdiri mematung, dengan kepala di tekuk, dia masih merasa ketakutan karena terahir kali keluarga arnav bertengkar, dia dimarahi dan disalahkan oleh suaminya itu.


arnav mencari sisa obat Mecca, yang kemaren dikasih oleh dokter Mayang


'' hei, apakah kau tidak mau merawat suami mu'' kata arnav memanggil istri kecilnya setelah dia mendapatkan salep yang dicarinya.


segera Mecca mendekat, dan memberanikan diri untuk mengoleskan salep ke pundak, dan lengan kekar suaminya, dengan berderai air mata dia terus mengoleskan salep itu.


'' mas maafin Mecca, gara-gara Mecca mas jadi terluka, dan ribut dengan keluarga mas'' katanya.


''aku tidak apa-apa, kau kenapa menagis'' bertanya sambil menghapus air mata dipipi gadis cantik itu.


lagian air panas seperti itu, aku kuat kok, coba sentuh'' kata arnav, tapi gadis itu gk berani


''apa kau tidak mau menyentuh otot suamimu '' kata arnav memaksa tangan gadis itu meraba semua badan keras yang kotak-kotak miliknya itu,


''mas jangan, malu '' kata gadis itu


mendengar ucapan istrinya, dia merasa menggila dan segera mengangkat istrinya ka atas ranjang, dia mulai menyerang bibir seksi Mecca dengan lembut, dan sangat menikmati setiap sentuhan bibir itu, dia mencoba mengigit kecil bibir itu, agar mau memberi jalan untuk dia bisa menjelajah, dia lebih senang main di luar karena menurutnya bibir istrinya sangat seksi dan manis kalau dilihat dari luar.


*bersambung*


senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.

__ADS_1


hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga menghibur...


__ADS_2