Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
misteri


__ADS_3

Mecca merasa bingung karena yang dia ingat hanya waktu dia menangis, dan dikasih air oleh Angga, tapi kenapa dia berada disini sekarang.


'' auuu sakit '' kata Mecca saat dia mau duduk dari tidurnya, arnav yang mendengarkan jeritan istrinya dia langsung mendekati istrinya.


'' kenapa? apa kau merasa kesakitan'' tanya arnav melihat kebagian sensitif istrinya, dan refleks meletakan tangannya di pangkal paha gadis cantik itu


'' mas kok lihat kebawah, kepala Mecca yang sakit, Mecca merasa pusing '' kata Mecca yang heran melihat arnav melihat, dan memegang pangkal pahanya, sontak arnav kaget dan malu dikiranya akibat perbuatanya semalam membuat gadis itu kesakitan.


'' kenapa kepala mu pusing, bukankah kau hanya tidur aja semalaman'' kata arnav memancing agar istrinya mengatakan sesuatu.


'' mas tau Mecca hanya tidur semalaman, memang mas yang bawa Mecca kesini, kenapa mas gak bersama kekasih mas, bukankah kalian sangat bahagia semalam '' kata Mecca memandang suaminya dengan Sendu


'' hei bukankah itu cuma sandiwara, kenapa kau jadi mengungkit hal itu, apakah aku salah kalau tidur dengan istriku sendiri'' kata arnav yang membalas ucapan Mecca


'' mas masih menganggap Mecca istri mas, setelah apa yang mas lakukan dengan mbak enjelin semalam '' kata Mecca lagi yang tidak mau kalah


'' tentu saja kau adalah rekan hidupku, jadi aku akan mengeluarkan semua yang aku rasakan dan Tampa adanya kepura-puraan, lagian yang kau lihat semalaman itu tidak seperti yang kau bayangkan


'' hik hik hik mas jahat'' Mecca menangis lagi ingat kejadian semalam, sambil memukul arnav,


apakah kau berpikir itu Banaran, bukankah sebelum acara udah aku bilang itu hanya sandiwara, kau tau gk beda ciuman terpaksa dengan ciuman yang tulus, percayalah yang tulus itu datangnya dari hati, seperti yang kita lakukan sebelum acara '' kata arnav mendekati dan membujuk istri kecilnya.


''gk mau tau, Mecca jijik jika terus mengingat kejadian mas dengan mbak enjelin , itu bukan sandiwara, Mecca melihat sendiri mas sangat menikmatinya ''kata gadis itu memalingkan wajahnya.


arnav yang mendengar ucapan istrinya, dia langsung menjauh dan merasa marah dengan tudingan istrinya itu, saat dia berdiri dia agak sempoyongan pandanganya kembali terasa gelap, melihat suaminya yang sempoyongan Mecca langsung berdiri menghampiri suaminya itu.


'' mas kenapa?? tanya Mecca memegang dan meraba dahi arnav


''gk apa-apa, udah jangan pedulikan aku! bukankah kau jijik dengan ku, jadi menjauh saja '' kata arnav mengangkat tangannya dan mundur selangkah

__ADS_1


'' mas panas, mas sakit ya '' kata Mecca yang kaget merasakan suhu badan suaminya yang sangat panas


'' biarkan saja, sebaiknya kau beres-beres kita akan segera pulang '' kata arnav yang masih berdiri membelakangi istrinya, Mecca segera pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


'' apakah dia tidak merasa ada yang aneh pada dirinya, apakah dia tidak merasa nyeri,


apa sebenarnya yang terjadi, aku udah melakukan atau belum, atau dia terlalu bodoh sehingga dia tidak tau kalau udah diperawani'' gumam arnav dalam hati, benaknya dipenuhi pertanyaan tentang satu kepastian, sambil melirik sprai yang di tiduri istrinya, dia memperhatikan dan mencari noda darah di atas sprei itu , tapi dia tidak menemukan bekas yang dicarinya.


sedangkan Mecca didalam kamar mandi bingung mau keluar, dia baru melihat kalau ****** ******** telah ada noda darah karena baru saja dia menstruasi, dia merasa malu kalau nantinya tembus mengenai rok dan arnav mengetahui


'' duh gimana ya, gak bawa pembalut lagi, pasti mas marah kalau aku mengotori mobilnya nanti'' katanya bingung dia tetap saja tidak berani melangkah dari kamar mandi


arnav hampir bosan menunggu istrinya yang belum keluar, tak lama barulah gadis itu menampakan diri dengan langkah takut.


'' kau lama sekali, ngapain aja didalam!!'' kata arnav dengan nada tinggi


'' mas marah gak kalau Mecca mengotori mobil mas nanti '' kata gadis itu polos


'' kotor kena noda darah, kata gadis itu menundukkan kepalanya.


'' Banaran, sini biar aku lihat memastikan'' kata arnav mendekati istrinya


'' mas jangan, malu'' katanya menghindar


''gak apa-apa, aku hanya mau memastikan, apakah kau merasa sakit di bagian itu'' kata arnav lagi bertanya sambil melihat kebawah, gadis itu hanya mengangguk


''Banaran aku telah memperawaninya semalam'' kata arnav dalam hati


''apakah kau tau, kenapa kau merasa nyeri'' kata arnav yang membelai rambut panjang istri kecilnya.

__ADS_1


'' tau mas'' jawabnya lagi


'' Banaran kau tau??? tapi kau tidak marah'' tanya arnav lagi dengan heran


''iya mas, setiap bulan Mecca juga sudah kayak gini, jadi Mecca udah tau'' jawaban gadis itu dengan polosnya


'' maksudmu kau datang bulan, bukan karena,,, sudah lah percuma bertanya pada gadis bodoh seperti mu'' kata arnav lagi yang merasa geram dengan jawaban gadis polos itu.


sedangkan di kamar lain, enjelin terbangun dengan begitu kelelahan,dia merasa sangat puas, dia merasa kalau yang menemaninya tidur semalam adalah arnav.


'' sayang makasih kau telah membuatku puas'' katanya bicara kecil, tapi dia belum melihat siapa yang tidur dengannya semalam, setelah dia melirik kesamping rupanya yang tidur dengannya adalah orang suruhannya sendiri.


'' apa!!! apa yang kau lakukan disini" katanya begitu kaget melihat kalau yang tidur itu bukan arnav


" sial!! brengsek enyahlah kau dari sini" kata enjelin penuh emosi


pengawal itu hanya ketawa geli mengingat gadis dihadapannya sangat berbeda dari semalam.


"nona, kalau semalam kalau kau tidak begitu menginginkan aku menyentuh mu, aku juga gk berani, sekarang kenapa kau yang begitu marah, harusnya kau berterima kasih karena aku telah memuaskan mu '' kata pria itu kembali mengenakan pakainya


'' jangan berharap aku akan membayar mu karena membantu ku selama ini'' kata enjelin lagi menunjuk kearah pria itu


''gk dibayar juga gak masalah nona, yang penting aku telah mencoba bagaimana rasanya dilayani oleh wanita cantik kalangan atas seperti mu'' kata pria itu lagi dengan santai meninggalkan kamar enjelin.


'' dasar goblok '' enjelin mengeluarkan sumpah serapahnya yang merasa terjebak dalam permainannya sendiri.


'' apa yang harus ku lakukan, gimana kalau arnav tau aku tidur dengan pria brengsek itu, bisa-bisa aku akan ditinggalkannya, aku harus menyimpan rahasia ini rapat-rapat, dan membuang semua bukti-bukti yang dapat mencelakai diri ku sendiri'' kata gadis itu menarik rambutnya dengan kondisi yang masih Tampa busana hanya di tutupi selimut


sedangkan arnav di atas mobil merasa kepalanya sangat pusing, dan juga merasa frustasi karena mengingat apa yang terjadi semalam, antara dia dan istrinya, dia sama sekali tidak mengingat, mau menanyakan mustahil juga, karena istrinya terlalu polos kalau bicara masalah begituan, ini bagai misteri baginya.

__ADS_1


'' mas apakah Kapala mas masih pusing?'' tanya Mecca yang melihat kalau suaminya sangat pucat.


''iya aku pusing, mengetahui kalau istriku sangat bodoh dan tak paham apa-apa tentang kewanitaan '' kata arnav yang masih menyetir


__ADS_2