
di bangunan bertingkat yang tadinya ramai, sekarang sudah sepi. hanya tinggal penjaga yang selalu menjaga keamanan, disana juga tinggal seorang pria tampan yang lagi asik mengerjakan setumpuk proposal yang harus selesai malam ini juga, dia sangat konsentrasi sampai-sampai dia mematikan handphone nya setelah memastikan keamanan sang istri.
sedangkan dua orang perempuan yang dari tadi bercerita panjang, kini sudah tertidur dalam kamar tamu rumah baru itu, Mella dan Mecca sekarang sudah seperti saudara kandung bukan seperti saudara ipar lagi.
bertambahnya detik, menit, dan Jam.hari pun semakin larut, lelaki tampan itu belum menyerah untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai calon pemilik perusahaan besar itu.
''tinggal sedikit lagi, maka semuanya akan selesai'' gumaman arnav dalam hati sambil meregangkan tubuhnya.
setelah semuanya selesai, dia segera bangkit dari kursi kebesarannya menuju bilik pribadinya, yang terletak di bagian belakang ruang kerjanya.
tanpa banyak berpikir, dia segera membersihkan badannya, dan Menganti celana kerjanya dengan celana boxer, arnav juga Menganti baju kemejanya dengan baju lekbong. memperlihatkan lengannya yang berotot, karna baju yang dipakainya sangat ketat, sehingga kelihatan dari balik baju itu perut Yeng six pack, yang sangat menggoda semua kaum hawa.
di ruangan lain ada seorang wanita yang mengagumi pria tampan dari balik layar
''tuan muda kau sangat tampan dengan badan atletis, kau sungguh tidak pantas dengan bocah itu'' dia meraba perut six pack dan lengan kekar itu dari balik layar, saat arnav asik bicara dengan tuan Andi tadi sore ,perempuan itu sengaja memasang kamera tersembunyi yang tidak ada satu orangpun yang tau, dia sebenarnya jauh-jauh hari telah menunggu kesempatan ini, jadi dia telah menyiapkan semua yang dia butuhkan di dalam laci kerjanya.
''arnav hanya berguling diatasi ranjang kecil yang hanya muat untuk satu orang itu, Tampa dia sadari, ada seorang wanita yang lagi mengamatinya melalu kamera tersembunyi. bosan berguling, dia kembali menghidupkan handphone yang tadi dia nonaktifkan, ketika handphone itu hidup,di layar utamanya yang muncul adalah foto seorang gadis cantik berambut panjang.
foto itu diambilnya tadi saat wanita kecilnya itu duduk di kursi panjang, setelah itu dia kembali membuka album foto tempat dia menyimpan koleksi foto gadis itu, banyak foto yang telah diambilnya dari pakaian kebaya, pakai baju hitam putih, dan foto lagi tidur, berbagai gaya tidur yang diambilnya saat gadis itu tertidur, dia fokus pada satu foto yaitu foto saat gadis itu terlelap di pelukannya.
''gadis hitam putih selamat malam, kau sekarang pasti sudah tidur nyenyak setelah bercerita hal yang konyol dengan adik jahil ku, semoga kau lebih dewasa lagi dengan semua permasalahan yang kita hadapi, aku tidak minta lebih darimu, aku hanya ingin kau terus tegar menjalani semua ini, aku juga berharap bisa menghadirkan seorang pengarang pemberani di antara kita. agar dia juga bisa melindungi perempuan cengeng seperti mu ini, sayang aku sungguh mencintai semua kekurangan, dan kelebihan mu'' dia berbicara kecil kearah foto wanita kecil itu. sambil mengusap wajah yang berada di balik layar, sampai akhirnya dia berpindah ke dalam mimpinya.
sedangkan di ruangan lain, Ela sangat kesal melihat tuan muda yang dikaguminya itu, tertidur dengan foto seorang gadis yang dianggapnya bocah.
tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul lima subuh, Mecca segera bangun untuk beribadah, dan menyiapkan nasi goreng untuk sarapan.
ditempat lain, ada seorang gadis seksi yang juga telah bersiap membuat sarapan untuk tuan mudanya, dia berencana akan melaksanakan niat jahatnya pagi ini, yang telah di pikirkan matang-matang.
sekretaris itu berdandan secantik mungkin dan penampilannya lebih hot lagi dari kemarin, dia sedikit membiarkan kancing bajunya terbuka, agar gundukan di dadanya itu bisa terlihat, dia berpakaian seperti itu untuk memancing tuan mudanya yang dianggapnya haus dengan goyangan ranjang.
setelah semuanya selesai. dia segera mengemudikan mobilnya menuju perusahaan Sanjaya group, dia sengaja datang pagi jauh sebelum kariawan lain datang, dia selalu mengintai di balik layar ponselnya kegiatan yang dilakukan tuan mudanya itu, sekretaris itu tersenyum licik melihat pria tampan itu yang masih tertidur dengan menelungkup.
''ini saat yang aku tunggu-tunggu, aku harus berhasil. sudah tidak sabar rasanya tubuhku merasakan kehangatan tubuh kekar tuan arnav'' gumamnya sambil menyetir.
__ADS_1
'' tok tok tok,kak ayo bangun'' terdengar suara Mecca dibalik pintu membangunkan Mella dengan suara pelan'' tapi Mella sama sekali tidak menghiraukannya
'' kak kalau kakak udah bangun segeralah sarapan, aku mau bersiap-siap kekantor mau mengantar sarapan buat mas'' ucap gadis itu lagi
dia segera meninggalkan Mella, dan beranjak kembali ke dapur menyiapkan sarapan untuk arnav.
''aku mau kekantor mumpung masih pagi '' gumamnya dalam hati. segera dia meletakan sedikit nasi goreng untuk suaminya kedalam tempat yang terbuat dari stainless.
''bukankah mas melarang aku datang takut aku telat , tapi tidak apa-apalah sekarang kan masih pagi, aku akan segera bersiap-siap agar bisa mampir sebentar, dan setelah itu aku segera berangkat ke kampus'' bicara dalam hatinya, dengan penuh semangat
sedangkan arnav terbangun dengan wajah ya agak capek. dia mengucek matanya melirik jam yang masih menunjukan jam enam kurang, dia segera bersiap dengan ritual paginya, tadinya dia berfikir untuk menghubungi istrinya agar cepat bangun, tapi dia memilih membersihkan badannya agar saat vc dia terlihat tampan.
sekretaris seksi itu hampir dekat dengan perusahaan, dia masih mengamati layar ponselnya, dia lagi-lagi tersenyum, mengetahui kalau tuan mudanya telah bangun, dia mempercepat laju mobilnya dengan cepat agar dia datang pada waktu yang tepat. semuanya sudah direncanakannya dengan matang.
sedangkan Mecca juga sudah berada dalam mobil menuju perusahaan tempat suaminya bekerja.
''mas pasti senang, karena ini pertama kalinya aku memasak dan mengantarkan sarapan untuknya'' gadis cantik itu ke sana diantarkan oleh taksi online, dia sudah tidak takut lagi kalau berjalan sendiri, karena dia sudah hafal semua tempat disini, berkat bantuan suaminya yang selalu memberi tahu setiap jalan kepadanya.
arnav yang telah selesai dengan ritualnya itu, langsung keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk kecil di pinggangnya, dia berjalanan menuju lemari yang terletak di samping ranjang.
dia langsung masuk kedalam ruangan pribadi arnav, ketika membuka pintu, dia sangat terkesima melihat pria yang dikaguminya itu hanya dengan memakai handuk.
merasa ada yang masuk kedalam ruangannya arnav menoleh kearah pintu, ternyata sekretaris seksinya sudah berada di belakangnya.
'' ngapain kau kesini ''kata arnav dengan pandangan tidak suka
''tuan muda aku kesini sengaja pagi-pagi, untuk mengantarkan sarapan mu'' kata sekretaris itu menghampirinya secara dekat
''aku tidak butuh itu, sekarang keluar kau dari ruangan ku'' ucap arnav emosi
''tuan muda please jangan munafik, tidak ada yang berani menolak ku sebelumnya '' ucapnya memainkan jari lentiknya di dada bidang arnav
'' perempuan murahan, dari siapa kau tau aku nginap disini'' ucap arnav lagi dengan suara meninggi
__ADS_1
''tuan muda itu tidak penting, yang penting kebersamaan kita, apakah kau tau aku sangat mengidolakan mu, dan tujuan ku bekerja disini bukan hanya untuk kerja, setelah aku tau kalau kau anak dari tuan yang mempunyai perusahaan ini, aku segera memanfaatkan mantan sekretaris tuan besar, yaitu om hen agar bisa meloloskan ku di sini, dengan imbalan yang cukup menguras tenaga''
ucapnya lagi sambil memainkan jari lentiknya dengan lebih hot , tangan kekar itu segera menepis tangan yang menjijikan itu, semejak dia menikah dia tidak membiarkan tubuh nya disentuh oleh tangan nakal wanita lain.
diluar sudah datang Mecca dengan rambut yang masih terurai, Mambawa sarapan untuk suaminya. melihat kedatanganya, semua pekerja langsung membungkukkan badan, karena semua orang disana tau kalau gadis kecil itu adalah nona muda mereka.
''selamat pagi nona muda'' kata mereka serentak
''pagi,,,jangan seperti itu menyambut ku, kita ini sama, jadi anggap aku sahabat kalian perlakukan aku seperti sahabat'' kata Mecca yang tidak biasa dengan perlakuan seperti itu.
setelah melewati banyak orang dia segera membuka pintu ruangan suaminya, dia sengaja masuk diam-diam ingin memberi kejutan.
sedangkan di dalam ruang pribadinya, arnav masih bersiteru dengan sekretaris seksinya itu.
''kau keluar sekarang, atau kau akan menyesal dengan perbuatan mu ini''
''oh tuan muda pandanglah aku, aku lebih menarik dari bocah itu'' dia segera merebahkan badannya dengan berpelukan ka perut six pack arnav, arnav yang menahan agar handuk yang dia kenakan tidak terlepas, ikut jatuh keranjang, menindih perempuan seksi itu dengan tangan perempuan itu masih memeluknya.
'' tuan arnav, cobalah nikmati aku sampai kau puas, bukankah kau bilang kalau kau tidak puas dengan bocah itu'' arnav segera menghempaskan sekretaris itu, sebelum semuanya sempat dia lakukan, istri kecilnya sudah berada dihadapannya mendengar jelas ucapan sekretaris seksi itu.
''teng teng teng, segera sarapan yang berada ditangan Mecca jatuh dihadapan Meraka, dia sempat mematung, arnav yang menoleh kesumber suara, alangkah kagetnya dan segera berdiri, Mecca masih mematung Tampa sepatah katapun, dia merasa beku dia berharap ini hanya mimpi.
''sayang kau disini'' Mecca hanya diam
'' sayang bicaralah jawab aku'' kata arnav menggoyangkan tubuh Mecca
''sayang apa yang kau pikirkan'' arnav meninggikan suaranya, Ela yang menyadari kalau ada yang datang, segera bangun dan berlari keluar
''maaf mas, saya telah menggangu kalian'' hanya itu yang terucap olehnya dengan bibir bergetar.
''sayang come on ,itu semua tidak seperti yang kau lihat'' arnav meyakinkan istrinya membelai wajah istrinya, Mecca segera menepis tangan kekar itu dengan memundurkan langkahnya, kembali lagi arnav mendekatinya, Mecca menaikan tangannya sebagai isyarat kalau dia tidak mau di dekati, Tampa banyak komentar dia segera berlari meninggalkan ruangan pribadi suaminya.
*bersambung*
__ADS_1
senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.
hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga terhibur .......