Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
aku rekan hidupmu


__ADS_3

setelah tiba dirumah arnav, Mecca berpamitan kepada Angga


'' kak Mecca turun dulu ya'' ucapnya sambil membuka pintu mobil angga


'' jangan lupa hubungi kakak kalau ada yang mau kau bicarakan oke'' titah angga


''baik kak '' ucapnya


setelah turun dari mobil milik angga, Mecca segera melangkahkan kakinya kepintu semari memencet bel, terlihat mbok Yem bergegas membukakan pintu untuknya.


'' malam nona '' sapa mbok Yem


'' malam mbok'' ucap perempuan cantik itu dengan cepat dia melangkah ke kamarnya, Tampa dia sadari ada mata yang terus memantaunya dari kejauhan, semenjak dia turun dari mobil Angga tadi.


'' dasar perempuan kampung, baru saja kau menikah dengan kakak ku, sudah berani aja kau jalan dengan leleki lain membawa sampai ke rumah lagi, kukira otak mu se polos wajahmu, rupanya '' ucap melisa bicara kecil di kamarnya di lantai satu, bersebelahan dengan kamar arnav


setelah berada di dalam kamar, Mecca segera bersih-bersih dan membaringkan tubuhnya di sofa panjang, dan dia kembali terpikir suaminya yang belum pulang.


'' mas kau dimana?, apakah kau tidak pulang malam ini, mereka pasti berduaan ya Tuhan kuatkan aku, sepertinya aku harus menguatkan tekad ku untuk menganggap mas arnav sebagai kakakku saja, karena semakin lama aku seperti ini maka hatiku semakin terluka '' gumam perempuan itu sambil menggulung rambut panjangnya, agar arnav tidak terus bermain di sana.


'' tak lama kemudian, arnav juga sudah sampai dan langsung menyusul istri kecilnya itu ke kamar


berlahan dia membuka pintu kamar, setelah pintu itu terbuka dia langsung bergegas mendekati istrinya itu ke sofa, dan langsung berjongkok melihat dahi yang tadi tertimpa manekin.


'' kau tadi pasti kesakitan ya '' dia bertanya dalam hati sambil mengelus dahi istrinya, sedangkan Mecca yang belum tertidur, mendengar pintu terbuka dia langsung berpura-pura tidur,


arnav bangkit dari jongkoknya, dia langsung mengambil kotak obat dan mencari salep, yang bisa membuat lebam di dahi istrinya itu bisa hilang


Mecca hanya bisa diam dalam kepura-puraan,


arnav kembali lagi berjongkok dan mengoleskan salep itu ke dahi Mecca dengan berhati hati

__ADS_1


'' kenapa kau harus mengeluh kepada orang lain, bukankah ada aku disana, asal kau tau betapa cemasnya aku tadi, sepertinya kau selalu nyaman dengan orang lain bukan denganku rekan hidupmu.


setelah arnav berdiri, Mecca membuka matanya berlahan, dan jatuh setetes butiran bening dari pelupuk matanya


'' mas kenapa kau menyiksa ku dengan cara seperti ini, aku tidak masalah jika kau membenci ku, dan tidak usah memperhatikanku, semakin kau memperhatikanku semakin aku berharap pada mu, apakah kau tau, berharap kepada orang yang sama sekali tidak menganggap kita itu lebih sakit, apalagi hatimu bukan milik ku''


kata-kata di dalam hati gadis itu membuat air matanya semakin deras, dan untung saja bantal yang dia tiduri sangat menyerap air, membuat tangisan itu tidak berkesan sama sekali


suara deras air dikamar mandi membuat Mecca semakin nyaman, dengan begitu dia bisa mengeluarkan Isak tangisnya walau agak tertahan.


arnav membersihkan badannya di kamar mandi cukup lama, setelah dia selesai memandikan tubuhnya dia segera berganti pakaian


sedangkan Mecca mendengar kalau suaminya itu telah keluar dari kamar mandi, dia kembali berpura-pura tidur seperti Tampa beban.


dia sangat pintar menyembunyikan segalanya


arnav sekarang memperhatikan tubuh istrinya dari belakang


arnav segera membuka gulungan rambut itu, dan kembali dia memindahkan istrinya keranjang supaya dia bisa kembali memeluk tubuh gadis kecil itu dari belakang, sambil memainkan rambut panjang milik istrinya kecilnya.


waktu sudah semakin larut, sedangkan Mecca masih belum bisa masuk kedalam ruang mimpinya, dia masih merasakan hangat tubuh kekar suaminya yang memeluknya secara lekat


'' mas apakah setiap tidur saja aku boleh memilikimu, setelah pagi datang kau akan kembali lagi pada kekasihmu, tuhan boleh gk Mecca minta, gk usah datangkan pagi itu biarkan seperti ini saja'' gumamnya dalam hati


''ca, kamu mau gk kalau kita jadi suami istri yang utuh seperti orang-orang'' kata arnav kepada istrinya itu


'' caranya mas '' tanya gadis kecil itu


'' ya kita akan melakukan hubungan suami istri yang seharusnya kita lakukan saat malam pertama, tapi kalau Banaran terjadi, apakah kau bisa menahannya, kau kan masih kecil


'' bisa kok mas, Mecca akan berusaha menyenangkan mas, tapi setelah itu mas gk boleh ninggalin Mecca gimana''

__ADS_1


'' mana mungkin aku akan meninggalkan mu, kalau aku pergi siapa yang akan menghapus air mata yang sering keluar Tampa ijinku itu


'' Ayo lebih dekat sini, mas akan mengajarkan mu ''


arnav baru saja akan memulai permainan dengan istri kecilnya.


badan arnav sudah mandi dengan keringat, walaupun ruangan berAc itu sangat dingin, tapi, tetap saja keringatnya mencucur kerena asiknya dia berusaha


matahari sudah mulai bangkit di sebelah timur, membuat arnav terbangun dari mimpi basahnya itu.


'' gila aku memimpikan hal bodoh dengan gadis pengecut ini, sepertinya ini gawat juga, lama-lama mimpiku bisa jadi nyata '' gumamnya dalam hati, Tampa disadarinya tangannya sudah berkelana kedalam baju gadis itu, tapi hanya sampai perutnya saja, alangkah kagetnya lelaki ini menyadari perbuatannya membuat dia segera menarik tangan kekar itu dari dalam baju istrinya


'' dia segera bangkit dari tidurnya, memperhatikan istrinya memastikan istrinya memang masih tertidur


''untung aja dia masih tidur, kalau tidak bisa-bisa dia memikirkan kalau aku mengambil keuntungan saat dia tertidur'' gumamnya lagi


dia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah dia bersih-bersih Tampa memanggungkan gadis yang masih tertidur itu'' dia langsung keruangan olah raga hanya untuk melihat dan memastikan kalau semua alatnya itu bersih, dari debu karena sudah lama tidak dia gunakan


sebenarnya dari kemaren dia sudah berencana untuk berolahraga, tapi kerena mimpi semalam membuat tangannya sedikit terkuras.


dia selalu teringat dengan mimpinya itu.dan membuatnya tersenyum-senyum sendiri


sedangkan Mecca terbangun jauh setelah arnav bangun, membuat manik matanya mencari keberadaan suaminya yang dari semalam memeluknya


''mas kemana ya sepagi ini, apakah dia sudah pergi'' Mecca segera bangun dan masih merasakan harum yang ditinggalkan suaminya itu di baju nya


dia segera menuju kamar mandi, dan Menganti pakaian dengan pakaian yang dibelikan kak Angga semalam


bersambung*


hei para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga menghibur

__ADS_1


__ADS_2