Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
cincin yang ditukar


__ADS_3

Mella mendandani Mecca secantik mungkin dengan mengepang sedikit rambut kiri dan kanan dan selebihnya dibiarkan terurai bebas, sehingga gadis itu sangat terlihat cantik bak peri, tak lupa Mella memberi sentuhan meke up yang sangat natura, karena gadis cantik itu tidak didandani juga sudah sangat cantik,


'' wow,,, kau sangat cantik sekali, jangan salahkan aku jika kau akan di dekati banyak pria, ya udah sana jangan biarkan kakak menunggu lama'' kata mella menyuruh gadis itu keluar dari kamarnya.


'' kak, aku sangat berterima kasih kepada mu, kau sangat baik dan sangat membantu ku'' kata Mecca sambil menggenggam tangan Mella


'' iya, tapi ingat kau jangan bikin malu disana, ingat kau adalah menantu Wijaya orang yang sangat terpandang'' kata Mella memperingati Mecca


'' baik kak, aku berangkat dulu ya kak''


'' tunggu, memang kau pakai sepatu apa?? dan tas mu'' tanya Mella


'' di dalam bungkusan itu sudah lengkap di belikan oleh mas arnav"' katanya kembali menoleh kebelakang


''baiklah, good luck'' kata Mella sambil menutup pintu kamarnya


sedangkan arnav sudah hampir bosan menunggu kedatangan istrinya, setelah dia mendengar dentuman telapak kaki gadis itu, matanya mencari asal suaranya, serasa gak percaya dia melihat perubahan istrinya yang semakin cantik mendekatinya, yang dibalut dengan gaun bewarna mocca.


''cantik'' cuma itu yang terucap di mulutnya dengan suara kecil


''mas Mecca gk pantas ya '' kata Mecca yang melihat suaminya yang melihatnya dengan lekat


'' mas'' dia mengguncang tangan arnav


'' ayo, kau lama sekali cuma berdandan seperti ini aja, kau sudah menghabiskan banyak waktu'' kata arnav memalingkan pandanganya, dia tidak ingin mecca melihat kalau dia sangat mengagumi kecantikan yang sempurna itu.


mereka segera melangkah menuju mobil, setelah mobil itu melaju kencang, Mecca masih memikirkan perkataan arnav kalau arnav adalah miliknya, dan kalau Mecca harus mempertahankan miliknya sendiri.


sedangkan arnav selalu mencuri pandang kepada istri kecil yang duduk disampingnya itu


setelah lama berkendara, akhirnya mereka sampai di hotel tempat ulang tahun enjelin dilaksanakan, arnav segera membuka sabuk pengamannya.

__ADS_1


sebelum dia turun, tangan kecil istrinya menarik lengan kekarnya untuk tetap duduk disana, arnav yang merasa aneh dengan tingkah istrinya dia kembali duduk.


'' hei apa yang kau lakukan''


'' mas Mecca memang gak mempunyai keberanian untuk mempertahankan hak Mecca, tapi Mecca berani melepaskan yang bukan milik Mecca, mas sebelum mas menyematkan cincin ke perempuan lain, Mecca ingin mengembalikan cincin yang pernah mas sematkan Kejari Mecca'' kata gadis itu membuka cincin kawin mereka


arnav mendengar ucapan istrinya, badannya langsung bergetar hebat, dan dia merasa tidak ada tenaga untuk berdiri.


'' macca benarkah kau tidak mau mempertahankan hak mu, suamimu, rekan hidupmu, kau begitu lemah, sekali lagi ku tanyakan, apakah disini tidak merasa sakit saat kau melihatku dengan perempuan lain'' tanya arnav kembali menunjuk ke dada istrinya


'' mas, kalaupun Mecca bilang Mecca sangat terluka, didalam sini mas, apakah mas akan merasakan sakit yang Mecca rasakan'' kata mecca kembali menunjuk ke dada bidang suaminya, tapi arnav tidak menggapai perkataan istrinya sama sekali.


''aku sangat senang dengan sedikit keberanian yang kau punya, ku anggap itu sebagai kemajuan yang sangat luar biasa darimu, tapi jangan bodoh, pasang kembali cincinmu'' kata arnav menanggapi pembicaraan istrinya dengan cuek, arnav segera melangkah keluar, Mecca juga ikut turun tapi Mecca masih mematung, setelah tiga langkah arnav melangkah suara istrinya kembali mengagetkannya.


'' mas berhenti! mas gk boleh melakukan itu '' kata Mecca merebut hadiah di tangan arnav, setelah dia mendapatkan hadiah itu, Mecca mau melemparkan kotak kecil itu kejalan raya.


''tunggu! apakah kau telah memastikan isinya '' kata arnav mengangkat tangannya


'' Mecca Tampa takut membuka isi kotak itu, rupanya yang dilihatnya hanya jam tangan biasa.


'' maaf mas'' katanya sangat takut kalau arnav akan marah, karena dia telah mengacak hadiah arnav untuk enjelin.


'' apa yang kau pikirkan, ayo masuk kata arnav agak tersenyum kecil, Karana dia merasa istri kecilnya sudah sedikit berani melawan apa yang tidak diinginkannya.


'' mas tapi hadiahnya sudah berantakan'' kata Mecca merasa bersalah, dan merasa bahagia kalau suaminya tidak melamar enjelin


''biarkan saja, nanti kita perhitungkan saat dikamar hotel secara dewasa'' kata arnav tersenyum licik


Tampa mereka sadari ada dua pasang mata yang memperhatikan Meraka berdua.


'' dasar gadis kampung, beraninya dia membuka hadiahku, dan anehnya lagi kakak mu tidak marah sama sekali, coba aja kalau aku yang melakukan kesalahan, pasti dia sudah memarahiku habis-habisan'' kata perempuan berambut pirang itu kepada Melisa yang juga hadir di pesta ulang tahun enjelin.

__ADS_1


'' enjelin kau harus sabar dulu, aku akan mengatur starategi untuk menyingkirkan perempuan kampung itu'' kata Melisa penuh penekanan


'' oke, aku juga tidak mau emosi sekarang, karena malam ini adalah hari dimana aku dan kakak mu menghabiskan malam panjang berdua Tampa gadis sialan itu'' kata enjelin menyeringai jahat


''apa kamu tidak berfikir untuk memberi sedikit pelajaran sama gadis itu malam ini'' kata Melisa


''tidak, aku hanya akan menidurkan dia semalaman dengan seorang lelaki yang akan merenggut kesuciannya, setelah itu barulah dia setara dengan ku, arnav juga akan mencampakkan gadis itu karena dia akan melihat istrinya tidur dengan pria lain'' kata enjelin yang sudah mempersiapkan semuanya.


tapi mereka tidak sadar, kalau pembicaraan Meraka di dengar oleh Angga yang juga diundang oleh enjelin.


'' dasar perempuan licik, tak akan ku biarkan kau menang malam ini, ku pastikan kau yang akan tersingkir, ini tidak akan terulang lagi '' gumam Angga dalam hati, karena Angga tau gimana enjelin merekayasa hubungan arnav dengan Mentan kekasihnya Mayang.


Melisa segera berpamitan dengan enjelin. dia tidak mau kakaknya tau kalau dia juga disana dan mengenal enjelin.


sedangkan arnav dengan santai melangkah masuk ke dalam hotel, arnav segera menuju kamar yang sudah dibooking melalui online. dia berencana memberi pengertian dulu pada istrinya, sebelum acara dan semua tamu datang.


'' mas, kenapa mas malah memesan kamar?'' tanya Mecca yang tidak tau apa-apa


'' ikut aja dulu dengan ku'' kata arnav sambil membuka pintu kamar hotel tersebut.


setelah didalam kamar hotel, arnav segera menutup lagi pintu kamar itu.


'' sebelum kita kebawah mengikuti acara, kau taukan semua orang mengetahui kalau aku adalah kekasih enjelin, jadi disana kau harus bersikap biasa melihat kebersamaan ku dengan enjelin, kau juga jangan bicara kepada semarang orang, kau hanya boleh bicara dengan Angga karena aku sudah mengatakan semua kepada Angga, aku berjanji ini tidak akan lama, anggap ini hanya pertunjukan flem, anggap tempat itu hanya panggung, apakah kau mengerti.


'' mas Mecca gk mau ikut ke sana, Mecca mau disini aja, Mecca gk bisa dengan pesta seperti ini'' kata Mecca duduk di atas ranjang


'' gk, kau harus ikut kebawah, aku tidak bisa membiarkan mu sendiri disini, aku akan merasa cemas'' kata arnav memberi pengertian.


'' kenapa mas mencemaskan Mecca, bukankah mas tidak menyukai Mecca, lagian mas harus cemas karena mas salah bawa hadiah untuk mbak enjelin'' kata Mecca yang menunjuk pada hadiah yang mau dikasih kepada enjelin


arnav yang mendengar perkataan istrinya langsung duduk terdiam, mendekati istrinya dan meraih bibir mungil istrinya, dia segera mendaratkan ciuman dibibir mungil itu dengan lembut, ciuman itu berlangsung panjang.

__ADS_1


*bersambung*


hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga menghibur...


__ADS_2