
tak lama setelah itu akhirnya mecca mulai lega, ternyata yang dipencet nya adalah tombol yang benar
'' akhirnya keluar juga airnya '' ucapnya senang, setelah dia membersihkan dirinya dia kembali ke ranjang, terdengar bunyi cacing di perutnya yang sudah minta jatah makan malam
'' duh lapar sekali tapi aku takut minta nasi semalam ini, kalau ngambil sendiri ntar di kira maling mengendap-endap, tapi aku lapar...
ya udahlah paling di bawa tidur laparnya ilang sendiri
kembali Mecca merebahkan badannya sambil memegang perutnya yang lapar, dia kembali teringat perkataan arnav tadi waktu di atas mobil, kalau dia akan membalasnya
'' lebih baik aku tidur di sofa aja, itu lebih aman lagian Sofanya empuk '' ucapnya sambil beralih ke sofa panjang itu
arnav yang baru datang segera memberikan kunci mobil kepada sopir, dia kembali melangkahkan kakinya ke kamar, di sana di tepati istri kecilnya yang sudah tertidur di atas sofa panjang, membuat arnav kesal dengan tindakan istrinya
tapi dia berusaha cuek dengan dirinya sendiri
'' biarkan saja dia tidur disana, itu nyaman kok, lagian di rumahnya saja dia tidur di karpet, sofa itu bahkan lebih empuk dari ranjangnya '' gumam arnav dalam hati.
arnav sekarang sudah siap dengan baju tidurnya segera dia merebahkan tubuhnya di ranjang empuk itu, dia hanya berguling kesana kesini sambil memandang kearah istrinya serasa ada Yaang kurang arnav kembali duduk dan mendekati istrinya itu
'' kau sangat lelah sekali, apakah kau belum makan malam, iya pasti dia belum makan! dasar gadis bodoh
arnav pun segara meninggalkan kamarnya menuju dapur dia segera mengambil piring mengisinya dengan nasi dengan lauk yang ada
'' tuan muda apakah tuan lapar'' tanya mbok Yem yang terbangun kerena mendengar suara berisik di dapur
'' gk kok mbok ini buat istri ku sepertinya dia belum makan apa-apa'' jawab arnav
'' maaf tuan muda, bukan mbok Yem gk mau nganterin makanan buat nona, tadi pas mbok ngantar makanan buat nona, datang nona Melisa dan nyonya besar melarang mbok, katanya kalau dia lapar biarkan saja dia ambil sendiri jadi mbok balik lagi ke dapur '' ucap mbok Yem memberi keterangan
'' keterlaluan mereka'' langkah arnav berlalu meninggalkan mbok Yem dengan membawa sepiring nasi di penuhi lauk dan air minum
setibanya di kamar dia kembali membangunkan istrinya itu dengan menggoyangkan lengannya
'' hei gadis pengecut ayo bangun '' merasakan tidurnya terganggu segera Mecca membuka matanya
__ADS_1
'' mas udah pulang??''' mas kemana tadi aku takut disini '' rengekannya kepada arnav dengan mata separoh terbuka karena dia sangat mengantuk
'' takut... takutan mana dari aku yang dari tadi mendengar suara harimau dari dalam perutmu itu'' ucap arnav menunjuk kearah perut istrinya, ayo duduk dulu dan makan, aku sudah bawakan makan untukmu '' titah arnav sambil menyodorkan piring yang berisi nasi dan lauk
''mas tapi aku sangat ngantuk besok aja mas ''
ucapnya sambil merebahkan kembali badannya di atas sofa, arnav yang kesal dengan tingkah istri kecilnya itu mulai tidak sabaran, lalu tangan kekarnya itu mengendong istrinya ke kamar mandi untuk di Cuci mukanya
''mas kau mau bawa aku kemana ??? tanya istri kecilnya
'' kamu harus makan sekarang, supaya tidak ngantuk kau cuci mukamu dulu ayo cepat aku tunggu di luar ''
'' baik mas'' ucapnya malas membungkukkan badan berjalan
setelah mencuci muka dia menyusul arnav keluar, disana dia sudah melihat piring yang berisi nasi dan lauk
'' ayo cepat habiskan'' titah arnav
'' mas itu terlalu banyak, lagian Mecca sangat mengantuk mas'' dengan malas dia menyuap nasi itu kedalam mulutnya
''oya besok kau harus ikut sarapan di bawah, gk mungkin kau terus-terusan mengurung dirimu di kamar ini, lagian besok kita akan berbelanja pakaian mu '' ulas suaminya itu
'' kan Mecca udah bawa baju mas lagian kita akan pulang ke kampung secepatnya''
'' iya aku tau kau telah bawa baju, tapi baju mu itu selama di sini jangan kau kenakan lagi nanti apa kata orang'' jawab arnav kesal
'' baiklah mas'' ucapnya menyudahi makanya yang baru tiga sendok itu
'' hei kenapa kau udah selesai aja, habiskan makanan mu!!, aku gk mau selama kamu dengan ku badan mu jadi kurus apa kata ibu nanti'' perintah arnav kepada istrinya
'' malas mas, lagian kalau laparnya udah lewat jadi seleranya juga hilang '' jawabnya sambil merebahkan lagi badannya di sofa
melihat tingkah istrinya itu arnav mulai bertindak semaunya, dengan sigap dia kembali mengangkat tubuh kecil itu keatas ranjang menundukkan dan mengambil sisa nasi yang masih banyak itu, dengan sabar menyuapi perempuan cengeng itu sampai dengan suapan terahir.
setelah semuanya habis Mecca kembali ke sofa tempat tidurnya tadi
__ADS_1
arnav hanya diam melihat kalau istrinya itu mulai membatasi dirinya
''ya sudahlah, lagian itu memang yang terbaik untuk ku dan untuknya'' gumamnya dalam hati
arnav kembali mencoba untuk memejamkan matanya, tapi sama sekali dia tidak bisa untuk tidur karena dia sudah terbiasa tidur sambil memainkan rambut panjang milik istrinya
dia hanya bergulung ke sana dan kesini setelah capek dia berguling-guling, dia segera duduk dan menggendong tubuh yang tertidur di sofa itu ke ranjang, seperti biasa dia hanya bisa memeluk istrinya dari belakang dan memainkan rambut panjang itu dengan jari telunjuknya.
apa istimewanya dengan perempuan ini kalau di bilang cantik memang dia ini sangat cantik, tapi sudah puluhan wanita yang pernah singgah di hidupku hanya ketika perempuan ini masuk, aku serasa nyaman dengannya dan sanggupkah aku melepaskannya nanti, tetapi aku harus kembali dengan diriku yang sesungguhnya maafkan aku,
aku hanya akan meninggalkan luka bagimu '' dia seolah berperang di dalam hatinya sendiri,
lama kelamaan akhirnya dia tertidur dengan nyenyak.
setelah malam itu berlalu, Mecca kembali terbangun di pagi harinya, dia merasakan ada tangan kekar suaminya memeluknya
Mecca tidak bergerak sama sekali dia merasa kalau dia bergerak arnav akan melepaskannya dan dia tidak lagi merasakan kenyamanan seperti ini di malam-malam berikutnya
'' Mecca apakah kau sudah bangun'' terdengarlah suara serak dari belakang telinganya, membuat jantung Mecca mau lompat karena baru kali ini dia merasakan arnav memanggil namanya selembut ini
'' udah mas '' jawabnya Tampa bergerak
'' kalau udah cepat bersihkan diri mu ''' titah suaminya itu tetapi perempuan cantik itu malah memegang erat lengan keras itu saat arnav mau meregangkan pelukannya
Melihat tingkah istrinya arnav hanya heran dengan mengerutkan dahinya
'' ada apa dengan mu apakah kau mau kita tiduran aja sepanjang hari'' arnav berbisik kecil di telinga istrinya
mendengarkan itu Mecca segera membuang tangan kekar berotot itu
'' maaf mas Mecca gk sengaja'' ucapnya malu
'' gk sengaja sekarang kau sudah mulai pintar ya
*bersambung*
__ADS_1
hei para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang unthor bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga menghibur