
Setelah USG raut wajah Arnav tampak bahagia, seakan tidak puas dia terus memegang perut istrinya.
''Sayang kau tau tidak, selama hidup baru kali ini aku merasa begitu bahagia. Ingin rasanya ku memutar waktu untuk cepat berjumpa dengan Arav dan Ara'' kata Arnav semari tersenyum dan meletakan satu tangannya di perut Mecca sambil menyetir.
''Mas Memeng namanya Ara dan Arav ??'' tanya Mecca
''Iya sayang, jauh-jauh hari aku udah mempersiapkan nama itu untuk jagoan dan sicantik kita'' Jawab Arnav
sesampainya di rumah Arnav segera mengambilkan Mecca air putih dan vitamin yang diberikan dokter.
Setelah minum vitamin, Mecca meminta Arnav untuk duduk dekat dengannya.
''Mas duduk sini ''katanya menepuk sofa di sampingnya.
''Iya sayang ''segera Arnav mendekat.
''Mecca ingin Arav mewarisi ketampanan mas dan Ara juga mirip dengan mas, walaupun dia perempuan pasti dia cantik'' kata Mecca meraba wajah tampan suaminya.
''Sayang malahan aku ingin kedua anak kita mirip dengan kamu cantik, dan Arav kalau mirip kamu dia juga genteng, tapi dia tidak boleh cengeng dia harus berani seperti aku '' kata Arnav lagi.
''Mecca ingin saat bersalin nanti mas temani Mecca ya'' pinta Mecca
''Tentu sayang, aku tidak akan kemana-mana, kalau bisa pindahkan semua rasa sakitnya kepadaku agar kau tidak perlu merasakan sakit '' kata Arnav mencium pucuk kepala istrinya.
''Cplik ''Ada pesan wa masuk ke handphonenya, Arnav segera mengambil dan membuka hanphon tersebut, ada pesan dari nomor baru.
Alangkah kagetnya Arnav saat dia membuka beberapa foto yang masuk itu.
''Ini gue dan Enjelin,,, kapan foto ini di ambil'' katanya dalam hati. Dahinya langsung berkerut dengan wajah syok, di amati nya foto itu satu persatu dan tangannya gemetaran membuka foto berikutnya,foto itu adalah foto adegan panasnya dengan Enjelin.
''Mas Mecca ke dapur ya'' kata Mecca berlalu pergi.
Cplik'' terdengar lagi wa baru masuk dari Enjelin.
''Honey gimana kabarmu, sudah lama rasanya tidak jumpa, aku dan calon anak kita merindukanmu, aku hamil udah hampir lima bulan lebih, semenjak pesta ulang tahunku saat terakhir kali kita melakukanya, tanpa kau sadari kita main sama-sama tidak pakai pengaman '' isi chat Enjelin. Dan ada foto terbaru enjelin dengan perut yang sudah membesar.
''Apa,,,,,'' handphone yang dipegangnya terjatuh seketika.
''Mas kok ceroboh amat''Kata Mecca yang mengambil handphone itu tanpa melihat layar, dia langsung aja memberikan kepada Arnav.
''Mas ada apa???'' tanya Mecca yang mengagetkan Arnav, semua pikiran Arnav buyar mendengar suara nyaring istrinya.
''Gak apa-apa sayang, Oya aku ke kamar dulu ya'' katanya masuk kamar. Dalam kamar dia duduk berpikir keras. Memikirkan kejadian itu, tapi dia tidak bisa mengingat apa-apa.
''Sebenarnya apa yang terjadi malam itu, yang aku ingat hanya saat aku terbangun di samping Mecca, tanpa sehelai pakaian.
Oooooooossssst jangan-jangan sebelum aku menemui Mecca aku meniduri Enjelin, bukan Mecca. Makanya Mecca masih perawan saat aku melakukanya. oh tuhan sebenarnya apa yang terjadi Aku sama sekali tidak bisa mengingat apa-apa'' gumamnya dalam hati
''treeet treeert treeert'' terdengar suara hanphon Arnav bergetar, pertanda ada panggilan masuk segara Arnav mengangkat panggilan dari nomor baru itu.
''Halo!'' suara Arnav membentak
''Halo honey gimana kabar mu, aku merindukan mu. Aku dan bayi kita menunggu mu '' terdengar suara Enjelin dari balik benda pipih itu.
''Aku belum bisa mempercayainya, aku tidak yakin kalau bayi itu milik ku'' kata Arnav tanpa memperlihatkan kepanikannya.
''Honey aku tidak pernah mengkhianati mu, samanjak aku bersama mu aku hanya melakukanya denganmu dan ini bayi kita'' kata Enjelin meyakinkannya.
''Kalau kau tidak percaya kau amati sendiri foto itu sedetail mungkin, aku paham kau tidak menyadarinya. Karena saat itu kau terpengaruh minuman, kita melakukan tanpa memakai pengaman dan kau begitu puas malam itu'' kata Enjelin dengan suara menekan.
''Aku tidak bodoh ya, kau kira kau lagi berurusan dengan siapa? Aku Arnav kau tentu cukup mengenal ku'' kata Arnav dengan nada mengancam.
__ADS_1
''Kalau kau tidak percaya kau bisa memeriksa foto-foto itu kembali, dan kau juga bisa menemui ku kapan saja. Siapa tau setelah melihatku yang lagi hamil anak kita, kau mengingat semuanya '' kata Enjelin lagi.
''Oke aku akan menemui mu secepatnya, tapi tidak untuk mengakui yang buka tanggung jawabku '' kata Arnav yang memutuskan sambungan sepihak.
Dia lama tertegun memikirkan itu dan mengingat istrinya yang sedang hamil. Yang dia takuti kalau Mecca mendengar semuanya kondisinya pasti drop.
''Ya tuhan cobaan apalagi ini, baru saja aku bahagia dan merubah kebiasaan buruk ku, kenapa cobaan sangat bertubi-tubi yang kau datangkan untuk ku'' kata Arnav dalam hati
Aku harus gimana? apakah mungkin yang dikandung Enjelin anak ku. Apa yang harus ku katakan sama Mecca tuhan ?'' Arnav begitu putus asa dia seakan menuju jalan buntu untuk masalahnya.
Sedangkan Mecca bersiap-siap untuk mandi karena hari sudah mulai gelap, setelah mandi dia memperhatikan wajah suaminya yang sangat murung dan seperti ada masalah.
''Mas kok sedih ada apa?'' tanya Mecca keluar dari kamar mandi
''Sayang malam ini aku ngumpul sama teman-teman ku ya, tadi Yudi menghubungiku, katanya dia lagi ada masalah, kamu tidak apa-apakan kalau aku tinggal di dirumah ''Katanya berbohong
''Iya mas gak apa-apa kok, bukankah semua teman-teman mas juga sering bantuin mas. Sekarang giliran mas yang bantuin mereka'' kata Mecca memegang pipi Arnav dengan kedua tangan yang masih dingin habis mandi.
''Sayang maaf ya aku berbohong, aku tidak mampu mengatakan semua kepadamu sekarang'' gumam Arnav dalam hatinya.
''Baiklah sekarang ayo makan. Sebelum aku pergi, aku pastikan dulu kalau kamu makan, dan minum vitamin, nanti kalau aku telat pulang bikin susu dulu sebelum tidur ya'' titah Arnav.
''Baik mas, tapi makanya nanti aja ya,,, sekarang masih terlalu sore, nanti setelah magrib Mecca makan dan minum vitaminnya'' kata wanita kecil itu lagi.
''Janji ya sayang, aku pulang agak malam ya'' kata Arnav sambil meraih kunci mobilnya, dan mencium Istri kecilnya, setelah itu dia langsung pergi menuju mobil yang sudah terparkir.
''Dalam mobil dia menghubungi ketiga sahabatnya, membuat janji bertemu di klub malam tempat biasa mereka ngumpul. Setalah menghubungi ketiga sahabatnya dia segera melajukan mobil sport barunya menuju klub, sesampainya di dalam klub malam tersebut, Arnav merasa buntu dan meneguk minuman keras yang tersedia di meja, sementara tiga sahabatnya belum juga datang, sehingga dia sudah menghabiskan sebotol minuman keras.
Sekarang pikirannya melayang melupakan masalahnya dan bergoyang mengikuti musik, di temani oleh wanita penghibur yang berpakaian seksi.
Ini pertama kalinya dia minum semenjak menikah, biasanya dia sangat anti dengan minuman, kini dia kembali seperti dirinya yang dulu.
Tak lama setelah itu barulah ketiga sahabatnya datang, menarik paksa Arnav agar mundur dan berhenti minum.
''lho, lho dan lho tau gak, jadi orang baik itu susah '' katanya bicara sambil sempoyongan.
''Oke sekarang ayo kita tinggalkan tempat ini, dan bicarakan apa sebenarnya yang terjadi'' ajak Angga
''Ga sepertinya ada yang tidak beres dengan Arnav, lebih baik paksa dia masuk mobil dan bewa ketempat gue'' kata Arman berbicara dengan Angga dan Yudi.
''Baiklah '' segera mereka memaksa Arnav pergi dengan paksa dari sana.
Setalah sampai dalam mobil Arnav selalu meracau sembarangan.
''Hei kalian tau gak, setiap gue mau melangkah ke depan, masa lalu gue selalu datang, dia tidak membiarkan gue hidup dengan tenang'' katanya terus meracau.
Setelah sampai di rumah Arman. Ketiga sahabatnya berusaha memaksa Arnav minum sesuatu agar dia segera sadar.
''Ga apakah menurut lho dia bertengkar dengan istrinya?'' tanya Yudi kepada Angga, sedangkan Arnav sudah tertidur akibat obat yang dikasih oleh ketiga sahabatnya.
''Kita tanya aja langsung sama dia, paling sejam lagi dia bangun '' jawab Angga.
Semari menunggu Mereka semua memutuskan main game dulu, sampai Arnav bangun.
Setelah satu jam Arnav segera terbangun dan sadar, dia sangat kaget mengetahui kalau dia sudah tertidur di rumah Arman.
''Hei bro lho udah bangun '' tanya Angga di susul oleh Arman dan Yudi
''Udah kepala gue sangat pusing'' katanya lagi sambil memegang kepalanya.
Segera Yudi melemparkan obat seperti permen yang akan menghilangkan pusing kepalanya.
__ADS_1
''Sekarang ceritakan apa yang terjadi sampai lho berbuat bodoh seperti tadi'' tanya Angga.
''Ga gua kalut, gue dapat kabar kalau Enjelin hamil katanya itu anak gue'' kata Arnav menjelaskan.
''Apa!! lho mesin berhubungan dengan perempuan kuda itu saat lho udah menikah, bukankah lho udah putus sama wanita itu, jadi kapan lho berhubungan badan dengan perempuan itu goblok!!'' tanya Yudi sambil mengatai sahabatnya itu.
''Sumpah selama gue berada di Indonesia gue tidak pernah menyentuhnya sedikitpun, sampai saat ini. Terakhir gue berhubungan dengannya sehari sebelum gue terbang ke sini'' jawabnya lagi
''Memang kandungannya berapa bulan?''tanya Angga agak tenang tidak seperti Yudi yang sangat emosi
''Katanya mau lima bulan, dia menjelaskan kalau gue tanpa sadar main dengannya saat dia ulang tahun, gue tidak ingat apa-apa
setelah gue mencari Mecca.
Yang gue ingat paginya gue dan Mecca sudah tidur bersama tanpa sehelai pakaian pun, gue bingung yang gue tiduri saat itu Mecca atau Enjelin, waktu itu gue juga sebenarnya tidak menyentuh Mecca, tapi gue terbangun dalam keadaan seperti itu rasanya sangat aneh'' kata Arnav lagi.
''kenapa lho yakin tidak menyentuh Mecca malam itu?'' tanya Arman lagi
''Gue sangat yakin tidak melakukan apa-apa sama Mecca, karena saat gue berhubungan lagi sama Mecca, dia masih perawan gue juga sangat susah melakukanya dan dia juga berdarah akibat gue paksa untuk memasukinya '' katanya menceritakan semuanya.
''Ooooost perempuan itu mencoba menipu lho Nav itu bukan anak lho gue yakin ''kata Angga
''Gue juga yakin'' jawan Arman dan Yudi
''Gini Nav, saat ulang tahu Enjelin, saat itu lho sama enjelin berciuman.
Mecca melihat itu dia sangat merasa hancur, sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya, terpaksa gue kasih dia obat tidur agar dia tidak terus-terusan menangis.
Setelah dia tertidur gue sama Arman membawanya ke kamar yang berbeda.
sebelum acara dimulai, gue tidak sengaja mendengar Enjelin berbicara kepada seorang perempuan, kalau dia sudah merencanakan hal buruk untuk Mecca, perempuan itu berencana memberikan Mecca obat tidur, dan menyuruh orang suruhannya meniduri istri lho itu, agar dia sama Mecca sama-sama tidak suci lagi, sebelum dia menjalankan rencananya, gue lebih dulu menjalankan rencana gue'' kata Angga menjelaskan.
''Dasar iblis dia melakukan hal yang sama lagi, dulu ketika dia melakukanya sama Mayang gue diam, karena gue memang niat untuk memutuskan Mayang. Rupanya tidak di sangka dia ingin berbuat hal yang sama terhadap Mecca '' kata Arnav
''lho dengerin dulu penjelasan gue, setelah Mecca tertidur, gue meninggalkannya di kamar berbeda agar Enjelin tidak menemukan dia.
Setelah itu Yudi melihat lho di beri minuman oleh Enjelin, minuman itu sudah di isi obat perangsang, agar lho bisa memuaskan nafsunya malam itu, tapi dengan sigap Yudi menyadarinya. Kami segera mengikuti lho yang belum terlalu terpengaruh oleh obat yang diberikan Enjelin.
Sebelum lho mencari mangsa dan tidak bisa dikendalikan untuk menyalurkan hasrat lho, gue segera memberi lho obat tidur bekas Mecca.
Setelah itu kami memutuskan untuk membawa lho ke kamar Mecca. sepertinya lho pingsan setelah dikamar, karena dosisi obat dari Enjelin dan dari gue bekerja sekaligus'' kata Angga yang menjelaskan semua kejadian malam itu.
''Mungkin saat lho masuk lho langsung mau melakukanya dengan Mecca malam itu, saat lho membuka pakaian istri lho mungkin lho jatuh pingsan saat itu juga , karena obat itu sanagat kuat sehingga lho tidak akan bisa bertahan lama''ulas Yudi lagi.
''Setalah mengamankan lho dikamar dengan Mecca, gua berpikir untuk mengajak Enjelin minum dan memasukan obat perangsang juga ke minuman Enjelin.
Agar dia berhenti mencari lho, karena sangat bahaya kalau dia menemui lho , kalau dia menemui lho pasti dia akan memanfaatkan lho malam itu '' jawab Arman juga ikut menjelaskan kejadian malam itu.
''Malam itu kami bertiga menyaksikan Enjelin yang sudah terpengaruh obat perangsang, di bawa oleh orang suruhannya sendiri ke kamar yang sudah dia persiapkan untuk kalian berdua, malam itu gue yakin dia tidur dengan lelaki itu '' kata Arman kembali menjelaskan, mendengar penjelasan semua sahabatnya dia sangat lega
''Makasih ya bro kalian telah menyelamatkan hidup gue'' kata Arnav kepada ketiga sahabatnya.
Bro harusnya lho Naya dulu, jangan kayak gini mabuk-mabukan lho kira ini tidak bahaya, dan ini tidak akan menyelesaikan masalah lho ''kata Angga menepuk bahu sahabatnya itu.
''Gue kalut Ga, gue takut kalau yang dikandungnya banaran anak gue. Bagaimana dengan Mecca dia pasti akan terluka lagi'' katanya lagi
''Nav lho taukan Mecca itu dunianya beda dengan dunia kita, dia tidak mengenal minuman dan tidak mengenal dunia malam, kalau dia melihat lho seperti tadi pasti dia sangat syok'' ulas Angga lagi.
''Dasar perempuan ****** dia kira kita tidak mengetahui semuanya'' ulas yudi.
*Bersambung*
__ADS_1
Senang rasanya bisa jumpa lagi dengan sahabat.
Bagi sahabat yang menunaikan ibadah puasa author mengucapkan mohon maaf lahir dan batin semoga kita semua di beri kelancaran dan kesehatan๐๐๐๐